Lompat ke isi

Kalium klorida

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 30 Agustus 2026 03.33 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29514932; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Kalium klorida (singkatan: KCl; ) adalah senyawa garam alkali tanah dengan halida yang terbentuk dari unsur kalium dan klor. Wujud umumnya adalah garam kristal berwarna putih atau tak berwarna. Senyawa ini sangat mudah larut dalam air dan terasa asin di lidah, serupa garam dapur.

Kegunaannya yang paling luas adalah untuk pupuk kimia, sebagai infus dalam pengobatan, reaktan dalam laboratorum, pengolahan makanan, dan sebagai salah satu dari tiga senyawa untuk eksekusi mati menggunakan injeksi.

Di alam, kalium klorida terkandung dalam mineral silvit dan silvinit.

Pembuatan

Kalium klorida diekstrak dari mineral silvit, karnalit, dan potas. Selain itu, senyawa ini dapat diekstraksi pula dari air laut.

Pembuatan secara kimia teknik dilakukan melalui kristalisasi dari pelarutan, flotasi, atau pemisahan elektrostatik dari mineral-mineral tersebut di atas. KCl juga merupakan produk sampingan dari pembuatan asam nitrat melalui reaksi kalium nitrat dan asam klorida.

Referensi

Pranala luar

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29514932 (2026-08-02T06:54:09Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.