Lompat ke isi

Perak: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29455039; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Pembersihan konten sesuai kebijakan Wiki Unissula
 
(1 revisi perantara oleh pengguna yang sama tidak ditampilkan)
Baris 1: Baris 1:
[[File:Silver_crystal.jpg|thumb|right|280px|Silver crystal]]
'''Perak''' adalah [[Unsur kimia|unsur]] [[logam]] dengan [[nomor atom]] 47. [[Simbol kimia|Simbolnya]] adalah Ag, dari [[bahasa Latin]] ''argentum'', dari [[Akar Proto-Indo-Eropa|akar]] [[Rumpun bahasa Indo-Eropa|PIE]] yang direkonstruksi sebagai ''*h₂erǵ-'', "abu-abu" atau "bersinar". Sebuah [[logam transisi]] lunak, putih, dan berkilau, ia memiliki [[konduktivitas listrik]], [[konduktivitas termal]], dan [[reflektivitas]] tertinggi di antara semua logam. Logam ini terjadi secara alamiah dalam bentuk murni, bentuk bebas (perak asli), sebagai [[Logam paduan|paduan]] dengan [[emas]] dan logam lainnya, dan dalam mineral seperti [[argentit]] dan [[klorargirit]]. Kebanyakan perak diproduksi sebagai produk samping penambangan [[tembaga]], [[emas]], [[timah]], dan [[seng]].
'''Perak''' adalah [[Unsur kimia|unsur]] [[logam]] dengan [[nomor atom]] 47. [[Simbol kimia|Simbolnya]] adalah Ag, dari [[bahasa Latin]] ''argentum'', dari [[Akar Proto-Indo-Eropa|akar]] [[Rumpun bahasa Indo-Eropa|PIE]] yang direkonstruksi sebagai ''*h₂erǵ-'', "abu-abu" atau "bersinar". Sebuah [[logam transisi]] lunak, putih, dan berkilau, ia memiliki [[konduktivitas listrik]], [[konduktivitas termal]], dan [[reflektivitas]] tertinggi di antara semua logam. Logam ini terjadi secara alamiah dalam bentuk murni, bentuk bebas (perak asli), sebagai [[Logam paduan|paduan]] dengan [[emas]] dan logam lainnya, dan dalam mineral seperti [[argentit]] dan [[klorargirit]]. Kebanyakan perak diproduksi sebagai produk samping penambangan [[tembaga]], [[emas]], [[timah]], dan [[seng]].


Baris 4: Baris 6:


== Karakteristik ==
== Karakteristik ==
Perak dihasilkan selama ledakan [[supernova]] jenis tertentu oleh [[nukleosintesis]] dari unsur-unsur yang lebih ringan melalui [[Proses r|proses-r]], suatu bentuk fusi nuklir yang menghasilkan banyak unsur yang lebih berat daripada [[besi]], salah satunya adalah perak.<ref>C. J. Hansen. ''Silver Stars''. ''Proceedings of the International Astronomical Union''. 2010. Vol. 5. hlm. 67. doi:10.1017/S1743921310000207.</ref>


Perak sangat elastis, dapat dibentuk (sedikit lebih sulit daripada [[emas]]), [[logam koin]] [[Valensi (kimia)|univalen]], kilau logam putih terang yang dapat [[Pemolesan|dipoles]].<ref>Alex Austin. ''The Craft of Silversmithing: Techniques, Projects, Inspiration''. Sterling Publishing Company, Inc. 2007. hlm. 43. ISBN 1600591310.</ref> Perak terproteksi mempunyai [[reflektivitas]] optik yang lebih tinggi daripada [[aluminium]] pada panjang gelombang lebih dari ~450&nbsp;nm.<ref>H. W. Edwards. [https://archive.org/details/sim_physical-review_1936-11-01_50_9/page/n83 Reflectivity of evaporated silver films]. ''Physical Review''. 1936. Vol. 9 (9). hlm. 871. doi:10.1103/PhysRev.50.871.</ref> Pada panjang gelombang kurang dari 450&nbsp;nm, reflektivitas perak menjadi di bawah aluminium dan turun drastis menjadi nol pada 310&nbsp;nm.<ref>[http://www.gemini.edu/sciops/telescopes-and-sites/optics/silver-vs-aluminum Silver vs. Aluminum]. Gemini Observatory.</ref>


Perak dihasilkan selama ledakan [[supernova]] jenis tertentu oleh [[nukleosintesis]] dari unsur-unsur yang lebih ringan melalui [[Proses r|proses-r]], suatu bentuk fusi nuklir yang menghasilkan banyak unsur yang lebih berat daripada [[besi]], salah satunya adalah perak.
[[Konduktivitas listrik]] perak adalah yang tertinggi di antara seluruh logam, bahkan lebih tinggi daripada tembaga, tetapi tidak banyak digunakan untuk keperluan listrik karena biayanya yang tinggi. Perkecualian terhadap hal ini adalah dalam [[rekayasa frekuensi radio]], terutama [[Frekuensi sangat tinggi|VHF]] dan frekuensi yang lebih tinggi, di mana pelapisan perak dilakukan untuk meningkatkan konduktivitas listrik pada bagian-bagian dan kabel-kabel tertentu (pada frekuensi tinggi [[Efek kulit|arus cenderung mengalir pada permukaan konduktor]], bukan di dalam, oleh karenanya pelapisan emas meningkatkan konduktivitas secara keseluruhan). Perak juga mempunyai [[resistensi kontak]] paling rendah di antara seluruh logam.<ref>C. R. Hammond. [https://archive.org/details/crchandbookofche81lide The Elements, in Handbook of Chemistry and Physics]. CRC press. 2004. ISBN 0-8493-0485-7.</ref> Selama [[Perang Dunia II]] di AS, 13.540 ton digunakan dalam [[elektromagnet]] yang digunakan untuk pengayaan [[uranium]], terutama karena pada masa perang terjadi kekurangan tembaga.<ref>Kenneth D. Nichols. [https://archive.org/details/roadtotrinity0000nich The Road to Trinity]. Morrow. 1987. hlm. [https://archive.org/details/roadtotrinity0000nich/page/42 42]. ISBN 0-688-06910-X.</ref><ref>Howard Young. [http://www.tnengineering.net/AICHE/eastman-oakridge-young.htm Eastman at Oak Ridge During World War II]. 11 September 2002.</ref><ref>H. Oman. ''Not invented here? Check your history''. ''Aerospace and Electronic Systems Magazine''. 1992. Vol. 7 (1). hlm. 51–53. doi:10.1109/62.127132.</ref>
 
Perak sangat elastis, dapat dibentuk (sedikit lebih sulit daripada [[emas]]), [[logam koin]] [[Valensi (kimia)|univalen]], kilau logam putih terang yang dapat [[Pemolesan|dipoles]]. Perak terproteksi mempunyai [[reflektivitas]] optik yang lebih tinggi daripada [[aluminium]] pada panjang gelombang lebih dari ~450&nbsp;nm. Pada panjang gelombang kurang dari 450&nbsp;nm, reflektivitas perak menjadi di bawah aluminium dan turun drastis menjadi nol pada 310&nbsp;nm.
 
[[Konduktivitas listrik]] perak adalah yang tertinggi di antara seluruh logam, bahkan lebih tinggi daripada tembaga, tetapi tidak banyak digunakan untuk keperluan listrik karena biayanya yang tinggi. Perkecualian terhadap hal ini adalah dalam [[rekayasa frekuensi radio]], terutama [[Frekuensi sangat tinggi|VHF]] dan frekuensi yang lebih tinggi, di mana pelapisan perak dilakukan untuk meningkatkan konduktivitas listrik pada bagian-bagian dan kabel-kabel tertentu (pada frekuensi tinggi [[Efek kulit|arus cenderung mengalir pada permukaan konduktor]], bukan di dalam, oleh karenanya pelapisan emas meningkatkan konduktivitas secara keseluruhan). Perak juga mempunyai [[resistensi kontak]] paling rendah di antara seluruh logam. Selama [[Perang Dunia II]] di AS, 13.540 ton digunakan dalam [[elektromagnet]] yang digunakan untuk pengayaan [[uranium]], terutama karena pada masa perang terjadi kekurangan tembaga.


Perak murni memiliki [[konduktivitas termal]] tertinggi di antara seluruh logam, meskipun [[karbon]] nonlogam dalam bentuk [[intan]] dan [[helium-4 superfluida]] lebih tinggi.
Perak murni memiliki [[konduktivitas termal]] tertinggi di antara seluruh logam, meskipun [[karbon]] nonlogam dalam bentuk [[intan]] dan [[helium-4 superfluida]] lebih tinggi.<ref>C. R. Hammond. [https://archive.org/details/crchandbookofche81lide The Elements, in Handbook of Chemistry and Physics]. CRC press. 2004. ISBN 0-8493-0485-7.</ref>


[[Perak halida]] bersifat [[fotosensitif]] dan memiliki kemampuan yang menakjubkan dalam hal merekam [[citra laten]] yang kemudian dapat [[Pengembangan fotografi|dikembangkan]] secara kimiawi. Perak bersifat stabil di udara murni dan air, tetapi menjadi [[kusam]] (''tarnish'') ketika terpapar udara atau air yang mengandung [[ozon]] atau [[hidrogen sulfida]], yang disebut terakhir membentuk lapisan hitam [[perak sulfida]], yang dapat dihilangkan dengan [[asam klorida]] encer. [[Bilangan oksidasi|Tingkat oksidasi]] perak yang paling umum adalah +1 (misalnya, [[perak nitrat]], ); yang kurang umum adalah senyawa +2 (misalnya, [[perak(II) fluorida]], ), lebih tidak umum lagi adalah +3 (misalnya, kalium tetrafluoroargentat(III), ), dan bahkan ada senyawa +4 (misalnya, kalium heksafluoroargentat(IV), ).
[[Perak halida]] bersifat [[fotosensitif]] dan memiliki kemampuan yang menakjubkan dalam hal merekam [[citra laten]] yang kemudian dapat [[Pengembangan fotografi|dikembangkan]] secara kimiawi. Perak bersifat stabil di udara murni dan air, tetapi menjadi [[kusam]] (''tarnish'') ketika terpapar udara atau air yang mengandung [[ozon]] atau [[hidrogen sulfida]], yang disebut terakhir membentuk lapisan hitam [[perak sulfida]], yang dapat dihilangkan dengan [[asam klorida]] encer.<ref>C. R. Hammond. [https://archive.org/details/crchandbookofche81lide The Elements, in Handbook of Chemistry and Physics]. CRC press. 2004. ISBN 0-8493-0485-7.</ref> [[Bilangan oksidasi|Tingkat oksidasi]] perak yang paling umum adalah +1 (misalnya, [[perak nitrat]], ); yang kurang umum adalah senyawa +2 (misalnya, [[perak(II) fluorida]], ), lebih tidak umum lagi adalah +3 (misalnya, kalium tetrafluoroargentat(III), ), dan bahkan ada senyawa +4 (misalnya, kalium heksafluoroargentat(IV), ).<ref>Sebastian Riedel. ''The highest oxidation states of the transition metal elements''. ''Coordination Chemistry Reviews''. 2009. Vol. 253 (5–6). hlm. 606–624. doi:10.1016/j.ccr.2008.07.014.</ref>


== Isotop ==
== Isotop ==
 
Perak alami tersusun atas dua [[isotop]] stabil, <sup>107</sup>Ag dan <sup>109</sup>Ag, dengan <sup>107</sup>Ag sedikit lebih melimpah (51.839% [[Kelimpahan alami unsur|kelimpahan alami]]). Kelimpahan yang hampir sama jarang didapat dalam tabel periodik. [[Bobot atom|Berat atom]] perak 107,8682(2) g/[[mol]].<ref>[http://www.chem.qmul.ac.uk/iupac/AtWt/index.html Atomic Weights of the Elements 2007 (IUPAC)].</ref><ref>[http://physics.nist.gov/cgi-bin/Compositions/stand_alone.pl?ele=&ascii=html&isotype=some Atomic Weights and Isotopic Compositions for All Elements (NIST)].</ref>
 
Perak alami tersusun atas dua [[isotop]] stabil, <sup>107</sup>Ag dan <sup>109</sup>Ag, dengan <sup>107</sup>Ag sedikit lebih melimpah (51.839% [[Kelimpahan alami unsur|kelimpahan alami]]). Kelimpahan yang hampir sama jarang didapat dalam tabel periodik. [[Bobot atom|Berat atom]] perak 107,8682(2) g/[[mol]].


Duapuluh delapan [[Radionuklida|radioisotop]] telah diidentifikasi, yang paling stabil adalah <sup>105</sup>Ag dengan [[waktu paruh]] 41,29 hari, <sup>111</sup>Ag dengan waktu paruh 7,45 hari, dan <sup>112</sup>Ag dengan waktu paruh 3,13 jam. Unsur ini memiliki sejumlah [[isomer nuklir]], yang palng stabil adalah <sup>108m</sup>Ag (t<sub>1/2</sub> = 418 tahun), <sup>110m</sup>Ag (t<sub>1/2</sub> = 249,79 hari) dan <sup>106m</sup>Ag (t<sub>1/2</sub> = 8,28 hari). Seluruh isotop [[Peluruhan radioaktif|radioaktif]] sisanya memiliki waktu paruh kurang dari satu jam, dan sebagian besar memiliki waktu paruh kurang dari tiga menit.
Duapuluh delapan [[Radionuklida|radioisotop]] telah diidentifikasi, yang paling stabil adalah <sup>105</sup>Ag dengan [[waktu paruh]] 41,29 hari, <sup>111</sup>Ag dengan waktu paruh 7,45 hari, dan <sup>112</sup>Ag dengan waktu paruh 3,13 jam. Unsur ini memiliki sejumlah [[isomer nuklir]], yang palng stabil adalah <sup>108m</sup>Ag (t<sub>1/2</sub> = 418 tahun), <sup>110m</sup>Ag (t<sub>1/2</sub> = 249,79 hari) dan <sup>106m</sup>Ag (t<sub>1/2</sub> = 8,28 hari). Seluruh isotop [[Peluruhan radioaktif|radioaktif]] sisanya memiliki waktu paruh kurang dari satu jam, dan sebagian besar memiliki waktu paruh kurang dari tiga menit.


Isotop perak mempunyai [[Bobot atom|massa atom relatif]] berkisar antara 93,943 (<sup>94</sup>Ag) hingga 126,936 (<sup>127</sup>Ag); [[moda peluruhan]] utama sebelum isotop stabil paling melimpah, <sup>107</sup>Ag, adalah [[penangkapan elektron]] dan moda utama setelahnya adalah [[peluruhan beta]]. [[Produk peluruhan]] utama sebelum <sup>107</sup>Ag adalah isotop [[paladium]] (unsur 46), dan produk utama setelahnya adalah isotop [[kadmium]] (unsur 48).
Isotop perak mempunyai [[Bobot atom|massa atom relatif]] berkisar antara 93,943 (<sup>94</sup>Ag) hingga 126,936 (<sup>127</sup>Ag);<ref>[http://physics.nist.gov/cgi-bin/Compositions/stand_alone.pl?ele=Ag&ascii=html&isotype=all Atomic Weights and Isotopic Compositions for Silver (NIST)].</ref> [[moda peluruhan]] utama sebelum isotop stabil paling melimpah, <sup>107</sup>Ag, adalah [[penangkapan elektron]] dan moda utama setelahnya adalah [[peluruhan beta]]. [[Produk peluruhan]] utama sebelum <sup>107</sup>Ag adalah isotop [[paladium]] (unsur 46), dan produk utama setelahnya adalah isotop [[kadmium]] (unsur 48).


[[Isotop]] paladium <sup>107</sup>Pd meluruh melalui emisi beta menjadi <sup>107</sup>Ag dengan waktu paruh 6,5 juta tahun. [[Meteorit besi]] adalah satu-satunya objek dengan rasio paladium terhadap perak yang cukup tinggi untuk menghasilkan variasi kelimpahan <sup>107</sup>Ag yang dapat diukur.<sup>107</sup>Ag [[radiogenik]] pertama kali ditemukan dalam meteorit [[Santa Clara, Durango|Santa Clara]] pada tahun 1978. Para penemu berpendapat tabrakan dan diferensiasi [[planet]]-planet kecil berinti besi mungkin telah terjadi 10 juta tahun setelah peristiwa [[nukleosintesis]]. Korelasi <sup>107</sup>Pd–<sup>107</sup>Ag yang teramati dalam badan yang telah melebur dengan pasti sejak [[akresi (astrofisika)|akresi]] [[tata surya]] harus mencerminkan keberadaan nuklida tak stabil dalam sistem tata surya awal.
[[Isotop]] paladium <sup>107</sup>Pd meluruh melalui emisi beta menjadi <sup>107</sup>Ag dengan waktu paruh 6,5 juta tahun. [[Meteorit besi]] adalah satu-satunya objek dengan rasio paladium terhadap perak yang cukup tinggi untuk menghasilkan variasi kelimpahan <sup>107</sup>Ag yang dapat diukur.<sup>107</sup>Ag [[radiogenik]] pertama kali ditemukan dalam meteorit [[Santa Clara, Durango|Santa Clara]] pada tahun 1978.<ref>William R. Kelly. ''Evidence for the existence of 107 Pd in the early solar system''. ''Geophysical Research Letters''. 1978. Vol. 5 (12). hlm. 1079–1082. doi:10.1029/GL005i012p01079.</ref> Para penemu berpendapat tabrakan dan diferensiasi [[planet]]-planet kecil berinti besi mungkin telah terjadi 10 juta tahun setelah peristiwa [[nukleosintesis]]. Korelasi <sup>107</sup>Pd–<sup>107</sup>Ag yang teramati dalam badan yang telah melebur dengan pasti sejak [[akresi (astrofisika)|akresi]] [[tata surya]] harus mencerminkan keberadaan nuklida tak stabil dalam sistem tata surya awal.<ref>Sara S. Russell. ''Origin of Short-Lived Radionuclides''. ''Philosophical Transactions of the Royal Society A''. 2001. Vol. 359 (1787). hlm. 1991–2004. doi:10.1098/rsta.2001.0893.</ref>


== Senyawa ==
== Senyawa ==
Logam perak mudah larut dalam [[asam nitrat]] () menghasilkan [[perak nitrat]] (), yang disebut 'Kaustik Bulan', suatu padatan kristal transparan yang bersifat [[fotosensitif]] dan mudah larut dalam air. Perak nitrat digunakan sebagai titik awal untuk sintesis banyak senyawa perak lainnya, sebagai [[antiseptik]], dan sebagai pewarna kuning untuk kaca pada [[kaca berwarna]]. Logam perak tidak bereaksi dengan asam sulfat, yang digunakan dalam pembuatan perhiasan untuk membersihkan dan menghilangkan [[firescale]] tembaga oksida dari artikel perak setelah [[Mematri|penyolderan perak]] atau [[annealing (metallurgy)|annealing]]. Perak mudah bereaksi dengan belerang atau [[hidrogen sulfida]]  menghasilkan [[perak sulfida]], suatu senyawa berwarna gelap seperti noda yang dijumpai pada [[koin perak]] dan objek lain. Perak sulfida  juga membentuk [[kumis perak]] ketika [[kontak listrik]] perak digunakan dalam atmosfer yang kaya akan [[hidrogen sulfida]].
Logam perak mudah larut dalam [[asam nitrat]] () menghasilkan [[perak nitrat]] (), yang disebut 'Kaustik Bulan', suatu padatan kristal transparan yang bersifat [[fotosensitif]] dan mudah larut dalam air. Perak nitrat digunakan sebagai titik awal untuk sintesis banyak senyawa perak lainnya, sebagai [[antiseptik]], dan sebagai pewarna kuning untuk kaca pada [[kaca berwarna]]. Logam perak tidak bereaksi dengan asam sulfat, yang digunakan dalam pembuatan perhiasan untuk membersihkan dan menghilangkan [[firescale]] tembaga oksida dari artikel perak setelah [[Mematri|penyolderan perak]] atau [[annealing (metallurgy)|annealing]]. Perak mudah bereaksi dengan belerang atau [[hidrogen sulfida]]  menghasilkan [[perak sulfida]], suatu senyawa berwarna gelap seperti noda yang dijumpai pada [[koin perak]] dan objek lain. Perak sulfida  juga membentuk [[kumis perak]] ketika [[kontak listrik]] perak digunakan dalam atmosfer yang kaya akan [[hidrogen sulfida]].


