Lompat ke isi

Antimon tetroksida

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Alpha-Sb2O4-xtal-b-2x2x2-3D-bs-17

Antimon tetroksida adalah sebuah senyawa anorganik dengan rumus kimia Sb2O4. Senyawa ini, yang terdapat sebagai mineral servantit,[1] memiliki warna putih tetapi berubah menjadi kuning setelah dipanaskan. Senyawa ini, dengan rumus empiris SbO2, disebut antimon tetroksida untuk menandakan keberadaan dua jenis pusat Sb.[2]

Pembentukan dan struktur

Senyawa ini terbentuk ketika Sb2O3 dipanaskan di udara:[3]

Sb2O3 + 0,5 O2 → Sb2O4 ΔH = −187 kJ/mol

Pada suhu 800 °C, antimon pentoksida akan kehilangan oksigen untuk menghasilkan senyawa ini:

Sb2O5 → Sb2O4 + 0,5 O2 ΔH = −64 kJ/mol

Senyawa ini memiliki valensi campuran, yang mengandung pusat Sb(V) dan Sb(III). Dua polimorf diketahui, satu berbentuk ortorombik (ditunjukkan dalam kotak info) dan satu lagi berbentuk monoklinik.[4] Kedua bentuk tersebut memiliki pusat Sb(V) oktahedral yang tersusun dalam lembaran dengan pusat Sb(III) terdistorsi yang terikat pada empat oksida.

Referensi

  1. Cervantite. Webminerals.
  2. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  3. Holleman, A. F.; Wiberg, E. "Inorganic Chemistry" Academic Press: San Diego, 2001. .
  4. J. Amador. Diantimony Tetraoxides Revisited. Inorganic Chemistry. 1988. Vol. 27 (8). hlm. 1367–1370. doi:10.1021/ic00281a011.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27514869 (2025-07-09T00:57:18Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.