Platina: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29345558; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[ | [[File:Platinum_crystals.jpg|thumb|right|280px|Platinum crystals]] | ||
Platina adalah anggota unsur [[golongan platina]] dan unsur dalam [[Unsur golongan 10|golongan 10]] pada [[tabel periodik]]. Ia memiliki enam [[isotop]] alami. Logam ini adalah salah satu unsur [[Kelimpahan unsur dalam kerak bumi|langka di kerak bumi]] dengan kelimpahan rata-rata sekitar 5 [[mikrogram|μg]]/kg. Ia terdapat dalam beberapa bijih [[nikel]] dan [[tembaga]] bersama dengan beberapa deposit [[Mineral unsur alami|alami]], sebagian besar di [[Afrika Selatan]], yang menyumbang 80% dari produksi dunia. Karena kelangkaan dalam kerak bumi, hanya beberapa ratus [[ton]] yang diproduksi setiap tahun, dan memberikan manfaat penting, logam ini menjadi sangat berharga dan merupakan [[Daftar komoditas perdagangan|komoditas logam mulia]] utama. | [[Logam transisi]] putih abu-abu ini [[massa jenis|padat]], lunak, ulet, sangat tidak reaktif, dan [[logam berharga|berharga]]. Namanya berasal dari istilah Spanyol ''platina'', yang jika diterjemahkan secara harfiah berarti "perak kecil".<ref>[http://www.britannica.com/EBchecked/topic/464081/platinum-Pt "platinum (Pt)."] Encyclopædia Britannica Online. Encyclopædia Britannica Inc., 2012. Web. 24 April 2012</ref><ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Platina&oldid=29345558 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> | ||
Platina adalah anggota unsur [[golongan platina]] dan unsur dalam [[Unsur golongan 10|golongan 10]] pada [[tabel periodik]]. Ia memiliki enam [[isotop]] alami. Logam ini adalah salah satu unsur [[Kelimpahan unsur dalam kerak bumi|langka di kerak bumi]] dengan kelimpahan rata-rata sekitar 5 [[mikrogram|μg]]/kg. Ia terdapat dalam beberapa bijih [[nikel]] dan [[tembaga]] bersama dengan beberapa deposit [[Mineral unsur alami|alami]], sebagian besar di [[Afrika Selatan]], yang menyumbang 80% dari produksi dunia. Karena kelangkaan dalam kerak bumi, hanya beberapa ratus [[ton]] yang diproduksi setiap tahun, dan memberikan manfaat penting, logam ini menjadi sangat berharga dan merupakan [[Daftar komoditas perdagangan|komoditas logam mulia]]<ref>Istilah '''''logam mulia''''' di Indonesia memiliki makna yang berbeda menurut bidang kimia/fisika dan bidang ekonomi. Logam mulia menurut kimia/fisika diturunkan dari yang merujuk pada sifat inert golongan logam ini. Sedangkan meurut ilmu ekonomi, logam mulia yang diturunkan dari lebih cocok jika dimaknai sebagai Logam berharga karena merujuk pada kelangkaan dan nilai ekonominya yang tinggi. Namun demikian, seluruh unsur logam berharga (ekonomi) secara kimia masuk dalam golongan logam mulia (kimia)</ref> utama. | |||
Platina adalah [[Deret reaktivitas|logam yang paling kurang reaktif]]. Daya tahannya yang mengagumkan terhadap [[korosi]], bahkan pada suhu tinggi, membuatnya dinobatkan sebagai [[logam mulia]]. Konsekuensinya, platina sering ditemukan sebagai unsur platina alami. Oleh karena ia terdapat secara alami dalam [[alluvium|pasir aluvium]] di berbagai sungai, maka ia digunakan pertama kali oleh penduduk asli Amerika Selatan [[pra-Kolombia]] untuk membuat artefak. Tulisan Eropa merujuk pada abad ke-16, tetapi laporan [[Antonio de Ulloa]] yang memublikasikan logam baru di [[Kolombia]] pada tahun 1748 menjadi objek penelitian para ilmuwan. | Platina adalah [[Deret reaktivitas|logam yang paling kurang reaktif]]. Daya tahannya yang mengagumkan terhadap [[korosi]], bahkan pada suhu tinggi, membuatnya dinobatkan sebagai [[logam mulia]]. Konsekuensinya, platina sering ditemukan sebagai unsur platina alami. Oleh karena ia terdapat secara alami dalam [[alluvium|pasir aluvium]] di berbagai sungai, maka ia digunakan pertama kali oleh penduduk asli Amerika Selatan [[pra-Kolombia]] untuk membuat artefak. Tulisan Eropa merujuk pada abad ke-16, tetapi laporan [[Antonio de Ulloa]] yang memublikasikan logam baru di [[Kolombia]] pada tahun 1748 menjadi objek penelitian para ilmuwan. | ||
Platina digunakan dalam [[pengubah katalitik]], peralatan laboratorium, kontak [[listrik]] dan [[elektrode]], [[Sensor suhu|termometer resistensi platina]], peralatan [[kedokteran gigi]], dan [[perhiasan]]. Oleh karena termasuk [[logam berat]], platina memiliki masalah kesehatan jika terpapar garamnya, tetapi karena ketahanannya terhadap korosi, platina tidak beracun seperti beberapa logam lainnya. Senyawa yang mengandung platina, seperti ''[[sisplatin]]'', ''[[oksaliplatin]]'' dan ''[[karboplatin]]'', digunakan dalam [[kemoterapi]] untuk melawan kanker jenis tertentu. | Platina digunakan dalam [[pengubah katalitik]], peralatan laboratorium, kontak [[listrik]] dan [[elektrode]], [[Sensor suhu|termometer resistensi platina]], peralatan [[kedokteran gigi]], dan [[perhiasan]]. Oleh karena termasuk [[logam berat]], platina memiliki masalah kesehatan jika terpapar garamnya, tetapi karena ketahanannya terhadap korosi, platina tidak beracun seperti beberapa logam lainnya.<ref>[http://www.euro.who.int/__data/assets/pdf_file/0015/123081/AQG2ndEd_6_11Platinum.PDF Air Quality Guidelines]. WHO Regional Office for Europe, Copenhagen, Denmark. 2000.</ref> Senyawa yang mengandung platina, seperti ''[[sisplatin]]'', ''[[oksaliplatin]]'' dan ''[[karboplatin]]'', digunakan dalam [[kemoterapi]] untuk melawan kanker jenis tertentu.<ref>NJ Wheate. [https://archive.org/details/sim_dalton-transactions_2010-09-21_39_35/page/8113 The status of platinum anticancer drugs in the clinic and in clinical trials]. ''Dalton transactions (Cambridge, England : 2003)''. 2010. Vol. 39 (35). hlm. 8113–27. doi:10.1039/C0DT00292E.</ref> | ||
== Karakteristik == | == Karakteristik == | ||
=== Sifat fisika === | === Sifat fisika === | ||
Platina murni adalah logam putih keperakan yang berkilau, ulet, dan dapat ditempa. Platina lebih [[Keuletan (fisika)|ulet]] daripada [[emas]], [[perak]] atau [[tembaga]], sehingga paling ulet dibandingkan kebanyakan logam murni lainnya, tetapi kurang lunak daripada emas. Logam ini memiliki ketahanan yang sangat baik terhadap [[korosi]], stabil pada suhu tinggi dan memiliki sifat listrik yang stabil. Platinum bereaksi lambat dengan [[oksigen]] pada suhu yang sangat tinggi. Logam ini bereaksi hebat dengan fluor pada membentuk [[platina tetrafluorida|tetrafluorida]]. Logam ini juga diserang oleh [[klor]], [[brom]], [[iodin]], dan [[belerang]]. Platina tidak larut dalam [[asam klorida]] dan [[asam nitrat]], tetapi larut dalam ''[[aqua regia]]'' panas membentuk [[asam kloroplatinat]], . | Platina murni adalah logam putih keperakan yang berkilau, ulet, dan dapat ditempa.<ref>''Chemistry Foundations and Applications''. Thomson Gale. 2004. Vol. 3. hlm. 267–268. ISBN 0-02-865724-1.</ref> Platina lebih [[Keuletan (fisika)|ulet]] daripada [[emas]], [[perak]] atau [[tembaga]], sehingga paling ulet dibandingkan kebanyakan logam murni lainnya, tetapi kurang lunak daripada emas.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Platina&oldid=29345558 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref><ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Platina&oldid=29345558 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> Logam ini memiliki ketahanan yang sangat baik terhadap [[korosi]], stabil pada suhu tinggi dan memiliki sifat listrik yang stabil. Platinum bereaksi lambat dengan [[oksigen]] pada suhu yang sangat tinggi.<ref>[http:/// Salinan arsip].</ref> Logam ini bereaksi hebat dengan fluor pada membentuk [[platina tetrafluorida|tetrafluorida]].<ref>Sir Norman Lockyer. [https://books.google.com/books?id=FswKAAAAYAAJ&pg=PA625 Nature]. Macmillan Journals Limited. 1891. hlm. 625–.</ref> Logam ini juga diserang oleh [[klor]], [[brom]], [[iodin]], dan [[belerang]]. Platina tidak larut dalam [[asam klorida]] dan [[asam nitrat]], tetapi larut dalam ''[[aqua regia]]'' panas membentuk [[asam kloroplatinat]], .<ref>CRC contributors. ''CRC Handbook of Chemistry and Physics''. CRC Press. 2007–2008. Vol. 4. hlm. 26. ISBN 978-0-8493-0488-0.</ref> | ||
