Antimon tetroksida

Antimon tetroksida adalah sebuah senyawa anorganik dengan rumus kimia Sb2O4. Senyawa ini, yang terdapat sebagai mineral servantit,[1] memiliki warna putih tetapi berubah menjadi kuning setelah dipanaskan. Senyawa ini, dengan rumus empiris SbO2, disebut antimon tetroksida untuk menandakan keberadaan dua jenis pusat Sb.[2]
Pembentukan dan struktur
Senyawa ini terbentuk ketika Sb2O3 dipanaskan di udara:[3]
- Sb2O3 + 0,5 O2 → Sb2O4 ΔH = −187 kJ/mol
Pada suhu 800 °C, antimon pentoksida akan kehilangan oksigen untuk menghasilkan senyawa ini:
- Sb2O5 → Sb2O4 + 0,5 O2 ΔH = −64 kJ/mol
Senyawa ini memiliki valensi campuran, yang mengandung pusat Sb(V) dan Sb(III). Dua polimorf diketahui, satu berbentuk ortorombik (ditunjukkan dalam kotak info) dan satu lagi berbentuk monoklinik.[4] Kedua bentuk tersebut memiliki pusat Sb(V) oktahedral yang tersusun dalam lembaran dengan pusat Sb(III) terdistorsi yang terikat pada empat oksida.
Referensi
- ↑ Cervantite. Webminerals.
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ Holleman, A. F.; Wiberg, E. "Inorganic Chemistry" Academic Press: San Diego, 2001. .
- ↑ J. Amador. Diantimony Tetraoxides Revisited. Inorganic Chemistry. 1988. Vol. 27 (8). hlm. 1367–1370. doi:10.1021/ic00281a011.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27514869 (2025-07-09T00:57:18Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.