Lompat ke isi

Analog struktur

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Analog struktur, juga dikenal sebagai analog kimia atau hanya analog saja, adalah senyawa kimia yang memiliki struktur kimia yang mirip dengan senyawa kimia lain, tetapi berbeda darinya dalam hal komponen tertentu.[1][2][3]

Perbedaannya dapat terletak pada satu atau lebih atom, gugus fungsi, atau substruktur, yang digantikan dengan atom, gugus, atau substruktur lain. Analog struktur dapat dibayangkan terbentuk, setidaknya secara teoritis, dari senyawa lain. Analog struktur seringkali isoelektronik.

Meskipun memiliki kemiripan kimia yang tinggi, analog struktur tidak selalu merupakan analog fungsi dan dapat memiliki sifat fisik, kimia, biokimia, atau farmakologis yang sangat berbeda.[4]

Dalam penemuan obat, serangkaian besar analog struktur dari senyawa lead awal dibuat dan diuji sebagai bagian dari studi hubungan struktur–aktivitas[5] atau pangkalan data disaring untuk analog struktur dari senyawa lead.[6]

Analog kimia dari obat-obatan terlarang dikembangkan dan dijual untuk menghindari hukum. Zat-zat tersebut sering disebut obat-obatan desainer. Karena itu, Amerika Serikat mengesahkan Undang-Undang Analog Federal pada tahun 1986. RUU ini melarang produksi analog kimia apa pun dari zat Golongan I atau Golongan II yang memiliki efek farmakologis yang sangat mirip, dengan tujuan konsumsi manusia.

Contoh

Analog neurotransmiter

Analog neurotransmiter adalah analog struktur dari neurotransmiter, biasanya obat. Beberapa contohnya meliputi:

Lihat juga

Pranala luar

Referensi

  1. Peter Willett. Chemical Similarity Searching. Journal of Chemical Information and Computer Sciences. 1998. Vol. 38 (6). hlm. 983–996. doi:10.1021/ci9800211.
  2. A. M. Johnson. Concepts and Applications of Molecular Similarity. John Wiley & Sons. 1990. ISBN 978-0-471-62175-1.
  3. N. Nikolova. Approaches to Measure Chemical Similarity - a Review. QSAR & Combinatorial Science. 2003. Vol. 22 (9–10). hlm. 1006–1026. doi:10.1002/qsar.200330831.
  4. Yvonne C. Martin. Do Structurally Similar Molecules Have Similar Biological Activity?. Journal of Medicinal Chemistry. 2002. Vol. 45 (19). hlm. 4350–4358. doi:10.1021/jm020155c.
  5. Schnecke, Volker. Computational chemistry-driven decision making in lead generation. Drug Discovery Today. 2006. Vol. 11 (1–2). hlm. 43–50. doi:10.1016/S1359-6446(05)03703-7.
  6. Rester, Ulrich. From virtuality to reality - Virtual screening in lead discovery and lead optimization: A medicinal chemistry perspective. Current Opinion in Drug Discovery & Development. 2008. Vol. 11 (4). hlm. 559–68.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29212114 (2026-05-10T20:08:01Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.