Lompat ke isi

Teorema Euclid-Euler: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26189355; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
Dalam [[teori bilangan]], '''Teorema Euclid-Euler''' adalah [[teorema]] yang menghubungkan [[bilangan sempurna]] dengan [[bilangan prima Mersenne]]. Teorema tersebut menyatakan bahwa suatu bilangan genap adalah bilangan sempurna [[jika dan hanya jika]] bilangan tersebut memiliki bentuk umum <math>2^{p-1} \left( 2^p - 1 \right)</math>, dengan <math>2^p - 1</math> adalah [[bilangan prima]]. Teorema ini dinamai dari [[Euclid]] dan [[Leonhard Euler]], yang berturut-turut membuktikan aspek "jika" dan "hanya jika" dari teorema ini.
Dalam [[teori bilangan]], '''Teorema Euclid-Euler''' adalah [[teorema]] yang menghubungkan [[bilangan sempurna]] dengan [[bilangan prima Mersenne]]. Teorema tersebut menyatakan bahwa suatu bilangan genap adalah bilangan sempurna [[jika dan hanya jika]] bilangan tersebut memiliki bentuk umum <math>2^{p-1} \left( 2^p - 1 \right)</math>, dengan <math>2^p - 1</math> adalah [[bilangan prima]]. Teorema ini dinamai dari [[Euclid]] dan [[Leonhard Euler]], yang berturut-turut membuktikan aspek "jika" dan "hanya jika" dari teorema ini.


Terdapat [[konjektur]] yang menyatakan bahwa terdapat tak terhingga banyaknya bilangan prima Mersenne. Walaupun kebenaran konjektur tersebut masih belum diketahui, menurut teorema Euclid-Euler, hal tersebut ekuivalen dengan konjektur bahwa terdapat tak terhingga banyaknya bilangan sempurna genap. Namun, tidak diketahui juga apakah terdapat setidaknya satu bilangan sempurna ganjil.
Terdapat [[konjektur]] yang menyatakan bahwa terdapat tak terhingga banyaknya bilangan prima Mersenne. Walaupun kebenaran konjektur tersebut masih belum diketahui, menurut teorema Euclid-Euler, hal tersebut ekuivalen dengan konjektur bahwa terdapat tak terhingga banyaknya bilangan sempurna genap. Namun, tidak diketahui juga apakah terdapat setidaknya satu bilangan sempurna ganjil.<ref>John Stillwell. [https://books.google.com/books?id=V7mxZqjs5yUC&pg=PA40 Mathematics and Its History]. Springer. 2010. hlm. 40. ISBN 978-1-4419-6052-8..</ref>


== Definisi, Pernyataan, dan Contoh ==
== Definisi, Pernyataan, dan Contoh ==
Baris 8: Baris 8:
Suatu bilangan prima disebut bilangan prima Mersenne apabila bilangan tersebut dapat dinyatakan sebagai <math>2^p - 1</math>, dengan <math>p</math> adalah bilangan prima. Perhatikan bahwa tidak semua <math>p</math> akan menghasilkan bilangan prima Mersenne. Misalnya, <math>2^3 - 1 = 7</math> adalah bilangan prima Mersenne, tetapi <math>2^{11} - 1 = 2047 = 23 \cdot 89</math> bukan.
Suatu bilangan prima disebut bilangan prima Mersenne apabila bilangan tersebut dapat dinyatakan sebagai <math>2^p - 1</math>, dengan <math>p</math> adalah bilangan prima. Perhatikan bahwa tidak semua <math>p</math> akan menghasilkan bilangan prima Mersenne. Misalnya, <math>2^3 - 1 = 7</math> adalah bilangan prima Mersenne, tetapi <math>2^{11} - 1 = 2047 = 23 \cdot 89</math> bukan.