Karakter fisika serta kestabilan kimianya menjadikannya berguna untuk aplikasi industri. Ketahanannya terhadap keausan dan noda cocok untuk digunakan sebagai [[perhiasan]]. | Karakter fisika serta kestabilan kimianya menjadikannya berguna untuk aplikasi industri.<ref>Craig, Bruce D. [https://books.google.com/books?id=KXwgAZJBWb0C&pg=RA1-PT8 Handbook of corrosion data]. January 1995. hlm. 8–9. ISBN 978-0-87170-518-1.</ref> Ketahanannya terhadap keausan dan noda cocok untuk digunakan sebagai [[perhiasan]]. | ||
=== Sifat kimia === | === Sifat kimia === | ||
[[Bilangan oksidasi|Tingkat oksidasi]] platina yang paling umum adalah +2 dan +4. Tingkat oksidasi +1 dan +3 kurang umum, dan kadang distabilkan oleh ikatan logam dalam spesies bimetalik (atau [[polimetalik]]). Sesuai perkiraan, senyawa platina(II) tetrakoordinasi cenderung mengadopsi geometri [[segiempat planar]] 16 elektron. Meskipun unsur platina biasanya tak reaktif, ia larut dalam ''[[aqua regia]]'' panas membentuk [[asam kloroplatinat]] ():<ref>George B. Kauffman. ''Ammonium Hexachloroplatinate(IV)''. ''Inorganic Syntheses''. 1967. Vol. 9. hlm. 182–185. doi:10.1002/9780470132401.ch51. ISBN 978-0-470-13240-1.</ref> | |||
[[Bilangan oksidasi|Tingkat oksidasi]] platina yang paling umum adalah +2 dan +4. Tingkat oksidasi +1 dan +3 kurang umum, dan kadang distabilkan oleh ikatan logam dalam spesies bimetalik (atau [[polimetalik]]). Sesuai perkiraan, senyawa platina(II) tetrakoordinasi cenderung mengadopsi geometri [[segiempat planar]] 16 elektron. Meskipun unsur platina biasanya tak reaktif, ia larut dalam ''[[aqua regia]]'' panas membentuk [[asam kloroplatinat]] (): | |||
<math> \text{Pt} + 4\text{ HNO}_3 + 6\text{ HCl} \longrightarrow \text{H}_2\text{PtCl}_6 + 4\text{ NO}_2 + 4\text{ H}_2\text{O}</math> | <math> \text{Pt} + 4\text{ HNO}_3 + 6\text{ HCl} \longrightarrow \text{H}_2\text{PtCl}_6 + 4\text{ NO}_2 + 4\text{ H}_2\text{O}</math> | ||
Sebagai suatu [[teori HSAB|asam lemah]], platina mempunyai afinitas besar terhadap belerang, seperti terhadap [[dimetil sulfoksida]] (DMSO); sejumlah kompleks DMSO telah dilaporkan dan pemilihan pelarut reaksi harus dilakukan dengan sangat hati-hati. | Sebagai suatu [[teori HSAB|asam lemah]], platina mempunyai afinitas besar terhadap belerang, seperti terhadap [[dimetil sulfoksida]] (DMSO); sejumlah kompleks DMSO telah dilaporkan dan pemilihan pelarut reaksi harus dilakukan dengan sangat hati-hati.<ref>Y. Han. ''Mono- vs Bis(carbene) Complexes: A Detailed Study on Platinum(II)−Benzimidazolin-2-ylidenes''. ''Organometallics''. 2007. Vol. 26 (18). hlm. 4612. doi:10.1021/om700543p.</ref> | ||
=== Isotop === | === Isotop === | ||
Platina mempunyai enam [[isotop]] alami: <sup>190</sup>Pt, <sup>192</sup>Pt, <sup>194</sup>Pt, <sup>195</sup>Pt, <sup>196</sup>Pt, dan <sup>198</sup>Pt. Isotop yang paling [[Kelimpahan isotop|melimpah]] adalah <sup>195</sup>Pt, menyusun 33,83% dari seluruh platina. Itu adalah satu-satunya isotop stabil tanpa spin nol; dengan spin , puncak satelit <sup>195</sup>Pt sering teramati dalam spektroskopi NMR <sup>1</sup>H dan <sup>31</sup>P (yaitu, Pt-fosfin dan kompleks Pt-alkil).<sup>190</sup>Pt adalah yang paling sedikit, hanya 0,01%. Di antara isotop alami, hanya <sup>190</sup>Pt yang tidak stabil, meskipun meluruh dengan waktu paruh 6,5 tahun, menyebabkan aktivitas menjadi 15 [[Becquerel|Bq]]/kg dari platina alami.<sup>198</sup>Pt dapat mengalami [[peluruhan alfa]], tetapi peluruhannya tidak pernah teramati ([[waktu paruh]] diketahui lebih dari 3,2 tahun); oleh karena itu, ia dianggap stabil. Platina juga memiliki 31 isotop sintetis dalam rentang massa atom dari 166 hingga 202, sehingga total jumlah isotop yang diketahui sebanyak 37. Di antara ini, yang paling tidak stabil adalah <sup>166</sup>Pt, dengan waktu paruh 300 µs, sementara yang paling stabil adalah <sup>193</sup>Pt dengan waktu paruh 50 tahun. Sebagian besar isotop platina meluruh dengan beberapa kombinasi [[peluruhan beta]] dan [[peluruhan alfa|alfa]].<sup>188</sup>Pt, <sup>191</sup>Pt, dan <sup>193</sup>Pt meluruh dengan (terutama) [[tangkapan elektron]].<sup>190</sup>Pt dan <sup>198</sup>Pt mengalami jalur [[peluruhan beta berganda]].<ref>G. Audi. ''The NUBASE Evaluation of Nuclear and Decay Properties''. ''Nuclear Physics A''. Atomic Mass Data Center. 2003. Vol. 729. hlm. 3–128. doi:10.1016/j.nuclphysa.2003.11.001.</ref> | |||
Platina mempunyai enam [[isotop]] alami: <sup>190</sup>Pt, <sup>192</sup>Pt, <sup>194</sup>Pt, <sup>195</sup>Pt, <sup>196</sup>Pt, dan <sup>198</sup>Pt. Isotop yang paling [[Kelimpahan isotop|melimpah]] adalah <sup>195</sup>Pt, menyusun 33,83% dari seluruh platina. Itu adalah satu-satunya isotop stabil tanpa spin nol; dengan spin , puncak satelit <sup>195</sup>Pt sering teramati dalam spektroskopi NMR <sup>1</sup>H dan <sup>31</sup>P (yaitu, Pt-fosfin dan kompleks Pt-alkil).<sup>190</sup>Pt adalah yang paling sedikit, hanya 0,01%. Di antara isotop alami, hanya <sup>190</sup>Pt yang tidak stabil, meskipun meluruh dengan waktu paruh 6,5 tahun, menyebabkan aktivitas menjadi 15 [[Becquerel|Bq]]/kg dari platina alami.<sup>198</sup>Pt dapat mengalami [[peluruhan alfa]], tetapi peluruhannya tidak pernah teramati ([[waktu paruh]] diketahui lebih dari 3,2 tahun); oleh karena itu, ia dianggap stabil. Platina juga memiliki 31 isotop sintetis dalam rentang massa atom dari 166 hingga 202, sehingga total jumlah isotop yang diketahui sebanyak 37. Di antara ini, yang paling tidak stabil adalah <sup>166</sup>Pt, dengan waktu paruh 300 µs, sementara yang paling stabil adalah <sup>193</sup>Pt dengan waktu paruh 50 tahun. Sebagian besar isotop platina meluruh dengan beberapa kombinasi [[peluruhan beta]] dan [[peluruhan alfa|alfa]].<sup>188</sup>Pt, <sup>191</sup>Pt, dan <sup>193</sup>Pt meluruh dengan (terutama) [[tangkapan elektron]].<sup>190</sup>Pt dan <sup>198</sup>Pt mengalami jalur [[peluruhan beta berganda]]. | |||
=== Keberadaan === | === Keberadaan === | ||
Platina adalah suatu logam yang sangat langka,<ref>[http://www.newscientist.com/article/mg19426051.200-earths-natural-wealth-an-audit.html?page=1 Earth's natural wealth: an audit]. New Scientist. 23 May 2007.</ref> hanya terdapat dengan konsentrasi 0,005 [[Bagian per juta|ppm]] pada [[Kerak bumi|kerak]] [[Bumi]].<ref>Stellman, Jeanne Mager. [https://books.google.com/books?id=nDhpLa1rl44C&pg=PT141 Encyclopaedia of Occupational Health and Safety: Chemical, industries and occupations]. International Labour Organization. 1998. hlm. 141. ISBN 92-2-109816-8.</ref><ref>Murata, K. J. [https://books.google.com/books?id=5IC6--3zhXMC&pg=PA71 in Symposium on Spectrocemical Analysis for Trace Elements]. ASTM International. 1958. hlm. 71.</ref> Ia kadang keliru dengan perak (Ag). Platina sering dijumpai tersendiri secara kimia sebagai platina alami dan sebagai [[alloy]] dengan logam golongan platina lainnya serta dengan [[besi]]. Platina paling sering dijumpai sebagai deposit sekunder pada deposit [[alluvium|aluvial]]. Deposit aluvial yang digunakan oleh bangsa [[pra-Kolombia]] di [[Chocó Department]], [[Kolombia]] masih merupakan sumber logam golongan platina hingga sekarang. Deposit aluvial besar lainnya adalah di [[Pegunungan Ural]], [[Rusia]], dan masih ditambang hingga sekarang.<ref>CRC contributors. ''CRC Handbook of Chemistry and Physics''. CRC Press. 2007–2008. Vol. 4. hlm. 26. ISBN 978-0-8493-0488-0.</ref> | |||
