Feroin: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28421900; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Feroin''' adalah sebuah [[senyawa kimia]] dengan rumus [Fe(''o''-fen)<sub>3</sub>]SO<sub>4</sub>, dengan ''o''-fen adalah singkatan dari 1,10-[[1,10-Fenantrolina|fenantrolina]], suatu ligan bidentat. Istilah "feroin" digunakan secara longgar dan mencakup garam dari anion lain seperti klorida. | [[File:Ferroin-cation-3D-balls.png|thumb|right|280px|Ferroin-cation-3D-balls]] | ||
'''Feroin''' adalah sebuah [[senyawa kimia]] dengan rumus [Fe(''o''-fen)<sub>3</sub>]SO<sub>4</sub>, dengan ''o''-fen adalah singkatan dari 1,10-[[1,10-Fenantrolina|fenantrolina]], suatu ligan bidentat. Istilah "feroin" digunakan secara longgar dan mencakup garam dari anion lain seperti klorida.<ref>Simeen Sattar. ''A Unified Kinetics and Equilibrium Experiment: Rate Law, Activation Energy, and Equilibrium Constant for the Dissociation of Ferroin''. ''Journal of Chemical Education''. 2011. Vol. 88 (4). hlm. 457–460. doi:10.1021/ed100797s.</ref> | |||
==Struktur== | ==Struktur== | ||
Banyak dari garam [Fe(''o''-fen)<sub>3</sub>]2+ telah dikarakterisasi menggunakan [[kristalografi sinar-X]]. Struktur [Fe(''o''-fen)<sub>3</sub>]<sup>2+</sup> dan [Fe(''o''-fen)<sub>3</sub>]<sup>3+</sup> hampir identik, konsisten dengan keduanya memiliki spin yang rendah. Kedua kation ini berbentuk oktahedral dengan [[grup simetri]] D<sub>3</sub>. Jarak Fe-N adalah 197,3 [[pikometer|pm]]. | Banyak dari garam [Fe(''o''-fen)<sub>3</sub>]2+ telah dikarakterisasi menggunakan [[kristalografi sinar-X]]. Struktur [Fe(''o''-fen)<sub>3</sub>]<sup>2+</sup> dan [Fe(''o''-fen)<sub>3</sub>]<sup>3+</sup> hampir identik, konsisten dengan keduanya memiliki spin yang rendah. Kedua kation ini berbentuk oktahedral dengan [[grup simetri]] D<sub>3</sub>. Jarak Fe-N adalah 197,3 [[pikometer|pm]].<ref>Joe Baker. ''Crystal Structure, Electron Spin Resonance, and Magnetism of Tris(o-Phenanthroline)Iron(III) Perchlorate Hydrate''. ''Journal of the Chemical Society, Dalton Transactions''. 1975. hlm. 530. doi:10.1039/DT9750000530.</ref> | ||
==Pembuatan dan reaksi== | ==Pembuatan dan reaksi== | ||
Feroin sulfat dapat dibuat dengan menggabungkan [[1,10-Fenantrolina|fenantrolina]] dengan fero sulfat dalam air. | Feroin sulfat dapat dibuat dengan menggabungkan [[1,10-Fenantrolina|fenantrolina]] dengan fero sulfat dalam air. | ||
| Baris 12: | Baris 14: | ||
:[Fe(fen)<sub>3</sub>]<sup>2+</sup> + 3 H<sub>2</sub>SO<sub>4</sub> + 6 H<sub>2</sub>O → [Fe(OH<sub>2</sub>)<sub>6</sub>]<sup>2+</sup> + 3 [fenH]HSO<sub>4</sub><sup>−</sup> | :[Fe(fen)<sub>3</sub>]<sup>2+</sup> + 3 H<sub>2</sub>SO<sub>4</sub> + 6 H<sub>2</sub>O → [Fe(OH<sub>2</sub>)<sub>6</sub>]<sup>2+</sup> + 3 [fenH]HSO<sub>4</sub><sup>−</sup> | ||
==Indikator redoks== | ==Indikator redoks== | ||
[[Kompleks koordinasi|Kompleks]] ini digunakan sebagai indikator dalam [[Kimia analisis|kimia analitik]].<ref>D. C. Harris. [https://archive.org/details/quantitativechem00harr_0 Quantitative Chemical Analysis]. W. H. Freeman. 1995. ISBN 978-0-7167-2508-4.</ref> Bahan aktifnya adalah ion [Fe(''o''-fen)<sub>3</sub>]<sup>2+</sup>, yaitu suatu [[kromofor]] yang dapat dioksidasi menjadi turunan feri [Fe(''o''-fen)<sub>3</sub>]<sup>3+</sup>. Potensial perubahan redoks ini memiliki nilai sebesar +1,06 volt dalam 1 M H<sub>2</sub>SO<sub>4</sub>. Ia adalah indikator redoks yang populer untuk memvisualisasikan [[reaksi Belousov–Zhabotinsky]] berosilasi. | |||