<math>4\text{ Ag} + \text{O}_2 + 2\text{ H}_2\text{S} \longrightarrow 2\text{ Ag}_2\text{S} + 2\text{ H}_2\text{O}</math>
<math>4\ ext{ Ag} + \ ext{O}_2 + 2\ ext{ H}_2\ ext{S} \\longrightarrow 2\ ext{ Ag}_2\ ext{S} + 2\ ext{ H}_2\ ext{O}</math>
 


[[Perak klorida]] () diendapkan dari larutan perak nitrat dengan adanya ion [[klorida]], dan [[perak halida]] lainnya digunakan dalam pabrikasi [[emulsi fotografi]] yang dibuat dengan cara yang sama, menggunakan [[garam]] [[bromida]] atau [[iodida]]. Perak klorida digunakan dalam [[elektrode kaca]] untuk pengujian [[pH]] dan pengukuran [[potensiometri]], dan sebagai [[semen]] transparan untuk kaca. [[Perak iodida]] telah digunakan dalam percobaan [[Semai awan|penyemaian awan]] untuk menghasilkan hujan. Perak halida sangat sukar larut dalam larutan akuatik dan digunakan dalam metode [[Kimia basah|analisis]] gravimetri.
[[Perak klorida]] () diendapkan dari larutan perak nitrat dengan adanya ion [[klorida]], dan [[perak halida]] lainnya digunakan dalam pabrikasi [[emulsi fotografi]] yang dibuat dengan cara yang sama, menggunakan [[garam]] [[bromida]] atau [[iodida]]. Perak klorida digunakan dalam [[elektrode kaca]] untuk pengujian [[pH]] dan pengukuran [[potensiometri]], dan sebagai [[semen]] transparan untuk kaca. [[Perak iodida]] telah digunakan dalam percobaan [[Semai awan|penyemaian awan]] untuk menghasilkan hujan.<ref>C. R. Hammond. [https://archive.org/details/crchandbookofche81lide The Elements, in Handbook of Chemistry and Physics]. CRC press. 2004. ISBN 0-8493-0485-7.</ref> Perak halida sangat sukar larut dalam larutan akuatik dan digunakan dalam metode [[Kimia basah|analisis]] gravimetri.


[[Perak oksida]] (), yang dihasilkan ketika larutan perak nitrat diberi perlakuan dengan basa, digunakan sebagai elektrode positif ([[anoda]]) dalam [[Baterai (listrik)|baterai]] arloji. [[Perak karbonat]] () mengendap ketika perak nitrat diberi perlakuan dengan asam karbonat ().
[[Perak oksida]] (), yang dihasilkan ketika larutan perak nitrat diberi perlakuan dengan basa, digunakan sebagai elektrode positif ([[anoda]]) dalam [[Baterai (listrik)|baterai]] arloji. [[Perak karbonat]] () mengendap ketika perak nitrat diberi perlakuan dengan asam karbonat ().<ref>Hans I. Bjelkhagen. [https://archive.org/details/silverhalidereco0000bjel Silver-halide recording materials: for holography and their processing]. Springer. 1995. hlm. [https://archive.org/details/silverhalidereco0000bjel/page/156 156]–166. ISBN 3-540-58619-9.</ref>


<math>2\text{ AgNO}_3 + 2\text{ OH}^- \longrightarrow \text{Ag}_2\text{O} + \text{H}_2\text{O} + 2\text{ NO}_3^-</math>
<math>2\ ext{ AgNO}_3 + 2\ ext{ OH}^- \\longrightarrow \ ext{Ag}_2\ ext{O} + \ ext{H}_2\ ext{O} + 2\ ext{ NO}_3^-</math>
<math>2\text{ AgNO}_3 + \text{Na}_2\text{CO}_3 \longrightarrow \text{Ag}_2\text{CO}_3 + 2\text{ NaNO}_3</math>
<math>2\ ext{ AgNO}_3 + \ ext{Na}_2\ ext{CO}_3 \\longrightarrow \ ext{Ag}_2\ ext{CO}_3 + 2\ ext{ NaNO}_3</math>


[[Perak fulminat]] (), adalah [[bahan peledak]] yang kuat dan peka sentuhan yang digunakan dalam [[topi perkusi]], dan dibuat dengan mereaksikan asam nitrat dengan asam nitrat dengan adanya [[etanol]] (). Senyawa perak lainnya yang berbahaya dan mudah meledak adalah [[perak azida]] (), dibuat dengan mereaksikan [[perak nitrat]] dengan [[natrium azida]] (), dan [[perak asetilida]], terbentuk ketika perak bereaksi dengan gas asetilena.
[[Perak fulminat]] (), adalah [[bahan peledak]] yang kuat dan peka sentuhan yang digunakan dalam [[topi perkusi]], dan dibuat dengan mereaksikan asam nitrat dengan asam nitrat dengan adanya [[etanol]] (). Senyawa perak lainnya yang berbahaya dan mudah meledak adalah [[perak azida]] (), dibuat dengan mereaksikan [[perak nitrat]] dengan [[natrium azida]] (),<ref>Rudolf Meyer. [https://books.google.com/?id=ATiYCfo1VcEC&pg=PA284 Explosives]. Wiley–VCH. 2007. hlm. 284. ISBN 3-527-31656-6.</ref> dan [[perak asetilida]], terbentuk ketika perak bereaksi dengan gas asetilena.


[[Santir laten]] () yang terbentuk dalam kristal perak halida dikembangkan melalui perlakuan dengan [[reduktor]], seperti [[hidrokuinon]], [[mentol]] (4-(metilamino)fenol sulfat) atau [[askorbat]] dalam larutan [[alkali]]s, yang mereduksi halida terpapar pada logam perak. Larutan alkalis perak nitrat dapat direduksi menjadi logam perak oleh [[gula pereduksi]] seperti [[glukosa]], dan reaksi ini digunakan pada [[cermin]] kaca perak dan interior [[ornamen Natal]] dari kaca. Perak halida mudah larut dalam larutan [[natrium tiosulfat]] (), yang digunakan sebagai [[fikser fotografi]], untuk menghilangkan kelebihan perak halida dari emulsi fotografi setelah pengembangan gambar.
[[Santir laten]] () yang terbentuk dalam kristal perak halida dikembangkan melalui perlakuan dengan [[reduktor]], seperti [[hidrokuinon]], [[mentol]] (4-(metilamino)fenol sulfat) atau [[askorbat]] dalam larutan [[alkali]]s, yang mereduksi halida terpapar pada logam perak. Larutan alkalis perak nitrat dapat direduksi menjadi logam perak oleh [[gula pereduksi]] seperti [[glukosa]], dan reaksi ini digunakan pada [[cermin]] kaca perak dan interior [[ornamen Natal]] dari kaca. Perak halida mudah larut dalam larutan [[natrium tiosulfat]] (), yang digunakan sebagai [[fikser fotografi]], untuk menghilangkan kelebihan perak halida dari emulsi fotografi setelah pengembangan gambar.<ref>Hans I. Bjelkhagen. [https://archive.org/details/silverhalidereco0000bjel Silver-halide recording materials: for holography and their processing]. Springer. 1995. hlm. [https://archive.org/details/silverhalidereco0000bjel/page/156 156]–166. ISBN 3-540-58619-9.</ref>


Logam perak dapat diserang oleh oksidator kuat seperti [[kalium permanganat]] () dan [[kalium dikromat]] (), dan dengan adanya [[kalium bromida]] (); senyawa-senyawa ini digunakan dalam fotografi untuk [[Kelantang|mengelantang]] citra-citra perak, mengubahnya menjadi perak halida yang dapat difiksasi dengan [[tiosulfat]] maupun dikembangkan ulang untuk [[Kalium dikromat#fotografi|mengintensifkan]] citra originalnya. Perak membentuk kompleks [[sianida]] ([[perak sianida]]) yang larut dalam air dengan adanya kelebihan ion sianida. Larutan perak sianida digunakan dalam [[Galvanisasi|elektroplating]] perak.
Logam perak dapat diserang oleh oksidator kuat seperti [[kalium permanganat]] () dan [[kalium dikromat]] (), dan dengan adanya [[kalium bromida]] (); senyawa-senyawa ini digunakan dalam fotografi untuk [[Kelantang|mengelantang]] citra-citra perak, mengubahnya menjadi perak halida yang dapat difiksasi dengan [[tiosulfat]] maupun dikembangkan ulang untuk [[Kalium dikromat#fotografi|mengintensifkan]] citra originalnya. Perak membentuk kompleks [[sianida]] ([[perak sianida]]) yang larut dalam air dengan adanya kelebihan ion sianida. Larutan perak sianida digunakan dalam [[Galvanisasi|elektroplating]] perak.<ref>Hans I. Bjelkhagen. [https://archive.org/details/silverhalidereco0000bjel Silver-halide recording materials: for holography and their processing]. Springer. 1995. hlm. [https://archive.org/details/silverhalidereco0000bjel/page/156 156]–166. ISBN 3-540-58619-9.</ref>


Meskipun perak normalnya memiliki [[Bilangan oksidasi|tingkat oksidasi]] +1 dalam senyawa, diketahui pula tingkat oksidasi lainnya, misalnya +3 dalam , yang dihasilkan dari reaksi unsur perak atau [[perak fluorida]] dengan [[kripton difluorida]].
Meskipun perak normalnya memiliki [[Bilangan oksidasi|tingkat oksidasi]] +1 dalam senyawa, diketahui pula tingkat oksidasi lainnya, misalnya +3 dalam , yang dihasilkan dari reaksi unsur perak atau [[perak fluorida]] dengan [[kripton difluorida]].<ref>A. Earnshaw. ''Chemistry of the Elements''. Elsevier. 1997. hlm. 903. ISBN 9780080501093.</ref>


Artefak perak mengalami tiga bentuk deteriorasi, yang paling umum adalah [[korosi]] dengan pembentukan lapisan hitam perak sulfida. Perak klorida segar, terbentuk ketika objek perak dicelupkan dalam air garam untuk waktu lama, berwarna kuning pucat, menjadi keunguan di bawah paparan cahaya dan sedikit terproyeksi dari permukaan artefak atau koin. Pengendapan tembaga dalam perak antik dapat digunakan untuk mengetahui umur artefak.
Artefak perak mengalami tiga bentuk deteriorasi, yang paling umum adalah [[korosi]] dengan pembentukan lapisan hitam perak sulfida. Perak klorida segar, terbentuk ketika objek perak dicelupkan dalam air garam untuk waktu lama, berwarna kuning pucat, menjadi keunguan di bawah paparan cahaya dan sedikit terproyeksi dari permukaan artefak atau koin. Pengendapan tembaga dalam perak antik dapat digunakan untuk mengetahui umur artefak.<ref>[https://web.archive.org/web/20130509014548/http://events.nace.org/library/corrosion/Artifacts/silver.asp "Silver Artifacts"] in ''Corrosion - Artifacts''. NACE Resource Center</ref>


== Aplikasi ==
== Aplikasi ==
Banyak manfaat perak yang telah dikenal karena sifat [[logam mulia]]nya, termasuk moneter, contohnya: benda dekoratif, [[perhiasan]], cermin, dan [[peralatan makan]] pada zaman dahulu. Warna putih cerahnya yang kontras dengan media lain menjadikannya sangat berguna dalam seni penglihatan. Sebaliknya, partikel perak halus berbentuk padatan hitam dalam fotografi dan dalam lukisan [[silverpoint]]. Ia juga lama digunakan untuk memberikan nilai moneter yang tinggi kepada objek (seperti [[koin]] perak dan batangan untuk investasi) atau membuat suatu objek menjadi simbol kelas politik maupun sosial tinggi. Garam perak telah digunakan sejak Abad Pertengahan untuk menghasilkan pewarnaan kuning atau jingga dalam [[Kaca berwarna abad pertengahan|pewarnaan kaca]], dan reaksi warna dekoratif yang lebih kompleks dapat dihasilkan dengan menggabungkan logam perak ke dalam tiupan gelas.
Banyak manfaat perak yang telah dikenal karena sifat [[logam mulia]]nya, termasuk moneter, contohnya: benda dekoratif, [[perhiasan]], cermin, dan [[peralatan makan]] pada zaman dahulu. Warna putih cerahnya yang kontras dengan media lain menjadikannya sangat berguna dalam seni penglihatan. Sebaliknya, partikel perak halus berbentuk padatan hitam dalam fotografi dan dalam lukisan [[silverpoint]]. Ia juga lama digunakan untuk memberikan nilai moneter yang tinggi kepada objek (seperti [[koin]] perak dan batangan untuk investasi) atau membuat suatu objek menjadi simbol kelas politik maupun sosial tinggi. Garam perak telah digunakan sejak Abad Pertengahan untuk menghasilkan pewarnaan kuning atau jingga dalam [[Kaca berwarna abad pertengahan|pewarnaan kaca]], dan reaksi warna dekoratif yang lebih kompleks dapat dihasilkan dengan menggabungkan logam perak ke dalam tiupan gelas.<ref>[http://www.bullseyeglass.com/methods-ideas/a-riot-of-effects.html A Riot of Effects; Kilnforming]. Bullseyeglass.com. 3 February 2011.</ref>


=== Mata uang ===
=== Mata uang ===
Perak, dalam bentuk [[elektrum]] (paduan emas–perak), dibuat koin untuk membuat uang sekitar tahun 700&nbsp;SM oleh bangsa [[Lydia]]. Kemudian, perak dimurnikan dan dibuat koin dalam bentuk murninya. Banyak bangsa menggunakan perak sebagai basis nilai moneternya. Pada abad modern, perak [[bulion]] mempunyai [[ISO 4217|kode mata uang ISO]] XAG. Nama [[pound sterling]] (£) mencerminkan fakta bahwa itu awalnya mewakili nilai satu pound [[Massa pound|berat menara]] perak sterling (''sterling silver''); sejarah mata uang lainnya, seperti [[livre Prancis]], memiliki etimologi serupa. Selama abad ke-19, [[bimetalisme]] yang tersebar luas di sebagian besar negara dikacaukan oleh penemuan deposit perak yang besar di Amerika; khawatir akan anjloknya nilai perak dan akhirnya mata uang mereka, sebagian besar negara telah beralih ke [[standar emas]] pada tahun 1900. Dalam beberapa bahasa, termasuk Sanskerta, Spanyol, Prancis, dan Ibrani, istilah ''perak'' dapat berarti ''uang''.
Perak, dalam bentuk [[elektrum]] (paduan emas–perak), dibuat koin untuk membuat uang sekitar tahun 700&nbsp;SM oleh bangsa [[Lydia]]. Kemudian, perak dimurnikan dan dibuat koin dalam bentuk murninya. Banyak bangsa menggunakan perak sebagai basis nilai moneternya. Pada abad modern, perak [[bulion]] mempunyai [[ISO 4217|kode mata uang ISO]] XAG. Nama [[pound sterling]] (£) mencerminkan fakta bahwa itu awalnya mewakili nilai satu pound [[Massa pound|berat menara]] perak sterling (''sterling silver''); sejarah mata uang lainnya, seperti [[livre Prancis]], memiliki etimologi serupa. Selama abad ke-19, [[bimetalisme]] yang tersebar luas di sebagian besar negara dikacaukan oleh penemuan deposit perak yang besar di Amerika; khawatir akan anjloknya nilai perak dan akhirnya mata uang mereka, sebagian besar negara telah beralih ke [[standar emas]] pada tahun 1900. Dalam beberapa bahasa, termasuk Sanskerta, Spanyol, Prancis, dan Ibrani, istilah ''perak'' dapat berarti ''uang''.


Abad ke-20 adalah saksi gerakan bertahap menuju [[mata uang fiat]], dengan hilangnya hubungan moneter dengan logam mulia di sebagian besar negara setelah [[dollar Amerika Serikat]] menggantikan standar emas pada tahun 1971; mata uang terakhir yang didukung oleh emas adalah [[franc Swiss]], yang juga menjadi mata uang fiat murni pada 1 Mei 2000. Selama periode yang sama, perak secara bertahap berhenti digunakan dalam koin yang beredar. Di Inggris Raya [[Koin pound sterling#Kadar perak|standar perak]] dikurangi dari 0,925 menjadi 0,500 pada tahun 1920. Koin yang semula dibuat dari perak mulai dibuat dari paduan tembaga-nikel pada tahun 1947; koin yang ada tidak ditarik, tetapi berhenti beredar sebagai kandungan perak telah melebihi nilai nominal. Pada tahun 1964 Amerika Serikat menghentikan pencetakan uang receh dan kartal perak; koin perak beredar terakhir kalinya tahun 1970 bernilai setengah dolar dengan kadar perak 40%.<ref>[http://metallicoin.com/series.php?c=USA&d=0.50 US Half Dollar Timeline]. ''Metallicoin''. metallicoin.com.</ref> Pada tahun 1968 Kanada mencetak koin perak terakhir mereka yang beredar, uang receh dan kartal berkadar perak 50%.


Abad ke-20 adalah saksi gerakan bertahap menuju [[mata uang fiat]], dengan hilangnya hubungan moneter dengan logam mulia di sebagian besar negara setelah [[dollar Amerika Serikat]] menggantikan standar emas pada tahun 1971; mata uang terakhir yang didukung oleh emas adalah [[franc Swiss]], yang juga menjadi mata uang fiat murni pada 1 Mei 2000. Selama periode yang sama, perak secara bertahap berhenti digunakan dalam koin yang beredar. Di Inggris Raya [[Koin pound sterling#Kadar perak|standar perak]] dikurangi dari 0,925 menjadi 0,500 pada tahun 1920. Koin yang semula dibuat dari perak mulai dibuat dari paduan tembaga-nikel pada tahun 1947; koin yang ada tidak ditarik, tetapi berhenti beredar sebagai kandungan perak telah melebihi nilai nominal. Pada tahun 1964 Amerika Serikat menghentikan pencetakan uang receh dan kartal perak; koin perak beredar terakhir kalinya tahun 1970 bernilai setengah dolar dengan kadar perak 40%. Pada tahun 1968 Kanada mencetak koin perak terakhir mereka yang beredar, uang receh dan kartal berkadar perak 50%.
Puncaknya pada abad setelah Perang Saudara di Amerika Serikat, harga perak jauh di bawah nilai nominal koin perak yang beredar, mencapai titik [[Wiktionary:nadir#Noun|nadir]]nya sekitar $0,25 per ounce pada tahun 1932.<ref>Daniela Pylypczak-Wasylyszyn. [http://commodityhq.com/education/a-brief-2000-year-history-of-silver-prices/ The Historical Value of Silver: A 2000-Year Overview]. ''CommodityHQ.com''.</ref> Berdasarkan ukuran ini, koin perak Amerika Serikat efektif merupakan koin fiat sepanjang sejarah mereka. Hingga tahun 1963 harga perak naik di atas ambang $1,29 per ounce, titik di mana kadar perak dalam koin Amerika Serikat pra-1965 adalah sama dengan nilai tertera itu sendiri.<ref>[https://www.silverinstitute.org/site/silver-price/silver-price-history/1960-1965/ Silver Price History 1960-1965 - The Silver Institute].</ref>
 
Puncaknya pada abad setelah Perang Saudara di Amerika Serikat, harga perak jauh di bawah nilai nominal koin perak yang beredar, mencapai titik [[Wiktionary:nadir#Noun|nadir]]nya sekitar $0,25 per ounce pada tahun 1932. Berdasarkan ukuran ini, koin perak Amerika Serikat efektif merupakan koin fiat sepanjang sejarah mereka. Hingga tahun 1963 harga perak naik di atas ambang $1,29 per ounce, titik di mana kadar perak dalam koin Amerika Serikat pra-1965 adalah sama dengan nilai tertera itu sendiri.


Koin perak masih dicetak di beberapa negara sebagai item memoratif atau koleksi, tetapi tidak diedarkan untuk umum.
Koin perak masih dicetak di beberapa negara sebagai item memoratif atau koleksi, tetapi tidak diedarkan untuk umum.


Perak digunakan sebagai mata uang oleh beberapa individu, dan merupakan [[alat pembayaran yang sah]] di negara bagian [[Utah]], Amerika Serikat. Koin perak dan bulion juga digunakan sebagai investasi untuk menjaga terhadap inflasi dan devaluasi.
Perak digunakan sebagai mata uang oleh beberapa individu, dan merupakan [[alat pembayaran yang sah]] di negara bagian [[Utah]], Amerika Serikat.<ref>William Yardley. [http://www.nytimes.com/2011/05/30/us/30gold.html Utah Law Makes Coins Worth Their Weight in Gold (or Silver)]. ''The New York Times''. 29 May 2011.</ref> Koin perak dan bulion juga digunakan sebagai investasi untuk menjaga terhadap inflasi dan devaluasi.


