Bukti bahwa e irasional: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29217321; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Euler's_formula.svg|thumb|right|280px|Euler's formula]] | |||
[[E (konstanta matematika)|Bilangan <math>e</math>]] diperkenalkan oleh [[Jacob Bernoulli]] pada tahun 1683. Lebih dari setengah abad kemudian, [[Leonhard Euler|Euler]] (yang merupakan murid dari adiknya Jacob, [[Johann Bernoulli|Johann]]) berhasil membuktikan bahwa <math>e</math> adalah [[bilangan irasional]]; yang berarti, bilangan tersebut tidak dapat dinyatakan sebagai [[rasio]] dari dua [[bilangan bulat]]. | [[E (konstanta matematika)|Bilangan <math>e</math>]] diperkenalkan oleh [[Jacob Bernoulli]] pada tahun 1683. Lebih dari setengah abad kemudian, [[Leonhard Euler|Euler]] (yang merupakan murid dari adiknya Jacob, [[Johann Bernoulli|Johann]]) berhasil membuktikan bahwa <math>e</math> adalah [[bilangan irasional]]; yang berarti, bilangan tersebut tidak dapat dinyatakan sebagai [[rasio]] dari dua [[bilangan bulat]]. | ||
== Bukti Euler == | == Bukti Euler == | ||
Euler menulis bukti pertama mengenai keirasionalan <math>e</math> pada tahun 1737 (tetapi tulisannya baru diterbitkan tujuh tahun kemudian). Ia menghitung <math>e</math> sebagai [[pecahan berlanjut]], yaitu | Euler menulis bukti pertama mengenai keirasionalan <math>e</math> pada tahun 1737 (tetapi tulisannya baru diterbitkan tujuh tahun kemudian).<ref>Leonhard Euler. [http://www.math.dartmouth.edu/~euler/docs/originals/E071.pdf De fractionibus continuis dissertatio]. ''Commentarii academiae scientiarum Petropolitanae''. 1744. Vol. 9. hlm. 98–137.</ref><ref>Leonhard Euler. [https://kb.osu.edu/dspace/handle/1811/32133 An essay on continued fractions]. ''Mathematical Systems Theory''. 1985. Vol. 18. hlm. 295–398. doi:10.1007/bf01699475.</ref><ref>C. Edward Sandifer. ''How Euler did it''. Mathematical Association of America. 2007. hlm. 185–190. ISBN 978-0-88385-563-8.</ref> Ia menghitung <math>e</math> sebagai [[pecahan berlanjut]], yaitu | ||
<math display="block">e = \left[ 2; \, 1, \, 2, \, 1, \, 1, \, 4, \, 1, \, 1, \, 6, \, 1, \, 1, \, 8, \, 1, \, 1, \, \ldots, \, 2n, \, 1, \, 1, \, \ldots \right]</math> | <math display="block">e = \left[ 2; \, 1, \, 2, \, 1, \, 1, \, 4, \, 1, \, 1, \, 6, \, 1, \, 1, \, 8, \, 1, \, 1, \, \ldots, \, 2n, \, 1, \, 1, \, \ldots \right]</math> | ||
Terdapat bukti singkat dari kesamaan di atas. Oleh karena pecahan berlanjut ini tidak berhenti dan setiap [[bilangan rasional]] memiliki pecahan berlanjut yang berhenti, maka <math>e</math> merupakan bilangan irasional. Perhatikan bahwa pecahan berlanjut dari <math>e</math> tidak bersifat [[Pecahan berlanjut periodik|periodik]]. Akibatnya, <math>e</math> bukanlah akar dari [[polinomial]] kuadratik dengan koefisien rasional; lebih lanjut, <math>e^2</math> merupakan bilangan irasional. | Terdapat bukti singkat dari kesamaan di atas.<ref>Henry Cohn. ''A short proof of the simple continued fraction expansion of ''e''''. ''The American Mathematical Monthly''. 2006. Vol. 113 (1). hlm. 57–62. doi:10.2307/27641837.</ref> Oleh karena pecahan berlanjut ini tidak berhenti dan setiap [[bilangan rasional]] memiliki pecahan berlanjut yang berhenti, maka <math>e</math> merupakan bilangan irasional. Perhatikan bahwa pecahan berlanjut dari <math>e</math> tidak bersifat [[Pecahan berlanjut periodik|periodik]]. Akibatnya, <math>e</math> bukanlah akar dari [[polinomial]] kuadratik dengan koefisien rasional; lebih lanjut, <math>e^2</math> merupakan bilangan irasional. | ||
