Lompat ke isi

Peristiwa kepunahan pada periode Kuarter

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 5 September 2026 13.36 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28483455; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Pada periode Kuater, kepunahan terjadi pada sejumlah spesies yang umumnya berukuran besar, khususnya megafauna, yang beberapa diantaranya terjadi pada masa perpindahan dari zaman Pleistosen ke Holosen. Namun, kepunakan tersebut tidak berhenti pada akhir zaman Pleistosen tetapi berlanjut, khususnya di pulau-pulau terisolasi, pada peristiwa kepunahan pada periode Holosen. Salah satu penyebab utama yang diperkirakan oleh para paleontolog adalah perubahan iklim alam dan dibunuh oleh manusia, yang muncul pada masa Pleistosen Tengah dan bermigrasi ke beberapa wilayah di dunia pada masa Pleistosen Akhir dan Holosen. Penyebab lainnya adalah hipotesis predasi ordo kedua yang lebih berfokus pada kerusakan tak langsung yang disebabkan kompetisi berlebihan dari predator-predator non-manusoa. Merebaknya penyakit juga diperkirakan sebagai alasan yang dimungkinkan.

Peristiwa kepunahan pada zaman Pleistosen atau Zaman Es

Peristiwa kepunahan pada zaman Pleistosen Akhir merupakan kepunakan beberapa mamalia yang memiliki berat lebih dari 40 kg.

Referensi

Pranala luar

Hipotesis hiper-penyakit

Predasi ordo kedua

Pranala lainnya


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28483455 (2025-11-14T08:24:02Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.