=== Perhiasan dan peranti perak ===
=== Perhiasan dan peranti perak ===
 
Perhiasan dan peralatan perak tradisional terbuat dari [[perak sterling]] (perak murni), suatu paduan 92,5% perak dengan 7,5% tembaga. Di AS, hanya paduan berkadar perak halus minimal 0,900 yang dapat dijual sebagai "perak" (oleh karena itu sering distempel 900). Perak sterling (stempel 925) lebih leras daripada perak murni, serta memiliki titik leleh yang lebih rendah () daripada perak atau tembaga murni.<ref>C. R. Hammond. [https://archive.org/details/crchandbookofche81lide The Elements, in Handbook of Chemistry and Physics]. CRC press. 2004. ISBN 0-8493-0485-7.</ref> [[Perak Britania]] merupakan alternatif, standar mutu terdaftar dengan kandungan perak 95,8%, sering digunakan dalam pembuatan alat makan perak dan piring tempa. Dengan penambahan [[germanium]], terbentuklah logam paduan paten [[perak sterling Argentium]], dengan peningkatan sifat antara lain ketahanan terhadap ''[[firescale]]''
 
Perhiasan dan peralatan perak tradisional terbuat dari [[perak sterling]] (perak murni), suatu paduan 92,5% perak dengan 7,5% tembaga. Di AS, hanya paduan berkadar perak halus minimal 0,900 yang dapat dijual sebagai "perak" (oleh karena itu sering distempel 900). Perak sterling (stempel 925) lebih leras daripada perak murni, serta memiliki titik leleh yang lebih rendah () daripada perak atau tembaga murni. [[Perak Britania]] merupakan alternatif, standar mutu terdaftar dengan kandungan perak 95,8%, sering digunakan dalam pembuatan alat makan perak dan piring tempa. Dengan penambahan [[germanium]], terbentuklah logam paduan paten [[perak sterling Argentium]], dengan peningkatan sifat antara lain ketahanan terhadap ''[[firescale]]''


Perhiasan perak sterling sering diselubungi dengan lapisan tipis perak murni 0,999 untuk memperoleh kilau. Proses ini disebut "pengilasan" (). Perhiasan perak dapat juga dilapisi dengan [[rodium]] (agar lebih cerah dan berkilau) atau [[emas]] (untuk membuat [[emas perak]] (''silver gilt''))
Perhiasan perak sterling sering diselubungi dengan lapisan tipis perak murni 0,999 untuk memperoleh kilau. Proses ini disebut "pengilasan" (). Perhiasan perak dapat juga dilapisi dengan [[rodium]] (agar lebih cerah dan berkilau) atau [[emas]] (untuk membuat [[emas perak]] (''silver gilt''))


Perak adalah komponen dalam hampir semua [[emas berwarna|logam paduan emas yang berwarna]] dan solder emas, sehingga paduan memiliki warna lebih pucat dan kekerasan lebih besar. Emas putih 9 karat mengandung 62,5% perak dan 37,5% emas, sementara emas 22 karat menandung emas minimal 91,7% emas dan 8,3% perak atau tembaga atau logam lain.
Perak adalah komponen dalam hampir semua [[emas berwarna|logam paduan emas yang berwarna]] dan solder emas, sehingga paduan memiliki warna lebih pucat dan kekerasan lebih besar.<ref>[http://www.utilisegold.com/jewellery_technology/colours/colour_alloys Gold Jewellery Alloys: Utilise Gold. Scientific, industrial and medical applications, products ,suppliers from the World Gold Council]. Utilisegold.com. 20 January 2000.</ref> Emas putih 9 karat mengandung 62,5% perak dan 37,5% emas, sementara emas 22 karat menandung emas minimal 91,7% emas dan 8,3% perak atau tembaga atau logam lain.<ref>[http://www.utilisegold.com/jewellery_technology/colours/colour_alloys Gold Jewellery Alloys: Utilise Gold. Scientific, industrial and medical applications, products ,suppliers from the World Gold Council]. Utilisegold.com. 20 January 2000.</ref>


Secara historis, pelatihan dan organisasi serikat [[pandai emas]] termasuk pandai perak, dan kedua kelompok perajin ini masih tumpangsuh hingga sekarang. Tidak seperti [[pandai besi]], pandai perak tidak membentuk logam saat membara, tetapi bekerja pada temperatur kamar dan melakukan paluan-paluan lembut. Esensi pandai perak adalah meratakan sekeping logam dan mengubahnya menjadi objek-objek yang bermanfaat menggunakan [[palu]] dan peralatan sederhana lain yang berbeda-beda.
Secara historis, pelatihan dan organisasi serikat [[pandai emas]] termasuk pandai perak, dan kedua kelompok perajin ini masih tumpangsuh hingga sekarang. Tidak seperti [[pandai besi]], pandai perak tidak membentuk logam saat membara, tetapi bekerja pada temperatur kamar dan melakukan paluan-paluan lembut. Esensi pandai perak adalah meratakan sekeping logam dan mengubahnya menjadi objek-objek yang bermanfaat menggunakan [[palu]] dan peralatan sederhana lain yang berbeda-beda.<ref>[http://www.chambersharrap.co.uk/chambers/features/chref/chref.py/main?query=Silversmith&title=21st&sourceid=Mozilla-search Chambers Search Chambers].</ref>


Meski secara prinsip memiliki spesialisasi dan berkarya menggunakan perak, mereka juga bekerja dengan [[logam lain]] seperti: [[emas]], [[tembaga]], [[baja]], dan [[Kuningan (logam)|kuningan]]. Mereka membuat [[perhiasan]], [[peranti perak]], [[peranti perang]], [[vas]], dan benda-benda artistik lainnya. Oleh karena perak adalah logam yang mudah dibentuk, pandai perak memiliki banyak pilihan karya untuk logam ini. Secara historis, sebagian besar pandai perak juga merupakan pandai emas, sehingga biasanya bernaung di bawah [[serikat pekerja]] yang sama. Dalam tradisi pandai perak Kanada bagian barat, tidak ada asosiasi pandai perak/emas; tetapi, diawasi melalui lembaga pendidikan yang menjadi sarana pembelajaran profesional bagi komunitas perajin.
Meski secara prinsip memiliki spesialisasi dan berkarya menggunakan perak, mereka juga bekerja dengan [[logam lain]] seperti: [[emas]], [[tembaga]], [[baja]], dan [[Kuningan (logam)|kuningan]]. Mereka membuat [[perhiasan]], [[peranti perak]], [[peranti perang]], [[vas]], dan benda-benda artistik lainnya. Oleh karena perak adalah logam yang mudah dibentuk, pandai perak memiliki banyak pilihan karya untuk logam ini. Secara historis, sebagian besar pandai perak juga merupakan pandai emas, sehingga biasanya bernaung di bawah [[serikat pekerja]] yang sama. Dalam tradisi pandai perak Kanada bagian barat, tidak ada asosiasi pandai perak/emas; tetapi, diawasi melalui lembaga pendidikan yang menjadi sarana pembelajaran profesional bagi komunitas perajin.<ref>McRae, Kelly. [http://westernhorseman.com/index.php?option=com_content&task=view&id=861&Itemid=79 Trade Secrets]. Western Horseman Magazine.</ref>


Secara tradisional, pandai perak umumnya membuat "peranti perak" ([[peralatan makan]], [[peranti meja]], mangkuk, tempat lilin dan semacamnya). Peranti meja perak hasil pekerjaan tangan saat ini jauh kurang padat daripada sebelumnya.
Secara tradisional, pandai perak umumnya membuat "peranti perak" ([[peralatan makan]], [[peranti meja]], mangkuk, tempat lilin dan semacamnya). Peranti meja perak hasil pekerjaan tangan saat ini jauh kurang padat daripada sebelumnya.


Di Indonesia terdapat banyak sentra industri perak, dari Sabang sampai Merauke, antara lain [[Koto Gadang Guguak, Gunuang Talang, Solok|Koto Gadang]]-[[Sumatera Barat]], [[Kotagede, Yogyakarta|Kotagede]] di [[Daerah Istimewa Yogyakarta|D.I Yogyakarta]], [[Bangil, Pasuruan|Bangil]] di [[Jawa Timur]] dan [[Celuk, Bali|Celuk]] di [[Bali]]. Tiap daerah memiliki keunikan tersendiri.
Di Indonesia terdapat banyak sentra industri perak, dari Sabang sampai Merauke, antara lain [[Koto Gadang Guguak, Gunuang Talang, Solok|Koto Gadang]]-[[Sumatera Barat]], [[Kotagede, Yogyakarta|Kotagede]] di [[Daerah Istimewa Yogyakarta|D.I Yogyakarta]], [[Bangil, Pasuruan|Bangil]] di [[Jawa Timur]] dan [[Celuk, Bali|Celuk]] di [[Bali]]. Tiap daerah memiliki keunikan tersendiri.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Perak&oldid=29455039 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref>


=== Energi surya ===
=== Energi surya ===
Perak digunakan pada pabrikasi kristal [[panel fotovoltaik|panel]] surya.<ref>Allen Sykora. [http://www.kitco.com/reports/KitcoNews20101119AS_silver.html Rising Solar-Panel Generation Means Increasing Industrial Demand For Silver]. Kitco News. 2010.</ref> Perak juga digunakan dalam [[sel surya plasmonik]]. Sebanyak 100 juta ounces perak diproyeksikan untuk digunakan dalam energi surya pada tahun 2015.<ref>[https://www.silverinstitute.org/site/silver-in-technology/silver-in-green/energy-reduction-windows/ Silver in Windows and Glass – The Silver Institute]. 2014-07-20.</ref>


Perak digunakan pada pabrikasi kristal [[panel fotovoltaik|panel]] surya. Perak juga digunakan dalam [[sel surya plasmonik]]. Sebanyak 100 juta ounces perak diproyeksikan untuk digunakan dalam energi surya pada tahun 2015.
Perak merupakan pilihan lapisan reflektor untuk [[konsentrasi tenaga surya]].<ref>D. A. Jaworske. ''Reflectivity of silver and silver-coated substrates from 25 °C to 800 °C (for solar collectors)''. ''Energy Conversion Engineering Conference, 1997. IECEC-97., Proceedings of the 32nd Intersociety''. 1997. Vol. 1. hlm. 407. doi:10.1109/IECEC.1997.659223. ISBN 0-7803-4515-0.</ref> Pada tahun 2009, para ilmuwan dari [[National Renewable Energy Laboratory]] (NREL) dan [[SkyFuel]] membentuk team untuk menggambarkan lembaran logam besar melengkung yang berpotensi 30% lebih murah daripada pengumpul konsentrasi tenaga surya terbaik saat ini dengan cara mengganti model berbasis kaca dengan lembaran polimer perak yang memiliki kinerja yang sama seperti cermin kaca yang berat, tetapi jauh lebih ringan dari segi biaya maupun bobot. Selain itu, ini juga jauh lebih mudah dipasang dan diinstal. Lapisan mengkilap menggunakan beberapa lapis polimer, dengan lapisan dalam adalah perak murni.
 
Perak merupakan pilihan lapisan reflektor untuk [[konsentrasi tenaga surya]]. Pada tahun 2009, para ilmuwan dari [[National Renewable Energy Laboratory]] (NREL) dan [[SkyFuel]] membentuk team untuk menggambarkan lembaran logam besar melengkung yang berpotensi 30% lebih murah daripada pengumpul konsentrasi tenaga surya terbaik saat ini dengan cara mengganti model berbasis kaca dengan lembaran polimer perak yang memiliki kinerja yang sama seperti cermin kaca yang berat, tetapi jauh lebih ringan dari segi biaya maupun bobot. Selain itu, ini juga jauh lebih mudah dipasang dan diinstal. Lapisan mengkilap menggunakan beberapa lapis polimer, dengan lapisan dalam adalah perak murni.


=== Penyejuk udara ===
=== Penyejuk udara ===
Pada tahun 2014 para ilmuwan menemukan sebuah panel seperti cermin yang, juga dipasang pada gedung, bertindak layaknya sebuah [[penyejuk udara]]. Cermin itu terbuat dari beberapa lapisan logam berbentuk wafer tipis. Lapisan pertama adalah perak, bahan paling memantul di muka Bumi. Pada bagian puncak dari lapisan berseling ini adalah [[silikon dioksida]] dan [[hafnium oksida]]. Lapisan ini meningkatkan reflektivitas, tetapi juga mengubah cermin menjadi radiator termal.
Pada tahun 2014 para ilmuwan menemukan sebuah panel seperti cermin yang, juga dipasang pada gedung, bertindak layaknya sebuah [[penyejuk udara]].<ref>[http://www.theguardian.com/science/2014/nov/26/mirrors-air-conditioning-heat-space Mirrors could replace air conditioning by beaming heat into space]. ''The Guardian''.</ref> Cermin itu terbuat dari beberapa lapisan logam berbentuk wafer tipis. Lapisan pertama adalah perak, bahan paling memantul di muka Bumi. Pada bagian puncak dari lapisan berseling ini adalah [[silikon dioksida]] dan [[hafnium oksida]]. Lapisan ini meningkatkan reflektivitas, tetapi juga mengubah cermin menjadi radiator termal.


=== Pemurnian air ===
=== Pemurnian air ===
Perak digunakan dalam [[pemurni air]]. Ia mencegah bakteri dan alga tumbuh di dalam filter. Aksi katalitik perak, bekerja sama dengan oksigen, mensanitasi air dan menghilangkan kebutuhan klorin. Ion perak juga ditambahkan ke dalam sistem pemurnian air di rumah sakit, sistem air komunitas, kolam renang dan spa, menggantikan klorin.
Perak digunakan dalam [[pemurni air]]. Ia mencegah bakteri dan alga tumbuh di dalam filter. Aksi katalitik perak, bekerja sama dengan oksigen, mensanitasi air dan menghilangkan kebutuhan klorin. Ion perak juga ditambahkan ke dalam sistem pemurnian air di rumah sakit, sistem air komunitas, kolam renang dan spa, menggantikan klorin.<ref>[https://www.silverinstitute.org/site/silver-in-technology/silver-in-green/energy-reduction-windows/ Silver in Windows and Glass – The Silver Institute]. 2014-07-20.</ref>


=== Kedokteran gigi ===
=== Kedokteran gigi ===
Baris 100: Baris 91:


=== Fotografi dan elektronika ===
=== Fotografi dan elektronika ===
Penggunaan perak dalam fotografi, dalam bentuk perak nitrat dan [[halogen|halida]] perak, telah menurun drastis karena permintaan konsumen atas film berwarna lebih rendah akibat munculnya teknologi digital. Dari kebutuhan puncak dunia atas perak pada tahun 1999 (267.000.000 [[troy ounce]] atau 8.304,6 [[metrik ton]]) pasar telah berkontraksi hampir 70% pada tahun 2013.<ref>[http://goldnews.bullionvault.com/silver-bullion-photographic-demand-062120133 A Big Source of Silver Bullion Demand Has Disappeared]. BullionVault.</ref>


Penggunaan perak dalam fotografi, dalam bentuk perak nitrat dan [[halogen|halida]] perak, telah menurun drastis karena permintaan konsumen atas film berwarna lebih rendah akibat munculnya teknologi digital. Dari kebutuhan puncak dunia atas perak pada tahun 1999 (267.000.000 [[troy ounce]] atau 8.304,6 [[metrik ton]]) pasar telah berkontraksi hampir 70% pada tahun 2013.
Beberapa produk listrik dan elektronik menggunakan perak untuk keunggulan konduktivitasnya, sekalipun ketika berkarat. Contoh utama untuk ini adalah dalam konektor [[Radio frequency|RF]]. Kenaikan konduktivitas juga menguntungkan dalam rekayasa RF untuk [[Very high frequency|VHF]] dan frekuensi-frekuensi yang lebih tinggi, di mana kinduktor sering tidak dapat ditingkatkan 6%, karena kebutuhan tuning, musalnya [[Filter RF dan gelombang mikro|filter rongga]] (''cavity filter''). Sebagai tambahan contoh, [[Papan sirkuit cetak|PCB]] dan antena [[RFID]] dapat dibuat menggunakan cat perak,<ref>C. R. Hammond. [https://archive.org/details/crchandbookofche81lide The Elements, in Handbook of Chemistry and Physics]. CRC press. 2004. ISBN 0-8493-0485-7.</ref><ref>Pavel V. Nikitin. [http://www.ee.washington.edu/faculty/nikitin_pavel/papers/APS_2005.pdf 2005 IEEE Antennas and Propagation Society International Symposium]. 2005. Vol. 2B. hlm. 353. doi:10.1109/APS.2005.1552015. ISBN 0-7803-8883-6.</ref> dan papan ketik (''keyboard'') menggunakan kontak listrik perak. Perak kadmium oksida digunakan dalam stop kontak tegangan tinggi karena dapat menahan [[busur listrik|pembusuran]].
 
Beberapa produk listrik dan elektronik menggunakan perak untuk keunggulan konduktivitasnya, sekalipun ketika berkarat. Contoh utama untuk ini adalah dalam konektor [[Radio frequency|RF]]. Kenaikan konduktivitas juga menguntungkan dalam rekayasa RF untuk [[Very high frequency|VHF]] dan frekuensi-frekuensi yang lebih tinggi, di mana kinduktor sering tidak dapat ditingkatkan 6%, karena kebutuhan tuning, musalnya [[Filter RF dan gelombang mikro|filter rongga]] (''cavity filter''). Sebagai tambahan contoh, [[Papan sirkuit cetak|PCB]] dan antena [[RFID]] dapat dibuat menggunakan cat perak, dan papan ketik (''keyboard'') menggunakan kontak listrik perak. Perak kadmium oksida digunakan dalam stop kontak tegangan tinggi karena dapat menahan [[busur listrik|pembusuran]].


Beberapa produsen memproduksi kabel konektor audio, kabel speaker, dan kabel listrik menggunakan konduktor perak, yang memiliki konduktivitas 6% lebih tinggi daripada kawat tembaga biasa dengan dimensi identik, tetapi harganya jauh lebih tinggi. Meskipun masih diperdebatkan, banyak penggemar hi-fi percaya kawat perak meningkatkan kualitas suara.
Beberapa produsen memproduksi kabel konektor audio, kabel speaker, dan kabel listrik menggunakan konduktor perak, yang memiliki konduktivitas 6% lebih tinggi daripada kawat tembaga biasa dengan dimensi identik, tetapi harganya jauh lebih tinggi. Meskipun masih diperdebatkan, banyak penggemar hi-fi percaya kawat perak meningkatkan kualitas suara.
Baris 113: Baris 103:
=== Salut kaca ===
=== Salut kaca ===
==== Cermin teleksopik ====
==== Cermin teleksopik ====
[[Cermin]] dalam hampir semua teleskop refleksi menggunakan salut [[aluminium]] vakum. Namun [[teleskop inframerah]] atau termal menggunakan cermin bersalut perak karena kemampuan perak merefleksikan beberapa jenis radiasi inframerah lebih efektif daripada aluminium, sama baiknya dengan kemampuan perak mereduksi jumlah radiasi aktual yang diemisikan dari cermin ([[emisivitas termal]]nya).
[[Cermin]] dalam hampir semua teleskop refleksi menggunakan salut [[aluminium]] vakum.<ref>Wilson, Ray N. [https://books.google.com/books?id=z-mQWTu7zFoC Reflecting Telescope Optics: Basic design theory and its historical development]. Springer. 2004. hlm. 15, 241. ISBN 3-540-40106-7.</ref> Namun [[teleskop inframerah]] atau termal menggunakan cermin bersalut perak karena kemampuan perak merefleksikan beberapa jenis radiasi inframerah lebih efektif daripada aluminium, sama baiknya dengan kemampuan perak mereduksi jumlah radiasi aktual yang diemisikan dari cermin ([[emisivitas termal]]nya).<ref>[http://www.gemini.edu/project/announcements/press/2004-12.html Gemini Mirror is First With Silver Lining]. Gemini Observatory.</ref>


Perak, sebagai lapisan pelindung atau peningkat kinerja, dianggap sebagai penyalut logam generasi selanjutnya untuk cermin teleskop reflektif.
Perak, sebagai lapisan pelindung atau peningkat kinerja, dianggap sebagai penyalut logam generasi selanjutnya untuk cermin teleskop reflektif.<ref>Todd Wilson. [https://books.google.com/books?id=PuN7l2A2uzQC Reflecting Telescope Optics I: Basic Design Theory and its Historical Development]. Springer Science & Business Media. 2007.</ref>


==== Jendela ====
==== Jendela ====
Dengan menggunakan suatu proses yang disebut [[pembersitan]] (), perak, bersama dengan lapisan transparan optik lainnya, diaplikasikan pada gelas, menciptakan salut ber[[emisivitas rendah]] yang digunakan dalam [[glazur isolasi]] berkinerja tinggi. Jumlah perak yang digunakan per jendela relatif kecil karena tebal lapisan perak hanya 10–15 nanometer.<ref>Russ Hill. [https://archive.org/details/isbn_0914289012 Coated Glass Applications and Markets]. BOC Coating Technology. 1999. hlm. [https://archive.org/details/isbn_0914289012/page/1 1]–4. ISBN 0-914289-01-2.</ref> Namun, jumlah kaca bersalut perak yang diproduksi di seluruh dunia sekitar seratus juta meter persegi per tahun, memicu konsumsi perak menjadi 10 meter kubik atau 100 metrik ton per tahun. Warna perak yang terlihat pada kaca arsitektur dan jendela berwarna pada kendaraan diproduksi menggunakan pembersitan krom, baja nirkarat atau logam paduan lainnya.