Pada deposit [[nikel]] dan [[tembaga]], logam golongan platina terdapat sebagai [[sulfida]] (misalnya, (Pt,Pd)S), [[telurida]] (misalnya, PtBiTe), [[antimonida]] (PdSb), dan [[arsenida]] (misalnya, PtAs<sub>2</sub>), dan sebagai alloy dengan nikel atau tembaga. Platina arsenida, ''[[sperrylite]]'' (PtAs<sub>2</sub>), adalah sumber platina utama yang terkait dengan bijih nikel dalam deposit [[Sudbury Basin]] di [[Ontario]], [[Canada]]. Di [[Platinum, Alaska]], sekitar telah ditambang antara tahun 1927 dan 1975. Tambang tersebut berhenti beroperasi pada tahun 1990.<ref>[http://explorenorth.com/library/communities/alaska/bl-Platinum.htm The History of Platinum]. ''Alaska Community Database Online''. ExploreNorth.</ref> [[Mineral sulfida]] yang langka, [[cooperite]], (Pt,Pd,Ni)S, mengandung platina bersama dengan [[paladium]] dan nikel. Cooperite terdapat di ''[[Merensky Reef]]'' di sekitar [[kompleks Bushveld]], [[Gauteng]], [[South Africa]].<ref>Z. Xiao. ''Characterizing and recovering the platinum group minerals—a review''. ''Minerals Engineering''. 2004. Vol. 17 (9–10). hlm. 961–979. doi:10.1016/j.mineng.2004.04.001.</ref> | |||
Pada tahun 1865, [[chromite]] diidentifikasi di region Bushveld, Afrika Selatan, diikuti dengan penemuan platina pada tahun 1906.<ref>Dan Oancea [http://www.infomine.com/publications/docs/Mining.com/Sep2008e.pdf Platinum In South Africa]. MINING.com. September 2008</ref> Cadangan primer terbesar yang diketahui berada di [[kompleks Bushveld]] di [[Afrika Selatan]].<ref>R. J. Seymour. ''Kirk Othmer Encyclopedia of Chemical Technology''. Wiley. 2001. doi:10.1002/0471238961.1612012019052513.a01.pub2.</ref> Deposit tembaga–nikel yang besar di dekat [[Norilsk]], [[Russia]], dan [[Sudbury Basin]], [[Canada]], adalah dua lokasi deposit besar lainnya. Di Sudbury Basin, jumlah bijih nikel yang sangat besar yang diproses membuktikan fakta bahwa platina hanya ada sekitar 0,5 [[bagian per juta|ppm]] di dalam bijih. Cadangan yang lebih kecil dapat dijumpai di Amerika Serikat,<ref>R. J. Seymour. ''Kirk Othmer Encyclopedia of Chemical Technology''. Wiley. 2001. doi:10.1002/0471238961.1612012019052513.a01.pub2.</ref> misalnya di [[Absaroka Range]], [[Montana]].<ref>[http://query.nytimes.com/gst/fullpage.html?res=9802E3D6153AF930A2575BC0A96E958260 Mining Platinum in Montana]. New York Times. 13 August 1998.</ref> Pada tahun 2010, Afrika Selatan adalah produsen puncak platina, dengan pangsa pasar hampir 77%, diikuti oleh Rusia dengan 13%; produksi dunia pada tahun 2010 adalah .<ref>Loferski, P. J. [http://minerals.usgs.gov/minerals/pubs/commodity/platinum/mcs-2012-plati.pdf Platinum–Group Metals]. USGS Mineral Resources Program. July 2012.</ref> | |||
Pada tahun 1865, [[chromite]] diidentifikasi di region Bushveld, Afrika Selatan, diikuti dengan penemuan platina pada tahun 1906. Cadangan primer terbesar yang diketahui berada di [[kompleks Bushveld]] di [[Afrika Selatan]]. Deposit tembaga–nikel yang besar di dekat [[Norilsk]], [[Russia]], dan [[Sudbury Basin]], [[Canada]], adalah dua lokasi deposit besar lainnya. Di Sudbury Basin, jumlah bijih nikel yang sangat besar yang diproses membuktikan fakta bahwa platina hanya ada sekitar 0,5 [[bagian per juta|ppm]] di dalam bijih. Cadangan yang lebih kecil dapat dijumpai di Amerika Serikat, misalnya di [[Absaroka Range]], [[Montana]]. Pada tahun 2010, Afrika Selatan adalah produsen puncak platina, dengan pangsa pasar hampir 77%, diikuti oleh Rusia dengan 13%; produksi dunia pada tahun 2010 adalah . | |||
Deposit platina terdapat di negara bagian [[Tamil Nadu]], [[India]]. dan sebuah MOU telah ditandatangani antara [[Geological Survey of India]] dengan TAMIN – Tamil Nadu Minerals Ltd. | Deposit platina terdapat di negara bagian [[Tamil Nadu]], [[India]].<ref>[http://www.thehindu.com/news/cities/Chennai/article495603.ece Evidence of huge deposits of platinum in State]. ''The Hindu''. 2 July 2010.</ref> dan sebuah MOU telah ditandatangani antara [[Geological Survey of India]] dengan TAMIN – Tamil Nadu Minerals Ltd.<ref>[http://www.thaindian.com/newsportal/business/mou-for-platinum-exploration-in-tamil-nadu-signed_100389223.html MOU for platinum exploration in Tamil Nadu signed] . thaindian.com. 1 July 2010</ref> | ||
Platina dengan kelimpahan yang lebih tinggi terdapat di [[Bulan]] dan [[meteorit]]. Sejalan dengan itu, platina ditemukan sedikit lebih melimpah di situs benturan [[bolide]] dengan Bumi yang terkait dengan hasil vulkanisme pasca-benturan, dan dapat ditambang secara ekonomis; [[Sudbury Basin]] adalah salah satu contohnya. | Platina dengan kelimpahan yang lebih tinggi terdapat di [[Bulan]] dan [[meteorit]]. Sejalan dengan itu, platina ditemukan sedikit lebih melimpah di situs benturan [[bolide]] dengan Bumi yang terkait dengan hasil vulkanisme pasca-benturan, dan dapat ditambang secara ekonomis; [[Sudbury Basin]] adalah salah satu contohnya.<ref>Christian Koeberl. [https://books.google.com/books?id=N-CLZhAXQzEC&pg=PA133 Meteorites: flux with time and impact effects]. 1998. hlm. 133–155. ISBN 978-1-86239-017-1.</ref> | ||
== Senyawa == | == Senyawa == | ||
=== Halida === | === Halida === | ||
Asam heksakloroplatinat yang disebut di atas kemungkinan adalah senyawa platina paling penting, karena ia bertindak selaku prekursor untuk banyak senyawa platina lainnya. Asam heksakloroplatinat sendiri memiliki beragam aplikasi dalam fotografi, seng etsa (), tinta yang tak dapat dihapus, pelapisan, cermin, porselin, pewarna, dan katalis. | Asam heksakloroplatinat yang disebut di atas kemungkinan adalah senyawa platina paling penting, karena ia bertindak selaku prekursor untuk banyak senyawa platina lainnya. Asam heksakloroplatinat sendiri memiliki beragam aplikasi dalam fotografi, seng etsa (), tinta yang tak dapat dihapus, pelapisan, cermin, porselin, pewarna, dan katalis.<ref>Krebs, Robert E. [https://archive.org/details/historyuseofoure00kreb The History and Use of our Earth's Chemical Elements]. Greenwood Press. 1998. hlm. [https://archive.org/details/historyuseofoure00kreb/page/124 124]–127. ISBN 0-313-30123-9.</ref> | ||
Perlakuan asam heksakloroplatinat dengan garam amonium, seperti [[amonium klorida]], menghasilkan [[amonium heksakloroplatinat]], yang relatif tak larut dalam larutan amonium. Pemanasan garam amonium ini dengan adanya hidrogen mereduksinya menjadi unsur platina. [[Kalium heksakloroplatinat]] juga tak larut, dan asam heksakloroplatinat telah digunaka dalam penentuan ion kalium dengan cara [[gravimetri]]. | Perlakuan asam heksakloroplatinat dengan garam amonium, seperti [[amonium klorida]], menghasilkan [[amonium heksakloroplatinat]],<ref>George B. Kauffman. ''Ammonium Hexachloroplatinate(IV)''. ''Inorganic Syntheses''. 1967. Vol. 9. hlm. 182–185. doi:10.1002/9780470132401.ch51. ISBN 978-0-470-13240-1.</ref> yang relatif tak larut dalam larutan amonium. Pemanasan garam amonium ini dengan adanya hidrogen mereduksinya menjadi unsur platina. [[Kalium heksakloroplatinat]] juga tak larut, dan asam heksakloroplatinat telah digunaka dalam penentuan ion kalium dengan cara [[gravimetri]].<ref>G. F. Smith. ''The Separation and Determination of the Alkali Metals Using Perchloric Acid. V. Perchloric Acid and Chloroplatinic Acid in the Determination of Small Amounts of Potassium in the Presence of Large Amounts of Sodium''. ''Journal of the American Chemical Society''. 1933. Vol. 55 (10). hlm. 3957–3961. doi:10.1021/ja01337a007.</ref> | ||