Feroin cocok digunakan sebagai indikator redoks, karena perubahan warnanya bersifat reversibel, sangat nyata dan cepat, serta larutan feroin bersifat stabil hingga suhu 60 °C. Ia adalah indikator utama yang digunakan dalam [[serimetri]].<ref>[https://books.google.com/books?id=_Ro3Fqtz4xgC&pg=PA289 Handbook on the Physics and Chemistry of Rare Earths]. Elsevier. 2006. hlm. 289–. ISBN 978-0-08-046672-9.</ref> | |||
Feroin cocok digunakan sebagai indikator redoks, karena perubahan warnanya bersifat reversibel, sangat nyata dan cepat, serta larutan feroin bersifat stabil hingga suhu 60 °C. Ia adalah indikator utama yang digunakan dalam [[serimetri]]. | |||
'''Nitroferoin''', kompleks besi(II) dengan 5-nitro-1,10-fenantrolina, memiliki potensial transisi +1,25 volt. Ia lebih stabil daripada feroin, tetapi dalam [[asam sulfat]] dengan ion Ce<sup>4+</sup> memerlukan titran berlebih. Namun, ia berguna untuk titrasi dalam larutan [[asam perklorat]] atau [[asam nitrat]], di mana potensial redoks [[serium]] lebih tinggi. | '''Nitroferoin''', kompleks besi(II) dengan 5-nitro-1,10-fenantrolina, memiliki potensial transisi +1,25 volt. Ia lebih stabil daripada feroin, tetapi dalam [[asam sulfat]] dengan ion Ce<sup>4+</sup> memerlukan titran berlebih. Namun, ia berguna untuk titrasi dalam larutan [[asam perklorat]] atau [[asam nitrat]], di mana potensial redoks [[serium]] lebih tinggi.<ref>[https://books.google.com/books?id=_Ro3Fqtz4xgC&pg=PA289 Handbook on the Physics and Chemistry of Rare Earths]. Elsevier. 2006. hlm. 289–. ISBN 978-0-08-046672-9.</ref> | ||
Potensial redoks kompleks besi–fenantrolina dapat divariasikan antara +0,84 V dan +1,10 V dengan mengatur posisi dan jumlah gugus [[gugus metil|metil]] pada inti fenantrolina. | Potensial redoks kompleks besi–fenantrolina dapat divariasikan antara +0,84 V dan +1,10 V dengan mengatur posisi dan jumlah gugus [[gugus metil|metil]] pada inti fenantrolina.<ref>[https://books.google.com/books?id=_Ro3Fqtz4xgC&pg=PA289 Handbook on the Physics and Chemistry of Rare Earths]. Elsevier. 2006. hlm. 289–. ISBN 978-0-08-046672-9.</ref> | ||
==Kompleks terkait== | ==Kompleks terkait== | ||
*[[Tris(bipiridina)besi(II) klorida|[Tris(bipiridina)besi(II)]] | *[[Tris(bipiridina)besi(II) klorida|[Tris(bipiridina)besi(II)]] | ||
*[[Tris(bipiridina)rutenium(II) klorida|[Tris(bipiridina)rutenium(II)]] | *[[Tris(bipiridina)rutenium(II) klorida|[Tris(bipiridina)rutenium(II)]] | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Feroin&oldid=28421900 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28421900 (2025-11-12T07:14:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 04.07

Feroin adalah sebuah senyawa kimia dengan rumus [Fe(o-fen)3]SO4, dengan o-fen adalah singkatan dari 1,10-fenantrolina, suatu ligan bidentat. Istilah "feroin" digunakan secara longgar dan mencakup garam dari anion lain seperti klorida.[1]
Struktur
Banyak dari garam [Fe(o-fen)3]2+ telah dikarakterisasi menggunakan kristalografi sinar-X. Struktur [Fe(o-fen)3]2+ dan [Fe(o-fen)3]3+ hampir identik, konsisten dengan keduanya memiliki spin yang rendah. Kedua kation ini berbentuk oktahedral dengan grup simetri D3. Jarak Fe-N adalah 197,3 pm.[2]
Pembuatan dan reaksi
Feroin sulfat dapat dibuat dengan menggabungkan fenantrolina dengan fero sulfat dalam air.