Dengan menggunakan suatu proses yang disebut [[pembersitan]] (), perak, bersama dengan lapisan transparan optik lainnya, diaplikasikan pada gelas, menciptakan salut ber[[emisivitas rendah]] yang digunakan dalam [[glazur isolasi]] berkinerja tinggi. Jumlah perak yang digunakan per jendela relatif kecil karena tebal lapisan perak hanya 10–15 nanometer. Namun, jumlah kaca bersalut perak yang diproduksi di seluruh dunia sekitar seratus juta meter persegi per tahun, memicu konsumsi perak menjadi 10 meter kubik atau 100 metrik ton per tahun. Warna perak yang terlihat pada kaca arsitektur dan jendela berwarna pada kendaraan diproduksi menggunakan pembersitan krom, baja nirkarat atau logam paduan lainnya.
Lembaran poliester bersalut perak, yang digunakan untuk jendela retrofit, merupakan metode populer lainnya untuk mengurangi transmisi cahaya.<ref>[https://www.silverinstitute.org/site/silver-in-technology/silver-in-green/energy-reduction-windows/ Silver in Windows and Glass – The Silver Institute]. 2014-07-20.</ref>
 
Lembaran poliester bersalut perak, yang digunakan untuk jendela retrofit, merupakan metode populer lainnya untuk mengurangi transmisi cahaya.


=== Aplikasi industri dan komersial lainnya ===
=== Aplikasi industri dan komersial lainnya ===
 
Perak dan alloy perak digunakan dalam konstruksi banyak jenis alat musik tiup bermutu tinggi.<ref>Thomas D. Rossing. [https://books.google.com/books?id=9CRSRYQlRLkC&pg=PA730 The physics of musical instruments]. Springer. 1998. hlm. 728–732. ISBN 0-387-98374-0.</ref> Flute, terutama, umumnya terbuat dari alloy perak atau berlapis perak, baik untuk penampilan maupun memanfaatkan sifat friksi permukaan perak. Alat musik tiup kuningan, seperti trompet dan bariton, juga umum dilapisi perak.<ref>Arnold Meyers. [https://books.google.com/books?id=D_15UtgRVJsC&pg=PA132 Musical instruments: history, technology, and performance of instruments of western music]. Oxford University Press. 2004. hlm. 132. ISBN 0-19-816504-8.</ref>
 
Perak dan alloy perak digunakan dalam konstruksi banyak jenis alat musik tiup bermutu tinggi. Flute, terutama, umumnya terbuat dari alloy perak atau berlapis perak, baik untuk penampilan maupun memanfaatkan sifat friksi permukaan perak. Alat musik tiup kuningan, seperti trompet dan bariton, juga umum dilapisi perak.


Sifat katalitik perak menjadikannya ideal untuk digunakan sebagai [[katalis]] dalam reaksi oksidasi, misalnya, produksi [[formaldehida]] dari [[metanol]] dan udara dengan adanya lapisan perak atau [[kristalit]] yang mengandung perak minimum 99,95 persen berat. Perak (dalam kondisi yang sesuai) mungkin satu-satunya katalis yang tersedia saat ini untuk mengubah [[etilena]] menjadi [[etilena oksida]] (–O–) dalam sintesis [[etilena glikol]], yang digunakan untuk pembuatan [[poliester]] dan [[polietilena tereftalat]]. Ini juga digunakan dalam [[Uji Oddy]] untuk mendeteksi senyawa belerang tereduksi dan karbonil sulfida.
Sifat katalitik perak menjadikannya ideal untuk digunakan sebagai [[katalis]] dalam reaksi oksidasi, misalnya, produksi [[formaldehida]] dari [[metanol]] dan udara dengan adanya lapisan perak atau [[kristalit]] yang mengandung perak minimum 99,95 persen berat. Perak (dalam kondisi yang sesuai) mungkin satu-satunya katalis yang tersedia saat ini untuk mengubah [[etilena]] menjadi [[etilena oksida]] (–O–) dalam sintesis [[etilena glikol]], yang digunakan untuk pembuatan [[poliester]] dan [[polietilena tereftalat]]. Ini juga digunakan dalam [[Uji Oddy]] untuk mendeteksi senyawa belerang tereduksi dan karbonil sulfida.
Baris 135: Baris 122:


=== Biologi ===
=== Biologi ===
[[Pewarna perak]] digunakan dalam biologi untuk meningkatkan kontras dan penampakan sel dan organel dalam mikroskopi. [[Camillo Golgi]] menggunakan pewarna perak untuk mempelajari sel [[sistem saraf]] dan [[badan Golgi]]. Pewarna perak digunakan u ntuk mewarnai protein dalam elektroforesis gel dan gel poliakrilamida, baik sebagai pewarna utama atau untuk meningkatkan visibilitas dan kontras warna [[koloid emas]]. Ragi yang berbeda dari tambang emas Brazil, bebas mengalami bioakumulasi dan membentuk kompleks dengan ion perak. Sampel fungi ''[[Aspergillus niger]]'' ditemukan tumbuh dalam larutan penambangan emas; dan ditemukan mengandung kompleks sianologam; seperti emas, perak, tembaga, besi dan seng. Fungi juga memainkan peran dalam keterlarutan sulfida logam berat.
[[Pewarna perak]] digunakan dalam biologi untuk meningkatkan kontras dan penampakan sel dan organel dalam mikroskopi. [[Camillo Golgi]] menggunakan pewarna perak untuk mempelajari sel [[sistem saraf]] dan [[badan Golgi]].<ref>C. Golgi. ''Sulla struttura della sostanza grigia del cervello''. ''Gazzetta Medica Italiana (Lombardia)''. 1873. Vol. 33. hlm. 244–246.</ref> Pewarna perak digunakan u ntuk mewarnai protein dalam elektroforesis gel dan gel poliakrilamida, baik sebagai pewarna utama atau untuk meningkatkan visibilitas dan kontras warna [[koloid emas]].<ref>C. Oliver. ''Immunocytochemical Methods and Protocols''. 1994. Vol. 34. hlm. 211–216. doi:10.1385/0-89603285-X:211. ISBN 978-0-89603-285-9.</ref> Ragi yang berbeda dari tambang emas Brazil, bebas mengalami bioakumulasi dan membentuk kompleks dengan ion perak. Sampel fungi ''[[Aspergillus niger]]'' ditemukan tumbuh dalam larutan penambangan emas; dan ditemukan mengandung kompleks sianologam; seperti emas, perak, tembaga, besi dan seng. Fungi juga memainkan peran dalam keterlarutan sulfida logam berat.<ref>Harbhajan Singh. [https://books.google.com/books?id=WY3YvfNoouMC&pg=PA507 Mycoremediation: Fungal Bioremediation]. John Wiley & Sons. 2006. hlm. 507–509. ISBN 978-0-470-05058-3.</ref>


=== Bidang kedokteran ===
=== Bidang kedokteran ===
 
'''Perak dalam bidang kedokteran''' mencakup penggunaannya sebagai asuhan luka (''wound dressing''), dan fungsinya sebagai penyalut antibiotika untuk peralatan medis. Asuhan luka mengandung [[perak sulfadiazin]] atau [[Perak nanopartikel|perak nanomaterial]] yang dapat digunakan dalam penanganan infeksi. Perak juga digunakan dalam beberapa aplikasi medis, seperti [[kateter uriner]] dan [[Pipa endotrakea|pipa pernapasan endotrakea]], yang beberapa bukti menunjukkan bahwa ini efektif dalam mengurangi [[infeksi saluran kencing]] yang berhubungan dengan kateter dan [[pneumonia]] akibat ventilator.<ref>M. Beattie. ''Silver alloy vs. Uncoated urinary catheters: A systematic review of the literature''. ''Journal of Clinical Nursing''. 2011. Vol. 20 (15–16). hlm. 2098–2108. doi:10.1111/j.1365-2702.2010.03561.x.</ref><ref>L Bouadma. ''Ventilator-associated pneumonia and its prevention''. ''Current opinion in infectious diseases''. August 2012. Vol. 25 (4). hlm. 395–404. doi:10.1097/QCO.0b013e328355a835.</ref> [[Ion]] perak () adalah [[bioaktif]] dan dalam [[konsentrasi]] yang memadai dapat membunuh [[bakteri]] ''[[in vitro]]''. Perak dan perak nanopartikel digunakan sebagai antimikroba dalam berbagai industri, aplikasi kesehatan dan domestik.<ref>Jean-Yves Maillard. ''Silver as an antimicrobial: Facts and gaps in knowledge''. ''Critical Reviews in Microbiology''. 2012. Vol. 39. hlm. 1. doi:10.3109/1040841X.2012.713323.</ref>
 
'''Perak dalam bidang kedokteran''' mencakup penggunaannya sebagai asuhan luka (''wound dressing''), dan fungsinya sebagai penyalut antibiotika untuk peralatan medis. Asuhan luka mengandung [[perak sulfadiazin]] atau [[Perak nanopartikel|perak nanomaterial]] yang dapat digunakan dalam penanganan infeksi. Perak juga digunakan dalam beberapa aplikasi medis, seperti [[kateter uriner]] dan [[Pipa endotrakea|pipa pernapasan endotrakea]], yang beberapa bukti menunjukkan bahwa ini efektif dalam mengurangi [[infeksi saluran kencing]] yang berhubungan dengan kateter dan [[pneumonia]] akibat ventilator. [[Ion]] perak () adalah [[bioaktif]] dan dalam [[konsentrasi]] yang memadai dapat membunuh [[bakteri]] ''[[in vitro]]''. Perak dan perak nanopartikel digunakan sebagai antimikroba dalam berbagai industri, aplikasi kesehatan dan domestik.


=== Investasi ===
=== Investasi ===
Koin perak dan [[bulion]] digunakan untuk investasi. Berbagai macam investasi perak dapat dilakukan pada pasar saham, termasuk saham tambang atau [[perak mengalir]], atau [[exchange-traded fund]] yang didukung perak.
Koin perak dan [[bulion]] digunakan untuk investasi. Berbagai macam investasi perak dapat dilakukan pada pasar saham, termasuk saham tambang atau [[perak mengalir]], atau [[exchange-traded fund]] yang didukung perak.<ref>Tatyana Shumsky for the Wall Street Journal. Nov 12, 2014 [http://www.marketwatch.com/story/want-to-invest-in-silver-read-this-first-2014-11-12 Want to invest in silver? Read this first]</ref>


=== Busana ===
=== Busana ===
Perak mencegah pertumbuhan [[bakteri]] dan [[fungi]] pada busana, seperti kaus kaki, sehingga kadang-kadang ditambahkan untuk mengurangi [[bau]] dan risiko [[infeksi]] bakteri dan fungi. Ia dimasukkan ke dalam busana atau sepatu baik dengan cara mengintegrasikan [[perak nanopartikel]] ke dalam [[polimer]] benang dari awal pembuatan benang atau dengan menyalut benang menggunakan perak. Kehilangan perak selama pencucian beragam antar teknologi tekstil, dan pengaruhnya pada lingkungan belum diketahui secara pasti.
Perak mencegah pertumbuhan [[bakteri]] dan [[fungi]] pada busana, seperti kaus kaki, sehingga kadang-kadang ditambahkan untuk mengurangi [[bau]] dan risiko [[infeksi]] bakteri dan fungi. Ia dimasukkan ke dalam busana atau sepatu baik dengan cara mengintegrasikan [[perak nanopartikel]] ke dalam [[polimer]] benang dari awal pembuatan benang atau dengan menyalut benang menggunakan perak.<ref>Alan B. G. Lansdown. [https://books.google.com/books?id=QxtLm7MgQhYC&pg=PA159 Silver in Healthcare: Its Antimicrobial Efficacy and Safety in Use]. Royal Society of Chemistry. 2010. hlm. 159. ISBN 1-84973-006-7.</ref><ref>Sophie Duquesne. [https://books.google.com/books?id=HEgZENiPqW8C&pg=PA26 Multifunctional barriers for flexible structure: textile, leather, and paper]. 2007. hlm. 26. ISBN 3-540-71917-2.</ref> Kehilangan perak selama pencucian beragam antar teknologi tekstil, dan pengaruhnya pada lingkungan belum diketahui secara pasti.<ref>L. Geranio. [http://publicationslist.org/data/nowack/ref-72/Geranio%20%282009%29.pdf The Behavior of Silver Nanotextiles during Washing]. ''Environmental Science & Technology''. 2009. Vol. 43 (21). hlm. 8113–8118. doi:10.1021/es9018332.</ref><ref>[https://web.archive.org/web/20110528105032/http://ec.europa.eu/environment/integration/research/newsalert/pdf/178na5.pdf Washing nanotextiles: can nanosilver escape from clothes?], European Commission, 17 December 2009</ref>


== Sejarah ==
== Sejarah ==
Perak telah digunakan selama ratusan tahun untuk ornamen dan perabot, perdagangan, dan sebagai dasar sistem moneter. Nilainya sebagai logam berharga (''precious metal'')<ref>Digunakan istilah logam berharga yang mencerminkan nilai ekonomi untuk membedakan dengan logam mulia (''noble metal'') yang lebih mencerminkan sifat inertnya.</ref> telah lama diakui hanya kalah dengan emas. Istilah '''''silver''''' muncul dalam bahasa [[Bahasa Inggris Kuno|Anglo-Saxon]] dengan ejaan yang beragam, seperti ''seolfor'' and ''siolfor''. Bentuk serupa tampak juga dalam [[bahasa Jerman]] (bandingkan dengan [[bahasa Jerman kuno]]) ''silabar'' dan ''silbir''). Simbol kimia Ag berasal dari bahasa [[Latin]] untuk "perak", ''argentum'' (bandingkan dengan [[Yunani kuno]] ἄργυρος, ''árgyros''), dari akar [[Proto-Indo-Eropa]] *''h₂erǵ-'' (sebelumnya direkonstruksi sebagai ''*arǵ-''), yang berarti "putih" atau "berkilau". Perak telah dikenal sejak zaman dahulu; ia disebut dalam [[Kitab Kejadian]]. Tumpukan [[terak]] yang ditemukan di [[Asia Minor]] dan di kepulauan [[Laut Aegean]] mengindikasikan bahwa pernah ada usaha memisahkan perak dari [[timbal]] pada awal [[milenium ke-4 SM]] menggunakan penambangan permukaan.<ref>C. R. Hammond. [https://archive.org/details/crchandbookofche81lide The Elements, in Handbook of Chemistry and Physics]. CRC press. 2004. ISBN 0-8493-0485-7.</ref> Salah satu pusat ekstraksi perak pertama di Eropa adalah [[Sardinia]] pada awal era Kalkolitik.<ref>Maria Grazia Melis. [https://www.academia.edu/9860173/Silver_in_Neolithic_and_Eneolithic_Sardinia_in_H._Meller_R._Risch_E._Pernicka_eds._Metalle_der_Macht_Fr%C3%BChes_Gold_und_Silber._6._Mitteldeutscher_Arch%C3%A4ologentag_vom_17._bis_19._Oktober_2013_in_Halle_Saale_Tagungen_des_Landesmuseums_f%C3%BCr_Vorgeschichte_Halle_11_Halle_Saale_2014 Silver in Neolithic and Eneolithic Sardinia, in H. Meller/R. Risch/E. Pernicka (eds.), Metalle der Macht – Frühes Gold und Silber. 6. Mitteldeutscher Archäologentag vom 17. bis 19. Oktober 2013 in Halle (Saale), Tagungen des Landesmuseums für].</ref>


Perak telah digunakan selama ratusan tahun untuk ornamen dan perabot, perdagangan, dan sebagai dasar sistem moneter. Nilainya sebagai logam berharga (''precious metal'') telah lama diakui hanya kalah dengan emas. Istilah '''''silver''''' muncul dalam bahasa [[Bahasa Inggris Kuno|Anglo-Saxon]] dengan ejaan yang beragam, seperti ''seolfor'' and ''siolfor''. Bentuk serupa tampak juga dalam [[bahasa Jerman]] (bandingkan dengan [[bahasa Jerman kuno]]) ''silabar'' dan ''silbir''). Simbol kimia Ag berasal dari bahasa [[Latin]] untuk "perak", ''argentum'' (bandingkan dengan [[Yunani kuno]] ἄργυρος, ''árgyros''), dari akar [[Proto-Indo-Eropa]] *''h₂erǵ-'' (sebelumnya direkonstruksi sebagai ''*arǵ-''), yang berarti "putih" atau "berkilau". Perak telah dikenal sejak zaman dahulu; ia disebut dalam [[Kitab Kejadian]]. Tumpukan [[terak]] yang ditemukan di [[Asia Minor]] dan di kepulauan [[Laut Aegean]] mengindikasikan bahwa pernah ada usaha memisahkan perak dari [[timbal]] pada awal [[milenium ke-4 SM]] menggunakan penambangan permukaan. Salah satu pusat ekstraksi perak pertama di Eropa adalah [[Sardinia]] pada awal era Kalkolitik.
Kestabilan [[mata uang Romawi]] bersandar pada kehandalan pasokan perak bulion, yang dihasilkan oleh [[Metalurgi Romawi|penambang Romawi]] yang skalanya tak tertandingi pada era sebelum [[penemuan Dunia Baru]]. Pada masa produksi puncak 200 ton per tahun, diperkirakan stok perak beredar sebesar 10.000 ton dalam era [[perekonomi Romawi]] pada pertengahan abad ke-2 setelah masehi, lima hingga sepuluh kali lebih besar daripada gabungan total perak tersedia di [[Awal Abad Pertengahan|Eropa abad pertengahan]] dan [[Kekhalifahan Abbasiyah|Kekhalifahan]] sekitar tahun 800 setelah masehi.<ref>C. C. Patterson. [https://archive.org/details/economic-history-review_1972-05_25_2/page/205 Silver Stocks and Losses in Ancient and Medieval Times]. ''The Economic History Review''. 1972. Vol. 25 (2). hlm. 205–235 (216, table 2; 228, table 6). doi:10.1111/j.1468-0289.1972.tb02173.x.</ref><ref>François de Callataÿ. ''The Greco-Roman Economy in the Super Long-Run: Lead, Copper, and Shipwrecks''. ''Journal of Roman Archaeology''. 2005. Vol. 18. hlm. 361–372 (365f.). doi:10.1017/s104775940000742x.</ref>
 
Kestabilan [[mata uang Romawi]] bersandar pada kehandalan pasokan perak bulion, yang dihasilkan oleh [[Metalurgi Romawi|penambang Romawi]] yang skalanya tak tertandingi pada era sebelum [[penemuan Dunia Baru]]. Pada masa produksi puncak 200 ton per tahun, diperkirakan stok perak beredar sebesar 10.000 ton dalam era [[perekonomi Romawi]] pada pertengahan abad ke-2 setelah masehi, lima hingga sepuluh kali lebih besar daripada gabungan total perak tersedia di [[Awal Abad Pertengahan|Eropa abad pertengahan]] dan [[Kekhalifahan Abbasiyah|Kekhalifahan]] sekitar tahun 800 setelah masehi.
Pejabat keuangan Kekaisaran Romawi khawatir kekurangan perak untuk membayar [[sutera]] dari [[China|Sinica]] (China) yang sangat diminati.
Pejabat keuangan Kekaisaran Romawi khawatir kekurangan perak untuk membayar [[sutera]] dari [[China|Sinica]] (China) yang sangat diminati.


Tambang perak dibangun di [[Laurium|Laureion]] selama tahun 483 SM.
Tambang perak dibangun di [[Laurium|Laureion]] selama tahun 483 SM.<ref>T. Amemiya. [https://books.google.com/books?id=DcTj4AUFemAC&printsec=frontcover Economy and Economics of Ancient Greece]. Taylor & Francis. 2007. hlm. 7. ISBN 0203799313.</ref>
 
Dalam [[Injil]], [[Yudas Iskariot]], salah satu murid Yesus, terkenal karena menerima suap [[Tiga puluh keping perak|30 koin perak]] dari imam-imam kepala di [[Yerusalem]] untuk menyerahkan [[Yesus|Yesus dari Nazareth]] kepada Imam Besar Kayafas.


Sepanjang sejarahnya, [[Kekaisaran China]] menggunakan perak sebagai alat tukar utamanya. Pada abad ke-19, ancaman terhadap neraca pembayaran [[Inggris Raya]] dari pedagang Cina yang menuntut pembayaran dalam bentuk perak untuk ditukar dengan [[teh]], [[sutera]], dan [[porselen]] menyebabkan [[Perang Opium]] karena Inggris harus menemukan cara untuk mengatasi ketidakseimbangan pembayaran, dan mereka memutuskan untuk melakukannya dengan menjual [[opium]] yang diproduksi di koloni mereka [[British India]] ke Cina.