Teorema Euclid-Euler menyatakan bahwa suatu bilangan asli genap adalah bilangan sempurna jika dan hanya jika bilangan tersebut memiliki bentuk umum <math>2^{p-1} \cdot M_p</math>, dengan <math>M_p</math> adalah bilangan prima Mersenne. Bilangan sempurna <math>6</math> diperoleh dengan memilih <math>p = 2</math>, sebab <math>M_2 = 2^2 - 1</math> dan <math>2^{2-1} \cdot M_2 = 2 \cdot 3 = 6</math>, dan bilangan prima Mersenne <math>7</math> berkorespondensi (dengan cara serupa) dengan bilangan sempurna <math>28</math>.
Teorema Euclid-Euler menyatakan bahwa suatu bilangan asli genap adalah bilangan sempurna jika dan hanya jika bilangan tersebut memiliki bentuk umum <math>2^{p-1} \cdot M_p</math>, dengan <math>M_p</math> adalah bilangan prima Mersenne.<ref>John Stillwell. [https://books.google.com/books?id=V7mxZqjs5yUC&pg=PA40 Mathematics and Its History]. Springer. 2010. hlm. 40. ISBN 978-1-4419-6052-8..</ref> Bilangan sempurna <math>6</math> diperoleh dengan memilih <math>p = 2</math>, sebab <math>M_2 = 2^2 - 1</math> dan <math>2^{2-1} \cdot M_2 = 2 \cdot 3 = 6</math>, dan bilangan prima Mersenne <math>7</math> berkorespondensi (dengan cara serupa) dengan bilangan sempurna <math>28</math>.


== Bukti ==
== Bukti ==
Bukti Euler tergolong pendek dan mengandalkan fakta bahwa [[fungsi pembagi|fungsi jumlah pembagi]] <math>\sigma</math> bersifat [[fungsi multiplikatif|multiplikatif]]; yaitu, jika <math>a</math> dan <math>b</math> adalah dua bilangan bulat yang [[Koprima (bilangan)|relatif prima]], maka berlaku <math>\sigma (ab) = \sigma (a) \cdot \sigma (b)</math>. Agar rumus ini dapat digunakan, semua bilangan positif yang habis membagi bilangan tersebut harus dijumlahkan, termasuk bilangan itu sendiri. Dengan menggunakan fungsi ini, suatu bilangan asli adalah bilangan sempurna jika dan hanya jika hasil jumlah dari pembaginya bernilai dua kali bilangan tersebut.
Bukti Euler tergolong pendek<ref>John Stillwell. [https://books.google.com/books?id=V7mxZqjs5yUC&pg=PA40 Mathematics and Its History]. Springer. 2010. hlm. 40. ISBN 978-1-4419-6052-8..</ref> dan mengandalkan fakta bahwa [[fungsi pembagi|fungsi jumlah pembagi]] <math>\sigma</math> bersifat [[fungsi multiplikatif|multiplikatif]]; yaitu, jika <math>a</math> dan <math>b</math> adalah dua bilangan bulat yang [[Koprima (bilangan)|relatif prima]], maka berlaku <math>\sigma (ab) = \sigma (a) \cdot \sigma (b)</math>. Agar rumus ini dapat digunakan, semua bilangan positif yang habis membagi bilangan tersebut harus dijumlahkan, termasuk bilangan itu sendiri. Dengan menggunakan fungsi ini, suatu bilangan asli adalah bilangan sempurna jika dan hanya jika hasil jumlah dari pembaginya bernilai dua kali bilangan tersebut.


=== Syarat Cukup ===
=== Syarat Cukup ===
Baris 27: Baris 27:
&= 2N
&= 2N
\end{align}</math>
\end{align}</math>
Akibatnya, bilangan asli <math>N</math> adalah bilangan sempurna.
Akibatnya, bilangan asli <math>N</math> adalah bilangan sempurna.<ref>Larry Gerstein. [https://books.google.com/books?id=qK9y768b1NQC&pg=PA339 Introduction to Mathematical Structures and Proofs]. Springer. 2012. ISBN 978-1-4614-4265-3..</ref><ref>Chris K. Caldwell. [https://primes.utm.edu/notes/proofs/EvenPerfect.html A proof that all even perfect numbers are a power of two times a Mersenne prime]. ''Prime Pages''..</ref><ref>Giancarlo Travaglini. [https://books.google.com/books?id=mIaYAwAAQBAJ&pg=PA26 Number Theory, Fourier Analysis and Geometric Discrepancy]. Cambridge University Press. 2014. Vol. 81. hlm. 26–27. ISBN 978-1-107-04403-6..</ref>


=== Syarat Perlu ===
=== Syarat Perlu ===
Baris 53: Baris 53:
\end{align}</math>
\end{align}</math>


