Lompat ke isi

Kaptopril: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28654407; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Kaptopril''' merupakan suatu obat yang digunakan untuk pengobatan [[hipertensi]], [[gagal jantung kongestif]], dan pecegahan remodelisasi ventrikel pasca-MI. Kaptopril sendiri dieliminasi dalam [[hati]] dan [[ginjal]] dalam tubuh. [[Bentuk sediaan]] kaptopril ini adalah [[tablet]] dengan [[dosis]] 12,5 mg; 25 mg; 37,5 mg; 50 mg; dan 100 mg. Kaptopril bekerja dengan cara menginhibisi enzim pengkonversi angiotensin ([[inhibitor ACE]]). Dalam pemberiannya, kaptopril memerlukan pemberian yang lebih sering. Selain itu, kaptopril dapat menyebabkan [[hiperkalemia]] (kelebihan kalium dalam darah) dan penurunan fungsi ginjal yang reversibel. Kaptropil merupakan obat keras, maka penggunaan harus disertai informasi dari [[dokter]] atau [[apoteker]].
[[File:Captopril.svg|thumb|right|280px|Captopril]]
 
'''Kaptopril''' merupakan suatu obat yang digunakan untuk pengobatan [[hipertensi]], [[gagal jantung kongestif]], dan pecegahan remodelisasi ventrikel pasca-MI.<ref>Sota Omoigui. ''Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II''. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.</ref> Kaptopril sendiri dieliminasi dalam [[hati]] dan [[ginjal]] dalam tubuh.<ref>Sota Omoigui. ''Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II''. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.</ref> [[Bentuk sediaan]] kaptopril ini adalah [[tablet]] dengan [[dosis]] 12,5 mg; 25 mg; 37,5 mg; 50 mg; dan 100 mg.<ref>Sota Omoigui. ''Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II''. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.</ref> Kaptopril bekerja dengan cara menginhibisi enzim pengkonversi angiotensin ([[inhibitor ACE]]).<ref>Mark A. Graber, Peter P. Toth, Robert L. Herting, Jr. ''Buku Saku Dokter Keluarga Edisi 3''. Penerbit Buku Kedokteran EGC. 1997. hlm. 106. ISBN 979-448-678-7.</ref> Dalam pemberiannya, kaptopril memerlukan pemberian yang lebih sering.<ref>Mark A. Graber, Peter P. Toth, Robert L. Herting, Jr. ''Buku Saku Dokter Keluarga Edisi 3''. Penerbit Buku Kedokteran EGC. 1997. hlm. 106. ISBN 979-448-678-7.</ref> Selain itu, kaptopril dapat menyebabkan [[hiperkalemia]] (kelebihan kalium dalam darah) dan penurunan fungsi ginjal yang reversibel.<ref>Mark A. Graber, Peter P. Toth, Robert L. Herting, Jr. ''Buku Saku Dokter Keluarga Edisi 3''. Penerbit Buku Kedokteran EGC. 1997. hlm. 106. ISBN 979-448-678-7.</ref> Kaptropil merupakan obat keras, maka penggunaan harus disertai informasi dari [[dokter]] atau [[apoteker]].<ref>[http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/druginfo/meds/a682823.html Captopril]. American Society of Health-System Pharmacists, Inc. Disclaimer. 2012.</ref>


== Monografi ==
== Monografi ==
Nama kimia kaptopril adalah 1-[(2S)-3-merkapto-2-methylpropionyl]-Lproline dengan berat molekul 217,29. Kaptopril berupa bubuk kristal putih yang memiliki sedikit bau [[belerang]]. Ksptopril memiliki sifat larut dalam air (sekitar 160 mg / mL), [[metanol]], dan [[etanol]] dan sedikit larut dalam [[kloroform]] dan [[etil asetat]].
Nama kimia kaptopril adalah 1-[(2S)-3-merkapto-2-methylpropionyl]-Lproline dengan berat molekul 217,29.<ref>[http://www.rxlist.com/capoten-drug.htm Capoten]. RxList. 2012.</ref> Kaptopril berupa bubuk kristal putih yang memiliki sedikit bau [[belerang]].<ref>[http://www.rxlist.com/capoten-drug.htm Capoten]. RxList. 2012.</ref> Ksptopril memiliki sifat larut dalam air (sekitar 160 mg / mL), [[metanol]], dan [[etanol]] dan sedikit larut dalam [[kloroform]] dan [[etil asetat]].<ref>[http://www.rxlist.com/capoten-drug.htm Capoten]. RxList. 2012.</ref>