Sepanjang sejarahnya, [[Kekaisaran China]] menggunakan perak sebagai alat tukar utamanya. Pada abad ke-19, ancaman terhadap neraca pembayaran [[Inggris Raya]] dari pedagang Cina yang menuntut pembayaran dalam bentuk perak untuk ditukar dengan [[teh]], [[sutera]], dan [[porselen]] menyebabkan [[Perang Opium]] karena Inggris harus menemukan cara untuk mengatasi ketidakseimbangan pembayaran, dan mereka memutuskan untuk melakukannya dengan menjual [[opium]] yang diproduksi di koloni mereka [[British India]] ke Cina.<ref>Matthew White. [https://archive.org/details/greatbigbookofho0000whit The Great Big Book of Horrible Things]. W. W. Norton. 2012. hlm. [https://archive.org/details/greatbigbookofho0000whit/page/285 285]–286. ISBN 978-0-393-08192-3.</ref>


Islam mengizinkan pria Muslim mengenakan cincin perak pada jari kelingking tangan manapun. Nabi [[Muhammad]] mengenakan cincin stempel perak.
Islam mengizinkan pria Muslim mengenakan cincin perak pada jari kelingking tangan manapun.<ref>Ahmad Ibn Naqib Al-Misri. [http://www.shafiifiqh.com/maktabah/relianceoftraveller.pdf Reliance of the Traveller and Tools for the Worshipper]. hlm. f17.</ref> Nabi [[Muhammad]] mengenakan cincin stempel perak.<ref>Diana Scarisbrick. [https://books.google.com/books?id=SWMaY6JxN5sC&pg=PT283 Historic Rings: Four Thousand Years Of Craftsmanship]. Kodansha International. 2004. hlm. 283–. ISBN 978-4-7700-2540-1.</ref>


Di benua Amerika, teknologi [[kupelasi]] () perak-timbal temperatur tinggi dikembangkan oleh peradaban pra-Inca pada awal 60–120 setelah masehi.
Di benua Amerika, teknologi [[kupelasi]] () perak-timbal temperatur tinggi dikembangkan oleh peradaban pra-Inca pada awal 60–120 setelah masehi.<ref>Carol A. Schultze. [http://www.pnas.org/content/106/41/17280.full Direct evidence of 1,900 years of indigenous silver production in the Lake Titicaca Basin of Southern Peru]. ''Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America''. Vol. 106 (41). hlm. 17280–17283. doi:10.1073/pnas.0907733106.</ref>


=== Perang Dunia II ===
=== Perang Dunia II ===
Selama [[Perang Dunia II]], krisis tembaga menyebabkan perannya digantikan oleh perak dalam aplikasi industri. Pemerintah Amerika Serikat meminjamkan perak dari cadangan besar yang terletak di kubah [[West Point]] untuk berbagai pengguna industri. Salah satu penggunaan yang sangat penting adalah untuk pendistribusi daya listrik pada pabrik aluminium baru yang dibutuhkan untuk membuat pesawat terbang. Selama perang, banyak konektor listrik dan stop kontak berlapis perak. Penggunaan lain adalah batang induk bantalan pesawat dan berbagai jenis bantalan lain. Sejak perak dapat menggantikan [[timah]] untuk [[solder|penyolderan]] pada volume rendah, sejumlah besar timah dibebaskan untuk keperluan lain dengan menggantikan perak pemerintah. Perak juga digunakan sebagai reflektor pada lampu sorot dan berbagai jenis lampu. Perak digunakan dalam [[Nikel (koin Amerika Serikat)|uang receh]] selama perang untuk menyelamatkan logam tersebut yang digunakan dalam baja paduan.
Selama [[Perang Dunia II]], krisis tembaga menyebabkan perannya digantikan oleh perak dalam aplikasi industri. Pemerintah Amerika Serikat meminjamkan perak dari cadangan besar yang terletak di kubah [[West Point]] untuk berbagai pengguna industri. Salah satu penggunaan yang sangat penting adalah untuk pendistribusi daya listrik pada pabrik aluminium baru yang dibutuhkan untuk membuat pesawat terbang. Selama perang, banyak konektor listrik dan stop kontak berlapis perak. Penggunaan lain adalah batang induk bantalan pesawat dan berbagai jenis bantalan lain. Sejak perak dapat menggantikan [[timah]] untuk [[solder|penyolderan]] pada volume rendah, sejumlah besar timah dibebaskan untuk keperluan lain dengan menggantikan perak pemerintah. Perak juga digunakan sebagai reflektor pada lampu sorot dan berbagai jenis lampu. Perak digunakan dalam [[Nikel (koin Amerika Serikat)|uang receh]] selama perang untuk menyelamatkan logam tersebut yang digunakan dalam baja paduan.<ref>[http://www.coinflation.com/coins/1942-1945-Silver-War-Nickel-Value.html Coinflation: 1942–1945 Silver Jefferson Nickel Value].</ref>


[[Proyek Manhattan]] untuk mengembangkan bom atom menggunakan sekitar 14.700 ton perak pinjaman dari Departemen Keuangan Amerika Serikat untuk gulungan [[kalutron]] yang digunaka dalam proses pemisahan elektromagnetik di [[Kompleks Keamanan Nasional Y-12]] di [[Laboratorium Nasional Oak]]. "Jalur pacu" oval memiliki distributor daya listrik yang terbuat dari perak dengan penampang satu kaki persegi.
[[Proyek Manhattan]] untuk mengembangkan bom atom menggunakan sekitar 14.700 ton perak pinjaman dari Departemen Keuangan Amerika Serikat untuk gulungan [[kalutron]] yang digunaka dalam proses pemisahan elektromagnetik di [[Kompleks Keamanan Nasional Y-12]] di [[Laboratorium Nasional Oak]]. "Jalur pacu" oval memiliki distributor daya listrik yang terbuat dari perak dengan penampang satu kaki persegi.<ref>Richard Rhodes. [https://archive.org/details/makingofatomicbo00rich The Making of the Atomic Bomb]. Simon and Schuster. 1986. hlm. [https://archive.org/details/makingofatomicbo00rich/page/490 490]. ISBN 0671441337.</ref>
Setelah perang usai, perak dikembalikan ke gudangnya.
Setelah perang usai, perak dikembalikan ke gudangnya.<ref>Isaac Asimov. [https://archive.org/details/bwb_Y0-BTM-547 Building Blocks of the Universe]. Abelard-Schuman. 1966.</ref>


== Keberadaan dan ekstraksi ==
== Keberadaan dan ekstraksi ==
Perak ditemukan dalam bentuk asli, sebagai paduan dengan emas ([[elektrum]]), dan dalam bijih yang mengandung [[belerang]], [[arsen]], [[antimon]] atau [[klorin]]. Bijihnya termasuk [[argentit]] (), [[klorargirit]] (), yang mencakup [[perak tanduk]], dan [[pirargirit]] (). Sumber utama perak adalah bijih tembaga, tembaga-nikel, timah, dan timbal-seng yang diperoleh dari [[Peru]], [[Bolivia]], [[Meksiko]], [[China]], [[Australia]], [[Chile]], [[Polandia]] dan [[Serbia]].<ref>C. R. Hammond. [https://archive.org/details/crchandbookofche81lide The Elements, in Handbook of Chemistry and Physics]. CRC press. 2004. ISBN 0-8493-0485-7.</ref> Peru, Bolivia dan Meksiko telah menambang perak sejak 1546, dan masih merupakan produsen utama dunia. Tambang perak teratas adalah [[Tambang Cannington|Cannington]] (Australia), Fresnillo (Mexico), San Cristobal (Bolivia), Antamina (Peru), [[Tambang Rudna|Rudna]] (Polandia), dan [[tambang polimetal Peñasquito]] (Meksiko).<ref>CPM Group. ''CPM Silver Yearbook''. Euromoney Books. 2011. hlm. 68. ISBN 978-0-9826741-4-7.</ref> Proyek pengembangan tambang dalam waktu dekat tahun 2015 adalah Pascua Lama (Chile), Navidad (Argentina), Jaunicipio (Meksiko), Malku Khota (Bolivia),<ref>[http://www.soamsilver.com/upload/Technical_Reports/Malku_Khota_PEA_Update_11_May_2011.pdf.pdf Preliminary Economic Assessment Technical Report 43-101]. South American Silver Corp.</ref> dan Hackett River (Kanada).<ref>CPM Group. ''CPM Silver Yearbook''. Euromoney Books. 2011. hlm. 68. ISBN 978-0-9826741-4-7.</ref> Di [[Asia Tengah]], [[Tambang di Tajikistan|Tajikistan]] dikenal memiliki beberapa deposit perak terbesar di dunia.<ref>[http://www.eurasianet.org/node/67365 Why Are Kyrgyzstan and Tajikistan So Split on Foreign Mining?]. EurasiaNet.org. 7 August 2013.</ref>


Produksi utama logam ini sebagai produk sampingan dari pemurnian [[elektrolisis|elektrolit]] tembaga, emas, nikel, dan penyulingan seng, dan dengan aplikasi [[proses Parkes]] logam timah yang diperoleh dari bijih timah yang mengandung sejumlah kecil perak. Perak kelas komersial yang baik memiliki kemurnian setidaknya 99,9%, dan tersedia juga kemurnian yang lebih besar dari 99,999%. Pada tahun 2014, Meksiko adalah produsen utama perak (5.000 [[ton]] atau 18,7% dari total produksi dunia 26.800 T), diikuti oleh China (4.060 T) dan Peru (3.780 T).<ref>Henry E. Hilliard. [http://minerals.usgs.gov/minerals/pubs/commodity/silver/ USGS Minerals Information: Silver].</ref>


Perak ditemukan dalam bentuk asli, sebagai paduan dengan emas ([[elektrum]]), dan dalam bijih yang mengandung [[belerang]], [[arsen]], [[antimon]] atau [[klorin]]. Bijihnya termasuk [[argentit]] (), [[klorargirit]] (), yang mencakup [[perak tanduk]], dan [[pirargirit]] (). Sumber utama perak adalah bijih tembaga, tembaga-nikel, timah, dan timbal-seng yang diperoleh dari [[Peru]], [[Bolivia]], [[Meksiko]], [[China]], [[Australia]], [[Chile]], [[Polandia]] dan [[Serbia]]. Peru, Bolivia dan Meksiko telah menambang perak sejak 1546, dan masih merupakan produsen utama dunia. Tambang perak teratas adalah [[Tambang Cannington|Cannington]] (Australia), Fresnillo (Mexico), San Cristobal (Bolivia), Antamina (Peru), [[Tambang Rudna|Rudna]] (Polandia), dan [[tambang polimetal Peñasquito]] (Meksiko). Proyek pengembangan tambang dalam waktu dekat tahun 2015 adalah Pascua Lama (Chile), Navidad (Argentina), Jaunicipio (Meksiko), Malku Khota (Bolivia), dan Hackett River (Kanada). Di [[Asia Tengah]], [[Tambang di Tajikistan|Tajikistan]] dikenal memiliki beberapa deposit perak terbesar di dunia.
Dengan produksi konstan sebesar 278,78 ribu kilogram, maka cadangan perak di [[Indonesia]] masih dapat dieksploitasi hingga lebih dari 50 tahun lagi. Indonesia sendiri merupakan salah satu produsen perak terbesar dunia yang menyediakan 0,93% dari total produksi perak dunia. Sebagai produk sampingan dari penambangan emas, maka daerah penambangan emas pun menjadi sentra produksi perak di Indonesia. Beberapa daerah penghasil tersebut antara lain: [[Kabupaten Bengkalis|Bengkalis]] (Sumatra), [[Bolaang Mongondow (disambiguasi)|Bolaang Mangondow]] ([[Sulawesi Utara]]); [[Cikotok, Cibeber, Lebak|Cikotok]] ([[Jawa Barat]]); [[Logas Tanah Darat, Kuantan Singingi|Logas]] ([[Riau]]); [[Meulaboh]] ([[Aceh]]); [[Kabupaten Rejang Lebong|Rejang Lebong]] ([[Bengkulu]]). Selain itu perak juga terdapat di [[Lampung]], [[Jambi]], [[Kalimantan Barat]], [[Papua]], [[Kalimantan Timur]], [[Sumatera Utara]] (Martabe).<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Perak&oldid=29455039 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref>
 
Produksi utama logam ini sebagai produk sampingan dari pemurnian [[elektrolisis|elektrolit]] tembaga, emas, nikel, dan penyulingan seng, dan dengan aplikasi [[proses Parkes]] logam timah yang diperoleh dari bijih timah yang mengandung sejumlah kecil perak. Perak kelas komersial yang baik memiliki kemurnian setidaknya 99,9%, dan tersedia juga kemurnian yang lebih besar dari 99,999%. Pada tahun 2014, Meksiko adalah produsen utama perak (5.000 [[ton]] atau 18,7% dari total produksi dunia 26.800 T), diikuti oleh China (4.060 T) dan Peru (3.780 T).
 
Dengan produksi konstan sebesar 278,78 ribu kilogram, maka cadangan perak di [[Indonesia]] masih dapat dieksploitasi hingga lebih dari 50 tahun lagi. Indonesia sendiri merupakan salah satu produsen perak terbesar dunia yang menyediakan 0,93% dari total produksi perak dunia. Sebagai produk sampingan dari penambangan emas, maka daerah penambangan emas pun menjadi sentra produksi perak di Indonesia. Beberapa daerah penghasil tersebut antara lain: [[Kabupaten Bengkalis|Bengkalis]] (Sumatra), [[Bolaang Mongondow (disambiguasi)|Bolaang Mangondow]] ([[Sulawesi Utara]]); [[Cikotok, Cibeber, Lebak|Cikotok]] ([[Jawa Barat]]); [[Logas Tanah Darat, Kuantan Singingi|Logas]] ([[Riau]]); [[Meulaboh]] ([[Aceh]]); [[Kabupaten Rejang Lebong|Rejang Lebong]] ([[Bengkulu]]). Selain itu perak juga terdapat di [[Lampung]], [[Jambi]], [[Kalimantan Barat]], [[Papua]], [[Kalimantan Timur]], [[Sumatera Utara]] (Martabe).


== Harga ==
== Harga ==
Per 12 Maret 2016, harga perak adalah US$483,91 per kilogram (US$15,61 per [[troy ounce]]<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Perak&oldid=29455039 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref>). Ini sama dengan kira-kira  harga emas. Rasio ini bervariasi dari  hingga  dalam kurun waktu 100 tahun.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Perak&oldid=29455039 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref><ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Perak&oldid=29455039 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> Harga perak bulion fisik lebih tinggi daripada harga kertas, dengan premi meningkat saat permintaan tinggi dan terjadi kekurangan lokal.<ref>[http://www.ibtimes.com/articles/342907/20120518/will-precious-metal-premiums-one-day-trump.htm Will Precious Metal Premiums One Day Trump the Spot Price?]. ''International Business Times''. 18 May 2012.</ref>


Pada tahun 1980, harga perak mencapai puncaknya dalam era modern yaitu US$49,45 per&nbsp;[[troy ounce]] (ozt) akibat [[manipulasi pasar]] oleh [[Nelson Bunker Hunt]] dan Herbert Hunt (). Setelah [[Kamis Perak]], harga kembali menjadi $10/oz troy.<ref>Mitchel Y Abolafia. [https://archive.org/details/sim_administrative-science-quarterly_1988-06_33_2/page/n20 Enacting Market Crisis: The Social Construction of a Speculative Bubble]. ''Administrative Science Quarterly''. 1988. Vol. 33 (2). hlm. 177–193. doi:10.2307/2393054.</ref> Dari tahun 2001 hingga 2010, harga perak bergerak dari $4,37 hingga $20,19 (rata-rata, London, US$/oz).<ref>[http://www.silverinstitute.org/site/publications/ World Silver Survey 2011]. The Silver Institute and GFMS Limited. 2011. hlm. 8.</ref> Menurut ''Silver Institute'', peningkatan tajam harga perak baru-baru ini berasal dari kenaikan minat investor dan peningkatan permintaan pabrikasi.<ref>[http://www.silverinstitute.org/site/publications/ World Silver Survey 2011]. The Silver Institute and GFMS Limited. 2011. hlm. 8.</ref> Pada akhir April 2011, harga perak mencapai rekor tertinggi sepanjang masa $49,76/ozt.


Per 12 Maret 2016, harga perak adalah US$483,91 per kilogram (US$15,61 per [[troy ounce]]). Ini sama dengan kira-kira  harga emas. Rasio ini bervariasi dari  hingga  dalam kurun waktu 100 tahun. Harga perak bulion fisik lebih tinggi daripada harga kertas, dengan premi meningkat saat permintaan tinggi dan terjadi kekurangan lokal.
Di masa sebelumnya, perak telah memiliki harga jauh lebih tinggi. Pada awal abad ke-15, harga perak diperkirakan telah melampaui $1.200 per ounce, berdasarkan nilai dolar tahun 2011.<ref>. Goldinfo.net. Retrieved 2 May 2011.</ref> Penemuan deposit perak yang besar di Dunia Baru pada abad-abad berikutnya telah dinyatakan sebagai penyebab anjloknya harga secara drastis.
 
Pada tahun 1980, harga perak mencapai puncaknya dalam era modern yaitu US$49,45 per&nbsp;[[troy ounce]] (ozt) akibat [[manipulasi pasar]] oleh [[Nelson Bunker Hunt]] dan Herbert Hunt (). Setelah [[Kamis Perak]], harga kembali menjadi $10/oz troy. Dari tahun 2001 hingga 2010, harga perak bergerak dari $4,37 hingga $20,19 (rata-rata, London, US$/oz). Menurut ''Silver Institute'', peningkatan tajam harga perak baru-baru ini berasal dari kenaikan minat investor dan peningkatan permintaan pabrikasi. Pada akhir April 2011, harga perak mencapai rekor tertinggi sepanjang masa $49,76/ozt.
 
Di masa sebelumnya, perak telah memiliki harga jauh lebih tinggi. Pada awal abad ke-15, harga perak diperkirakan telah melampaui $1.200 per ounce, berdasarkan nilai dolar tahun 2011. Penemuan deposit perak yang besar di Dunia Baru pada abad-abad berikutnya telah dinyatakan sebagai penyebab anjloknya harga secara drastis.


Harga perak adalah penting dalam [[hukum Yahudi]]. Jumlah [[Kebijakan fiskal|fiskal]] terendah pengadilan Yahudi, atau [[Beth Din]], dapat bersidang untuk mengadili suatu kasus adalah ''shova pruta'' (nilai dari koin Babilonia ''pruta''). Nilai ini adalah tetap di  untuk perak murni, atau dimurnikan, pada harga pasar. Dalam tradisi Yahudi, masih berlanjut hingga hari ini, pada ulang tahun pertama anak pertama, orang tua membayar harga lima koin perak murni kepada ''[[Kohen]]'' (imam). Saat ini, Arta Yasa Israel menetapkan koin di  perak. ''Kohen'' akan sering memberikan kembali uang perak mereka sebagai hadiah bagi anak yang mewarisinya.