Ketika asam heksakloroplatinat dipanaskan, ia terdekomposisi menjadi unsur platina melalui tahapan pembentukan [[platina(IV) klorida]] dan [[platina(II) klorida]] terlebih dahulu, meskipun reaksinya tidak terjadi secara bertahap: | Ketika asam heksakloroplatinat dipanaskan, ia terdekomposisi menjadi unsur platina melalui tahapan pembentukan [[platina(IV) klorida]] dan [[platina(II) klorida]] terlebih dahulu, meskipun reaksinya tidak terjadi secara bertahap:<ref>A. E. Schweizer. ''Thermal Decomposition of Hexachloroplatinic Acid''. ''Inorganic Chemistry''. 1978. Vol. 17 (8). hlm. 2326–2327. doi:10.1021/ic50186a067.</ref> | ||
<math>\text{(H}_3\text{O)}_2\text{PtCl}_6.n\text{H}_2\text{O} \rightleftharpoons \text{PtCl}_4 + 2\text{ HCl} + \text{(}n +\text{2) H}_2\text{O}</math><br /> | <math>\text{(H}_3\text{O)}_2\text{PtCl}_6.n\text{H}_2\text{O} \rightleftharpoons \text{PtCl}_4 + 2\text{ HCl} + \text{(}n +\text{2) H}_2\text{O}</math><br /> | ||
<math>\text{PtCl}_4 \rightleftharpoons \text{PtCl}_2 + \text{Cl}_2</math><br /> | <math>\text{PtCl}_4 \rightleftharpoons \text{PtCl}_2 + \text{Cl}_2</math><br /> | ||
| Baris 55: | Baris 50: | ||
=== Oksida === | === Oksida === | ||
[[Platina(IV) oksida]], PtO<sub>2</sub>, dikenal juga sebagai [[katalis Adams]], adalah suatu serbuk hitam yang larut dalam larutan [[Kalium hidroksida|KOH]] dan asam pekat. PtO<sub>2</sub> dan PtO, yang kurang umum, keduanya terdekomposisi pada pemanasan. Platina(II,IV) oksida, Pt<sub>3</sub>O<sub>4</sub>, terbentuk melalui reaksi berikut: | [[Platina(IV) oksida]], PtO<sub>2</sub>, dikenal juga sebagai [[katalis Adams]], adalah suatu serbuk hitam yang larut dalam larutan [[Kalium hidroksida|KOH]] dan asam pekat.<ref>D. L. Perry. [https://archive.org/details/handbookofinorga0000unse Handbook of Inorganic Compounds]. CRC Press. 1995. hlm. [https://archive.org/details/handbookofinorga0000unse/page/296 296]–298. ISBN 0-8493-8671-3.</ref> PtO<sub>2</sub> dan PtO, yang kurang umum, keduanya terdekomposisi pada pemanasan.<ref>''Chemistry Foundations and Applications''. Thomson Gale. 2004. Vol. 3. hlm. 267–268. ISBN 0-02-865724-1.</ref> Platina(II,IV) oksida, Pt<sub>3</sub>O<sub>4</sub>, terbentuk melalui reaksi berikut: | ||
<math>2\text{ Pt}^{2+} + \text{Pt}^{4+} + 4\text{ O}^{2-} \longrightarrow \text{Pt}_3\text{O}_4</math> | <math>2\text{ Pt}^{2+} + \text{Pt}^{4+} + 4\text{ O}^{2-} \longrightarrow \text{Pt}_3\text{O}_4</math> | ||
=== Senyawa lain === | === Senyawa lain === | ||
Tidak seperti [[paladium asetat]], [[platina(II) asetat]] tidak tersedia secara komersial. Jika diinginkan dalam bentuk basa, halida ini telah digunakan dalam gabungan dengan [[natrium asetat]]. Penggunaan platina(II) asetilasetonat telah pula dilaporkan. | Tidak seperti [[paladium asetat]], [[platina(II) asetat]] tidak tersedia secara komersial. Jika diinginkan dalam bentuk basa, halida ini telah digunakan dalam gabungan dengan [[natrium asetat]].<ref>Y. Han. ''Mono- vs Bis(carbene) Complexes: A Detailed Study on Platinum(II)−Benzimidazolin-2-ylidenes''. ''Organometallics''. 2007. Vol. 26 (18). hlm. 4612. doi:10.1021/om700543p.</ref> Penggunaan platina(II) asetilasetonat telah pula dilaporkan.<ref>Sebastian Ahrens. ''Detour-free synthesis of platinum-bis-NHC chloride complexes, their structure and catalytic activity in the CH activation of methane''. ''Inorganica Chimica Acta''. 2006. Vol. 359 (15). hlm. 4789. doi:10.1016/j.ica.2006.05.042.</ref> | ||
Beberapa barium platinida telah disintesis di mana platina menunjukkan tingkat oksidasi negatif antara −1 hingga −2. Ini termasuk BaPt, , dan . Sesium platinida, , suatu senyawa kristal transparan berwarna merah gelap menunjukkan mengandung anion Pt. Platina juga menunjukkan tingkat oksidasi negatif pada permukaan yang direduksi secara elektrokimia. Tingkat oksidasi negatif yang ditunjukkan oleh platina tidak biasa untuk unsur-unsur logam, dan mereka teratribusi dengan stabilisasi relatif orbital 6s. | Beberapa barium platinida telah disintesis di mana platina menunjukkan tingkat oksidasi negatif antara −1 hingga −2. Ini termasuk BaPt, , dan .<ref>Andrey Karpov. ''An experimental proof for negative oxidation states of platinum: ESCA-measurements on barium platinides''. ''Chemical Communications''. 2006. hlm. 838–840. doi:10.1039/b514631c.</ref> Sesium platinida, , suatu senyawa kristal transparan berwarna merah gelap<ref>Andrey Karpov. ''Cs2Pt: A Platinide(-II) Exhibiting Complete Charge Separation''. ''Angewandte Chemie International Edition''. 2003. Vol. 42 (39). hlm. 4818. doi:10.1002/anie.200352314.</ref> menunjukkan mengandung anion Pt.<ref>Martin Jansen. ''Effects of relativistic motion of electrons on the chemistry of gold and platinum''. ''Solid State Sciences''. 2005. Vol. 7 (12). hlm. 1464. doi:10.1016/j.solidstatesciences.2005.06.015.</ref> Platina juga menunjukkan tingkat oksidasi negatif pada permukaan yang direduksi secara elektrokimia.<ref>J. Ghilane. ''Spectroscopic Evidence of Platinum Negative Oxidation States at Electrochemically Reduced Surfaces''. ''Journal of Physical Chemistry C''. 2007. Vol. 111 (15). hlm. 5701. doi:10.1021/jp068879d.</ref> Tingkat oksidasi negatif yang ditunjukkan oleh platina tidak biasa untuk unsur-unsur logam, dan mereka teratribusi dengan stabilisasi relatif orbital 6s.<ref>Martin Jansen. ''Effects of relativistic motion of electrons on the chemistry of gold and platinum''. ''Solid State Sciences''. 2005. Vol. 7 (12). hlm. 1464. doi:10.1016/j.solidstatesciences.2005.06.015.</ref> | ||
[[Garam Zeise]], mengandung ligan [[etilena]], adalah salah satu dari first [[senyawa organologam]] pertama yang ditemukan. [[Dikloro(siklookta-1,5-diena)platina(II)]] adalah kompleks [[Alkena|olefin]] yang tersedia secara komersial, yang mengandung [[1,5-Siklooktadiena|ligan ''cod'']] yang dapat diganti ('''''cod''''' singkatan dari ''1,5-cyclooctadiene''). Kompleks ''cod'' dan halidanya cocok sebagai titik awal menuju kimia platina. | [[Garam Zeise]], mengandung ligan [[etilena]], adalah salah satu dari first [[senyawa organologam]] pertama yang ditemukan. [[Dikloro(siklookta-1,5-diena)platina(II)]] adalah kompleks [[Alkena|olefin]] yang tersedia secara komersial, yang mengandung [[1,5-Siklooktadiena|ligan ''cod'']] yang dapat diganti ('''''cod''''' singkatan dari ''1,5-cyclooctadiene''). Kompleks ''cod'' dan halidanya cocok sebagai titik awal menuju kimia platina.<ref>Y. Han. ''Mono- vs Bis(carbene) Complexes: A Detailed Study on Platinum(II)−Benzimidazolin-2-ylidenes''. ''Organometallics''. 2007. Vol. 26 (18). hlm. 4612. doi:10.1021/om700543p.</ref> | ||
''[[Cisplatin]]'', atau ''cis''-diaminadikloroplatina(II) adalah senyawa pertama dalam deret platina(II) segiempat planar yang mengandung obat kemoterapi, termasuk ''[[carboplatin]]'' dan ''[[oxaliplatin]]''. Senyawa-senyawa ini mampu membentuk [[ikatan silang]] dengan [[DNA]], dan membunuh sel-sel dengan cara yang sama dengan [[kemoterapi|zat kemoterapi]] pengalkilasi.<ref>A.D. Richards. [http://www.rsc.org/publishing/journals/CS/article.asp?doi=b609495c Synthetic metallomolecules as agents for the control of DNA structure]. ''Chemical Society Reviews''. 2007. Vol. 36 (3). hlm. 471–483. doi:10.1039/b609495c.</ref> | |||
== Sejarah == | == Sejarah == | ||
=== Penggunaan awal === | === Penggunaan awal === | ||
