Cedera reperfusi darah
Cedera reperfusi darah () adalah rusaknya jaringan () yang disebabkan ketika pasokan darah kembali ke jaringan setelah terjadinya peristiwa iskemia atau kekurangan oksigen untuk beberapa saat. Ketiadaan oksigen dan gizi dari darah selama masa iskemia menyebabkan kondisi di mana perbaikan sistem kardiovaskular menyebabkan radang dan kerusakan oksidasi melalui masuknya stres oksidatif.
Mekanisme
Terjadinya peradangan () bertindak sebagai perantara bagi kerusakan cedera reperfusi darah. Sel darah putih, dibawa ke daerah tersebut oleh darah yang baru kembali menghasilkan sejumlah faktor inflamasi seperti Interleukin, juga radikal bebas yang mengakibatkan kerusakan jaringan.
Mengalirnya kembali darah membawa kembali oksigen ke dalam sel yang mengakibatkan kerusakan sel protein, DNA, dan membran plasma. Kerusakan membran sel pada akhirnya menyebabkan pelepasan radikal bebas yang lebih banyak lagi.
Cedera reperfusi darah memainkan peranan dalam iskemia penyumbatan pasukan darah ke otak yang dapat mengakibatkan stroke dan cedera otak.
Referensi
Lihat pula
- Himpun-Gejala Datarata (Crush Syndrome)
- Serangan Jantung (myocardial infarction)
Pranala luar
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28631354 (2025-11-27T04:03:05Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.