Lompat ke isi

Selulosa bakteri

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung

Selulosa bakteri merupakan selulosa yang dihasilkan oleh beberapa jenis bakteri, seperti galur Acetobacter yang banyak digunakan dalam industri makanan, seperti nata de coco. Selulosa yang dihasilkan oleh bakteri penghasil selulosa ini dapat digunakan selayaknya seperti selulosa yang dihasilkan dari tanaman, tetapi memiliki karakteristik yang berbeda karena polimer yang dihasilkan. Selulosa bakteri ini merupakan homopolimer dari molekul beta-D-1,4 Glukosa dengan ikatan beta-glikosidik.

Karakteristik

Selulosa bakteri ini termasuk jenis selulosa tipe 1, selulosa yang terbentuk bersifat alami, tersusun secara pararel, metastabil, dan memiliki 2 subalomorf, yaitu 1-alpha yang dominan di algae dan bakteri dan 1-beta yang merupakan penyusun utama selulosa tumbuhan. Selulosa bakteri ini memiliki diameter sekitar 2-20 nm dan panjang 100 - 40.000 nm. Selulosa yang di hasilkan lebih kuat, lebih tipis, dan lebih ringan dibandingkan dengan selulosa yang berasal dari tumbuhan.

Fungsi

Selulosa bakteri dapat berfungsi sebagai penghubung untuk melakukan adhesi ke inang, seperti Rhizobium dan Agrobacterium. Selain itu, selulosa juga berfungsi dalam proteksi terhadap gangguan kimia dan fisik, seperti sinar UV, seperti pada Acetobacter xylinum.

Mekanisme

Berikut ini merupakan mekanisme sederhana dari pembentukan selulosa bakteri, pertama glukosa di ubah menjadi glukosa-6-fosfat (G6P) dengan bantuan enzim glukokinase, kemudian G6P diubah menjadi glukosa-1-fosfat (G1P) dengan bantuan enzim phospoglucomutase dan di ubah kembali menjadi Uridine Diphospate (UDP) dengan enzim UDP Glucose phospolyrase dan terakhir diubah menjadi selulosa dengan bantuan enzim selulosa sintase

Aplikasi

Sejumlah aplikasi selulosa bakteri pada kehidupan sehari-hari, antara lain:

  • Kulit buatan untuk luka bakar
  • Emulsifier untuk produk kosmetik
  • Tekstil buatan
  • Pakaian olahraga
  • Tenda berkemah
  • Untuk pengendalian pencemaran lingkungan
  • Untuk membuat diafragma dari microfon lebih sensitif
  • Bahan dasar untuk kulit buatan
  • Bahan dasar untuk pembuatan kertas
  • Bahan dasar untuk pembuatan nata de coco
  • Implan gigi

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26737237 (2025-01-05T02:27:11Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.