Para arkeolog telah menemukan jejak platina dalam emas yang digunakan dalam makam Mesir kuno dan huruf hieroglif berkalender awal 1200 SM. Namun, keberlanjutan pengetahuan Mesir tentang logam ini masih belum jelas. Cukup mungkin mereka tidak mengenali adanya platina dalam emas mereka. | Para arkeolog telah menemukan jejak platina dalam emas yang digunakan dalam makam Mesir kuno dan huruf hieroglif berkalender awal 1200 SM. Namun, keberlanjutan pengetahuan Mesir tentang logam ini masih belum jelas. Cukup mungkin mereka tidak mengenali adanya platina dalam emas mereka.<ref>Rayner W. Hesse. [https://archive.org/details/jewelrymakingthr0000hess Jewelrymaking Through History: An Encyclopedia]. Greenwood Publishing Group. 2007. hlm. [https://archive.org/details/jewelrymakingthr0000hess/page/155 155]–156. ISBN 0-313-33507-9.</ref> | ||
Logam ini digunakan oleh bangsa Amerika pra-Kolombia di dekat [[Esmeraldas, Ekuador]] saat ini untuk membuat artefak berbahan aloy emas putih-platina. Mereka menerapkan sistem [[metalurgi serbuk]] yang relatif canggih. Platina yang digunakan dalam objek-objek semacam ini bukanlah unsur murni, tetapi merupakan campuran alami logam-logam [[golongan platina]], dengan sejumlah kecil [[paladium]], [[rodium]], dan [[iridium]]. | Logam ini digunakan oleh bangsa Amerika pra-Kolombia di dekat [[Esmeraldas, Ekuador]] saat ini untuk membuat artefak berbahan aloy emas putih-platina. Mereka menerapkan sistem [[metalurgi serbuk]] yang relatif canggih. Platina yang digunakan dalam objek-objek semacam ini bukanlah unsur murni, tetapi merupakan campuran alami logam-logam [[golongan platina]], dengan sejumlah kecil [[paladium]], [[rodium]], dan [[iridium]].<ref>Donald McDonald, Leslie B. Hunt. [https://archive.org/details/historyofplatinu0000mcdo A History of Platinum and its Allied Metals]. Johnson Matthey Plc. 1982. hlm. [https://archive.org/details/historyofplatinu0000mcdo/page/7 7]–8. ISBN 0-905118-83-9.</ref> | ||
=== Penemuan di Eropa === | === Penemuan di Eropa === | ||
Referensi Eropa pertama tentang platina muncul pada 1557 dalam tulisan-tulisan humanis [[Italia]] [[Julius Caesar Scaliger]] yang dideskripsikan sebagai logam mulia yang tidak diketahui ditemukan di antara [[Darién, Panama|Darién]] dan Meksiko, "belum ada api maupun kecerdasan Spanyol yang mampu mencairkannya". Sejak penemuan pertama mereka dengan platina, bangsa Spanyol umumnya melihat logam ini sebagai semacam pengotor dalam emas, dan diperlakukan seperti itu. Logam itu sering hanya dibuang, dan ada keputusan resmi yang melarang [[pemalsuan]] emas dengan pengotor platina. | Referensi Eropa pertama tentang platina muncul pada 1557 dalam tulisan-tulisan humanis [[Italia]] [[Julius Caesar Scaliger]] yang dideskripsikan sebagai logam mulia yang tidak diketahui ditemukan di antara [[Darién, Panama|Darién]] dan Meksiko, "belum ada api maupun kecerdasan Spanyol yang mampu mencairkannya".<ref>Weeks, M. E. [https://archive.org/details/discoveryofeleme07edunse Discovery of the Elements]. Journal of Chemical Education. 1968. hlm. [https://archive.org/details/discoveryofeleme07edunse/page/385 385]–407. ISBN 0-8486-8579-2.</ref> Sejak penemuan pertama mereka dengan platina, bangsa Spanyol umumnya melihat logam ini sebagai semacam pengotor dalam emas, dan diperlakukan seperti itu. Logam itu sering hanya dibuang, dan ada keputusan resmi yang melarang [[pemalsuan]] emas dengan pengotor platina.<ref>Donald McDonald, Leslie B. Hunt. [https://archive.org/details/historyofplatinu0000mcdo A History of Platinum and its Allied Metals]. Johnson Matthey Plc. 1982. hlm. [https://archive.org/details/historyofplatinu0000mcdo/page/7 7]–8. ISBN 0-905118-83-9.</ref> | ||
Pada tahun 1741, Charles Wood, seorang [[Metalurgi|ilmuwan metalurgi]] berkebangsaan Inggris, menemukan beragam berbagai sampel platina Kolombia di Jamaika, sehingga mengirim [[William Brownrigg]] untuk penyelidikan lebih lanjut. [[Antonio de Ulloa]], yang juga berjasa dengan penemuan platina, kembali ke Spanyol dari [[French Geodesic Mission]] pada tahun 1746 setelah berada di lokasi misi selama delapan tahun. Catatan sejarahnya tentang ekspedisi termasuk deskripsi platina sebagai tidak dapat dipisahkan maupun [[Kalsinasi|dikalsinasi]]. Ulloa juga mengantisipasi penemuan tambang platina. Setelah memublikasikan penelitiannya pada tahun 1748, Ulloa tidak melanjutkan penyelidikan logam baru tersebut. Pada tahun 1758, ia dikirim untuk memimpin operasi tambang raksa di [[Huancavelica]]. | Pada tahun 1741, Charles Wood,<ref>Dixon. [https://books.google.com/books?id=525bAAAAQAAJ&pg=PP7 The literary life of William Brownrigg. To which are added an account of the coal mines near Whitehaven: And Observations on the means of preventing epidemic fevers]. 1801. hlm. 52.</ref> seorang [[Metalurgi|ilmuwan metalurgi]] berkebangsaan Inggris, menemukan beragam berbagai sampel platina Kolombia di Jamaika, sehingga mengirim [[William Brownrigg]] untuk penyelidikan lebih lanjut. [[Antonio de Ulloa]], yang juga berjasa dengan penemuan platina, kembali ke Spanyol dari [[French Geodesic Mission]] pada tahun 1746 setelah berada di lokasi misi selama delapan tahun. Catatan sejarahnya tentang ekspedisi termasuk deskripsi platina sebagai tidak dapat dipisahkan maupun [[Kalsinasi|dikalsinasi]]. Ulloa juga mengantisipasi penemuan tambang platina. Setelah memublikasikan penelitiannya pada tahun 1748, Ulloa tidak melanjutkan penyelidikan logam baru tersebut. Pada tahun 1758, ia dikirim untuk memimpin operasi tambang raksa di [[Huancavelica]].<ref>Weeks, M. E. [https://archive.org/details/discoveryofeleme07edunse Discovery of the Elements]. Journal of Chemical Education. 1968. hlm. [https://archive.org/details/discoveryofeleme07edunse/page/385 385]–407. ISBN 0-8486-8579-2.</ref> | ||
Pada tahun 1750, setelah meneliti platina yang dikirim oleh Wood, Brownrigg mempresentasikan detail penelitian logam ini kepada [[Royal Society]], dan menyatakan bahwa ia belum melihat penelitian sebelumnya, tentang mineral-mineral yang telah diketahui, yang menyebutkan logam hasil temuannya itu. Brownrigg juga mencatat tentang titik lebur platina yang sangat tinggi. Kimiawan lain seantero Eropa segera mulai meneliti platina, termasuk [[Andreas Sigismund Marggraf]], [[Torbern Bergman]], [[Jöns Jakob Berzelius]], [[William Lewis (ilmuwan)|William Lewis]], dan [[Pierre Macquer]]. Pada tahun 1752, [[Henrik Teofilus Scheffer|Henrik Scheffer]] memublikasikan sebuah deskripsi ilmiah terperinci tentang logam ini, yang ia rujuk sebagai "emas putih", termasuk sebuah penelitian tentang keberhasilannya melebur bijih platina dengan bantuan [[arsen]]. Scheffer menjelaskan platina sebagai logam yang lebih sulit dipotong daripada emas, tetapi memiliki ketahanan yang sama terhadap korosi. | Pada tahun 1750, setelah meneliti platina yang dikirim oleh Wood, Brownrigg mempresentasikan detail penelitian logam ini kepada [[Royal Society]], dan menyatakan bahwa ia belum melihat penelitian sebelumnya, tentang mineral-mineral yang telah diketahui, yang menyebutkan logam hasil temuannya itu.<ref>Wm Watson. [http://rstl.royalsocietypublishing.org/content/46/491-496/584.full.pdf Several Papers concerning a New Semi-Metal, Called Platina; Communicated to the Royal Society by Mr. Wm. Watson F. R. S]. ''Philosophical Transactions''. 1749. Vol. 46 (491–496). hlm. 584–596. doi:10.1098/rstl.1749.0110.</ref> Brownrigg juga mencatat tentang titik lebur platina yang sangat tinggi. Kimiawan lain seantero Eropa segera mulai meneliti platina, termasuk [[Andreas Sigismund Marggraf]],<ref>Marggraf. [https://books.google.com/books?id=GWNQAAAAcAAJ Versuche mit dem neuen mineralischen Körper Platina del pinto genannt]. 1760.</ref> [[Torbern Bergman]], [[Jöns Jakob Berzelius]], [[William Lewis (ilmuwan)|William Lewis]], dan [[Pierre Macquer]]. Pada tahun 1752, [[Henrik Teofilus Scheffer|Henrik Scheffer]] memublikasikan sebuah deskripsi ilmiah terperinci tentang logam ini, yang ia rujuk sebagai "emas putih", termasuk sebuah penelitian tentang keberhasilannya melebur bijih platina dengan bantuan [[arsen]]. Scheffer menjelaskan platina sebagai logam yang lebih sulit dipotong daripada emas, tetapi memiliki ketahanan yang sama terhadap korosi.<ref>Weeks, M. E. [https://archive.org/details/discoveryofeleme07edunse Discovery of the Elements]. Journal of Chemical Education. 1968. hlm. [https://archive.org/details/discoveryofeleme07edunse/page/385 385]–407. ISBN 0-8486-8579-2.</ref> | ||