== Bukti Fourier == | == Bukti Fourier == | ||
Bukti yang paling terkenal ialah [[pembuktian melalui kontradiksi]] oleh [[Joseph Fourier]], yang didasarkan pada persamaan | Bukti yang paling terkenal ialah [[pembuktian melalui kontradiksi]] oleh [[Joseph Fourier]],<ref>Janot de Stainville. ''Mélanges d'Analyse Algébrique et de Géométrie''. Veuve Courcier. 1815. hlm. 340–341.</ref> yang didasarkan pada persamaan | ||
<math display="block">e = \sum_{n \, = \, 0}^{\infty} \frac{1}{n!}</math> | <math display="block">e = \sum_{n \, = \, 0}^{\infty} \frac{1}{n!}</math> | ||
| Baris 46: | Baris 48: | ||
== Bukti alternatif == | == Bukti alternatif == | ||
Bukti lain dapat diperoleh dengan memperhatikan bahwa | Bukti lain<ref>A. R. G. MacDivitt. ''An elementary proof that ''e'' is irrational''. ''The Mathematical Gazette''. Mathematical Association. 1987. Vol. 71 (457). hlm. 217. doi:10.2307/3616765.</ref> dapat diperoleh dengan memperhatikan bahwa | ||
<math display="block">\begin{align} | <math display="block">\begin{align} | ||
x &= \dfrac{1}{b + 1} + \dfrac{1}{(b + 1)(b + 2)} + \dfrac{1}{(b + 1)(b + 2)(b + 3)} + \dfrac{1}{(b + 1)(b + 2)(b + 3)(b + 4)} + \, \ldots \\ | x &= \dfrac{1}{b + 1} + \dfrac{1}{(b + 1)(b + 2)} + \dfrac{1}{(b + 1)(b + 2)(b + 3)} + \dfrac{1}{(b + 1)(b + 2)(b + 3)(b + 4)} + \, \ldots \\ | ||
| Baris 58: | Baris 60: | ||
== Perumuman == | == Perumuman == | ||
Pada tahun 1840, [[Joseph Liouville|Liouville]] mempublikasikan bukti bahwa <math>e^2</math> merupakan bilangan irasional, disusul dengan bukti bahwa <math>e^2</math> bukanlah akar dari [[polinomial]] derajat dua dengan koefisien rasional. Informasi tersebut mengakibatkan bahwa <math>e^4</math> irasional. Isi buktinya mirip dengan bukti Fourier mengenai keirasionalan <math>e</math>. Pada tahun 1891, [[Adolf Hurwitz|Hurwitz]] menjelaskan bahwa gagasan serupa juga dapat digunakan untuk membuktikan bahwa <math>e</math> bukanlah akar dari polinomial derajat tiga dengan koefisien rasional, yang mengakibatkan bahwa <math>e^3</math> irasional. Secara umum, bilangan <math>e^q</math> merupakan bilangan irasional, untuk sembarang bilangan rasional tak [[0 (angka)|nol]] <math>q</math>. | Pada tahun 1840, [[Joseph Liouville|Liouville]] mempublikasikan bukti bahwa <math>e^2</math> merupakan bilangan irasional,<ref>Joseph Liouville. ''Sur l'irrationalité du nombre ''e'' = 2,718…''. ''Journal de Mathématiques Pures et Appliquées''. 1840. Vol. 5. hlm. 192.</ref> disusul dengan bukti bahwa <math>e^2</math> bukanlah akar dari [[polinomial]] derajat dua dengan koefisien rasional.<ref>Joseph Liouville. ''Addition à la note sur l'irrationnalité du nombre ''e''''. ''Journal de Mathématiques Pures et Appliquées''. 1840. Vol. 5. hlm. 193–194.</ref> Informasi tersebut mengakibatkan bahwa <math>e^4</math> irasional. Isi buktinya mirip dengan bukti Fourier mengenai keirasionalan <math>e</math>. Pada tahun 1891, [[Adolf Hurwitz|Hurwitz]] menjelaskan bahwa gagasan serupa juga dapat digunakan untuk membuktikan bahwa <math>e</math> bukanlah akar dari polinomial derajat tiga dengan koefisien rasional, yang mengakibatkan bahwa <math>e^3</math> irasional.<ref>Adolf Hurwitz. ''Mathematische Werke''. Birkhäuser. 1933. Vol. 2. hlm. 129–133.</ref> Secara umum, bilangan <math>e^q</math> merupakan bilangan irasional, untuk sembarang bilangan rasional tak [[0 (angka)|nol]] <math>q</math>.<ref>Martin Aigner. ''Proofs from THE BOOK''. Springer-Verlag. 1998. hlm. [https://archive.org/details/proofsfrombook0000aign/page/27 27]–36. doi:10.1007/978-3-642-00856-6. ISBN 978-3-642-00855-9.</ref> | ||