== Konsumsi dan paparan pada manusia ==
== Konsumsi dan paparan pada manusia ==
Tidak diketahui peran biologis alami perak pada manusia, dan kemungkinan pengaruh terhadap kesehatan masih berupa subjek perdebatan. Perak sendiri tidak bersifat toksik pada manusia, tetapi sebagian besar [[:Kategori:Senyawa perak|garam perak]] beracun. Dalam dosis besar, perak dan senyawanya dapat diserap ke dalam [[sistem peredaran darah]] dan disimpan di berbagai jaringan tubuh, menyebabkan [[argiria]], yang menghasilkan pigmentasi biru keabu-abuan pada kulit, mata, dan [[membran mukosa]]. Argyria jarang ditemukan, dan meskipun, sejauh yang diketahui, kondisi ini tidak dinyatakan membahayakan kesehatan seseorang, tetapi menyebabkan kelainan dan biasanya permanen. Argiria ringan kadang-kadang keliru dengan sianosis.
Tidak diketahui peran biologis alami perak pada manusia, dan kemungkinan pengaruh terhadap kesehatan masih berupa subjek perdebatan.<ref>Andy Meisler. [http://articles.latimes.com/2005/dec/18/magazine/tm-dragee51 A Tempest on a Tea Cart]. ''Los Angeles Times''. 18 December 2005.</ref> Perak sendiri tidak bersifat toksik pada manusia, tetapi sebagian besar [[:Kategori:Senyawa perak|garam perak]] beracun. Dalam dosis besar, perak dan senyawanya dapat diserap ke dalam [[sistem peredaran darah]] dan disimpan di berbagai jaringan tubuh, menyebabkan [[argiria]], yang menghasilkan pigmentasi biru keabu-abuan pada kulit, mata, dan [[membran mukosa]]. Argyria jarang ditemukan, dan meskipun, sejauh yang diketahui, kondisi ini tidak dinyatakan membahayakan kesehatan seseorang, tetapi menyebabkan kelainan dan biasanya permanen. Argiria ringan kadang-kadang keliru dengan sianosis.<ref>C. R. Hammond. [https://archive.org/details/crchandbookofche81lide The Elements, in Handbook of Chemistry and Physics]. CRC press. 2004. ISBN 0-8493-0485-7.</ref>


=== Pemantauan paparan ===
=== Pemantauan paparan ===
Paparan perak berlebih dapat terjadi pada pekerja di industri metalurgi, orang yang mengonsumsi suplemen yang mengandung perak diet, pasien yang telah menerima pengobatan sulfadiazin perak, dan individu yang sengaja atau tidak sengaja menelan garam perak. Konsentrasi perak secara keseluruhan pada darah, plasma, serum, atau urin dapat diukur untuk memantau keselamatan pada pekerja yang terpapar, memastikan diagnosis pada korban keracunan potensial, atau untuk membantu penyelidikan forensik dalam kasus overdosis fatal.
Paparan perak berlebih dapat terjadi pada pekerja di industri metalurgi, orang yang mengonsumsi suplemen yang mengandung perak diet, pasien yang telah menerima pengobatan sulfadiazin perak, dan individu yang sengaja atau tidak sengaja menelan garam perak. Konsentrasi perak secara keseluruhan pada darah, plasma, serum, atau urin dapat diukur untuk memantau keselamatan pada pekerja yang terpapar, memastikan diagnosis pada korban keracunan potensial, atau untuk membantu penyelidikan forensik dalam kasus overdosis fatal.<ref>R. Baselt. [https://archive.org/details/dispositionoftox0000base_v7n5 Disposition of Toxic Drugs and Chemicals in Man]. Biomedical Publications. 2008. hlm. [https://archive.org/details/dispositionoftox0000base_v7n5/page/1429 1429]–1431. ISBN 0-9626523-7-7.</ref>


=== Penggunaan dalam pangan ===
=== Penggunaan dalam pangan ===
Perak digunakan sebagai pewarna makanan dengan [[Nomor E|E174]]; artinya disetujui penggunaannya di negara-negara [[Uni Eropa]].
Perak digunakan sebagai pewarna makanan dengan [[Nomor E|E174]]; artinya disetujui penggunaannya di negara-negara [[Uni Eropa]].<ref>A. Martínez-Abad. ''Evaluation of silver-infused polylactide films for inactivation of Salmonella and feline calicivirus in vitro and on fresh-cut vegetables''. ''International Journal of Food Microbiology''. 2013. Vol. 162 (1). hlm. 89–94. doi:10.1016/j.ijfoodmicro.2012.12.024.</ref>


Hidangan tradisional India kadang-kadang menggunakan dekorasi lembaran perak yang dikenal sebagai ''[[vark]]'', dan dalam berbagai budaya, perak ''[[dragée]]'' digunakan untuk menghias cake, cookies, dan makanan penutup (''dessert'') lainnya.
Hidangan tradisional India kadang-kadang menggunakan dekorasi lembaran perak yang dikenal sebagai ''[[vark]]'',<ref>Sarita Sarvate. [http://indiacurrents.com/news/view_article.html?article_id=b8b860cc0946bef1dbe95caddfe4bcaa Silver Coating]. India Currents. 4 April 2005.</ref> dan dalam berbagai budaya, perak ''[[dragée]]'' digunakan untuk menghias cake, cookies, dan makanan penutup (''dessert'') lainnya.<ref>Andy Meisler. [http://articles.latimes.com/2005/dec/18/magazine/tm-dragee51 A Tempest on a Tea Cart]. ''Los Angeles Times''. 18 December 2005.</ref>


=== Kesehatan dan keselamatan kerja ===
=== Kesehatan dan keselamatan kerja ===
Orang bisa terpapar perak di tempat kerja melalui pernapasan, menelan, kontak kulit, dan kontak mata. [[Administrasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja]] (''Occupational Safety and Health Administration'', OSHA) telah menetapkan batas hukum ([[batas paparan diizinkan]]) untuk paparan perak di tempat kerja 0,01&nbsp;mg/m<sup>3</sup> dalam 8 jam kerja. Lembaga Nasional untuk Keselamatan dan Kesehatan (''[[National Institute for Occupational Safety and Health]]'', NIOSH) telah menetapkan [[batas paparan yang direkomendasikan]] (''Recommended exposure limit'', REL) 0,01&nbsp;mg/m<sup>3</sup> per 8 jam kerja. Pada tingkat 10&nbsp;mg/m<sup>3</sup>, perak [[IDLH|berbahaya bagi kehidupan dan kesehatan]].
Orang bisa terpapar perak di tempat kerja melalui pernapasan, menelan, kontak kulit, dan kontak mata. [[Administrasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja]] (''Occupational Safety and Health Administration'', OSHA) telah menetapkan batas hukum ([[batas paparan diizinkan]]) untuk paparan perak di tempat kerja 0,01&nbsp;mg/m<sup>3</sup> dalam 8 jam kerja. Lembaga Nasional untuk Keselamatan dan Kesehatan (''[[National Institute for Occupational Safety and Health]]'', NIOSH) telah menetapkan [[batas paparan yang direkomendasikan]] (''Recommended exposure limit'', REL) 0,01&nbsp;mg/m<sup>3</sup> per 8 jam kerja. Pada tingkat 10&nbsp;mg/m<sup>3</sup>, perak [[IDLH|berbahaya bagi kehidupan dan kesehatan]].<ref>[http://www.cdc.gov/niosh/npg/npgd0557.html CDC - NIOSH Pocket Guide to Chemical Hazards - Silver (metal dust and soluble compounds, as Ag)]. ''www.cdc.gov''.</ref>


Menurut [[Standar Nasional Indonesia|SNI 19-0232-2005]] paparan maksimal di udara pada lokasi kerja untuk perak logam adalah 0,1&nbsp;mg/m<sup>3</sup> dan persenyawaan terlarut sebagai Ag sebesar 0,01&nbsp;mg/m<sup>3</sup>.
Menurut [[Standar Nasional Indonesia|SNI 19-0232-2005]] paparan maksimal di udara pada lokasi kerja untuk perak logam adalah 0,1&nbsp;mg/m<sup>3</sup> dan persenyawaan terlarut sebagai Ag sebesar 0,01&nbsp;mg/m<sup>3</sup>.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Perak&oldid=29455039 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref>


== Lihat juga ==
== Lihat juga ==
Baris 214: Baris 191:
* [[List of elements]]
* [[List of elements]]
* [[Hardnesses of the elements (data page)]]
* [[Hardnesses of the elements (data page)]]
== Catatan kaki ==
== Referensi ==


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
* [http://www.rsc.org/chemistryworld/podcast/element.asp Chemistry in its element podcast] (MP3) from the [[Royal Society of Chemistry]]'s [[Chemistry World]]: [http://www.rsc.org/images/CIIE_silver_48kbps_tcm18-118748.mp3 Silver]
* [http://www.rsc.org/chemistryworld/podcast/element.asp Chemistry in its element podcast] (MP3) from the [[Royal Society of Chemistry]]'s [[Chemistry World]]: [http://www.rsc.org/images/CIIE_silver_48kbps_tcm18-118748.mp3 Silver]
* [http://www.periodicvideos.com/videos/047.htm Silver] at ''[[The Periodic Table of Videos]]'' (University of Nottingham)
* [http://www.periodicvideos.com/videos/047.htm Silver] at ''[[The Periodic Table of Videos]]'' (University of Nottingham)
Baris 229: Baris 200:
* [http://digital.library.wisc.edu/1711.dl/EcoNatRes.Argentum Transport, Fate and Effects of Silver in the Environment]
* [http://digital.library.wisc.edu/1711.dl/EcoNatRes.Argentum Transport, Fate and Effects of Silver in the Environment]
* [http://www.cdc.gov/niosh/npg/npgd0557.html CDC – NIOSH Pocket Guide to Chemical Hazards – Silver]
* [http://www.cdc.gov/niosh/npg/npgd0557.html CDC – NIOSH Pocket Guide to Chemical Hazards – Silver]
* [http://www.pniok.de/ag.htm Picture in the Element collection from Heinrich Pniok]
* [http://www.pniok.de/ag.htm Picture in the Element collection from Heinrich Pniok]  
* [http://apepi.co.id Asosiasi Pengusaha Emas dan Perhiasan Indonesia]
* [http://apepi.co.id Asosiasi Pengusaha Emas dan Perhiasan Indonesia]
* [https://www.quora.com/Whats-the-difference-between-bar-bullion-and-ingot What's the difference between bar, bullion, and ingot?] from Quora
* [https://www.quora.com/Whats-the-difference-between-bar-bullion-and-ingot What's the difference between bar, bullion, and ingot?] from Quora


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Perak&oldid=29455039 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29455039 (2026-07-14T00:23:16Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Perak&oldid=29455039 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29455039 (2026-07-14T00:23:16Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 9 September 2026 06.34

Silver crystal

Perak adalah unsur logam dengan nomor atom 47. Simbolnya adalah Ag, dari bahasa Latin argentum, dari akar PIE yang direkonstruksi sebagai *h₂erǵ-, "abu-abu" atau "bersinar". Sebuah logam transisi lunak, putih, dan berkilau, ia memiliki konduktivitas listrik, konduktivitas termal, dan reflektivitas tertinggi di antara semua logam. Logam ini terjadi secara alamiah dalam bentuk murni, bentuk bebas (perak asli), sebagai paduan dengan emas dan logam lainnya, dan dalam mineral seperti argentit dan klorargirit. Kebanyakan perak diproduksi sebagai produk samping penambangan tembaga, emas, timah, dan seng.

Perak telah lama dinilai sebagai logam mulia. Lebih melimpah daripada emas, logam perak telah berfungsi di banyak yang sistem moneter pramodern sebagai spesi koin, kadang-kadang bahkan bersama emas. Kemurniannya biasanya diukur berbasis per-mil; paduan murni 94% dijelaskan sebagai "0,940 fine". Selain itu, perak memiliki berbagai aplikasi di luar mata uang, seperti pada panel surya, penyaringan air, perhiasan dan ornamen, peralatan makan dan perabotan bernilai tinggi (muncullah istilah silverware), dan juga sebagai investasi dalam bentuk koin dan bulion. Perak digunakan industri dalam stop kontak dan konduktor listrik, pada cermin khusus, pelapis jendela dan dalam katalisis reaksi kimia. Senyawanya digunakan dalam film fotografi dan sinar-X. Larutan perak nitrat encer dan senyawa perak lainnya digunakan sebagai disinfektan dan mikrobisida (efek oligodinamika), ditambahkan ke perban dan pembalut luka, kateter dan peralatan medis lainnya.

Karakteristik

Perak dihasilkan selama ledakan supernova jenis tertentu oleh nukleosintesis dari unsur-unsur yang lebih ringan melalui proses-r, suatu bentuk fusi nuklir yang menghasilkan banyak unsur yang lebih berat daripada besi, salah satunya adalah perak.[1]

Perak sangat elastis, dapat dibentuk (sedikit lebih sulit daripada emas), logam koin univalen, kilau logam putih terang yang dapat dipoles.[2] Perak terproteksi mempunyai reflektivitas optik yang lebih tinggi daripada aluminium pada panjang gelombang lebih dari ~450 nm.[3] Pada panjang gelombang kurang dari 450 nm, reflektivitas perak menjadi di bawah aluminium dan turun drastis menjadi nol pada 310 nm.[4]

Konduktivitas listrik perak adalah yang tertinggi di antara seluruh logam, bahkan lebih tinggi daripada tembaga, tetapi tidak banyak digunakan untuk keperluan listrik karena biayanya yang tinggi. Perkecualian terhadap hal ini adalah dalam rekayasa frekuensi radio, terutama VHF dan frekuensi yang lebih tinggi, di mana pelapisan perak dilakukan untuk meningkatkan konduktivitas listrik pada bagian-bagian dan kabel-kabel tertentu (pada frekuensi tinggi arus cenderung mengalir pada permukaan konduktor, bukan di dalam, oleh karenanya pelapisan emas meningkatkan konduktivitas secara keseluruhan). Perak juga mempunyai resistensi kontak paling rendah di antara seluruh logam.[5] Selama Perang Dunia II di AS, 13.540 ton digunakan dalam elektromagnet yang digunakan untuk pengayaan uranium, terutama karena pada masa perang terjadi kekurangan tembaga.[6][7][8]

Perak murni memiliki konduktivitas termal tertinggi di antara seluruh logam, meskipun karbon nonlogam dalam bentuk intan dan helium-4 superfluida lebih tinggi.[9]

Perak halida bersifat fotosensitif dan memiliki kemampuan yang menakjubkan dalam hal merekam citra laten yang kemudian dapat dikembangkan secara kimiawi. Perak bersifat stabil di udara murni dan air, tetapi menjadi kusam (tarnish) ketika terpapar udara atau air yang mengandung ozon atau hidrogen sulfida, yang disebut terakhir membentuk lapisan hitam perak sulfida, yang dapat dihilangkan dengan asam klorida encer.[10] Tingkat oksidasi perak yang paling umum adalah +1 (misalnya, perak nitrat, ); yang kurang umum adalah senyawa +2 (misalnya, perak(II) fluorida, ), lebih tidak umum lagi adalah +3 (misalnya, kalium tetrafluoroargentat(III), ), dan bahkan ada senyawa +4 (misalnya, kalium heksafluoroargentat(IV), ).[11]

Isotop

Perak alami tersusun atas dua isotop stabil, 107Ag dan 109Ag, dengan 107Ag sedikit lebih melimpah (51.839% kelimpahan alami). Kelimpahan yang hampir sama jarang didapat dalam tabel periodik. Berat atom perak 107,8682(2) g/mol.[12][13]

Duapuluh delapan radioisotop telah diidentifikasi, yang paling stabil adalah 105Ag dengan waktu paruh 41,29 hari, 111Ag dengan waktu paruh 7,45 hari, dan 112Ag dengan waktu paruh 3,13 jam. Unsur ini memiliki sejumlah isomer nuklir, yang palng stabil adalah 108mAg (t1/2 = 418 tahun), 110mAg (t1/2 = 249,79 hari) dan 106mAg (t1/2 = 8,28 hari). Seluruh isotop radioaktif sisanya memiliki waktu paruh kurang dari satu jam, dan sebagian besar memiliki waktu paruh kurang dari tiga menit.

Isotop perak mempunyai massa atom relatif berkisar antara 93,943 (94Ag) hingga 126,936 (127Ag);[14] moda peluruhan utama sebelum isotop stabil paling melimpah, 107Ag, adalah penangkapan elektron dan moda utama setelahnya adalah peluruhan beta. Produk peluruhan utama sebelum 107Ag adalah isotop paladium (unsur 46), dan produk utama setelahnya adalah isotop kadmium (unsur 48).

Isotop paladium 107Pd meluruh melalui emisi beta menjadi 107Ag dengan waktu paruh 6,5 juta tahun. Meteorit besi adalah satu-satunya objek dengan rasio paladium terhadap perak yang cukup tinggi untuk menghasilkan variasi kelimpahan 107Ag yang dapat diukur.107Ag radiogenik pertama kali ditemukan dalam meteorit Santa Clara pada tahun 1978.[15] Para penemu berpendapat tabrakan dan diferensiasi planet-planet kecil berinti besi mungkin telah terjadi 10 juta tahun setelah peristiwa nukleosintesis. Korelasi 107Pd–107Ag yang teramati dalam badan yang telah melebur dengan pasti sejak akresi tata surya harus mencerminkan keberadaan nuklida tak stabil dalam sistem tata surya awal.[16]

Senyawa

Logam perak mudah larut dalam asam nitrat () menghasilkan perak nitrat (), yang disebut 'Kaustik Bulan', suatu padatan kristal transparan yang bersifat fotosensitif dan mudah larut dalam air. Perak nitrat digunakan sebagai titik awal untuk sintesis banyak senyawa perak lainnya, sebagai antiseptik, dan sebagai pewarna kuning untuk kaca pada kaca berwarna. Logam perak tidak bereaksi dengan asam sulfat, yang digunakan dalam pembuatan perhiasan untuk membersihkan dan menghilangkan firescale tembaga oksida dari artikel perak setelah penyolderan perak atau annealing. Perak mudah bereaksi dengan belerang atau hidrogen sulfida menghasilkan perak sulfida, suatu senyawa berwarna gelap seperti noda yang dijumpai pada koin perak dan objek lain. Perak sulfida juga membentuk kumis perak ketika kontak listrik perak digunakan dalam atmosfer yang kaya akan hidrogen sulfida.

Gagal mengurai (kesalahan sintaks): {\displaystyle 4\ ext{ Ag} + \ ext{O}_2 + 2\ ext{ H}_2\ ext{S} \\longrightarrow 2\ ext{ Ag}_2\ ext{S} + 2\ ext{ H}_2\ ext{O}}

Perak klorida () diendapkan dari larutan perak nitrat dengan adanya ion klorida, dan perak halida lainnya digunakan dalam pabrikasi emulsi fotografi yang dibuat dengan cara yang sama, menggunakan garam bromida atau iodida. Perak klorida digunakan dalam elektrode kaca untuk pengujian pH dan pengukuran potensiometri, dan sebagai semen transparan untuk kaca. Perak iodida telah digunakan dalam percobaan penyemaian awan untuk menghasilkan hujan.[17] Perak halida sangat sukar larut dalam larutan akuatik dan digunakan dalam metode analisis gravimetri.

Perak oksida (), yang dihasilkan ketika larutan perak nitrat diberi perlakuan dengan basa, digunakan sebagai elektrode positif (anoda) dalam baterai arloji. Perak karbonat () mengendap ketika perak nitrat diberi perlakuan dengan asam karbonat ().[18]

Gagal mengurai (kesalahan sintaks): {\displaystyle 2\ ext{ AgNO}_3 + 2\ ext{ OH}^- \\longrightarrow \ ext{Ag}_2\ ext{O} + \ ext{H}_2\ ext{O} + 2\ ext{ NO}_3^-} Gagal mengurai (kesalahan sintaks): {\displaystyle 2\ ext{ AgNO}_3 + \ ext{Na}_2\ ext{CO}_3 \\longrightarrow \ ext{Ag}_2\ ext{CO}_3 + 2\ ext{ NaNO}_3}

Perak fulminat (), adalah bahan peledak yang kuat dan peka sentuhan yang digunakan dalam topi perkusi, dan dibuat dengan mereaksikan asam nitrat dengan asam nitrat dengan adanya etanol (). Senyawa perak lainnya yang berbahaya dan mudah meledak adalah perak azida (), dibuat dengan mereaksikan perak nitrat dengan natrium azida (),[19] dan perak asetilida, terbentuk ketika perak bereaksi dengan gas asetilena.

Santir laten () yang terbentuk dalam kristal perak halida dikembangkan melalui perlakuan dengan reduktor, seperti hidrokuinon, mentol (4-(metilamino)fenol sulfat) atau askorbat dalam larutan alkalis, yang mereduksi halida terpapar pada logam perak. Larutan alkalis perak nitrat dapat direduksi menjadi logam perak oleh gula pereduksi seperti glukosa, dan reaksi ini digunakan pada cermin kaca perak dan interior ornamen Natal dari kaca. Perak halida mudah larut dalam larutan natrium tiosulfat (), yang digunakan sebagai fikser fotografi, untuk menghilangkan kelebihan perak halida dari emulsi fotografi setelah pengembangan gambar.[20]

Logam perak dapat diserang oleh oksidator kuat seperti kalium permanganat () dan kalium dikromat (), dan dengan adanya kalium bromida (); senyawa-senyawa ini digunakan dalam fotografi untuk mengelantang citra-citra perak, mengubahnya menjadi perak halida yang dapat difiksasi dengan tiosulfat maupun dikembangkan ulang untuk mengintensifkan citra originalnya. Perak membentuk kompleks sianida (perak sianida) yang larut dalam air dengan adanya kelebihan ion sianida. Larutan perak sianida digunakan dalam elektroplating perak.[21]

Meskipun perak normalnya memiliki tingkat oksidasi +1 dalam senyawa, diketahui pula tingkat oksidasi lainnya, misalnya +3 dalam , yang dihasilkan dari reaksi unsur perak atau perak fluorida dengan kripton difluorida.[22]

Artefak perak mengalami tiga bentuk deteriorasi, yang paling umum adalah korosi dengan pembentukan lapisan hitam perak sulfida. Perak klorida segar, terbentuk ketika objek perak dicelupkan dalam air garam untuk waktu lama, berwarna kuning pucat, menjadi keunguan di bawah paparan cahaya dan sedikit terproyeksi dari permukaan artefak atau koin. Pengendapan tembaga dalam perak antik dapat digunakan untuk mengetahui umur artefak.[23]

Aplikasi

Banyak manfaat perak yang telah dikenal karena sifat logam mulianya, termasuk moneter, contohnya: benda dekoratif, perhiasan, cermin, dan peralatan makan pada zaman dahulu. Warna putih cerahnya yang kontras dengan media lain menjadikannya sangat berguna dalam seni penglihatan. Sebaliknya, partikel perak halus berbentuk padatan hitam dalam fotografi dan dalam lukisan silverpoint. Ia juga lama digunakan untuk memberikan nilai moneter yang tinggi kepada objek (seperti koin perak dan batangan untuk investasi) atau membuat suatu objek menjadi simbol kelas politik maupun sosial tinggi. Garam perak telah digunakan sejak Abad Pertengahan untuk menghasilkan pewarnaan kuning atau jingga dalam pewarnaan kaca, dan reaksi warna dekoratif yang lebih kompleks dapat dihasilkan dengan menggabungkan logam perak ke dalam tiupan gelas.[24]

Mata uang

Perak, dalam bentuk elektrum (paduan emas–perak), dibuat koin untuk membuat uang sekitar tahun 700 SM oleh bangsa Lydia. Kemudian, perak dimurnikan dan dibuat koin dalam bentuk murninya. Banyak bangsa menggunakan perak sebagai basis nilai moneternya. Pada abad modern, perak bulion mempunyai kode mata uang ISO XAG. Nama pound sterling (£) mencerminkan fakta bahwa itu awalnya mewakili nilai satu pound berat menara perak sterling (sterling silver); sejarah mata uang lainnya, seperti livre Prancis, memiliki etimologi serupa. Selama abad ke-19, bimetalisme yang tersebar luas di sebagian besar negara dikacaukan oleh penemuan deposit perak yang besar di Amerika; khawatir akan anjloknya nilai perak dan akhirnya mata uang mereka, sebagian besar negara telah beralih ke standar emas pada tahun 1900. Dalam beberapa bahasa, termasuk Sanskerta, Spanyol, Prancis, dan Ibrani, istilah perak dapat berarti uang.