=== Upaya pelenturan === | === Upaya pelenturan === | ||
Carl von Sickingen meneliti platina lebih mendalam pada tahun 1772. Ia berhasil membuat platina [[lentur]] dengan [[Logam paduan|memadukannya]] dengan emas, melarutkan aloy tersebut dengan ''aqua regia'', mengendapkan platina dengan [[amonium klorida]], menyalakan amonium kloroplatinat, dan memalu platina yang terpisah untuk membuatnya menyatu. [[Franz Karl Achard]] membuat krus platina pertama pada tahun 1784. Ia menggunakan platina dengan cara meleburnya menggunakan arsen, kemudian [[volatilisasi|menguapkan]] arsennya. | Carl von Sickingen meneliti platina lebih mendalam pada tahun 1772. Ia berhasil membuat platina [[lentur]] dengan [[Logam paduan|memadukannya]] dengan emas, melarutkan aloy tersebut dengan ''aqua regia'', mengendapkan platina dengan [[amonium klorida]], menyalakan amonium kloroplatinat, dan memalu platina yang terpisah untuk membuatnya menyatu. [[Franz Karl Achard]] membuat krus platina pertama pada tahun 1784. Ia menggunakan platina dengan cara meleburnya menggunakan arsen, kemudian [[volatilisasi|menguapkan]] arsennya.<ref>Weeks, M. E. [https://archive.org/details/discoveryofeleme07edunse Discovery of the Elements]. Journal of Chemical Education. 1968. hlm. [https://archive.org/details/discoveryofeleme07edunse/page/385 385]–407. ISBN 0-8486-8579-2.</ref> | ||
Oleh karena anggota keluarga platina lainnya belum diketemukan (platina adalah yang pertama), Scheffer dan Sickingen membuat asumsi yang keliru tentang kekerasannya—yang lebih disebabkan oleh [[Besi(III) klorida|besi]] murni—platina menjadi bahan yang relatif keras, bahkan rapuh, ketika kelenturan dan elastisitasnya mendekati emas. Asumsi mereka tidak dapat dihindari karena platina yang digunakan dalam percobaan mereka sangat terkontaminasi dengan unsur-unsur keluarga platina lainnya seperti [[osmium]] dan [[iridium]], yang menyebabkan aloy platina menjadi rapuh. Perpaduan residu platina tak murni ini, disebut "plyoksen", dengan emas merupakan satu-satunya cara pada saat itu untuk mendapatkan senyawa yang lunak, tetapi sekarang, platina dengan tingkat kemurnian tinggi telah tersedia dan kabel yang sangat panjang dapat dibuat dari platina murni, sangat mudah karena struktur kristalnya yang sama dengan kebanyakan logam lunak lainnya. | Oleh karena anggota keluarga platina lainnya belum diketemukan (platina adalah yang pertama), Scheffer dan Sickingen membuat asumsi yang keliru tentang kekerasannya—yang lebih disebabkan oleh [[Besi(III) klorida|besi]] murni—platina menjadi bahan yang relatif keras, bahkan rapuh, ketika kelenturan dan elastisitasnya mendekati emas. Asumsi mereka tidak dapat dihindari karena platina yang digunakan dalam percobaan mereka sangat terkontaminasi dengan unsur-unsur keluarga platina lainnya seperti [[osmium]] dan [[iridium]], yang menyebabkan aloy platina menjadi rapuh. Perpaduan residu platina tak murni ini, disebut "plyoksen", dengan emas merupakan satu-satunya cara pada saat itu untuk mendapatkan senyawa yang lunak, tetapi sekarang, platina dengan tingkat kemurnian tinggi telah tersedia dan kabel yang sangat panjang dapat dibuat dari platina murni, sangat mudah karena struktur kristalnya yang sama dengan kebanyakan logam lunak lainnya.<ref>[http://mysite.du.edu/~jcalvert/phys/platinum.htm Platinum]. mysite.du.edu</ref> | ||
Pada tahun 1786, [[Charles III dari Spanyol]] menyediakan sebuah perpustakaan dan laboratorium kepada [[Pierre-François Chabaneau]] untuk membantu penelitiannya pada platina. Chabaneau berhasil menghilangkan sejumlah ketakmurnian dari bijih, termasuk emas, raksa, timbal, tembaga, dan besi. Ini membuatnya meyakini bahwa ia tengah bekerja dengan sebuat logam tunggal, tetapi pada kenyataannya bijih tersebut masih mengandung logam-logam golongan platina yang belum diketahui. Hal ini mengakibatkan hasil percobaannya tidak konsisten. Suatu saat, platina tampak lunak, tetapi ketika dipadu dengan iridium, ia menjadi sangat rapuh. Kadang-kadang logamnya tidak dapat terbakar, tetapi ketika dipadu dengan osmium, menjadi menguap. Setelah beberapa bulan, Chabaneau berhasil memproduksi platina murni serta lunak dengan cara memalu dan menekan sponsnya ketika masih putih membara. Chabeneau menyadari platina akan berharga dalam pembuatan berbagai objek, sehingga ia segera memulai bisnis dengan Joaquin Cabezas untuk memproduksi platina ingot dan perkakas platina. Ini merupakan dimulainya "abad platina" di Spanyol. | Pada tahun 1786, [[Charles III dari Spanyol]] menyediakan sebuah perpustakaan dan laboratorium kepada [[Pierre-François Chabaneau]] untuk membantu penelitiannya pada platina. Chabaneau berhasil menghilangkan sejumlah ketakmurnian dari bijih, termasuk emas, raksa, timbal, tembaga, dan besi. Ini membuatnya meyakini bahwa ia tengah bekerja dengan sebuat logam tunggal, tetapi pada kenyataannya bijih tersebut masih mengandung logam-logam golongan platina yang belum diketahui. Hal ini mengakibatkan hasil percobaannya tidak konsisten. Suatu saat, platina tampak lunak, tetapi ketika dipadu dengan iridium, ia menjadi sangat rapuh. Kadang-kadang logamnya tidak dapat terbakar, tetapi ketika dipadu dengan osmium, menjadi menguap. Setelah beberapa bulan, Chabaneau berhasil memproduksi platina murni serta lunak dengan cara memalu dan menekan sponsnya ketika masih putih membara. Chabeneau menyadari platina akan berharga dalam pembuatan berbagai objek, sehingga ia segera memulai bisnis dengan Joaquin Cabezas untuk memproduksi platina ingot dan perkakas platina. Ini merupakan dimulainya "abad platina" di Spanyol.<ref>Weeks, M. E. [https://archive.org/details/discoveryofeleme07edunse Discovery of the Elements]. Journal of Chemical Education. 1968. hlm. [https://archive.org/details/discoveryofeleme07edunse/page/385 385]–407. ISBN 0-8486-8579-2.</ref> | ||
Pada tahun 2007, [[Gerhard Ertl]] memenangkan [[Nobel Kimia]] untuk penentuan detail mekanisme molekular oksidasi katalitik [[karbon monoksida]] menggunakan platina (sebagai [[pengubah katalitik]]). | Pada tahun 2007, [[Gerhard Ertl]] memenangkan [[Nobel Kimia]] untuk penentuan detail mekanisme molekular oksidasi katalitik [[karbon monoksida]] menggunakan platina (sebagai [[pengubah katalitik]]).<ref>Gerhard Ertl. ''Reactions at Surfaces: From Atoms to Complexity (Nobel Lecture)''. ''Angewandte Chemie International Edition''. 2008. Vol. 47 (19). hlm. 385–407. doi:10.1002/anie.200800480.</ref> | ||
== Produksi == | == Produksi == | ||
Platina, bersama dengan [[Golongan platina|logam golongan platina]] sisanya, secara komersial diperoleh sebagai produk samping dari penambangan dan pemrosesan [[nikel]] dan [[tembaga]]. Selama [[Teknik ekstraksi tembaga#Elektrorefining|elektrorefining tembaga]], logam mulia seperti perak, emas dan logam golongan platina serta [[selenium]] dan [[telurium]] mengendap di dasar sel sebagai "lumpur anode", yang merupakan titik tolak ekstraksi logam golongan platina.<ref>Loferski, P. J. [http://minerals.usgs.gov/minerals/pubs/commodity/platinum/myb1-2010-plati.pdf 2010 Minerals Yearbook; Platinum-group metals]. USGS Mineral Resources Program. October 2011.</ref> | |||
