Lompat ke isi

Sinkonina

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Cinchonine

Sinkonina adalah alkaloid yang berasal dari kulit Cinchona. Secara struktural, senyawa ini termasuk dalam alkaloid kuinolina dan merupakan alkaloid minor terpenting dari kuinina.[1] Senyawa ini berupa bubuk kristal dan tidak berbau. Senyawa ini merupakan diastereomer dari sinkonidina.

Ketersedian di alam

Sinkonina ditemukan di banyak spesies Cinchona(famili Rubiaceae), seperti pada pohon Cinchona pubescens dan Cinchona officinalis[2] dan diisolasi dari kulit pohon. Dokter dan farmakolog Skotlandia, yakni Andrew Duncan, adalah orang pertama yang mengisolasi zat murni ini.[3][4]

Sifat

Sinkonina efektif melawan malaria, namun tidak sekuat kuinina.[5]

Kegunaan

Sinkonina dapat digunakan untuk resolusi rasemat dan untuk presipitasi bismut, kadmium, germanium, molibdenum, dan wolfram.[6]

Referensi

  1. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  2. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  3. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  4. Johann Samuel Ersch, Johann Gottfried Gruber: Allgemeine Encyklopädie der Wissenschaften und Künste in alphabetischer Folge. 79. Teil. F.A. Brockhaus, Leipzig 1865, S. 262.
  5. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  6. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28533586 (2025-11-18T10:59:07Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.