Logam dasar: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 21781054; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Logam dasar''' adalah sebutan bagi sekelompok [[logam]] umum yang relatif tidak mahal, bila dibandingkan dengan [[logam mulia]] seperti [[emas]] dan [[perak]]. Para ahli [[alkimia]] dari [[Abad Kuno]] dan [[Abad Pertengahan]] kerap berupaya melakukan [[transmutasi]] logam dasar (berkadar rendah) menjadi logam mulia. Dalam [[numismatik]], uang logam sering kali ditetapkan nilainya berdasarkan kandungan logam mulianya, tetapi logam dasar juga digunakan sebagai uang logam baik pada masa lalu maupun masa kini. | '''Logam dasar''' adalah sebutan bagi sekelompok [[logam]] umum yang relatif tidak mahal, bila dibandingkan dengan [[logam mulia]] seperti [[emas]] dan [[perak]].<ref>[http://www.oxforddictionaries.com/view/entry/m_en_gb0063360;jsessionid=B74162BDEAF5815E9B2D2C0212C25ED5#m_en_gb0063360 Oxford dictionary definition of "base metal"].</ref> Para ahli [[alkimia]] dari [[Abad Kuno]] dan [[Abad Pertengahan]] kerap berupaya melakukan [[transmutasi]] logam dasar (berkadar rendah) menjadi logam mulia. Dalam [[numismatik]], uang logam sering kali ditetapkan nilainya berdasarkan kandungan logam mulianya, tetapi logam dasar juga digunakan sebagai uang logam baik pada masa lalu maupun masa kini. | ||
== Definisi spesifik == | == Definisi spesifik == | ||
Suatu logam dasar dapat dicirikan dari relatif mudahnya mengalami [[oksidasi]] atau [[korosi]], serta reaksi variatifnya dengan [[asam klorida]] (HCl) encer yang menghasilkan [[hidrogen]]. Contohnya adalah [[besi]], [[nikel]], [[timah]], dan [[seng]]. [[Tembaga]] juga dianggap sebagai logam dasar karena relatif mudah mengalami oksidasi, meskipun tidak bereaksi dengan HCl. | Suatu logam dasar dapat dicirikan dari relatif mudahnya mengalami [[oksidasi]] atau [[korosi]], serta reaksi variatifnya dengan [[asam klorida]] (HCl) encer yang menghasilkan [[hidrogen]]. Contohnya adalah [[besi]], [[nikel]], [[timah]], dan [[seng]]. [[Tembaga]] juga dianggap sebagai logam dasar karena relatif mudah mengalami oksidasi, meskipun tidak bereaksi dengan HCl. | ||
Dalam bidang [[pertambangan]] dan [[ekonomi]], istilah logam dasar merujuk pada logam-logam industrial non-besi di luar logam mulia, yaitu tembaga, timah, nikel, dan seng. Definisi logam dasar menurut ''US Customs and Border Protection'' lebih inklusif, yaitu mencakup [[besi]], [[baja]], [[aluminium]], [[timah]], [[tungsten]], [[molibdenum]], [[tantalum]], [[kobalt]], [[bismut]], [[kadmium]], [[titanium]], [[zirkonium]], [[antimon]], [[mangan]], [[berilium]], [[kromium]], [[germanium]], [[vanadium]], [[galium]], [[hafnium]], [[indium]], [[niobium]], [[renium]], dan [[talium]]. | Dalam bidang [[pertambangan]] dan [[ekonomi]], istilah logam dasar merujuk pada logam-logam industrial non-besi di luar logam mulia, yaitu tembaga, timah, nikel, dan seng.<ref>[http://responsiblemining.net/pubs/WB_BaseMetalAndIronJul98.pdf ''Base Metal and Iron Ore Mining,'' Pollution Prevention and Abatement Handbook. WORLD BANK GROUP 1998].</ref> Definisi logam dasar menurut ''US Customs and Border Protection'' lebih inklusif, yaitu mencakup [[besi]], [[baja]], [[aluminium]], [[timah]], [[tungsten]], [[molibdenum]], [[tantalum]], [[kobalt]], [[bismut]], [[kadmium]], [[titanium]], [[zirkonium]], [[antimon]], [[mangan]], [[berilium]], [[kromium]], [[germanium]], [[vanadium]], [[galium]], [[hafnium]], [[indium]], [[niobium]], [[renium]], dan [[talium]]. | ||
[[Zamak]] adalah suatu [[logam paduan]] (''alloy'') yang digunakan dalam [[pengecoran]] logam, yang terkadang juga disebut sebagai 'logam dasar' atau 'logam kotor' (''muckite''). | [[Zamak]] adalah suatu [[logam paduan]] (''alloy'') yang digunakan dalam [[pengecoran]] logam, yang terkadang juga disebut sebagai 'logam dasar' atau 'logam kotor' (''muckite''). | ||
| Baris 15: | Baris 15: | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Logam+dasar&oldid=21781054 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 21781054 (2022-10-13T11:01:15Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Logam+dasar&oldid=21781054 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 21781054 (2022-10-13T11:01:15Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 23.15
Logam dasar adalah sebutan bagi sekelompok logam umum yang relatif tidak mahal, bila dibandingkan dengan logam mulia seperti emas dan perak.[1] Para ahli alkimia dari Abad Kuno dan Abad Pertengahan kerap berupaya melakukan transmutasi logam dasar (berkadar rendah) menjadi logam mulia. Dalam numismatik, uang logam sering kali ditetapkan nilainya berdasarkan kandungan logam mulianya, tetapi logam dasar juga digunakan sebagai uang logam baik pada masa lalu maupun masa kini.
Definisi spesifik
Suatu logam dasar dapat dicirikan dari relatif mudahnya mengalami oksidasi atau korosi, serta reaksi variatifnya dengan asam klorida (HCl) encer yang menghasilkan hidrogen. Contohnya adalah besi, nikel, timah, dan seng. Tembaga juga dianggap sebagai logam dasar karena relatif mudah mengalami oksidasi, meskipun tidak bereaksi dengan HCl.
Dalam bidang pertambangan dan ekonomi, istilah logam dasar merujuk pada logam-logam industrial non-besi di luar logam mulia, yaitu tembaga, timah, nikel, dan seng.[2] Definisi logam dasar menurut US Customs and Border Protection lebih inklusif, yaitu mencakup besi, baja, aluminium, timah, tungsten, molibdenum, tantalum, kobalt, bismut, kadmium, titanium, zirkonium, antimon, mangan, berilium, kromium, germanium, vanadium, galium, hafnium, indium, niobium, renium, dan talium.
Zamak adalah suatu logam paduan (alloy) yang digunakan dalam pengecoran logam, yang terkadang juga disebut sebagai 'logam dasar' atau 'logam kotor' (muckite).
Penggunaan lain
Dalam konteks penyepuhan produk logam berlapis, logam dasar menjadi lapisan dasar di bawah logam mulia, misalnya tembaga sebagai dasar perak dalam penyepuhan Sheffield.
Lihat pula
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 21781054 (2022-10-13T11:01:15Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.