== Farmakologi ==
== Farmakologi ==
Kaptopril merupakan penghambat yang kompetitif terhadap enzim pengubah [[angiotensin]]-I menjadi angiotensin-II / angiotensin converting enzyme (ACE). Kaptopril mencegah terjadinya perubahan dari angiotensin-I menjadi angiotensin II. Agiotensin II merupakan salah satu senyawa yang dapat menaikkan tekanan darah. Kaptopril dan metabolitnya di[[ekskresi]] terutama melalui [[urin]]. Eliminasi waktu paruh kaptopril meningkat dengan menurunnya fungsi ginjal dimana kecepatan eliminasi berhubungan dengan bersihan [[kreatinin]].
Kaptopril merupakan penghambat yang kompetitif terhadap enzim pengubah [[angiotensin]]-I menjadi angiotensin-II / angiotensin converting enzyme (ACE).<ref>[http://www.hexpharmjaya.com/page/captopril.aspx Captopril]. Hexpharm Jaya, A Kalbe Company.</ref> Kaptopril mencegah terjadinya perubahan dari angiotensin-I menjadi angiotensin II.<ref>[http://www.hexpharmjaya.com/page/captopril.aspx Captopril]. Hexpharm Jaya, A Kalbe Company.</ref> Agiotensin II merupakan salah satu senyawa yang dapat menaikkan tekanan darah.<ref>[http://www.hexpharmjaya.com/page/captopril.aspx Captopril]. Hexpharm Jaya, A Kalbe Company.</ref> Kaptopril dan metabolitnya di[[ekskresi]] terutama melalui [[urin]].<ref>[http://www.hexpharmjaya.com/page/captopril.aspx Captopril]. Hexpharm Jaya, A Kalbe Company.</ref> Eliminasi waktu paruh kaptopril meningkat dengan menurunnya fungsi ginjal dimana kecepatan eliminasi berhubungan dengan bersihan [[kreatinin]].<ref>[http://www.hexpharmjaya.com/page/captopril.aspx Captopril]. Hexpharm Jaya, A Kalbe Company.</ref>
Angiotensin II merupakan [[vasokontriktor]] yang berpotensi dan bertindak untuk melepaskan [[aldosteron]]. Dengan demikian, kaptopril menurunkan tahanan vaskular perifer dan tekanan darah dan menghambat retensi air dan garam yang normalnya ditimbulkan oleh aldosteron. Enzim pengkonversi angiotensin juga bertanggung jawab dalam metabolisme [[bradikinin]]. Bradikinin merupakan vasodilator atau agen yang menyebabkan pembuluh darah mengalami [[vasodilatasi]]. Kaptopril menyebabkan kadar bradikinin dalam jaringan meningkat, sehingga aliran datah di otak dan tekanan [[intrakranial]] meningkat.
Angiotensin II merupakan [[vasokontriktor]] yang berpotensi dan bertindak untuk melepaskan [[aldosteron]].<ref>Sota Omoigui. ''Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II''. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.</ref> Dengan demikian, kaptopril menurunkan tahanan vaskular perifer dan tekanan darah dan menghambat retensi air dan garam yang normalnya ditimbulkan oleh aldosteron.<ref>Sota Omoigui. ''Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II''. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.</ref> Enzim pengkonversi angiotensin juga bertanggung jawab dalam metabolisme [[bradikinin]].<ref>Sota Omoigui. ''Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II''. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.</ref> Bradikinin merupakan vasodilator atau agen yang menyebabkan pembuluh darah mengalami [[vasodilatasi]].<ref>Sota Omoigui. ''Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II''. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.</ref> Kaptopril menyebabkan kadar bradikinin dalam jaringan meningkat, sehingga aliran datah di otak dan tekanan [[intrakranial]] meningkat.<ref>Sota Omoigui. ''Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II''. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.</ref>


