Lompat ke isi

Helikoid

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 25 Agustus 2026 09.00 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Helikoid dengan α = 1, −1 ≤ ρ ≤ 1 dan − ≤ θ ≤ 

Helikoid adalah adalah permukaan minimal ketiga yang diketahui setelah bidang dan katenoid.

Deskripsi

Helikoid dijelaskan oleh Euler pada 1774 dan oleh Jean Baptiste Meusnier pada 1776. Nama helikoid berasal dari kemiripannya dengan heliks: untuk setiap titik pada helikoid, ada heliks yang terkandung di helikoid yang melewati titik itu. Karena dianggap bahwa kisaran planar memanjang melalui infinity negatif dan positif, pengamatan dalam jarak dekat menunjukkan penampilan dua bidang paralel atau bidang cermin dalam arti bahwa jika kemiringan satu bidang dilacak, bidang yang satunya lagi dapat dilihat atau dilewati, meskipun dalam kenyataannya bidang yang satunya lagi tersebut juga dilacak dari perspektif yang berlawanan.

Eugène Charles Catalan membuktikan pada tahun 1842 bahwa helikoid dan bidang adalah satu-satunya permukaan minimal yang beraturan.[1]

Catatan

Pranala luar

Referensi

  1. Elements of the Geometry and Topology of Minimal Surfaces in Three-dimensional Space By A. T. Fomenko, A. A. Tuzhilin Contributor A. A. Tuzhilin Published by AMS Bookstore, 1991 , , p. 33

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 24031479 (2023-08-17T21:43:04Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.