Abad ke-20 adalah saksi gerakan bertahap menuju mata uang fiat, dengan hilangnya hubungan moneter dengan logam mulia di sebagian besar negara setelah dollar Amerika Serikat menggantikan standar emas pada tahun 1971; mata uang terakhir yang didukung oleh emas adalah franc Swiss, yang juga menjadi mata uang fiat murni pada 1 Mei 2000. Selama periode yang sama, perak secara bertahap berhenti digunakan dalam koin yang beredar. Di Inggris Raya standar perak dikurangi dari 0,925 menjadi 0,500 pada tahun 1920. Koin yang semula dibuat dari perak mulai dibuat dari paduan tembaga-nikel pada tahun 1947; koin yang ada tidak ditarik, tetapi berhenti beredar sebagai kandungan perak telah melebihi nilai nominal. Pada tahun 1964 Amerika Serikat menghentikan pencetakan uang receh dan kartal perak; koin perak beredar terakhir kalinya tahun 1970 bernilai setengah dolar dengan kadar perak 40%.[25] Pada tahun 1968 Kanada mencetak koin perak terakhir mereka yang beredar, uang receh dan kartal berkadar perak 50%.

Puncaknya pada abad setelah Perang Saudara di Amerika Serikat, harga perak jauh di bawah nilai nominal koin perak yang beredar, mencapai titik nadirnya sekitar $0,25 per ounce pada tahun 1932.[26] Berdasarkan ukuran ini, koin perak Amerika Serikat efektif merupakan koin fiat sepanjang sejarah mereka. Hingga tahun 1963 harga perak naik di atas ambang $1,29 per ounce, titik di mana kadar perak dalam koin Amerika Serikat pra-1965 adalah sama dengan nilai tertera itu sendiri.[27]

Koin perak masih dicetak di beberapa negara sebagai item memoratif atau koleksi, tetapi tidak diedarkan untuk umum.

Perak digunakan sebagai mata uang oleh beberapa individu, dan merupakan alat pembayaran yang sah di negara bagian Utah, Amerika Serikat.[28] Koin perak dan bulion juga digunakan sebagai investasi untuk menjaga terhadap inflasi dan devaluasi.

Perhiasan dan peranti perak

Perhiasan dan peralatan perak tradisional terbuat dari perak sterling (perak murni), suatu paduan 92,5% perak dengan 7,5% tembaga. Di AS, hanya paduan berkadar perak halus minimal 0,900 yang dapat dijual sebagai "perak" (oleh karena itu sering distempel 900). Perak sterling (stempel 925) lebih leras daripada perak murni, serta memiliki titik leleh yang lebih rendah () daripada perak atau tembaga murni.[29] Perak Britania merupakan alternatif, standar mutu terdaftar dengan kandungan perak 95,8%, sering digunakan dalam pembuatan alat makan perak dan piring tempa. Dengan penambahan germanium, terbentuklah logam paduan paten perak sterling Argentium, dengan peningkatan sifat antara lain ketahanan terhadap firescale

Perhiasan perak sterling sering diselubungi dengan lapisan tipis perak murni 0,999 untuk memperoleh kilau. Proses ini disebut "pengilasan" (). Perhiasan perak dapat juga dilapisi dengan rodium (agar lebih cerah dan berkilau) atau emas (untuk membuat emas perak (silver gilt))

Perak adalah komponen dalam hampir semua logam paduan emas yang berwarna dan solder emas, sehingga paduan memiliki warna lebih pucat dan kekerasan lebih besar.[30] Emas putih 9 karat mengandung 62,5% perak dan 37,5% emas, sementara emas 22 karat menandung emas minimal 91,7% emas dan 8,3% perak atau tembaga atau logam lain.[31]

Secara historis, pelatihan dan organisasi serikat pandai emas termasuk pandai perak, dan kedua kelompok perajin ini masih tumpangsuh hingga sekarang. Tidak seperti pandai besi, pandai perak tidak membentuk logam saat membara, tetapi bekerja pada temperatur kamar dan melakukan paluan-paluan lembut. Esensi pandai perak adalah meratakan sekeping logam dan mengubahnya menjadi objek-objek yang bermanfaat menggunakan palu dan peralatan sederhana lain yang berbeda-beda.[32]

Meski secara prinsip memiliki spesialisasi dan berkarya menggunakan perak, mereka juga bekerja dengan logam lain seperti: emas, tembaga, baja, dan kuningan. Mereka membuat perhiasan, peranti perak, peranti perang, vas, dan benda-benda artistik lainnya. Oleh karena perak adalah logam yang mudah dibentuk, pandai perak memiliki banyak pilihan karya untuk logam ini. Secara historis, sebagian besar pandai perak juga merupakan pandai emas, sehingga biasanya bernaung di bawah serikat pekerja yang sama. Dalam tradisi pandai perak Kanada bagian barat, tidak ada asosiasi pandai perak/emas; tetapi, diawasi melalui lembaga pendidikan yang menjadi sarana pembelajaran profesional bagi komunitas perajin.[33]

Secara tradisional, pandai perak umumnya membuat "peranti perak" (peralatan makan, peranti meja, mangkuk, tempat lilin dan semacamnya). Peranti meja perak hasil pekerjaan tangan saat ini jauh kurang padat daripada sebelumnya.

Di Indonesia terdapat banyak sentra industri perak, dari Sabang sampai Merauke, antara lain Koto Gadang-Sumatera Barat, Kotagede di D.I Yogyakarta, Bangil di Jawa Timur dan Celuk di Bali. Tiap daerah memiliki keunikan tersendiri.[34]

Energi surya

Perak digunakan pada pabrikasi kristal panel surya.[35] Perak juga digunakan dalam sel surya plasmonik. Sebanyak 100 juta ounces perak diproyeksikan untuk digunakan dalam energi surya pada tahun 2015.[36]

Perak merupakan pilihan lapisan reflektor untuk konsentrasi tenaga surya.[37] Pada tahun 2009, para ilmuwan dari National Renewable Energy Laboratory (NREL) dan SkyFuel membentuk team untuk menggambarkan lembaran logam besar melengkung yang berpotensi 30% lebih murah daripada pengumpul konsentrasi tenaga surya terbaik saat ini dengan cara mengganti model berbasis kaca dengan lembaran polimer perak yang memiliki kinerja yang sama seperti cermin kaca yang berat, tetapi jauh lebih ringan dari segi biaya maupun bobot. Selain itu, ini juga jauh lebih mudah dipasang dan diinstal. Lapisan mengkilap menggunakan beberapa lapis polimer, dengan lapisan dalam adalah perak murni.

Penyejuk udara

Pada tahun 2014 para ilmuwan menemukan sebuah panel seperti cermin yang, juga dipasang pada gedung, bertindak layaknya sebuah penyejuk udara.[38] Cermin itu terbuat dari beberapa lapisan logam berbentuk wafer tipis. Lapisan pertama adalah perak, bahan paling memantul di muka Bumi. Pada bagian puncak dari lapisan berseling ini adalah silikon dioksida dan hafnium oksida. Lapisan ini meningkatkan reflektivitas, tetapi juga mengubah cermin menjadi radiator termal.

Pemurnian air

Perak digunakan dalam pemurni air. Ia mencegah bakteri dan alga tumbuh di dalam filter. Aksi katalitik perak, bekerja sama dengan oksigen, mensanitasi air dan menghilangkan kebutuhan klorin. Ion perak juga ditambahkan ke dalam sistem pemurnian air di rumah sakit, sistem air komunitas, kolam renang dan spa, menggantikan klorin.[39]

Kedokteran gigi

Perak dapat dibuat alloy dengan raksa pada suhu ruang untuk membuat amalgam yang banyak digunakan untuk penambal gigi. Untuk membuat amalgam gigi, campuran bubuk perak dan logam lain seperti timah dan emas dicampur dengan raksa untuk membuat pasta keras yang dapat disesuaikan dengan bentuk lubang gigi. Amalgam gigi mulai mengeras dalam hitungan menit, dan keras permanen dalam beberapa jam.

Fotografi dan elektronika

Penggunaan perak dalam fotografi, dalam bentuk perak nitrat dan halida perak, telah menurun drastis karena permintaan konsumen atas film berwarna lebih rendah akibat munculnya teknologi digital. Dari kebutuhan puncak dunia atas perak pada tahun 1999 (267.000.000 troy ounce atau 8.304,6 metrik ton) pasar telah berkontraksi hampir 70% pada tahun 2013.[40]

Beberapa produk listrik dan elektronik menggunakan perak untuk keunggulan konduktivitasnya, sekalipun ketika berkarat. Contoh utama untuk ini adalah dalam konektor RF. Kenaikan konduktivitas juga menguntungkan dalam rekayasa RF untuk VHF dan frekuensi-frekuensi yang lebih tinggi, di mana kinduktor sering tidak dapat ditingkatkan 6%, karena kebutuhan tuning, musalnya filter rongga (cavity filter). Sebagai tambahan contoh, PCB dan antena RFID dapat dibuat menggunakan cat perak,[41][42] dan papan ketik (keyboard) menggunakan kontak listrik perak. Perak kadmium oksida digunakan dalam stop kontak tegangan tinggi karena dapat menahan pembusuran.

Beberapa produsen memproduksi kabel konektor audio, kabel speaker, dan kabel listrik menggunakan konduktor perak, yang memiliki konduktivitas 6% lebih tinggi daripada kawat tembaga biasa dengan dimensi identik, tetapi harganya jauh lebih tinggi. Meskipun masih diperdebatkan, banyak penggemar hi-fi percaya kawat perak meningkatkan kualitas suara.

Perangkat kecil, seperti alat bantu dengar dan arloji, biasa menggunakan baterai perak oksida karena umurnya yang panjang dan rasio energi terhadap berat yang tinggi. Penggunaan lain adalah baterai perak-seng dan perak-kadmium berkapasitas tinggi.

Dalam Perang Dunia II, terdapat kekurangan tembaga dan perak yang dipinjam dari Departemen Keuangan Amerika Serikat untuk gulungan listrik selama memproduksi beberapa fasilitas termasuk yang digunakan dalam Proyek Manhattan; lihat di bawah Sejarah, Perang Dunia II.

Salut kaca

Cermin teleksopik

Cermin dalam hampir semua teleskop refleksi menggunakan salut aluminium vakum.[43] Namun teleskop inframerah atau termal menggunakan cermin bersalut perak karena kemampuan perak merefleksikan beberapa jenis radiasi inframerah lebih efektif daripada aluminium, sama baiknya dengan kemampuan perak mereduksi jumlah radiasi aktual yang diemisikan dari cermin (emisivitas termalnya).[44]

Perak, sebagai lapisan pelindung atau peningkat kinerja, dianggap sebagai penyalut logam generasi selanjutnya untuk cermin teleskop reflektif.[45]

Jendela

Dengan menggunakan suatu proses yang disebut pembersitan (), perak, bersama dengan lapisan transparan optik lainnya, diaplikasikan pada gelas, menciptakan salut beremisivitas rendah yang digunakan dalam glazur isolasi berkinerja tinggi. Jumlah perak yang digunakan per jendela relatif kecil karena tebal lapisan perak hanya 10–15 nanometer.[46] Namun, jumlah kaca bersalut perak yang diproduksi di seluruh dunia sekitar seratus juta meter persegi per tahun, memicu konsumsi perak menjadi 10 meter kubik atau 100 metrik ton per tahun. Warna perak yang terlihat pada kaca arsitektur dan jendela berwarna pada kendaraan diproduksi menggunakan pembersitan krom, baja nirkarat atau logam paduan lainnya.

Lembaran poliester bersalut perak, yang digunakan untuk jendela retrofit, merupakan metode populer lainnya untuk mengurangi transmisi cahaya.[47]

Aplikasi industri dan komersial lainnya

Perak dan alloy perak digunakan dalam konstruksi banyak jenis alat musik tiup bermutu tinggi.[48] Flute, terutama, umumnya terbuat dari alloy perak atau berlapis perak, baik untuk penampilan maupun memanfaatkan sifat friksi permukaan perak. Alat musik tiup kuningan, seperti trompet dan bariton, juga umum dilapisi perak.[49]

Sifat katalitik perak menjadikannya ideal untuk digunakan sebagai katalis dalam reaksi oksidasi, misalnya, produksi formaldehida dari metanol dan udara dengan adanya lapisan perak atau kristalit yang mengandung perak minimum 99,95 persen berat. Perak (dalam kondisi yang sesuai) mungkin satu-satunya katalis yang tersedia saat ini untuk mengubah etilena menjadi etilena oksida (–O–) dalam sintesis etilena glikol, yang digunakan untuk pembuatan poliester dan polietilena tereftalat. Ini juga digunakan dalam Uji Oddy untuk mendeteksi senyawa belerang tereduksi dan karbonil sulfida.

Oleh karena perak mudah menyerap neutron bebas, ia banyak digunakan untuk membuat batang pengendali untuk mengatur reaksi fisi nuklir dalam reaktor nuklir air bertekanan, umumnya dalam bentuk alloy yang mengandung 80% perak, 15% indium, dan 5% kadmium.

Perak digunakan untuk membuat solder dan aloy kuningan dan sebagai lapisan tipis pada permukaan dapra (bearing) yang dapat memberikan kenaikan signifikan pada ketahanan gesekan dan mengurangi beban pada pekerjaan berat, terutama terhadap baja.

Biologi

Pewarna perak digunakan dalam biologi untuk meningkatkan kontras dan penampakan sel dan organel dalam mikroskopi. Camillo Golgi menggunakan pewarna perak untuk mempelajari sel sistem saraf dan badan Golgi.[50] Pewarna perak digunakan u ntuk mewarnai protein dalam elektroforesis gel dan gel poliakrilamida, baik sebagai pewarna utama atau untuk meningkatkan visibilitas dan kontras warna koloid emas.[51] Ragi yang berbeda dari tambang emas Brazil, bebas mengalami bioakumulasi dan membentuk kompleks dengan ion perak. Sampel fungi Aspergillus niger ditemukan tumbuh dalam larutan penambangan emas; dan ditemukan mengandung kompleks sianologam; seperti emas, perak, tembaga, besi dan seng. Fungi juga memainkan peran dalam keterlarutan sulfida logam berat.[52]

Bidang kedokteran

Perak dalam bidang kedokteran mencakup penggunaannya sebagai asuhan luka (wound dressing), dan fungsinya sebagai penyalut antibiotika untuk peralatan medis. Asuhan luka mengandung perak sulfadiazin atau perak nanomaterial yang dapat digunakan dalam penanganan infeksi. Perak juga digunakan dalam beberapa aplikasi medis, seperti kateter uriner dan pipa pernapasan endotrakea, yang beberapa bukti menunjukkan bahwa ini efektif dalam mengurangi infeksi saluran kencing yang berhubungan dengan kateter dan pneumonia akibat ventilator.[53][54] Ion perak () adalah bioaktif dan dalam konsentrasi yang memadai dapat membunuh bakteri in vitro. Perak dan perak nanopartikel digunakan sebagai antimikroba dalam berbagai industri, aplikasi kesehatan dan domestik.[55]

Investasi

Koin perak dan bulion digunakan untuk investasi. Berbagai macam investasi perak dapat dilakukan pada pasar saham, termasuk saham tambang atau perak mengalir, atau exchange-traded fund yang didukung perak.[56]

Busana

Perak mencegah pertumbuhan bakteri dan fungi pada busana, seperti kaus kaki, sehingga kadang-kadang ditambahkan untuk mengurangi bau dan risiko infeksi bakteri dan fungi. Ia dimasukkan ke dalam busana atau sepatu baik dengan cara mengintegrasikan perak nanopartikel ke dalam polimer benang dari awal pembuatan benang atau dengan menyalut benang menggunakan perak.[57][58] Kehilangan perak selama pencucian beragam antar teknologi tekstil, dan pengaruhnya pada lingkungan belum diketahui secara pasti.[59][60]

Sejarah

Perak telah digunakan selama ratusan tahun untuk ornamen dan perabot, perdagangan, dan sebagai dasar sistem moneter. Nilainya sebagai logam berharga (precious metal)[61] telah lama diakui hanya kalah dengan emas. Istilah silver muncul dalam bahasa Anglo-Saxon dengan ejaan yang beragam, seperti seolfor and siolfor. Bentuk serupa tampak juga dalam bahasa Jerman (bandingkan dengan bahasa Jerman kuno) silabar dan silbir). Simbol kimia Ag berasal dari bahasa Latin untuk "perak", argentum (bandingkan dengan Yunani kuno ἄργυρος, árgyros), dari akar Proto-Indo-Eropa *h₂erǵ- (sebelumnya direkonstruksi sebagai *arǵ-), yang berarti "putih" atau "berkilau". Perak telah dikenal sejak zaman dahulu; ia disebut dalam Kitab Kejadian. Tumpukan terak yang ditemukan di Asia Minor dan di kepulauan Laut Aegean mengindikasikan bahwa pernah ada usaha memisahkan perak dari timbal pada awal milenium ke-4 SM menggunakan penambangan permukaan.[62] Salah satu pusat ekstraksi perak pertama di Eropa adalah Sardinia pada awal era Kalkolitik.[63]

Kestabilan mata uang Romawi bersandar pada kehandalan pasokan perak bulion, yang dihasilkan oleh penambang Romawi yang skalanya tak tertandingi pada era sebelum penemuan Dunia Baru. Pada masa produksi puncak 200 ton per tahun, diperkirakan stok perak beredar sebesar 10.000 ton dalam era perekonomi Romawi pada pertengahan abad ke-2 setelah masehi, lima hingga sepuluh kali lebih besar daripada gabungan total perak tersedia di Eropa abad pertengahan dan Kekhalifahan sekitar tahun 800 setelah masehi.[64][65] Pejabat keuangan Kekaisaran Romawi khawatir kekurangan perak untuk membayar sutera dari Sinica (China) yang sangat diminati.