== Farmakokinetik ==
== Farmakokinetik ==
=== Absorpsi ===
=== Absorpsi ===
Pemberian kaptopril secara oral memberikan penyerapan yang cepat dengan tingkat darah puncak sekitar 1 mg / mL yang ditemukan 1
Pemberian kaptopril secara oral memberikan penyerapan yang cepat dengan tingkat darah puncak sekitar 1 mg / mL yang ditemukan 1
/ 2 sampai 1 jam setelah dosis 100 mg. Penyerapan minimal rata-rata sekitar 75 persen. Kehadiran makanan di saluran pencernaan mengurangi penyerapan sebesar 25 sampai 40 persen.
/ 2 sampai 1 jam setelah dosis 100 mg.<ref>[http://www.aspenpharma.com.au/product_info/pi/Capoten_PI_Dec%2012.pdf Product Information CAPOTEN (Captopril)]. Aspen Pharma Pty Ltd. 2010.</ref> Penyerapan minimal rata-rata sekitar 75 persen.<ref>[http://www.aspenpharma.com.au/product_info/pi/Capoten_PI_Dec%2012.pdf Product Information CAPOTEN (Captopril)]. Aspen Pharma Pty Ltd. 2010.</ref> Kehadiran makanan di saluran pencernaan mengurangi penyerapan sebesar 25 sampai 40 persen.<ref>[http://www.aspenpharma.com.au/product_info/pi/Capoten_PI_Dec%2012.pdf Product Information CAPOTEN (Captopril)]. Aspen Pharma Pty Ltd. 2010.</ref>
=== Distribusi ===
=== Distribusi ===
Volume fase terminal [[distribusi]] (2L/kg) menunjukkan bahwa kaptopril didistribusikan ke jaringan dalam. Sekitar 30 persen dari obat terikat pada [[protein plasma]].
Volume fase terminal [[distribusi]] (2L/kg) menunjukkan bahwa kaptopril didistribusikan ke jaringan dalam.<ref>[http://www.aspenpharma.com.au/product_info/pi/Capoten_PI_Dec%2012.pdf Product Information CAPOTEN (Captopril)]. Aspen Pharma Pty Ltd. 2010.</ref> Sekitar 30 persen dari obat terikat pada [[protein plasma]].<ref>[http://www.aspenpharma.com.au/product_info/pi/Capoten_PI_Dec%2012.pdf Product Information CAPOTEN (Captopril)]. Aspen Pharma Pty Ltd. 2010.</ref>
=== Metabolisme ===
=== Metabolisme ===
Kaptopril secara ekstensif di[[metabolisme]]. Metabolit utama dari kaptopril adalah kaptopril dimer (SQ 14.551). Penelitian secara in vitro telah menunjukkan bahwa SQ 14.551 secara signifikan lebih aktif daripada kaptopril sebagai inhibitor enzim pengkonversi angiotensin.
Kaptopril secara ekstensif di[[metabolisme]].<ref>[http://www.aspenpharma.com.au/product_info/pi/Capoten_PI_Dec%2012.pdf Product Information CAPOTEN (Captopril)]. Aspen Pharma Pty Ltd. 2010.</ref> Metabolit utama dari kaptopril adalah kaptopril dimer (SQ 14.551).<ref>[http://www.aspenpharma.com.au/product_info/pi/Capoten_PI_Dec%2012.pdf Product Information CAPOTEN (Captopril)]. Aspen Pharma Pty Ltd. 2010.</ref> Penelitian secara in vitro telah menunjukkan bahwa SQ 14.551 secara signifikan lebih aktif daripada kaptopril sebagai inhibitor enzim pengkonversi angiotensin.<ref>[http://www.aspenpharma.com.au/product_info/pi/Capoten_PI_Dec%2012.pdf Product Information CAPOTEN (Captopril)]. Aspen Pharma Pty Ltd. 2010.</ref>
=== Ekskresi ===
=== Ekskresi ===
Kaptopril dan metabolitnya (kaptopril dimer dan konjugasi dengan senyawa endogen [[tiol]] misalnya: kaptopril-[[sistein]]) diekskresikan terutama dalam urin. Studi [[in vitro]] menunjukkan bahwa metabolit yang dihasilkan bersifat labil dan interkonversi dapat terjadi secara [[in vivo]]. Sekitar 40 persen dari dosis yang diberikan diekskresikan dan tidak mengalami perubahan dalam urin selama 24 jam dan 35 persen sebagai metabolit. Jumlah pembersihannya dalam tubuh adalah sekitar 0,8 L / kg / jam.
Kaptopril dan metabolitnya (kaptopril dimer dan konjugasi dengan senyawa endogen [[tiol]] misalnya: kaptopril-[[sistein]]) diekskresikan terutama dalam urin.<ref>[http://www.aspenpharma.com.au/product_info/pi/Capoten_PI_Dec%2012.pdf Product Information CAPOTEN (Captopril)]. Aspen Pharma Pty Ltd. 2010.</ref> Studi [[in vitro]] menunjukkan bahwa metabolit yang dihasilkan bersifat labil dan interkonversi dapat terjadi secara [[in vivo]].<ref>[http://www.aspenpharma.com.au/product_info/pi/Capoten_PI_Dec%2012.pdf Product Information CAPOTEN (Captopril)]. Aspen Pharma Pty Ltd. 2010.</ref> Sekitar 40 persen dari dosis yang diberikan diekskresikan dan tidak mengalami perubahan dalam urin selama 24 jam dan 35 persen sebagai metabolit.<ref>[http://www.aspenpharma.com.au/product_info/pi/Capoten_PI_Dec%2012.pdf Product Information CAPOTEN (Captopril)]. Aspen Pharma Pty Ltd. 2010.</ref> Jumlah pembersihannya dalam tubuh adalah sekitar 0,8 L / kg / jam.<ref>[http://www.aspenpharma.com.au/product_info/pi/Capoten_PI_Dec%2012.pdf Product Information CAPOTEN (Captopril)]. Aspen Pharma Pty Ltd. 2010.</ref>