Agar persamaan di atas bernilai benar, maka tidak ada faktor lain yang habis membagi <math>x</math> selain <math>c</math> dan <math>x</math> itu sendiri, sehingga <math>c</math> haruslah <math>1</math> dan <math>x</math> adalah bilangan prima dengan bentuk umum <math>2^{k+1} - 1</math>.
Agar persamaan di atas bernilai benar, maka tidak ada faktor lain yang habis membagi <math>x</math> selain <math>c</math> dan <math>x</math> itu sendiri, sehingga <math>c</math> haruslah <math>1</math> dan <math>x</math> adalah bilangan prima dengan bentuk umum <math>2^{k+1} - 1</math>.<ref>Larry Gerstein. [https://books.google.com/books?id=qK9y768b1NQC&pg=PA339 Introduction to Mathematical Structures and Proofs]. Springer. 2012. ISBN 978-1-4614-4265-3..</ref><ref>Chris K. Caldwell. [https://primes.utm.edu/notes/proofs/EvenPerfect.html A proof that all even perfect numbers are a power of two times a Mersenne prime]. ''Prime Pages''..</ref><ref>Giancarlo Travaglini. [https://books.google.com/books?id=mIaYAwAAQBAJ&pg=PA26 Number Theory, Fourier Analysis and Geometric Discrepancy]. Cambridge University Press. 2014. Vol. 81. hlm. 26–27. ISBN 978-1-107-04403-6..</ref>


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Teorema+Euclid-Euler&oldid=26189355 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26189355 (2024-08-19T12:58:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Teorema+Euclid-Euler&oldid=26189355 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26189355 (2024-08-19T12:58:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 25 Agustus 2026 14.10

Dalam teori bilangan, Teorema Euclid-Euler adalah teorema yang menghubungkan bilangan sempurna dengan bilangan prima Mersenne. Teorema tersebut menyatakan bahwa suatu bilangan genap adalah bilangan sempurna jika dan hanya jika bilangan tersebut memiliki bentuk umum 2p1(2p1), dengan 2p1 adalah bilangan prima. Teorema ini dinamai dari Euclid dan Leonhard Euler, yang berturut-turut membuktikan aspek "jika" dan "hanya jika" dari teorema ini.

Terdapat konjektur yang menyatakan bahwa terdapat tak terhingga banyaknya bilangan prima Mersenne. Walaupun kebenaran konjektur tersebut masih belum diketahui, menurut teorema Euclid-Euler, hal tersebut ekuivalen dengan konjektur bahwa terdapat tak terhingga banyaknya bilangan sempurna genap. Namun, tidak diketahui juga apakah terdapat setidaknya satu bilangan sempurna ganjil.[1]

Definisi, Pernyataan, dan Contoh

Suatu bilangan asli disebut sebagai bilangan sempurna jika bilangan tersebut sama dengan jumlahan pembagi wajarnya, yaitu bilangan yang kurang dari dan habis membagi bilangan tersebut (atau dengan kata lain, sisa pembagiannya adalah 0). Sebagai contoh, pembagi wajar dari 6 adalah 1, 2, dan 3, dan karena hasil jumlahnya sama dengan 6, maka 6 adalah bilangan sempurna.

Suatu bilangan prima disebut bilangan prima Mersenne apabila bilangan tersebut dapat dinyatakan sebagai 2p1, dengan p adalah bilangan prima. Perhatikan bahwa tidak semua p akan menghasilkan bilangan prima Mersenne. Misalnya, 231=7 adalah bilangan prima Mersenne, tetapi 2111=2047=2389 bukan.

Teorema Euclid-Euler menyatakan bahwa suatu bilangan asli genap adalah bilangan sempurna jika dan hanya jika bilangan tersebut memiliki bentuk umum 2p1Mp, dengan Mp adalah bilangan prima Mersenne.[2] Bilangan sempurna 6 diperoleh dengan memilih p=2, sebab M2=221 dan 221M2=23=6, dan bilangan prima Mersenne 7 berkorespondensi (dengan cara serupa) dengan bilangan sempurna 28.

Bukti

Bukti Euler tergolong pendek[3] dan mengandalkan fakta bahwa fungsi jumlah pembagi σ bersifat multiplikatif; yaitu, jika a dan b adalah dua bilangan bulat yang relatif prima, maka berlaku σ(ab)=σ(a)σ(b). Agar rumus ini dapat digunakan, semua bilangan positif yang habis membagi bilangan tersebut harus dijumlahkan, termasuk bilangan itu sendiri. Dengan menggunakan fungsi ini, suatu bilangan asli adalah bilangan sempurna jika dan hanya jika hasil jumlah dari pembaginya bernilai dua kali bilangan tersebut.