Tambang perak dibangun di Laureion selama tahun 483 SM.[66]


Sepanjang sejarahnya, Kekaisaran China menggunakan perak sebagai alat tukar utamanya. Pada abad ke-19, ancaman terhadap neraca pembayaran Inggris Raya dari pedagang Cina yang menuntut pembayaran dalam bentuk perak untuk ditukar dengan teh, sutera, dan porselen menyebabkan Perang Opium karena Inggris harus menemukan cara untuk mengatasi ketidakseimbangan pembayaran, dan mereka memutuskan untuk melakukannya dengan menjual opium yang diproduksi di koloni mereka British India ke Cina.[67]

Islam mengizinkan pria Muslim mengenakan cincin perak pada jari kelingking tangan manapun.[68] Nabi Muhammad mengenakan cincin stempel perak.[69]

Di benua Amerika, teknologi kupelasi () perak-timbal temperatur tinggi dikembangkan oleh peradaban pra-Inca pada awal 60–120 setelah masehi.[70]

Perang Dunia II

Selama Perang Dunia II, krisis tembaga menyebabkan perannya digantikan oleh perak dalam aplikasi industri. Pemerintah Amerika Serikat meminjamkan perak dari cadangan besar yang terletak di kubah West Point untuk berbagai pengguna industri. Salah satu penggunaan yang sangat penting adalah untuk pendistribusi daya listrik pada pabrik aluminium baru yang dibutuhkan untuk membuat pesawat terbang. Selama perang, banyak konektor listrik dan stop kontak berlapis perak. Penggunaan lain adalah batang induk bantalan pesawat dan berbagai jenis bantalan lain. Sejak perak dapat menggantikan timah untuk penyolderan pada volume rendah, sejumlah besar timah dibebaskan untuk keperluan lain dengan menggantikan perak pemerintah. Perak juga digunakan sebagai reflektor pada lampu sorot dan berbagai jenis lampu. Perak digunakan dalam uang receh selama perang untuk menyelamatkan logam tersebut yang digunakan dalam baja paduan.[71]

Proyek Manhattan untuk mengembangkan bom atom menggunakan sekitar 14.700 ton perak pinjaman dari Departemen Keuangan Amerika Serikat untuk gulungan kalutron yang digunaka dalam proses pemisahan elektromagnetik di Kompleks Keamanan Nasional Y-12 di Laboratorium Nasional Oak. "Jalur pacu" oval memiliki distributor daya listrik yang terbuat dari perak dengan penampang satu kaki persegi.[72] Setelah perang usai, perak dikembalikan ke gudangnya.[73]

Keberadaan dan ekstraksi

Perak ditemukan dalam bentuk asli, sebagai paduan dengan emas (elektrum), dan dalam bijih yang mengandung belerang, arsen, antimon atau klorin. Bijihnya termasuk argentit (), klorargirit (), yang mencakup perak tanduk, dan pirargirit (). Sumber utama perak adalah bijih tembaga, tembaga-nikel, timah, dan timbal-seng yang diperoleh dari Peru, Bolivia, Meksiko, China, Australia, Chile, Polandia dan Serbia.[74] Peru, Bolivia dan Meksiko telah menambang perak sejak 1546, dan masih merupakan produsen utama dunia. Tambang perak teratas adalah Cannington (Australia), Fresnillo (Mexico), San Cristobal (Bolivia), Antamina (Peru), Rudna (Polandia), dan tambang polimetal Peñasquito (Meksiko).[75] Proyek pengembangan tambang dalam waktu dekat tahun 2015 adalah Pascua Lama (Chile), Navidad (Argentina), Jaunicipio (Meksiko), Malku Khota (Bolivia),[76] dan Hackett River (Kanada).[77] Di Asia Tengah, Tajikistan dikenal memiliki beberapa deposit perak terbesar di dunia.[78]

Produksi utama logam ini sebagai produk sampingan dari pemurnian elektrolit tembaga, emas, nikel, dan penyulingan seng, dan dengan aplikasi proses Parkes logam timah yang diperoleh dari bijih timah yang mengandung sejumlah kecil perak. Perak kelas komersial yang baik memiliki kemurnian setidaknya 99,9%, dan tersedia juga kemurnian yang lebih besar dari 99,999%. Pada tahun 2014, Meksiko adalah produsen utama perak (5.000 ton atau 18,7% dari total produksi dunia 26.800 T), diikuti oleh China (4.060 T) dan Peru (3.780 T).[79]

Dengan produksi konstan sebesar 278,78 ribu kilogram, maka cadangan perak di Indonesia masih dapat dieksploitasi hingga lebih dari 50 tahun lagi. Indonesia sendiri merupakan salah satu produsen perak terbesar dunia yang menyediakan 0,93% dari total produksi perak dunia. Sebagai produk sampingan dari penambangan emas, maka daerah penambangan emas pun menjadi sentra produksi perak di Indonesia. Beberapa daerah penghasil tersebut antara lain: Bengkalis (Sumatra), Bolaang Mangondow (Sulawesi Utara); Cikotok (Jawa Barat); Logas (Riau); Meulaboh (Aceh); Rejang Lebong (Bengkulu). Selain itu perak juga terdapat di Lampung, Jambi, Kalimantan Barat, Papua, Kalimantan Timur, Sumatera Utara (Martabe).[80]

Harga

Per 12 Maret 2016, harga perak adalah US$483,91 per kilogram (US$15,61 per troy ounce[81]). Ini sama dengan kira-kira harga emas. Rasio ini bervariasi dari hingga dalam kurun waktu 100 tahun.[82][83] Harga perak bulion fisik lebih tinggi daripada harga kertas, dengan premi meningkat saat permintaan tinggi dan terjadi kekurangan lokal.[84]

Pada tahun 1980, harga perak mencapai puncaknya dalam era modern yaitu US$49,45 per troy ounce (ozt) akibat manipulasi pasar oleh Nelson Bunker Hunt dan Herbert Hunt (). Setelah Kamis Perak, harga kembali menjadi $10/oz troy.[85] Dari tahun 2001 hingga 2010, harga perak bergerak dari $4,37 hingga $20,19 (rata-rata, London, US$/oz).[86] Menurut Silver Institute, peningkatan tajam harga perak baru-baru ini berasal dari kenaikan minat investor dan peningkatan permintaan pabrikasi.[87] Pada akhir April 2011, harga perak mencapai rekor tertinggi sepanjang masa $49,76/ozt.

Di masa sebelumnya, perak telah memiliki harga jauh lebih tinggi. Pada awal abad ke-15, harga perak diperkirakan telah melampaui $1.200 per ounce, berdasarkan nilai dolar tahun 2011.[88] Penemuan deposit perak yang besar di Dunia Baru pada abad-abad berikutnya telah dinyatakan sebagai penyebab anjloknya harga secara drastis.


Konsumsi dan paparan pada manusia

Tidak diketahui peran biologis alami perak pada manusia, dan kemungkinan pengaruh terhadap kesehatan masih berupa subjek perdebatan.[89] Perak sendiri tidak bersifat toksik pada manusia, tetapi sebagian besar garam perak beracun. Dalam dosis besar, perak dan senyawanya dapat diserap ke dalam sistem peredaran darah dan disimpan di berbagai jaringan tubuh, menyebabkan argiria, yang menghasilkan pigmentasi biru keabu-abuan pada kulit, mata, dan membran mukosa. Argyria jarang ditemukan, dan meskipun, sejauh yang diketahui, kondisi ini tidak dinyatakan membahayakan kesehatan seseorang, tetapi menyebabkan kelainan dan biasanya permanen. Argiria ringan kadang-kadang keliru dengan sianosis.[90]

Pemantauan paparan

Paparan perak berlebih dapat terjadi pada pekerja di industri metalurgi, orang yang mengonsumsi suplemen yang mengandung perak diet, pasien yang telah menerima pengobatan sulfadiazin perak, dan individu yang sengaja atau tidak sengaja menelan garam perak. Konsentrasi perak secara keseluruhan pada darah, plasma, serum, atau urin dapat diukur untuk memantau keselamatan pada pekerja yang terpapar, memastikan diagnosis pada korban keracunan potensial, atau untuk membantu penyelidikan forensik dalam kasus overdosis fatal.[91]

Penggunaan dalam pangan

Perak digunakan sebagai pewarna makanan dengan E174; artinya disetujui penggunaannya di negara-negara Uni Eropa.[92]

Hidangan tradisional India kadang-kadang menggunakan dekorasi lembaran perak yang dikenal sebagai vark,[93] dan dalam berbagai budaya, perak dragée digunakan untuk menghias cake, cookies, dan makanan penutup (dessert) lainnya.[94]

Kesehatan dan keselamatan kerja

Orang bisa terpapar perak di tempat kerja melalui pernapasan, menelan, kontak kulit, dan kontak mata. Administrasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Occupational Safety and Health Administration, OSHA) telah menetapkan batas hukum (batas paparan diizinkan) untuk paparan perak di tempat kerja 0,01 mg/m3 dalam 8 jam kerja. Lembaga Nasional untuk Keselamatan dan Kesehatan (National Institute for Occupational Safety and Health, NIOSH) telah menetapkan batas paparan yang direkomendasikan (Recommended exposure limit, REL) 0,01 mg/m3 per 8 jam kerja. Pada tingkat 10 mg/m3, perak berbahaya bagi kehidupan dan kesehatan.[95]

Menurut SNI 19-0232-2005 paparan maksimal di udara pada lokasi kerja untuk perak logam adalah 0,1 mg/m3 dan persenyawaan terlarut sebagai Ag sebesar 0,01 mg/m3.[96]

Lihat juga

Pranala luar

Referensi

  1. C. J. Hansen. Silver Stars. Proceedings of the International Astronomical Union. 2010. Vol. 5. hlm. 67. doi:10.1017/S1743921310000207.
  2. Alex Austin. The Craft of Silversmithing: Techniques, Projects, Inspiration. Sterling Publishing Company, Inc. 2007. hlm. 43. ISBN 1600591310.
  3. H. W. Edwards. Reflectivity of evaporated silver films. Physical Review. 1936. Vol. 9 (9). hlm. 871. doi:10.1103/PhysRev.50.871.
  4. Silver vs. Aluminum. Gemini Observatory.
  5. C. R. Hammond. The Elements, in Handbook of Chemistry and Physics. CRC press. 2004. ISBN 0-8493-0485-7.
  6. Kenneth D. Nichols. The Road to Trinity. Morrow. 1987. hlm. 42. ISBN 0-688-06910-X.
  7. Howard Young. Eastman at Oak Ridge During World War II. 11 September 2002.
  8. H. Oman. Not invented here? Check your history. Aerospace and Electronic Systems Magazine. 1992. Vol. 7 (1). hlm. 51–53. doi:10.1109/62.127132.
  9. C. R. Hammond. The Elements, in Handbook of Chemistry and Physics. CRC press. 2004. ISBN 0-8493-0485-7.
  10. C. R. Hammond. The Elements, in Handbook of Chemistry and Physics. CRC press. 2004. ISBN 0-8493-0485-7.
  11. Sebastian Riedel. The highest oxidation states of the transition metal elements. Coordination Chemistry Reviews. 2009. Vol. 253 (5–6). hlm. 606–624. doi:10.1016/j.ccr.2008.07.014.
  12. Atomic Weights of the Elements 2007 (IUPAC).
  13. Atomic Weights and Isotopic Compositions for All Elements (NIST).
  14. Atomic Weights and Isotopic Compositions for Silver (NIST).
  15. William R. Kelly. Evidence for the existence of 107 Pd in the early solar system. Geophysical Research Letters. 1978. Vol. 5 (12). hlm. 1079–1082. doi:10.1029/GL005i012p01079.
  16. Sara S. Russell. Origin of Short-Lived Radionuclides. Philosophical Transactions of the Royal Society A. 2001. Vol. 359 (1787). hlm. 1991–2004. doi:10.1098/rsta.2001.0893.
  17. C. R. Hammond. The Elements, in Handbook of Chemistry and Physics. CRC press. 2004. ISBN 0-8493-0485-7.
  18. Hans I. Bjelkhagen. Silver-halide recording materials: for holography and their processing. Springer. 1995. hlm. 156–166. ISBN 3-540-58619-9.
  19. Rudolf Meyer. Explosives. Wiley–VCH. 2007. hlm. 284. ISBN 3-527-31656-6.
  20. Hans I. Bjelkhagen. Silver-halide recording materials: for holography and their processing. Springer. 1995. hlm. 156–166. ISBN 3-540-58619-9.
  21. Hans I. Bjelkhagen. Silver-halide recording materials: for holography and their processing. Springer. 1995. hlm. 156–166. ISBN 3-540-58619-9.
  22. A. Earnshaw. Chemistry of the Elements. Elsevier. 1997. hlm. 903. ISBN 9780080501093.
  23. "Silver Artifacts" in Corrosion - Artifacts. NACE Resource Center
  24. A Riot of Effects; Kilnforming. Bullseyeglass.com. 3 February 2011.
  25. US Half Dollar Timeline. Metallicoin. metallicoin.com.
  26. Daniela Pylypczak-Wasylyszyn. The Historical Value of Silver: A 2000-Year Overview. CommodityHQ.com.
  27. Silver Price History 1960-1965 - The Silver Institute.
  28. William Yardley. Utah Law Makes Coins Worth Their Weight in Gold (or Silver). The New York Times. 29 May 2011.
  29. C. R. Hammond. The Elements, in Handbook of Chemistry and Physics. CRC press. 2004. ISBN 0-8493-0485-7.
  30. Gold Jewellery Alloys: Utilise Gold. Scientific, industrial and medical applications, products ,suppliers from the World Gold Council. Utilisegold.com. 20 January 2000.
  31. Gold Jewellery Alloys: Utilise Gold. Scientific, industrial and medical applications, products ,suppliers from the World Gold Council. Utilisegold.com. 20 January 2000.
  32. Chambers Search Chambers.
  33. McRae, Kelly. Trade Secrets. Western Horseman Magazine.
  34. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  35. Allen Sykora. Rising Solar-Panel Generation Means Increasing Industrial Demand For Silver. Kitco News. 2010.
  36. Silver in Windows and Glass – The Silver Institute. 2014-07-20.
  37. D. A. Jaworske. Reflectivity of silver and silver-coated substrates from 25 °C to 800 °C (for solar collectors). Energy Conversion Engineering Conference, 1997. IECEC-97., Proceedings of the 32nd Intersociety. 1997. Vol. 1. hlm. 407. doi:10.1109/IECEC.1997.659223. ISBN 0-7803-4515-0.
  38. Mirrors could replace air conditioning by beaming heat into space. The Guardian.
  39. Silver in Windows and Glass – The Silver Institute. 2014-07-20.
  40. A Big Source of Silver Bullion Demand Has Disappeared. BullionVault.
  41. C. R. Hammond. The Elements, in Handbook of Chemistry and Physics. CRC press. 2004. ISBN 0-8493-0485-7.
  42. Pavel V. Nikitin. 2005 IEEE Antennas and Propagation Society International Symposium. 2005. Vol. 2B. hlm. 353. doi:10.1109/APS.2005.1552015. ISBN 0-7803-8883-6.
  43. Wilson, Ray N. Reflecting Telescope Optics: Basic design theory and its historical development. Springer. 2004. hlm. 15, 241. ISBN 3-540-40106-7.
  44. Gemini Mirror is First With Silver Lining. Gemini Observatory.
  45. Todd Wilson. Reflecting Telescope Optics I: Basic Design Theory and its Historical Development. Springer Science & Business Media. 2007.
  46. Russ Hill. Coated Glass Applications and Markets. BOC Coating Technology. 1999. hlm. 1–4. ISBN 0-914289-01-2.
  47. Silver in Windows and Glass – The Silver Institute. 2014-07-20.
  48. Thomas D. Rossing. The physics of musical instruments. Springer. 1998. hlm. 728–732. ISBN 0-387-98374-0.
  49. Arnold Meyers. Musical instruments: history, technology, and performance of instruments of western music. Oxford University Press. 2004. hlm. 132. ISBN 0-19-816504-8.
  50. C. Golgi. Sulla struttura della sostanza grigia del cervello. Gazzetta Medica Italiana (Lombardia). 1873. Vol. 33. hlm. 244–246.
  51. C. Oliver. Immunocytochemical Methods and Protocols. 1994. Vol. 34. hlm. 211–216. doi:10.1385/0-89603285-X:211. ISBN 978-0-89603-285-9.
  52. Harbhajan Singh. Mycoremediation: Fungal Bioremediation. John Wiley & Sons. 2006. hlm. 507–509. ISBN 978-0-470-05058-3.
  53. M. Beattie. Silver alloy vs. Uncoated urinary catheters: A systematic review of the literature. Journal of Clinical Nursing. 2011. Vol. 20 (15–16). hlm. 2098–2108. doi:10.1111/j.1365-2702.2010.03561.x.
  54. L Bouadma. Ventilator-associated pneumonia and its prevention. Current opinion in infectious diseases. August 2012. Vol. 25 (4). hlm. 395–404. doi:10.1097/QCO.0b013e328355a835.
  55. Jean-Yves Maillard. Silver as an antimicrobial: Facts and gaps in knowledge. Critical Reviews in Microbiology. 2012. Vol. 39. hlm. 1. doi:10.3109/1040841X.2012.713323.
  56. Tatyana Shumsky for the Wall Street Journal. Nov 12, 2014 Want to invest in silver? Read this first
  57. Alan B. G. Lansdown. Silver in Healthcare: Its Antimicrobial Efficacy and Safety in Use. Royal Society of Chemistry. 2010. hlm. 159. ISBN 1-84973-006-7.
  58. Sophie Duquesne. Multifunctional barriers for flexible structure: textile, leather, and paper. 2007. hlm. 26. ISBN 3-540-71917-2.
  59. L. Geranio. The Behavior of Silver Nanotextiles during Washing. Environmental Science & Technology. 2009. Vol. 43 (21). hlm. 8113–8118. doi:10.1021/es9018332.
  60. Washing nanotextiles: can nanosilver escape from clothes?, European Commission, 17 December 2009
  61. Digunakan istilah logam berharga yang mencerminkan nilai ekonomi untuk membedakan dengan logam mulia (noble metal) yang lebih mencerminkan sifat inertnya.
  62. C. R. Hammond. The Elements, in Handbook of Chemistry and Physics. CRC press. 2004. ISBN 0-8493-0485-7.
  63. Maria Grazia Melis. Silver in Neolithic and Eneolithic Sardinia, in H. Meller/R. Risch/E. Pernicka (eds.), Metalle der Macht – Frühes Gold und Silber. 6. Mitteldeutscher Archäologentag vom 17. bis 19. Oktober 2013 in Halle (Saale), Tagungen des Landesmuseums für.
  64. C. C. Patterson. Silver Stocks and Losses in Ancient and Medieval Times. The Economic History Review. 1972. Vol. 25 (2). hlm. 205–235 (216, table 2; 228, table 6). doi:10.1111/j.1468-0289.1972.tb02173.x.
  65. François de Callataÿ. The Greco-Roman Economy in the Super Long-Run: Lead, Copper, and Shipwrecks. Journal of Roman Archaeology. 2005. Vol. 18. hlm. 361–372 (365f.). doi:10.1017/s104775940000742x.
  66. T. Amemiya. Economy and Economics of Ancient Greece. Taylor & Francis. 2007. hlm. 7. ISBN 0203799313.
  67. Matthew White. The Great Big Book of Horrible Things. W. W. Norton. 2012. hlm. 285–286. ISBN 978-0-393-08192-3.
  68. Ahmad Ibn Naqib Al-Misri. Reliance of the Traveller and Tools for the Worshipper. hlm. f17.
  69. Diana Scarisbrick. Historic Rings: Four Thousand Years Of Craftsmanship. Kodansha International. 2004. hlm. 283–. ISBN 978-4-7700-2540-1.
  70. Carol A. Schultze. Direct evidence of 1,900 years of indigenous silver production in the Lake Titicaca Basin of Southern Peru. Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America. Vol. 106 (41). hlm. 17280–17283. doi:10.1073/pnas.0907733106.
  71. Coinflation: 1942–1945 Silver Jefferson Nickel Value.
  72. Richard Rhodes. The Making of the Atomic Bomb. Simon and Schuster. 1986. hlm. 490. ISBN 0671441337.
  73. Isaac Asimov. Building Blocks of the Universe. Abelard-Schuman. 1966.
  74. C. R. Hammond. The Elements, in Handbook of Chemistry and Physics. CRC press. 2004. ISBN 0-8493-0485-7.
  75. CPM Group. CPM Silver Yearbook. Euromoney Books. 2011. hlm. 68. ISBN 978-0-9826741-4-7.
  76. Preliminary Economic Assessment Technical Report 43-101. South American Silver Corp.
  77. CPM Group. CPM Silver Yearbook. Euromoney Books. 2011. hlm. 68. ISBN 978-0-9826741-4-7.
  78. Why Are Kyrgyzstan and Tajikistan So Split on Foreign Mining?. EurasiaNet.org. 7 August 2013.
  79. Henry E. Hilliard. USGS Minerals Information: Silver.
  80. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  81. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  82. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  83. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  84. Will Precious Metal Premiums One Day Trump the Spot Price?. International Business Times. 18 May 2012.
  85. Mitchel Y Abolafia. Enacting Market Crisis: The Social Construction of a Speculative Bubble. Administrative Science Quarterly. 1988. Vol. 33 (2). hlm. 177–193. doi:10.2307/2393054.
  86. World Silver Survey 2011. The Silver Institute and GFMS Limited. 2011. hlm. 8.
  87. World Silver Survey 2011. The Silver Institute and GFMS Limited. 2011. hlm. 8.
  88. . Goldinfo.net. Retrieved 2 May 2011.
  89. Andy Meisler. A Tempest on a Tea Cart. Los Angeles Times. 18 December 2005.
  90. C. R. Hammond. The Elements, in Handbook of Chemistry and Physics. CRC press. 2004. ISBN 0-8493-0485-7.
  91. R. Baselt. Disposition of Toxic Drugs and Chemicals in Man. Biomedical Publications. 2008. hlm. 1429–1431. ISBN 0-9626523-7-7.
  92. A. Martínez-Abad. Evaluation of silver-infused polylactide films for inactivation of Salmonella and feline calicivirus in vitro and on fresh-cut vegetables. International Journal of Food Microbiology. 2013. Vol. 162 (1). hlm. 89–94. doi:10.1016/j.ijfoodmicro.2012.12.024.
  93. Sarita Sarvate. Silver Coating. India Currents. 4 April 2005.
  94. Andy Meisler. A Tempest on a Tea Cart. Los Angeles Times. 18 December 2005.
  95. CDC - NIOSH Pocket Guide to Chemical Hazards - Silver (metal dust and soluble compounds, as Ag). www.cdc.gov.
  96. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29455039 (2026-07-14T00:23:16Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.