== Farmakodinamik ==
== Farmakodinamik ==
Pemberian kaptopril menghasilkan pengurangan resistensi arteri perifer pada pasien [[hipertensi]] tanpa adanya perubahan atau peningkatan [[output jantung]]. Pengurangan klinis yang signifikan dari tekanan darah yang sering diamati 60 sampai 90 menit setelah pemberian kaptopril secara [[oral]]. Namun, penurunan tekanan darah biasanya progresif. Durasi efek tampaknya berhubungan dengan [[dosis]]. Tekanan darah diturunkan dalam posisi berdiri dan terlentang. Efek ortostatik dan takikardi jarang terjadi, terjadi paling sering pada pasien yang mengalami deplesia. Tidak ada peningkatan tekanan darah secara mendadak setelah penarikan obat. Penelitian telah menunjukkan bahwa terjadi peningkatan aliran darah ginjal setelah pemberian kaptopril. [[Laju filtrasi glomerulus]] biasanya tidak berubah. Namun dalam beberapa kasus, laju filtrasi glomerulus dapat menurunkan secara sementara, sehingga terjadi peningkatan jumlah kreatinin serum dan urea nitrogen secara sementara. Pada manusia, [[sistem renin-angiotensin]] berperan dalam mengatur laju filtrasi glomerulus bila tekanan perfusi ginjal rendah. Pemberian kaptopril dapat menyebabkan kerusakan akut filtrasi [[glomerulus]] pada pasien tersebut.
Pemberian kaptopril menghasilkan pengurangan resistensi arteri perifer pada pasien [[hipertensi]] tanpa adanya perubahan atau peningkatan [[output jantung]].<ref>[http://www.aspenpharma.com.au/product_info/pi/Capoten_PI_Dec%2012.pdf Product Information CAPOTEN (Captopril)]. Aspen Pharma Pty Ltd. 2010.</ref> Pengurangan klinis yang signifikan dari tekanan darah yang sering diamati 60 sampai 90 menit setelah pemberian kaptopril secara [[oral]].<ref>[http://www.aspenpharma.com.au/product_info/pi/Capoten_PI_Dec%2012.pdf Product Information CAPOTEN (Captopril)]. Aspen Pharma Pty Ltd. 2010.</ref> Namun, penurunan tekanan darah biasanya progresif. Durasi efek tampaknya berhubungan dengan [[dosis]].<ref>[http://www.aspenpharma.com.au/product_info/pi/Capoten_PI_Dec%2012.pdf Product Information CAPOTEN (Captopril)]. Aspen Pharma Pty Ltd. 2010.</ref> Tekanan darah diturunkan dalam posisi berdiri dan terlentang.<ref>[http://www.aspenpharma.com.au/product_info/pi/Capoten_PI_Dec%2012.pdf Product Information CAPOTEN (Captopril)]. Aspen Pharma Pty Ltd. 2010.</ref> Efek ortostatik dan takikardi jarang terjadi, terjadi paling sering pada pasien yang mengalami deplesia.<ref>[http://www.aspenpharma.com.au/product_info/pi/Capoten_PI_Dec%2012.pdf Product Information CAPOTEN (Captopril)]. Aspen Pharma Pty Ltd. 2010.</ref> Tidak ada peningkatan tekanan darah secara mendadak setelah penarikan obat.<ref>[http://www.aspenpharma.com.au/product_info/pi/Capoten_PI_Dec%2012.pdf Product Information CAPOTEN (Captopril)]. Aspen Pharma Pty Ltd. 2010.</ref> Penelitian telah menunjukkan bahwa terjadi peningkatan aliran darah ginjal setelah pemberian kaptopril. [[Laju filtrasi glomerulus]] biasanya tidak berubah.<ref>[http://www.aspenpharma.com.au/product_info/pi/Capoten_PI_Dec%2012.pdf Product Information CAPOTEN (Captopril)]. Aspen Pharma Pty Ltd. 2010.</ref> Namun dalam beberapa kasus, laju filtrasi glomerulus dapat menurunkan secara sementara, sehingga terjadi peningkatan jumlah kreatinin serum dan urea nitrogen secara sementara.<ref>[http://www.aspenpharma.com.au/product_info/pi/Capoten_PI_Dec%2012.pdf Product Information CAPOTEN (Captopril)]. Aspen Pharma Pty Ltd. 2010.</ref> Pada manusia, [[sistem renin-angiotensin]] berperan dalam mengatur laju filtrasi glomerulus bila tekanan perfusi ginjal rendah.<ref>[http://www.aspenpharma.com.au/product_info/pi/Capoten_PI_Dec%2012.pdf Product Information CAPOTEN (Captopril)]. Aspen Pharma Pty Ltd. 2010.</ref> Pemberian kaptopril dapat menyebabkan kerusakan akut filtrasi [[glomerulus]] pada pasien tersebut.<ref>[http://www.aspenpharma.com.au/product_info/pi/Capoten_PI_Dec%2012.pdf Product Information CAPOTEN (Captopril)]. Aspen Pharma Pty Ltd. 2010.</ref>