Syarat Cukup

Salah satu arah dari teoremanya (bagian yang telah dibuktikan oleh Euclid) diakibatkan langsung dari sifat multiplikatif: setiap bilangan prima Mersenne akan menghasilkan bilangan sempurna genap. Saat 2p1 adalah bilangan prima, maka 2p1 dan 2p1 akan relatif prima, sehingga berlaku σ(2p1(2p1))=σ(2p1)σ(2p1) Perhatikan bahwa

  1. Pembagi positif dari 2p1 adalah {1,2,4,8,,2p1}, sehingga hasil jumlah dari pembagi bilangan 2p1 adalah deret geometri yang nilainya adalah 2p1.
  2. Oleh karena 2p1 adalah bilangan prima, maka pembagi positifnya ialah {1,2p11}, sehingga hasil jumlah pembagi bilangan 2p1 adalah 2p.

Dengan menggabungkan dua hasil di atas, jika bilangan asli N dapat dinyatakan sebagai 2p1(2p1), maka σ(N)=σ(2p1(2p1))=σ(2p1)σ(2p1)=(2p1)(2p)=22p1(2p1)=2N Akibatnya, bilangan asli N adalah bilangan sempurna.[4][5][6]

Syarat Perlu

Untuk membuktikan arah lainnya, misalkan diberikan suatu bilangan sempurna genap N. Dari informasi tersebut, maka N dapat dinyatakan sebagai N=2kx dengan x adalah bilangan ganjil. Oleh karena N adalah bilangan sempurna, maka berlaku σ(N)=2Nσ(2kx)=2(2kx)σ(2k)σ(x)=2k+1x(2k+11)σ(x)=2k+1x Perhatikan bahwa faktor 2k+11 pada ruas kiri bernilai ganjil, sehingga 2k+11x, satu-satunya faktor ganjil pada ruas kanan. Berdasarkan definisi dari "habis membagi", maka terdapat suatu bilangan bulat c sedemikian sehingga c(2k+11)=x. Akibatnya, (2k+11)σ(x)=2k+1xc(2k+11)σ(x)=2k+1cxxσ(x)=2k+1cxσ(x)=2k+1c Oleh karena nilai 2k+11 tidak kurang dari 3, maka c adalah pembagi wajar dari x. Akibatnya, σ(x)=x+c+faktor-faktor lainnyaσ(x)=2k+1c+faktor-faktor lainnya2k+1c=2k+1c+faktor-faktor lainnya

Agar persamaan di atas bernilai benar, maka tidak ada faktor lain yang habis membagi x selain c dan x itu sendiri, sehingga c haruslah 1 dan x adalah bilangan prima dengan bentuk umum 2k+11.[7][8][9]

Referensi

  1. John Stillwell. Mathematics and Its History. Springer. 2010. hlm. 40. ISBN 978-1-4419-6052-8..
  2. John Stillwell. Mathematics and Its History. Springer. 2010. hlm. 40. ISBN 978-1-4419-6052-8..
  3. John Stillwell. Mathematics and Its History. Springer. 2010. hlm. 40. ISBN 978-1-4419-6052-8..
  4. Larry Gerstein. Introduction to Mathematical Structures and Proofs. Springer. 2012. ISBN 978-1-4614-4265-3..
  5. Chris K. Caldwell. A proof that all even perfect numbers are a power of two times a Mersenne prime. Prime Pages..
  6. Giancarlo Travaglini. Number Theory, Fourier Analysis and Geometric Discrepancy. Cambridge University Press. 2014. Vol. 81. hlm. 26–27. ISBN 978-1-107-04403-6..
  7. Larry Gerstein. Introduction to Mathematical Structures and Proofs. Springer. 2012. ISBN 978-1-4614-4265-3..
  8. Chris K. Caldwell. A proof that all even perfect numbers are a power of two times a Mersenne prime. Prime Pages..
  9. Giancarlo Travaglini. Number Theory, Fourier Analysis and Geometric Discrepancy. Cambridge University Press. 2014. Vol. 81. hlm. 26–27. ISBN 978-1-107-04403-6..

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26189355 (2024-08-19T12:58:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.