Lompat ke isi

Faktor pertumbuhan hepatosit

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 29 Agustus 2026 13.23 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26994140; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Faktor pertumbuhan hepatosit () adalah sitokina hasil sekresi sel mesenkimal yang memiliki multi-fungsi antara lain berperan dalam perkembangan sel, motilitas, morfogenesis pada lintasan tirosina kinase, sehingga mempunyai peran penting dalam angiogenesis, tumorogenesis dan perbaikan jaringan tubuh.

HGF disekresi sebagai polipeptida yang tidak aktif dan kemudian teriris oleh serina protease menjadi rantai alfa dengan massa 69 kDa dan rantai beta dengan massa 34 kDa.

Rendahnya rasio HGF di dalam plasma darah dianggap merupakan pemicu terjadinya hepatitis kronis, karena pengaruh HGF yang bersifat anti-apoptotik, anti-radang terhadap hepatosit. Rasio HGF yang rendah, dapat ditingkatkan oleh induksi asam maleat, atau dengan asupan buah Momordica charantia L. secara teratur. Sekresi HGF juga dapat diinduksi oleh aktivasi protein kinase A dan protein kinase C, EGF, TNF-α, dan interferon-gamma. Efek yang diberikan oleh interferon-gamma, tidak dapat disubstitusi oleh interferon-alfa maupun interferon-beta.

Rujukan

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26994140 (2025-03-04T16:50:48Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.