Jika platina murni ditemukan dalam ''[[placer deposit]]'' atau bijih lainnya, ia dapat diisolasi dari mereka dengan berbagai metode pengurangan ketakmurnian. Karena platina secara signifikan lebih padat daripada banyak ketakmurnian, ketakmurnian yang lebih ringan dapat dihilangkan dengan hanya mengapungsingkirkan mereka dalam cairan. Platina bersifat [[Paramagnetisme|paramagnetik]], sedangkan nikel dan besi keduanya [[Feromagnetisme|feromagnetik]]. Kedua ketakmurnian ini kemudian dihilangkan dengan mengalirkan elektromagnet di atas campuran. Oleh karena platina mempunyai titik leleh lebih tinggi daripada sebagian besar zat lainnya, banyak ketakmurnian yang dapat dibakar atau dilebur tanpa melelehkan platina. Terakhir, platina tahan terhadap asam klorida dan asam sulfat, sementara zat lain mudah diserang oleh kedua asam ini. Ketakmurnian logam dapat dihilangkan dengan mengaduk campuran dalam salah satu dari kedua asam ini, dan memulihkan platina yang tertinggal.<ref>David L. Heiserman. [https://archive.org/details/exploringchemica01heis Exploring Chemical Elements and their Compounds]. TAB Books. 1992. hlm. [https://archive.org/details/exploringchemica01heis/page/272 272]–274. ISBN 0-8306-3018-X.</ref> | |||
Satu metode yang mudah untuk pemurnian platina kasar, yang mengandung platina, emas, dan logam golongan platina lainnya, adalah dengan mengolahnya menggunakan ''aqua regia'', yang dapat melarutkan paladium, emas dan platina, sementara osmium, iridium, rutenium dan rodium tidak bereaksi. Emas diendapkan dengan penambahan [[besi(II) klorida]] dan setelah emas dipisahkan dengan cara penyaringan, platina diendapkan sebagai [[Amonium heksakloroplatinat|amonium kloroplatinat]] dengan penambahan [[amonium klorida]]. Amonium kloroplatinat dapat dikonversi menjadi platina dengan pemanasan.<ref>L. B. Hunt. [http://www.platinummetalsreview.com/pdf/pmr-v13-i4-126-138.pdf Platinum Metals: A Survey of Productive Resources to industrial Uses]. ''Platinum Metals Review''. 1969. Vol. 13 (4). hlm. 126–138.</ref> Heksakloroplatinat(IV) yang tak mengendap dapat direduksi dengan [[seng]] unsur, dan platina diperoleh dengan metode yang sama seperti yang dilakukan dalam pemulihan residu platina skala laboratorium.<ref>Kauffman, George B. ''Recovery of Platinum from Laboratory Residues''. ''Inorg. Synth''. 1963. Vol. 7. hlm. 232. doi:10.1002/9780470132388.ch61. ISBN 978-0-470-13238-8.</ref> | |||
Satu metode yang mudah untuk pemurnian platina kasar, yang mengandung platina, emas, dan logam golongan platina lainnya, adalah dengan mengolahnya menggunakan ''aqua regia'', yang dapat melarutkan paladium, emas dan platina, sementara osmium, iridium, rutenium dan rodium tidak bereaksi. Emas diendapkan dengan penambahan [[besi(II) klorida]] dan setelah emas dipisahkan dengan cara penyaringan, platina diendapkan sebagai [[Amonium heksakloroplatinat|amonium kloroplatinat]] dengan penambahan [[amonium klorida]]. Amonium kloroplatinat dapat dikonversi menjadi platina dengan pemanasan. Heksakloroplatinat(IV) yang tak mengendap dapat direduksi dengan [[seng]] unsur, dan platina diperoleh dengan metode yang sama seperti yang dilakukan dalam pemulihan residu platina skala laboratorium. | |||
== Aplikasi == | == Aplikasi == | ||
Dari 224 ton platina yang dijual pada tahun 2013, 101 ton digunakan untuk peralatan [[pengendali emisi kendaraan]] (45%), 66,3 ton untuk perhiasan (30%), 19,4 ton untuk produksi bahan kimia dan pengolahan minyak bumi (8,7%), dan 5.88 ton untuk aplikasi elektronik seperti ''hard disk drive'' (2,6%). Sebanyak 31,4 ton sisanya digunakan untuk beragam aplikasi minor lainnya, seperti obat-obatan dan biomedis, pembuatan peralatan gelas, investasi, elektrode, obat antikanker, [[sensor oksigen]], [[busi]] dan mesin turbin.<ref>Loferski, P. J. [http://minerals.usgs.gov/minerals/pubs/commodity/platinum/myb1-2013-plati.pdf 2013 Minerals Yearbook; Platinum-group metals]. USGS Mineral Resources Program. August 2015.</ref> | |||
Dari 224 ton platina yang dijual pada tahun 2013, 101 ton digunakan untuk peralatan [[pengendali emisi kendaraan]] (45%), 66,3 ton untuk perhiasan (30%), 19,4 ton untuk produksi bahan kimia dan pengolahan minyak bumi (8,7%), dan 5.88 ton untuk aplikasi elektronik seperti ''hard disk drive'' (2,6%). Sebanyak 31,4 ton sisanya digunakan untuk beragam aplikasi minor lainnya, seperti obat-obatan dan biomedis, pembuatan peralatan gelas, investasi, elektrode, obat antikanker, [[sensor oksigen]], [[busi]] dan mesin turbin. | |||
=== Katalis === | === Katalis === | ||
Platina paling banyak digunakan sebagai [[katalis]] dalam reaksi kimia, sering kali sebagai [[platina hitam]]. Unsur ini telah digunakan sebagai katalis sejak awal abad ke-19, ketika serbuk platina digunakan untuk mengkatalisis pengapian hidrogen. Aplikasi paling penting adalah dalam otomotif sebagai [[pengubah katalitik]] (''catalytic converter''), yang memungkinkan pembakaran lengkap hidrokarbon yang tak terbakar berkonsentrasi rendah dari knalpot menjadi karbon dioksida dan uap air. Platina juga digunakan dalam industri minyak bumi sebagai katalis dalam sejumlah proses pemisahan, tetapi terutama dalam [[pembentukan ulang berkatalisis]] (''catalytic reforming'') [[Nafta minyak bumi|nafta]] rantai lurus menjadi bensin berkadar oktana yang lebih tinggi sehingga menjadi kaya senyawa aromatik. PtO<sub>2</sub>, yang juga dikenal sebagai [[katalis Adams]], digunakan sebagai katalis hidrogenasi, terutama untuk [[minyak sayur]]. Platina juga mengkatalisis dekomposisi [[hidrogen peroksida]] menjadi [[air]] dan [[oksigen]] dan digunakan dalam [[sel bahan bakar]] sebagai katalis untuk mereduksi [[oksigen]]. | Platina paling banyak digunakan sebagai [[katalis]] dalam reaksi kimia, sering kali sebagai [[platina hitam]]. Unsur ini telah digunakan sebagai katalis sejak awal abad ke-19, ketika serbuk platina digunakan untuk mengkatalisis pengapian hidrogen. Aplikasi paling penting adalah dalam otomotif sebagai [[pengubah katalitik]] (''catalytic converter''), yang memungkinkan pembakaran lengkap hidrokarbon yang tak terbakar berkonsentrasi rendah dari knalpot menjadi karbon dioksida dan uap air. Platina juga digunakan dalam industri minyak bumi sebagai katalis dalam sejumlah proses pemisahan, tetapi terutama dalam [[pembentukan ulang berkatalisis]] (''catalytic reforming'') [[Nafta minyak bumi|nafta]] rantai lurus menjadi bensin berkadar oktana yang lebih tinggi sehingga menjadi kaya senyawa aromatik. PtO<sub>2</sub>, yang juga dikenal sebagai [[katalis Adams]], digunakan sebagai katalis hidrogenasi, terutama untuk [[minyak sayur]].<ref>Krebs, Robert E. [https://archive.org/details/historyuseofoure00kreb The History and Use of our Earth's Chemical Elements]. Greenwood Press. 1998. hlm. [https://archive.org/details/historyuseofoure00kreb/page/124 124]–127. ISBN 0-313-30123-9.</ref> Platina juga mengkatalisis dekomposisi [[hidrogen peroksida]] menjadi [[air]] dan [[oksigen]]<ref>Petrucci, Ralph H. [https://archive.org/details/generalchemistry0000petr General Chemistry: Principles & Modern Applications]. Prentice Hall. 2007. hlm. 606. ISBN 0-13-149330-2.</ref> dan digunakan dalam [[sel bahan bakar]]<ref>James Laramie. ''Fuel Cell System Explained''. John Wiley & Sons Ltd. 2003. ISBN 0-470-84857-X.</ref> sebagai katalis untuk mereduksi [[oksigen]].<ref>C. Wang. ''A general approach to the size- and shape-controlled synthesis of platinum nanoparticles and their catalytic reduction of oxygen''. ''Angewandte Chemie - International Edition''. 2008. Vol. 47 (19). hlm. 3588–3591. doi:10.1002/anie.200800073.</ref> | ||
=== Standar === | === Standar === | ||