== Dosis ==
== Dosis ==
* [[Hipotensi]]
* [[Hipotensi]]
# Per oral dengan dosis 6,25-50 mg 2 atau 3 kali sehari.
# Per oral dengan dosis 6,25-50 mg 2 atau 3 kali sehari.<ref>Sota Omoigui. ''Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II''. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.</ref>
# [[Sublingual]] (dikunyah) 25-50 mg.
# [[Sublingual]] (dikunyah) 25-50 mg.<ref>Sota Omoigui. ''Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II''. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.</ref>
* [[Gagal jantung kongestif]]
* [[Gagal jantung kongestif]]
# Per oral dengan dosis 25-100 mg 3 kali sehari hingga maksimum 450 mg/hari.
# Per oral dengan dosis 25-100 mg 3 kali sehari hingga maksimum 450 mg/hari.<ref>Sota Omoigui. ''Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II''. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.</ref>
# Dosis rendah (6,25 mg) digunakan pada hipertensi atau gagal jantung kongestif, jika ditambahkan pada suatu [[diuretik]], atau pada pasien dengan [[deplesi]] garam, gangguan ginjal.
# Dosis rendah (6,25 mg) digunakan pada hipertensi atau gagal jantung kongestif, jika ditambahkan pada suatu [[diuretik]], atau pada pasien dengan [[deplesi]] garam, gangguan ginjal.<ref>Sota Omoigui. ''Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II''. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.</ref>
== Peringatan ==
== Peringatan ==
* Dapat berkaitan dengan angioedema, supresi [[sumsum tulang]], dan [[proteinuria]].
* Dapat berkaitan dengan angioedema, supresi [[sumsum tulang]], dan [[proteinuria]].<ref>Sota Omoigui. ''Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II''. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.</ref>
* Efek berdasarkan imun (gangguan rasa, ruam, [[neutropenia]]), jarang serius asalkan dosis total harian <150 mg. Sebagian besar diteukan pada pasien dengan penyakit vaskular [[kolagen]] atau yang mendapatkan obat lain yang memungkinkan untuk mengubah respon imun (contoh: [[prokainamid]], [[tokainid]], [[hidralazin]], [[asebutolol]], [[probenesid]]). Semua pasien harus menjalani suatu evaluasi ginjal pra-kaptopril, uji terhadap antibodi anti-inti, hitungan darah lengkap, dan penapisan terhadap semua medikasi lain.
* Efek berdasarkan imun (gangguan rasa, ruam, [[neutropenia]]), jarang serius asalkan dosis total harian <150 mg.<ref>Sota Omoigui. ''Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II''. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.</ref> Sebagian besar diteukan pada pasien dengan penyakit vaskular [[kolagen]] atau yang mendapatkan obat lain yang memungkinkan untuk mengubah respon imun (contoh: [[prokainamid]], [[tokainid]], [[hidralazin]], [[asebutolol]], [[probenesid]]).<ref>Sota Omoigui. ''Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II''. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.</ref> Semua pasien harus menjalani suatu evaluasi ginjal pra-kaptopril, uji terhadap antibodi anti-inti, hitungan darah lengkap, dan penapisan terhadap semua medikasi lain.<ref>Sota Omoigui. ''Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II''. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.</ref>
* Dapat menyebabkan hipotensi pada dosis pertama, terutama pasien dengan deplesi volume atau jika digunakan secara bersamaan dengan obat-obatan yang mengurangi volume vaskular.
* Dapat menyebabkan hipotensi pada dosis pertama, terutama pasien dengan deplesi volume atau jika digunakan secara bersamaan dengan obat-obatan yang mengurangi volume vaskular.<ref>Sota Omoigui. ''Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II''. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.</ref>
* Tidak boleh digunakan dengan [[diuretik hemat kalium]] karena dapat menyebabkan hiperkalemia.
* Tidak boleh digunakan dengan [[diuretik hemat kalium]] karena dapat menyebabkan hiperkalemia.<ref>Sota Omoigui. ''Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II''. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.</ref>
* Penggunaan pada pasien hipertensi dengan penyakit ginjal harus hati-hati. Peningkatan kadar nitrogen urea darah dan kreatinin serum dapat terjadi setelah penurunan tekanan darah. Fungsi ginjal harus dikontrol setelah beberapa minggu pertama pengobatan.
* Penggunaan pada pasien hipertensi dengan penyakit ginjal harus hati-hati.<ref>Sota Omoigui. ''Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II''. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.</ref> Peningkatan kadar nitrogen urea darah dan kreatinin serum dapat terjadi setelah penurunan tekanan darah.<ref>Sota Omoigui. ''Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II''. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.</ref> Fungsi ginjal harus dikontrol setelah beberapa minggu pertama pengobatan.<ref>Sota Omoigui. ''Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II''. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.</ref>
* Pasien dengan gagal jantung kongestif, yaitu pasien dengan fungsi ginjal yang kemungkinan tergantung pada [[Sistem renin-angiotensin|sistem renin-angiotensin-aldosteron]] dapat berhubungan dengan [[oliguria]] atau [[azotemia]] progresif.
* Pasien dengan gagal jantung kongestif, yaitu pasien dengan fungsi ginjal yang kemungkinan tergantung pada [[Sistem renin-angiotensin|sistem renin-angiotensin-aldosteron]] dapat berhubungan dengan [[oliguria]] atau [[azotemia]] progresif.<ref>Sota Omoigui. ''Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II''. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.</ref>
* Ada bukti bahwa kandungan obat berisiko terhadap janin manusia, tetapi besarnya manfaat yang diperoleh mungkin lebih besar dari risikonya, misalnya untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa.
* Ada bukti bahwa kandungan obat berisiko terhadap janin manusia, tetapi besarnya manfaat yang diperoleh mungkin lebih besar dari risikonya, misalnya untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa.
* untuk ibu menyususui terserap ke dalam ASI. Bila Anda sedang menyusui, jangan mengonsumsi obat ini tanpa arahan dari dokter.
* untuk ibu menyususui terserap ke dalam ASI. Bila Anda sedang menyusui, jangan mengonsumsi obat ini tanpa arahan dari dokter.<ref>https://www.alodokter.com/captopril</ref>


