Lompat ke isi

Ferouranium

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 29 Agustus 2026 09.09 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Ferrouranium, juga disebut ferro-uranium, adalah ferroalloy, paduan besi dan uranium, setelah Perang Dunia II biasanya menjadi hulu ledak depleted uranium untuk artileri atau anti tank.[1][2] [3][4][5][6]

Paduan tersebut mengandung sekitar 35–50% uranium dan 1,5–4,0% karbon. Penggunaan pertama ferrouranium dimulai pada tahun 1897, ketika pemerintah Prancis mencoba menggunakannya untuk senjata. Paduan tersebut tidak terbukti sukses secara komersial dalam jangka panjang. Namun, selama Perang Dunia I dan sesudahnya, baja yang didoping uranium digunakan untuk perkakas; sejumlah besar ferrouranium diproduksi antara tahun 1914-1916.

Referensi

  1. D. A. Walko. Crystal structure assignment for the heavy-fermion superconductor UPt 3. 2001-01-16. Vol. 63 (5). hlm. 054522. doi:10.1103/PhysRevB.63.054522.
  2. Shuntaro Sumita. Unconventional superconducting gap structure protected by space group symmetry. Physical Review B. 2018-04-13. Vol. 97 (13). hlm. 134512. doi:10.1103/PhysRevB.97.134512.
  3. Ni-Np – Pt-Zr. Springer-Verlag. 1998. hlm. 1–2. doi:10.1007/10542753_2536. ISBN 3-540-61712-4.
  4. B. A. S. Ross. The Pt-U (Platinum-Uranium) system. 1990-06-01. Vol. 11 (3). hlm. 240–243. doi:10.1007/BF03029291.
  5. К. G. Gurtovoy. Магнетизм актинидов и их соединений. October 1987. Vol. 153 (2).
  6. V. P. Mineev. Superconductivity in UPt3. 1994. Vol. 19 (4). hlm. 367–384. doi:10.1051/anphys:01994001904036700.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 23878034 (2023-07-20T08:22:11Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.