Pada tahun 1873, [[Charles Hermite]] membuktikan bahwa <math>e</math> merupakan [[bilangan transendental]], yang berarti bahwa <math>e</math> bukanlah akar dari polinomial dengan koefisien rasional, dan begitu juga dengan bilangan <math>e^{\alpha}</math> untuk setiap [[bilangan aljabar]] tak nol <math>\alpha</math>. | Pada tahun 1873, [[Charles Hermite]] membuktikan bahwa <math>e</math> merupakan [[bilangan transendental]], yang berarti bahwa <math>e</math> bukanlah akar dari polinomial dengan koefisien rasional, dan begitu juga dengan bilangan <math>e^{\alpha}</math> untuk setiap [[bilangan aljabar]] tak nol <math>\alpha</math>.<ref>C. Hermite. ''Sur la fonction exponentielle''. ''Comptes rendus de l'Académie des Sciences de Paris''. 1873. Vol. 77. hlm. 18–24.</ref> | ||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
| Baris 68: | Baris 70: | ||
* [[Bukti bahwa π irasional|Bukti bahwa irasional]] | * [[Bukti bahwa π irasional|Bukti bahwa irasional]] | ||
== | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Bukti+bahwa+e+irasional&oldid=29217321 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29217321 (2026-05-12T01:55:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 24 Agustus 2026 23.09
Bilangan diperkenalkan oleh Jacob Bernoulli pada tahun 1683. Lebih dari setengah abad kemudian, Euler (yang merupakan murid dari adiknya Jacob, Johann) berhasil membuktikan bahwa adalah bilangan irasional; yang berarti, bilangan tersebut tidak dapat dinyatakan sebagai rasio dari dua bilangan bulat.
Bukti Euler
Euler menulis bukti pertama mengenai keirasionalan pada tahun 1737 (tetapi tulisannya baru diterbitkan tujuh tahun kemudian).[1][2][3] Ia menghitung sebagai pecahan berlanjut, yaitu
Terdapat bukti singkat dari kesamaan di atas.[4] Oleh karena pecahan berlanjut ini tidak berhenti dan setiap bilangan rasional memiliki pecahan berlanjut yang berhenti, maka merupakan bilangan irasional. Perhatikan bahwa pecahan berlanjut dari tidak bersifat periodik. Akibatnya, bukanlah akar dari polinomial kuadratik dengan koefisien rasional; lebih lanjut, merupakan bilangan irasional.
Bukti Fourier
Bukti yang paling terkenal ialah pembuktian melalui kontradiksi oleh Joseph Fourier,[5] yang didasarkan pada persamaan
Pada awalnya, diasumsikan sebagai bilangan rasional dengan bentuk . Idenya ialah menganalisis selisih yang diperbesar (pada artikel ini ditulis sebagai ) antara representasi deret dari dengan jumlahan parsial ke-. Dengan memilih faktorial dari sebagai faktor skalanya, pecahan dan jumlahan parsial ke- akan berubah menjadi bilangan bulat, sehingga haruslah bilangan bulat positif. Akan tetapi, kekonvergenan yang cepat dari representasi deretnya mengakibatkan haruslah kurang dari 1. Oleh karena terjadi kontradiksi, maka dapat disimpulkan bahwa merupakan bilangan irasional.
Jika merupakan bilangan rasional, maka terdapat bilangan asli dan sedemikian sehingga . Didefinisikan bilangan
Klaim 1
Akan dibuktikan bahwa . Dengan menggunakan asumsi bahwa , maka didapatkan
Perhatikan bahwa dan merupakan bilangan asli, sehingga merupakan bilangan bulat. Lebih lanjut, setiap pecahan di dalam notasi Sigmanya juga merupakan bilangan bulat, sebab nilai pada setiap sukunya. Akibatnya, dengan asumsi bahwa merupakan bilangan rasional, maka merupakan bilangan bulat.
