Lompat ke isi

Holmium(III) klorida

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 30 Agustus 2026 03.44 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29023421; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Holmium(III) klorida adalah sebuah senyawa anorganik dengan rumus HoCl3. Senyawa ini adalah garam yang umum digunakan dalam penelitian. Ia dapat digunakan untuk menghasilkan holmium murni. Ia menunjukkan perilaku perubahan warna yang sama seperti yang terlihat pada holmium oksida, berwarna kuning di bawah pencahayaan alami dan berwarna pink cerah di bawah pencahayaan fluoresen.

Pembuatan

Metode yang paling umum digunakan untuk mendapatkan holmium(III) klorida melibatkan pemanasan campuran holmium(III) oksida dan amonium klorida pada suhu 200-250 °C:

Ho2O3 + 6 NH4Cl → 2 HoCl3 + 6 NH3 + 2 H2O

Holmium(III) klorida heksahidrat dapat diperoleh melalui reaksi antara holmium dan asam klorida:

2 Ho + 6 HCl → 2 HoCl3 + 3 H2

Senyawa ini juga dapat dibuat dengan reaksi langsung antara holmium dan klorin:

2 Ho + 3 Cl2 → 2 HoCl3

Sifat

Holmium(III) klorida dan bentuk heksahidratnya merupakan padatan berwarna kuning muda di bawah pencahayaan alami yang larut dalam air. Holmium(III) klorida heksahidrat mulai melepaskan air kristal pada suhu 64 °C. Holmium(III) klorida memiliki struktur kristal monoklinik yang mirip dengan aluminium(III) klorida. Dalam keadaan padat, ia memiliki struktur lapisan YCl3.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29023421 (2026-03-10T05:02:06Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.