- 3 fen + Fe2+ → [Fe(fen)3]2+
Reaksi utamanya adalah oksidasi 1-elektron.
- [Fe(fen)3]2+ → [Fe(fen)3]3+ + 1 e−
Penambahan asam sulfat ke dalam larutan [Fe(fen)3]2+ akan menyebabkan hidrolisis:
- [Fe(fen)3]2+ + 3 H2SO4 + 6 H2O → [Fe(OH2)6]2+ + 3 [fenH]HSO4−
Indikator redoks
Kompleks ini digunakan sebagai indikator dalam kimia analitik.[3] Bahan aktifnya adalah ion [Fe(o-fen)3]2+, yaitu suatu kromofor yang dapat dioksidasi menjadi turunan feri [Fe(o-fen)3]3+. Potensial perubahan redoks ini memiliki nilai sebesar +1,06 volt dalam 1 M H2SO4. Ia adalah indikator redoks yang populer untuk memvisualisasikan reaksi Belousov–Zhabotinsky berosilasi.
Feroin cocok digunakan sebagai indikator redoks, karena perubahan warnanya bersifat reversibel, sangat nyata dan cepat, serta larutan feroin bersifat stabil hingga suhu 60 °C. Ia adalah indikator utama yang digunakan dalam serimetri.[4]
Nitroferoin, kompleks besi(II) dengan 5-nitro-1,10-fenantrolina, memiliki potensial transisi +1,25 volt. Ia lebih stabil daripada feroin, tetapi dalam asam sulfat dengan ion Ce4+ memerlukan titran berlebih. Namun, ia berguna untuk titrasi dalam larutan asam perklorat atau asam nitrat, di mana potensial redoks serium lebih tinggi.[5]
Potensial redoks kompleks besi–fenantrolina dapat divariasikan antara +0,84 V dan +1,10 V dengan mengatur posisi dan jumlah gugus metil pada inti fenantrolina.[6]
Kompleks terkait
Referensi
- ↑ Simeen Sattar. A Unified Kinetics and Equilibrium Experiment: Rate Law, Activation Energy, and Equilibrium Constant for the Dissociation of Ferroin. Journal of Chemical Education. 2011. Vol. 88 (4). hlm. 457–460. doi:10.1021/ed100797s.
- ↑ Joe Baker. Crystal Structure, Electron Spin Resonance, and Magnetism of Tris(o-Phenanthroline)Iron(III) Perchlorate Hydrate. Journal of the Chemical Society, Dalton Transactions. 1975. hlm. 530. doi:10.1039/DT9750000530.
- ↑ D. C. Harris. Quantitative Chemical Analysis. W. H. Freeman. 1995. ISBN 978-0-7167-2508-4.
- ↑ Handbook on the Physics and Chemistry of Rare Earths. Elsevier. 2006. hlm. 289–. ISBN 978-0-08-046672-9.
- ↑ Handbook on the Physics and Chemistry of Rare Earths. Elsevier. 2006. hlm. 289–. ISBN 978-0-08-046672-9.
- ↑ Handbook on the Physics and Chemistry of Rare Earths. Elsevier. 2006. hlm. 289–. ISBN 978-0-08-046672-9.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28421900 (2025-11-12T07:14:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.