Mamalia prasejarah
Mamalia prasejarah merupakan kelompok mamalia yang hidup sebelum keberadaan manusia. Sekitar 164 juta tahun lalu, pada masa Jura, Castorocauda lutrasimilis, hewan menyerupai mamalia (mammaliaformes) yang memiliki berat berkisar 500 gram (1.1 lb), memiliki kulit mamalia sepenuhnya. Dengan rambut, kaki berselaput, dan ekor bersisik seperti berang-berang modern, juga gigi yang khusus untuk menangkap ikan.
Kemudian, 130 juta tahun lalu pada periode Kapur, terdapat mamalia besar, termasuk Repenomamus giganticus dan Repenomamus robustus. Fosil sepanjang hampir hampir satu meter telah ditemukan, dengan sisa-sisa dinosaurus ditemukan dalam kandungan isi perutnya.
Garis variasi mamalia berlanjut sepanjang periode Tersier hingga mencapai ukuran besar. Sebagian mammalia bertubuh besar punah di Zaman Es terakhir, tetapi masih memiliki keturunan yang lebih kecil.
Daftar mamalia purba
Mamalia purba termasuk:
- Amebelodon
- Citah amerika
- Unta amerika
- Singa amerika (Panthera leo atrox)
- Zebra amerika
- Anancus
- Bison Kuno
- Narwhal Kuno
- Andrewsarchus
- Archaeobelodon
- Arsinoitherium
- Kelinci aztlan
- Barytherium
- Basilosaurus
- Singa gua bering
- Anjing penghancur-tulang
- Brontotherium
- Castorocauda lutrasimilis
- Beruang gua
- Singa gua
- Chalicotheriidae
- Chalicotherium
- Deinotherium'
- Pronghorn kecil
- Diprotodon
- Serigala dire
- Doedicurus
- Dorudon'
- Gajah kerdil
- Paus pembunuh kerdil
- Beruang kutub kerdil
- Elasmotherium
- Embolotherium'
- Entelodontidae
- Eobasileus
- Jaguar eropa
- Gorilla eropa
- Kuda nil eropa
- Godinotia
- Gajah bertaring empat
- Orangutan raksasa
- Koala raksasa
- Meerkat raksasa
- Kerbau tanduk panjang raksasa
- Kucing-kutub raksasa
- Kelelawar vampir raksasa
- Berang-berang raksasa
- Paus pembunuh raksasa
- Unta jerapah
- Glyptodon
- Gomphotherium
- Hypselephas
- Hyracotherium
- Indricotherium/Baluchitherium/Paraceratherium
- Kijang Irish
- Kennalestes
- Paus pembunuh sirip pisau
- Gajah kerdil jepang
- Paus Hhrrison
- Narwhal bertanduk
- Hyaenodon
- Narwhal punggung-bungkuk
- Singa gunung Jepang
- Juxia
- Macrauchenia
- Mamut
- Lumba-lumba sungai malagasy
- Singa marsupial
- Mastodon
- Megaloceros
- Megalocnus
- Megatherium
- Meninatherium
- Menodus
- Metamynodon
- Moeritherium'
- Unta amerika utara
- Llama amerika utara
- Panda rakun
- Paratetralophodon
- Phiomia
- Planetetherium
- Platybelodon
- Primelephas
- Propalaeotherium'
- Purgatorius
- Beruang kutub pigmi
- Panda raksasa pigmi
- Paus pembunuh kuat
- Repenomamus giganticus dan r.robustus[1]
- Rhynchotherium
- Lumba-lumba hidung botol Rinston
- Kucing bergigi pedangs
- Samotherium
- Sivatherium
- Lumba-lumba bergigi hiu
- Sigung muka pendek
- Short-faced Anteater
- Pronghorn Shuler's
- Stegodon
- Stubby-Tusked Narwhal
- Sensitive Ibex
- Anjing laut leher-angsa
- Synthetoceras
- Teleoceras
- Tetrabelodon
- Tetralophodon
- Thylacosmilus
- Toxodon
- Trilophodon'
- Uintatherium
- Paus walrus
- Kukang darat Wilmington
- Rubah wanda
- Badak berbulu wol
- Zygolophodon
Lihat pula
- Synapsida
- Therapsida
- Cynodont
- Mammaliaformes
- Daftar mamalia yang telah punah
- Megamamalia
- Kepunahan Pleistosen
- Megafauna Pleistosen
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27483275 (2025-07-01T01:38:07Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.