== Efek samping ==
== Efek samping ==
* [[Kardiovaskular]]: Hipotensi, [[palpitasi]], [[takikardia]].
* [[Kardiovaskular]]: Hipotensi, [[palpitasi]], [[takikardia]].<ref>Sota Omoigui. ''Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II''. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.</ref>
* Paru-paru: Batuk, [[dispne]], [[bronkospasme]].
* Paru-paru: Batuk, [[dispne]], [[bronkospasme]].<ref>Sota Omoigui. ''Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II''. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.</ref>
* Sistem saraf pusat: Pusing, kelelahan.
* Sistem saraf pusat: Pusing, kelelahan.<ref>Sota Omoigui. ''Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II''. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.</ref>
* Saluran pencernaan: Nyeri [[abdomen]], [[disgeusia]], [[tukak lambung]].
* Saluran pencernaan: Nyeri [[abdomen]], [[disgeusia]], [[tukak lambung]].<ref>Sota Omoigui. ''Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II''. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.</ref>
* Kulit: Ruam, [[pruritus]].
* Kulit: Ruam, [[pruritus]].<ref>Sota Omoigui. ''Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II''. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.</ref>
* Ginjal: Peningkatan kadar nitrogen urea dan kreatinin, proteinuria, gagal ginjal.
* Ginjal: Peningkatan kadar nitrogen urea dan kreatinin, proteinuria, gagal ginjal.<ref>Sota Omoigui. ''Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II''. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.</ref>
* Hematologik: [[Neutropenia]], [[Trombositopenia]], [[anemia hemolitik]], [[eosinofilia]].
* Hematologik: [[Neutropenia]], [[Trombositopenia]], [[anemia hemolitik]], [[eosinofilia]].<ref>Sota Omoigui. ''Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II''. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.</ref>
* Lain-lain: [[Angioedema]], [[limfadenopati]].
* Lain-lain: [[Angioedema]], [[limfadenopati]].<ref>Sota Omoigui. ''Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II''. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.</ref>
 
== Rujukan ==


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kaptopril&oldid=28654407 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28654407 (2025-12-03T00:10:10Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kaptopril&oldid=28654407 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28654407 (2025-12-03T00:10:10Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 04.18

Berkas:Captopril.svg
Captopril

Kaptopril merupakan suatu obat yang digunakan untuk pengobatan hipertensi, gagal jantung kongestif, dan pecegahan remodelisasi ventrikel pasca-MI.[1] Kaptopril sendiri dieliminasi dalam hati dan ginjal dalam tubuh.[2] Bentuk sediaan kaptopril ini adalah tablet dengan dosis 12,5 mg; 25 mg; 37,5 mg; 50 mg; dan 100 mg.[3] Kaptopril bekerja dengan cara menginhibisi enzim pengkonversi angiotensin (inhibitor ACE).[4] Dalam pemberiannya, kaptopril memerlukan pemberian yang lebih sering.[5] Selain itu, kaptopril dapat menyebabkan hiperkalemia (kelebihan kalium dalam darah) dan penurunan fungsi ginjal yang reversibel.[6] Kaptropil merupakan obat keras, maka penggunaan harus disertai informasi dari dokter atau apoteker.[7]

Monografi

Nama kimia kaptopril adalah 1-[(2S)-3-merkapto-2-methylpropionyl]-Lproline dengan berat molekul 217,29.[8] Kaptopril berupa bubuk kristal putih yang memiliki sedikit bau belerang.[9] Ksptopril memiliki sifat larut dalam air (sekitar 160 mg / mL), metanol, dan etanol dan sedikit larut dalam kloroform dan etil asetat.[10]

Farmakologi

Kaptopril merupakan penghambat yang kompetitif terhadap enzim pengubah angiotensin-I menjadi angiotensin-II / angiotensin converting enzyme (ACE).[11] Kaptopril mencegah terjadinya perubahan dari angiotensin-I menjadi angiotensin II.[12] Agiotensin II merupakan salah satu senyawa yang dapat menaikkan tekanan darah.[13] Kaptopril dan metabolitnya diekskresi terutama melalui urin.[14] Eliminasi waktu paruh kaptopril meningkat dengan menurunnya fungsi ginjal dimana kecepatan eliminasi berhubungan dengan bersihan kreatinin.[15] Angiotensin II merupakan vasokontriktor yang berpotensi dan bertindak untuk melepaskan aldosteron.[16] Dengan demikian, kaptopril menurunkan tahanan vaskular perifer dan tekanan darah dan menghambat retensi air dan garam yang normalnya ditimbulkan oleh aldosteron.[17] Enzim pengkonversi angiotensin juga bertanggung jawab dalam metabolisme bradikinin.[18] Bradikinin merupakan vasodilator atau agen yang menyebabkan pembuluh darah mengalami vasodilatasi.[19] Kaptopril menyebabkan kadar bradikinin dalam jaringan meningkat, sehingga aliran datah di otak dan tekanan intrakranial meningkat.[20]

Farmakokinetik

Absorpsi

Pemberian kaptopril secara oral memberikan penyerapan yang cepat dengan tingkat darah puncak sekitar 1 mg / mL yang ditemukan 1 / 2 sampai 1 jam setelah dosis 100 mg.[21] Penyerapan minimal rata-rata sekitar 75 persen.[22] Kehadiran makanan di saluran pencernaan mengurangi penyerapan sebesar 25 sampai 40 persen.[23]