Klaim 2
Akan dibuktikan bahwa . Pertama, akan ditunjukkan bahwa dengan menggunakan definisi dari beserta representasi deret dari . Perhatikan bahwa sebab setiap suku pada jumlahan di atas bernilai positif.
Selanjutnya, akan dibuktikan bahwa . Perhatikan bahwa Baris keenam diperoleh melalui rumus deret geometrik. Berdasarkan hasil di atas, maka terbukti bahwa .
Berdasarkan kedua uraian sebelumnya, klaim 2 menimbulkan kontradiksi dengan klaim 1. Akibatnya, asumsi di awal (bahwasanya merupakan bilangan rasional) bernilai salah, sehingga terbukti bahwa merupakan bilangan irasional. Q.E.D.
Bukti alternatif
Bukti lain[6] dapat diperoleh dengan memperhatikan bahwa
Hal ini mustahil terjadi, sebab dan merupakan bilangan bulat positif.
Perumuman
Pada tahun 1840, Liouville mempublikasikan bukti bahwa merupakan bilangan irasional,[7] disusul dengan bukti bahwa bukanlah akar dari polinomial derajat dua dengan koefisien rasional.[8] Informasi tersebut mengakibatkan bahwa irasional. Isi buktinya mirip dengan bukti Fourier mengenai keirasionalan . Pada tahun 1891, Hurwitz menjelaskan bahwa gagasan serupa juga dapat digunakan untuk membuktikan bahwa bukanlah akar dari polinomial derajat tiga dengan koefisien rasional, yang mengakibatkan bahwa irasional.[9] Secara umum, bilangan merupakan bilangan irasional, untuk sembarang bilangan rasional tak nol .[10]
Pada tahun 1873, Charles Hermite membuktikan bahwa merupakan bilangan transendental, yang berarti bahwa bukanlah akar dari polinomial dengan koefisien rasional, dan begitu juga dengan bilangan untuk setiap bilangan aljabar tak nol .[11]
Lihat pula
- Karakterisasi fungsi eksponensial
- Bilangan transendental, termasuk bukti bahwa e transendental
- Teorema Lindemann–Weierstrass
- Bukti bahwa irasional
Referensi
- ↑ Leonhard Euler. De fractionibus continuis dissertatio. Commentarii academiae scientiarum Petropolitanae. 1744. Vol. 9. hlm. 98–137.
- ↑ Leonhard Euler. An essay on continued fractions. Mathematical Systems Theory. 1985. Vol. 18. hlm. 295–398. doi:10.1007/bf01699475.
- ↑ C. Edward Sandifer. How Euler did it. Mathematical Association of America. 2007. hlm. 185–190. ISBN 978-0-88385-563-8.
- ↑ Henry Cohn. A short proof of the simple continued fraction expansion of e'. The American Mathematical Monthly. 2006. Vol. 113 (1). hlm. 57–62. doi:10.2307/27641837.
- ↑ Janot de Stainville. Mélanges d'Analyse Algébrique et de Géométrie. Veuve Courcier. 1815. hlm. 340–341.
- ↑ A. R. G. MacDivitt. An elementary proof that e is irrational. The Mathematical Gazette. Mathematical Association. 1987. Vol. 71 (457). hlm. 217. doi:10.2307/3616765.
- ↑ Joseph Liouville. Sur l'irrationalité du nombre e = 2,718…. Journal de Mathématiques Pures et Appliquées. 1840. Vol. 5. hlm. 192.
- ↑ Joseph Liouville. Addition à la note sur l'irrationnalité du nombre e'. Journal de Mathématiques Pures et Appliquées. 1840. Vol. 5. hlm. 193–194.
- ↑ Adolf Hurwitz. Mathematische Werke. Birkhäuser. 1933. Vol. 2. hlm. 129–133.
- ↑ Martin Aigner. Proofs from THE BOOK. Springer-Verlag. 1998. hlm. 27–36. doi:10.1007/978-3-642-00856-6. ISBN 978-3-642-00855-9.
- ↑ C. Hermite. Sur la fonction exponentielle. Comptes rendus de l'Académie des Sciences de Paris. 1873. Vol. 77. hlm. 18–24.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29217321 (2026-05-12T01:55:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.