Lompat ke isi

Bumi yang bulat

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 29 Agustus 2026 23.11 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
John Gower world Vox Clamantis detail

Konsep Bumi yang bulat kembali ke abad ke-6 SM pada filsafat Yunani kuno dan filsafat India. Di Yunani, konsep ini dikemukakan oleh Pythagoras.[1] Di India, konsep Bumi bulat diakui dalam Shatapatha Brahmana dan Aitareya Brahmana.

Konsep ini menggantikan konsep awal mengenai Bumi datar.

Bacaan lanjutan

Referensi

  1. ↑ D.R. Dicks. Early Greek Astronomy to Aristotle. 1970. hlm. 72-198. ISBN 9780801405617.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27196156 (2025-04-27T01:19:26Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.