Distribusi

Volume fase terminal distribusi (2L/kg) menunjukkan bahwa kaptopril didistribusikan ke jaringan dalam.[24] Sekitar 30 persen dari obat terikat pada protein plasma.[25]

Metabolisme

Kaptopril secara ekstensif dimetabolisme.[26] Metabolit utama dari kaptopril adalah kaptopril dimer (SQ 14.551).[27] Penelitian secara in vitro telah menunjukkan bahwa SQ 14.551 secara signifikan lebih aktif daripada kaptopril sebagai inhibitor enzim pengkonversi angiotensin.[28]

Ekskresi

Kaptopril dan metabolitnya (kaptopril dimer dan konjugasi dengan senyawa endogen tiol misalnya: kaptopril-sistein) diekskresikan terutama dalam urin.[29] Studi in vitro menunjukkan bahwa metabolit yang dihasilkan bersifat labil dan interkonversi dapat terjadi secara in vivo.[30] Sekitar 40 persen dari dosis yang diberikan diekskresikan dan tidak mengalami perubahan dalam urin selama 24 jam dan 35 persen sebagai metabolit.[31] Jumlah pembersihannya dalam tubuh adalah sekitar 0,8 L / kg / jam.[32]

Farmakodinamik

Pemberian kaptopril menghasilkan pengurangan resistensi arteri perifer pada pasien hipertensi tanpa adanya perubahan atau peningkatan output jantung.[33] Pengurangan klinis yang signifikan dari tekanan darah yang sering diamati 60 sampai 90 menit setelah pemberian kaptopril secara oral.[34] Namun, penurunan tekanan darah biasanya progresif. Durasi efek tampaknya berhubungan dengan dosis.[35] Tekanan darah diturunkan dalam posisi berdiri dan terlentang.[36] Efek ortostatik dan takikardi jarang terjadi, terjadi paling sering pada pasien yang mengalami deplesia.[37] Tidak ada peningkatan tekanan darah secara mendadak setelah penarikan obat.[38] Penelitian telah menunjukkan bahwa terjadi peningkatan aliran darah ginjal setelah pemberian kaptopril. Laju filtrasi glomerulus biasanya tidak berubah.[39] Namun dalam beberapa kasus, laju filtrasi glomerulus dapat menurunkan secara sementara, sehingga terjadi peningkatan jumlah kreatinin serum dan urea nitrogen secara sementara.[40] Pada manusia, sistem renin-angiotensin berperan dalam mengatur laju filtrasi glomerulus bila tekanan perfusi ginjal rendah.[41] Pemberian kaptopril dapat menyebabkan kerusakan akut filtrasi glomerulus pada pasien tersebut.[42]

Dosis

  1. Per oral dengan dosis 6,25-50 mg 2 atau 3 kali sehari.[43]
  2. Sublingual (dikunyah) 25-50 mg.[44]
  1. Per oral dengan dosis 25-100 mg 3 kali sehari hingga maksimum 450 mg/hari.[45]
  2. Dosis rendah (6,25 mg) digunakan pada hipertensi atau gagal jantung kongestif, jika ditambahkan pada suatu diuretik, atau pada pasien dengan deplesi garam, gangguan ginjal.[46]

Peringatan

  • Dapat berkaitan dengan angioedema, supresi sumsum tulang, dan proteinuria.[47]
  • Efek berdasarkan imun (gangguan rasa, ruam, neutropenia), jarang serius asalkan dosis total harian <150 mg.[48] Sebagian besar diteukan pada pasien dengan penyakit vaskular kolagen atau yang mendapatkan obat lain yang memungkinkan untuk mengubah respon imun (contoh: prokainamid, tokainid, hidralazin, asebutolol, probenesid).[49] Semua pasien harus menjalani suatu evaluasi ginjal pra-kaptopril, uji terhadap antibodi anti-inti, hitungan darah lengkap, dan penapisan terhadap semua medikasi lain.[50]
  • Dapat menyebabkan hipotensi pada dosis pertama, terutama pasien dengan deplesi volume atau jika digunakan secara bersamaan dengan obat-obatan yang mengurangi volume vaskular.[51]
  • Tidak boleh digunakan dengan diuretik hemat kalium karena dapat menyebabkan hiperkalemia.[52]
  • Penggunaan pada pasien hipertensi dengan penyakit ginjal harus hati-hati.[53] Peningkatan kadar nitrogen urea darah dan kreatinin serum dapat terjadi setelah penurunan tekanan darah.[54] Fungsi ginjal harus dikontrol setelah beberapa minggu pertama pengobatan.[55]
  • Pasien dengan gagal jantung kongestif, yaitu pasien dengan fungsi ginjal yang kemungkinan tergantung pada sistem renin-angiotensin-aldosteron dapat berhubungan dengan oliguria atau azotemia progresif.[56]
  • Ada bukti bahwa kandungan obat berisiko terhadap janin manusia, tetapi besarnya manfaat yang diperoleh mungkin lebih besar dari risikonya, misalnya untuk mengatasi situasi yang mengancam jiwa.
  • untuk ibu menyususui terserap ke dalam ASI. Bila Anda sedang menyusui, jangan mengonsumsi obat ini tanpa arahan dari dokter.[57]

