Lompat ke isi

Penjernih udara

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Penjernih udara atau pembersih udara adalah perangkat yang menghilangkan kontaminan dari udara di dalam ruangan untuk meningkatkan kualitas udara dalam ruangan . Perangkat ini biasanya dipasarkan sebagai alat yang bermanfaat bagi penderita alergi dan penderita asma, dan untuk mengurangi atau menghilangkan asap tembakau bekas .

Penjernih udara bergradasi komersial diproduksi sebagai unit kecil yang berdiri sendiri atau unit yang lebih besar yang dapat ditempelkan ke unit penangan udara (AHU) atau ke unit pemanas, ventilasi dan penyejuk udara (PVPU) yang ditemukan di industri medis, industri, dan komersial. Pemurni udara juga dapat digunakan dalam industri untuk menghilangkan kotoran dari udara sebelum diproses. Penyerapan ayunan tekanan atau teknik adsorpsi lainnya biasanya digunakan untuk ini.

Sejarah

Pada tahun 1830, paten diberikan kepada Charles Anthony Deane untuk perangkat yang terdiri dari helm tembaga dengan kerah dan garmen fleksibel yang terpasang. Selang kulit panjang yang dipasang di bagian belakang helm akan digunakan untuk menyuplai udara, konsep aslinya adalah akan dipompa menggunakan tiupan ganda. Sebuah pipa pendek memungkinkan udara yang dihirup keluar. Pakaian itu harus dibuat dari kulit atau kain kedap udara, diamankan dengan tali pengikat.[1] Pada tahun 1860-an, John Stenhouse mengajukan dua paten yang menerapkan sifat penyerap arang kayu untuk pemurnian udara (paten 19 Juli 1860 dan 21 Mei 1867), sehingga menciptakan respirator praktis pertama.[2]

Pada tahun 1871, fisikawan John Tyndall menulis tentang penemuannya, respirator pemadam kebakaran, sebagai hasil kombinasi fitur pelindung respirator Stenhouse dan alat bantu pernapasan lainnya.[3] Penemuan ini kemudian dijelaskan pada tahun 1875.[4]

Pada tahun 1950-an, filter HEPA dikomersialkan sebagai penyaring udara yang sangat efisien, setelah digunakan pada tahun 1940-an di Proyek Manhattan Amerika Serikat untuk mengendalikan kontaminan radioaktif di udara.[5] [6]

Filter HEPA residensial pertama dilaporkan dijual pada tahun 1963 oleh Manfred bersaudara dan Klaus Hammes di Jerman, [7] yang menciptakan Incen Air Corporation yang merupakan pendahulu perusahaan IQAir .

Kegunaan dan manfaat

Debu, serbuk sari, bulu hewan peliharaan, spora jamur, [8] dan kotoran tungau debu dapat bertindak sebagai alergen, memicu alergi pada orang yang sensitif. Partikel asap dan senyawa organik yang mudah menguap (VOC) dapat menimbulkan risiko bagi kesehatan. Paparan berbagai komponen seperti VOC meningkatkan kemungkinan mengalami gejala sindrom bangunan sakit . [9]

Teknik pemurnian

Ada dua jenis teknologi pemurni udara, aktif dan pasif . Pembersih udara aktif melepaskan ion bermuatan negatif ke udara, menyebabkan polutan menempel di permukaan, sedangkan unit pemurnian udara pasif menggunakan filter udara untuk menghilangkan polutan . Pemurni pasif lebih efisien karena semua debu dan partikel secara permanen dihilangkan dari udara dan dikumpulkan dalam filter.[10] Beberapa proses berbeda dengan berbagai efektivitas dapat digunakan untuk memurnikan udara. Pada tahun 2005, metode yang paling umum adalah filter udara partikulat efisiensi tinggi (HEPA) dan penyinaran kuman ultraviolet (UVGI).[11]

Referensi

  1. William Newton. Charles Anthony Deane - 1823 patent. Newton's London Journal of Arts and Sciences. W. Newton. 1825. Vol. 9. hlm. 341.
  2. Dictionary of National Biography. Smith, Elder & Co. 1898. Vol. 54. hlm. 149.
  3. John Tyndall. Fragments of Science for Unscientific People: A series of detached essay, lectures and reviews. Longman. 1871.
  4. Fireman's Respirator. The Manufacturer and Builder. July 1875. Vol. 7. hlm. 168–169.
  5. Oladele Ogunseitan. Green Health: An A-to-Z Guide. SAGE Publishing. June 28, 2011. hlm. 13. ISBN 9781412996884.
  6. Carroll Gantz. The Vacuum Cleaner: A History. McFarland & Company. September 26, 2012. hlm. 128. ISBN 9780786493210.
  7. Mason White. 99.7 Per Cent Pure. Architectural Design. May–June 2009. Vol. 79 (3). hlm. 18–23. doi:10.1002/ad.883.
  8. Haldane King. An Interview with Michael Rubino, The Mold Medic. Molekule. 9 September 2022.
  9. Shaobin Wang. Volatile organic compounds in indoor environment and photocatalytic oxidation: State of the art. Environment International. July 2007. Vol. 33 (5). hlm. 694–705. doi:10.1016/j.envint.2007.02.011.
  10. Best Air Purifiers: Why to Buy Air Purifier in India. Kent RO Systems. September 4, 2017.
  11. Secretariat Medical Advisory. Air Cleaning Technologies. Ontario Health Technology Assessment Series. Medical Advisory Secretariat. November 1, 2005. Vol. 5 (17). hlm. 1–52.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29211019 (2026-05-10T13:33:19Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.