Lompat ke isi

Terusan kapal

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 30 Agustus 2026 03.46 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28086407; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Terusan kapal () adalah terusan yang digunakan untuk mempercepat pelayaran kapal. Terusan itu sendiri merupakan saluran air buatan. Terusan terdiri dari dua macam, yaitu terusan yang hanya digunakan untuk mengarahkan dan mengalirkan air saja dan satunya adalah terusan yang merupakan jalur angkutan yang dapat dinavigasi, digunakan untuk angkutan barang dan orang, sering kali terhubung dengan sungai, laut, dan danau. Tanpa melewati terusan, kapal harus berlayar mengelilingi daratan yang jauh jaraknya. Terusan dapat berupa sungai yang diubah suai atau terusan khusus yang dibangun dari awal untuk keperluan tersebut.

Syarat suatu terusan dapat digunakan adalah harus memiliki kedalaman minimal 5 m (16,4 kaki). Tujuan dari terusan adalah:

  1. Sebagai jalan singkat dan menghindari rute pelayaran yang lebih jauh.
  2. Sebagai jalan antara dua buah laut atau danau yang tertutup oleh daratan.
  3. Sebagai sarana akses ke lautan bagi kota yang berada jauh di daratan.

Daftar terusan kapal

Kemampuan Navigasi

Standar yang digunakan di Uni Eropa untuk klasifikasi kemampuan navigasi terusan adalah European Agreement on Main Inland Waterways of International Importance (AGN) tahun 1996, yang diadopsi oleh The Inland Transport Committee of the United Nations Economic Commission for Europe (ECE), yang mengatur beberapa kelas.


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28086407 (2025-10-17T22:34:03Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.