Lompat ke isi

Formoterol

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 7 September 2026 17.37 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27065093; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Formoterol, juga dikenal sebagai eformoterol, adalah agonis β2 kerja panjang (LABA) yang digunakan sebagai bronkodilator dalam penanganan asma dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). Formoterol memiliki durasi kerja yang lebih lama (hingga 12 jam) dibandingkan dengan agonis β2 kerja pendek seperti salbutamol (albuterol), yang efektif selama 4 jam hingga 6 jam. Formoterol memiliki onset kerja yang relatif cepat dibandingkan dengan LABA lainnya, dan efektif dalam waktu 2-3 menit. Laporan Inisiatif Global untuk Asma 2022 merekomendasikan kombinasi formoterol/inhaler kortikosteroid hirup sebagai pengobatan pencegahan dan pereda asma pada orang dewasa. Pada anak-anak, agonis adrenergik β2 kerja pendek (misalnya, salbutamol) masih direkomendasikan.

Obat ini dipatenkan pada tahun 1972 dan mulai digunakan dalam dunia medis pada tahun 1998. Obat ini tersedia sebagai obat generik. Obat ini juga dipasarkan dalam bentuk kombinasi budesonid/formoterol dan mometason/formoterol.

Efek samping

Pada bulan November 2005, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengeluarkan peringatan kesehatan yang memperingatkan masyarakat tentang temuan yang menunjukkan penggunaan agonis β2 kerja panjang dapat memperburuk gejala mengi pada beberapa pasien.

Saat ini, agonis β2 kerja panjang yang tersedia meliputi salmeterol, formoterol, bambuterol, dan salbutamol oral lepas lambat.

Kombinasi steroid hirup dan bronkodilator kerja panjang semakin meluas – sediaan kombinasi meliputi flutikason/salmeterol dan budesonid/formoterol.

Mekanisme kerja

Formoterol yang dihirup bekerja seperti agonis β2 lainnya, menyebabkan bronkodilatasi dengan merelaksasi otot polos di saluran napas untuk mengobati eksaserbasi asma.

Kegunaan

Dalam budaya masyarakat

Merek

Formoterol dipasarkan dalam tiga bentuk: inhaler serbuk kering (DPI), inhaler dosis terukur (MDI) dan larutan inhalasi, dengan berbagai nama merek termasuk Atock, Atimos/Atimos Modulite, Foradil/Foradile, Fostair, Oxeze/Oxis, Perforomist dan Symbicort.

  • Kapsul Foradil/Foradile untuk inhalasi oral (Schering-Plough di Amerika Serikat, Novartis di seluruh dunia)
  • Turbuhaler Oxeze/Oxis Inhaler serbuk kering (DPI) (AstraZeneca)
  • Atock (Astellas Pharma)
  • Atimos/Atimos Modulite Inhaler dosis terukur (MDI) (Chiesi)
  • Larutan inhalasi Perforomist (Mylan N.V.)
  • Inhaler serbuk kering Turbuhaler Symbicort (DPI) (AstraZeneca)

Di beberapa negara, Perforomist dipasarkan oleh Viatris setelah Upjohn bergabung dengan Mylan untuk menciptakan Viatris.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27065093 (2025-03-23T10:02:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.