Efek samping

Referensi

  1. Sota Omoigui. Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.
  2. Sota Omoigui. Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.
  3. Sota Omoigui. Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.
  4. Mark A. Graber, Peter P. Toth, Robert L. Herting, Jr. Buku Saku Dokter Keluarga Edisi 3. Penerbit Buku Kedokteran EGC. 1997. hlm. 106. ISBN 979-448-678-7.
  5. Mark A. Graber, Peter P. Toth, Robert L. Herting, Jr. Buku Saku Dokter Keluarga Edisi 3. Penerbit Buku Kedokteran EGC. 1997. hlm. 106. ISBN 979-448-678-7.
  6. Mark A. Graber, Peter P. Toth, Robert L. Herting, Jr. Buku Saku Dokter Keluarga Edisi 3. Penerbit Buku Kedokteran EGC. 1997. hlm. 106. ISBN 979-448-678-7.
  7. Captopril. American Society of Health-System Pharmacists, Inc. Disclaimer. 2012.
  8. Capoten. RxList. 2012.
  9. Capoten. RxList. 2012.
  10. Capoten. RxList. 2012.
  11. Captopril. Hexpharm Jaya, A Kalbe Company.
  12. Captopril. Hexpharm Jaya, A Kalbe Company.
  13. Captopril. Hexpharm Jaya, A Kalbe Company.
  14. Captopril. Hexpharm Jaya, A Kalbe Company.
  15. Captopril. Hexpharm Jaya, A Kalbe Company.
  16. Sota Omoigui. Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.
  17. Sota Omoigui. Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.
  18. Sota Omoigui. Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.
  19. Sota Omoigui. Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.
  20. Sota Omoigui. Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.
  21. Product Information CAPOTEN (Captopril). Aspen Pharma Pty Ltd. 2010.
  22. Product Information CAPOTEN (Captopril). Aspen Pharma Pty Ltd. 2010.
  23. Product Information CAPOTEN (Captopril). Aspen Pharma Pty Ltd. 2010.
  24. Product Information CAPOTEN (Captopril). Aspen Pharma Pty Ltd. 2010.
  25. Product Information CAPOTEN (Captopril). Aspen Pharma Pty Ltd. 2010.
  26. Product Information CAPOTEN (Captopril). Aspen Pharma Pty Ltd. 2010.
  27. Product Information CAPOTEN (Captopril). Aspen Pharma Pty Ltd. 2010.
  28. Product Information CAPOTEN (Captopril). Aspen Pharma Pty Ltd. 2010.
  29. Product Information CAPOTEN (Captopril). Aspen Pharma Pty Ltd. 2010.
  30. Product Information CAPOTEN (Captopril). Aspen Pharma Pty Ltd. 2010.
  31. Product Information CAPOTEN (Captopril). Aspen Pharma Pty Ltd. 2010.
  32. Product Information CAPOTEN (Captopril). Aspen Pharma Pty Ltd. 2010.
  33. Product Information CAPOTEN (Captopril). Aspen Pharma Pty Ltd. 2010.
  34. Product Information CAPOTEN (Captopril). Aspen Pharma Pty Ltd. 2010.
  35. Product Information CAPOTEN (Captopril). Aspen Pharma Pty Ltd. 2010.
  36. Product Information CAPOTEN (Captopril). Aspen Pharma Pty Ltd. 2010.
  37. Product Information CAPOTEN (Captopril). Aspen Pharma Pty Ltd. 2010.
  38. Product Information CAPOTEN (Captopril). Aspen Pharma Pty Ltd. 2010.
  39. Product Information CAPOTEN (Captopril). Aspen Pharma Pty Ltd. 2010.
  40. Product Information CAPOTEN (Captopril). Aspen Pharma Pty Ltd. 2010.
  41. Product Information CAPOTEN (Captopril). Aspen Pharma Pty Ltd. 2010.
  42. Product Information CAPOTEN (Captopril). Aspen Pharma Pty Ltd. 2010.
  43. Sota Omoigui. Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.
  44. Sota Omoigui. Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.
  45. Sota Omoigui. Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.
  46. Sota Omoigui. Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.
  47. Sota Omoigui. Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.
  48. Sota Omoigui. Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.
  49. Sota Omoigui. Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.
  50. Sota Omoigui. Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.
  51. Sota Omoigui. Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.
  52. Sota Omoigui. Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.
  53. Sota Omoigui. Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.
  54. Sota Omoigui. Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.
  55. Sota Omoigui. Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.
  56. Sota Omoigui. Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.
  57. https://www.alodokter.com/captopril
  58. Sota Omoigui. Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.
  59. Sota Omoigui. Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.
  60. Sota Omoigui. Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.
  61. Sota Omoigui. Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.
  62. Sota Omoigui. Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.
  63. Sota Omoigui. Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.
  64. Sota Omoigui. Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.
  65. Sota Omoigui. Buku Saku Obat-obatan Anestesia Edisi II. Buku Kedokteran EGC. 1995. hlm. 42. ISBN 979-448-353-2.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28654407 (2025-12-03T00:10:10Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.