Mulai 1889 hingga 1960, [[meter]] didefinisikan sebagai panjang batang logam paduan platina-iridium (90:10), dikenal sebagai batang [[Meter Prototipe Internasional]]. Batang sebelumnya dibuat dari platina pada tahun 1799. [[Kilogram Prototipe Internasional]] tetap didefinisikan dengan tabung logam paduan platina-iridium yang dibuat pada tahun 1879.<ref>S. V. Gupta. ''Springer Series in Materials Science, Volume 122''. 2010. hlm. 47. doi:10.1007/978-3-642-00738-5_4.</ref> | |||
[[Elektrode hidrogen standar]] juga menggunakan elektrode platina berlapis platina mengingat ketahanannya terhadap korosi serta sifat-sifat lainnya.<ref>A. M. Feltham. ''Platinized platinum electrodes''. ''Chemical Reviews''. 1971. Vol. 71 (2). hlm. 177. doi:10.1021/cr60270a002.</ref> | |||
[[Elektrode hidrogen standar]] juga menggunakan elektrode platina berlapis platina mengingat ketahanannya terhadap korosi serta sifat-sifat lainnya. | |||
=== Sebagai investasi === | === Sebagai investasi === | ||
Platina adalah [[komoditas]] [[logam berharga]]; [[bulion]]<nowiki/>nya mempunyai [[kode mata uang ISO]] XPT. Koin, batangan, dan ingot diperdagangkan atau dikoleksi. Platina juga digunakan dalam perhiasan, biasanya sebagai logam paduan 90–95%, karena sifat inertnya. Ia digunakan untuk investasi sebagai prestise dan nilai bulionnya yang inheren. Publikasi perdagangan perhiasan menyarankan para perajin perhiasan untuk menunjukkan goresan-goresan kecil pada permukaan (yang mereka sebut [[patina]]) sebagai fitur yang diinginkan dalam percobaan untuk mendongkrak nilai produk platina.<ref>[http://www.professionaljeweler.com/archives/articles/2004/aug04/0804fys.html Professional Jeweler's Magazine Archives, issue of August 2004].</ref><ref>[http://www.diamondcuttersintl.com/a-platinum-primer Platinum primer]. Diamond Cutters International.</ref> | |||
Dalam industri arloji, [[Vacheron Constantin]], [[Patek Philippe]], [[Rolex]], [[Breitling SA|Breitling]], dan perusahaan lainnya menggunakan platina untuk memproduksi seri ''limited edition'' arloji mereka. Para perajin arloji mengapresiasi sifat-sifat unik platina, karena tidak mudah bernoda maupun aus (yang disebut terakhir relatif terhadap emas).<ref>[http://watches.infoniac.com/index.php?page=post&id=44 Unknown Facts about Platinum]. watches.infoniac.com.</ref> | |||
Harga platina, seperti komoditas industri lainnya, lebih volatil daripada emas. Pada tahun 2008, harga platina terpuruh dari $2.252 ke $774 per oz,<ref>[http://www.kitco.com/LFgif/pt2008.gif One Year Platinum]. Kitco.</ref> kerugian hampir dari nilainya. Sebaliknya, harga emas jatuh dari ~$1,000 ke ~$700/oz pada periode yang sama, hanya kehilangan dari nilainya. | |||
Selama periode ekonomi stabil dan tumbuh secara berkelanjutan, harga platina cenderung dua kali harga emas, sementara selama periode ekonomi tak menentu,<ref>[http://www.speculative-investor.com/new/article150402.html Platinum versus Gold]. The Speculative Invertor. 14 April 2002.</ref> harga platina cenderung turun karena berkurangnya permintaan industri, jatuh di bawah harga emas. Harga emas lebih stabil dalam periode ekonomi yang melambat, karena emas dianggap sebagai perlindungan yang aman. Meskipun emas digunakan dalam aplikasi industri, permintaannya tidak terlalu terpengaruh oleh penggunaan industri, Pada abad ke-18, kelangkaan platina membuat Raja [[Louis XV dari Prancis]] menitahkan bahwa platina adalah satu-satunya logam yang cocok bagi raja.<ref>[http://www.mineralszone.com/minerals/platinum.html Platinum]. Minerals Zone.</ref> | |||
Selama periode ekonomi stabil dan tumbuh secara berkelanjutan, harga platina cenderung dua kali harga emas, sementara selama periode ekonomi tak menentu, harga platina cenderung turun karena berkurangnya permintaan industri, jatuh di bawah harga emas. Harga emas lebih stabil dalam periode ekonomi yang melambat, karena emas dianggap sebagai perlindungan yang aman. Meskipun emas digunakan dalam aplikasi industri, permintaannya tidak terlalu terpengaruh oleh penggunaan industri, Pada abad ke-18, kelangkaan platina membuat Raja [[Louis XV dari Prancis]] menitahkan bahwa platina adalah satu-satunya logam yang cocok bagi raja. | |||
=== Penggunaan lain === | === Penggunaan lain === | ||
Dalam laboratorium, kawat platina digunakan sebagai elektrode, cawan dan penyangga platina digunakan dalam [[analisis termogravimetri]] karena persyaratan ketat tentang ke''inert''an bahan kimia pada pemanasan temperatur tinggi (~1000 °C). Platina digunakan sebagai logam pemadu dalam beragam produk logam, termasuk kabel berkualitas tinggi, wadah laboratorium tahan korosi, peralatan medis, prostesis gigi, kontak listrik, dan termokopel. Platina-kobalt, suatu logam paduan dengan komposisi tiga bagian platina dan satu bagian kobalt, digunakan untuk membuat [[magnet]] permanen yang relatif kuat. Anode berbasis platina digunakan pada kapal, pipa, dan dermaga baja. | Dalam laboratorium, kawat platina digunakan sebagai elektrode, cawan dan penyangga platina digunakan dalam [[analisis termogravimetri]] karena persyaratan ketat tentang ke''inert''an bahan kimia pada pemanasan temperatur tinggi (~1000 °C). Platina digunakan sebagai logam pemadu dalam beragam produk logam, termasuk kabel berkualitas tinggi, wadah laboratorium tahan korosi, peralatan medis, prostesis gigi, kontak listrik, dan termokopel. Platina-kobalt, suatu logam paduan dengan komposisi tiga bagian platina dan satu bagian kobalt, digunakan untuk membuat [[magnet]] permanen yang relatif kuat.<ref>Krebs, Robert E. [https://archive.org/details/historyuseofoure00kreb The History and Use of our Earth's Chemical Elements]. Greenwood Press. 1998. hlm. [https://archive.org/details/historyuseofoure00kreb/page/124 124]–127. ISBN 0-313-30123-9.</ref> Anode berbasis platina digunakan pada kapal, pipa, dan dermaga baja.<ref>CRC contributors. ''CRC Handbook of Chemistry and Physics''. CRC Press. 2007–2008. Vol. 4. hlm. 26. ISBN 978-0-8493-0488-0.</ref> | ||
=== Simbol prestise === | === Simbol prestise === | ||
Langkanya platina sebagai logam menyebabkan marketing mengasosiasikannya dengan eksklusivitas dan kemakmuran. [[Kartu pembayaran|Kartu kredit dan debit]] "''Platinum''" memiliki keistimewaan lebih besar daripada kartu "[[Emas|''gold'']]".<ref>John Gwin. ''Pricing Financial Institution Products''. ''Journal of Professional Services Marketing''. 1986. Vol. 1 (3). hlm. 91. doi:10.1300/J090v01n03_07.</ref> "[[Penghargaan platinum]]" adalah rangking kedua tertinggi di atas "emas", "[[perak]]" dan "[[perunggu]]", tetapi berada di bawah "''[[Intan|diamond]]''". Misalnya, di Amerika Serikat, album musik yang terjual lebih dari 1 juta kopi akan diberi penghargaan "platinum", sementara albuh yang terjual lebih dari 10 juta kopi mendapat penghargaan "''diamond''".<ref>Crouse, Richard. [https://books.google.com/books?id=dYFv3ifE0f4C&pg=PA126 Big Bang Baby: The Rock Trivia Book]. 1 May 2000. hlm. 126. ISBN 978-0-88882-219-2.</ref> Beberapa produk, seperti blender dan kendaraan, dengan aksen warna putih keperakan diidentifikasi sebagai "platinum". Platina dianggap sebagai logam berharga, meskipun pemanfaatannya tidak selumrah penggunaan emas atau perak. Bingkai [[Mahkota Ratu Elizabeth The Queen Mother|Mahkota Ratu Elizabeth ''The Queen Mother'']], yang dibuat untuk penobatan dirinya sebagai Permaisuri [[George VI dari Britania Raya|Raja George VI]], terbuat dari platina. Itu merupakan mahkota pertama kerajaan Inggris yang terbuat dari logam ini.<ref>Gauding, Madonna. [https://books.google.com/books?id=SImTll3uupIC&pg=PA312 The Signs and Symbols Bible: The Definitive Guide to Mysterious Markings]. 6 October 2009. ISBN 978-1-4027-7004-3.</ref> | |||
Langkanya platina sebagai logam menyebabkan marketing mengasosiasikannya dengan eksklusivitas dan kemakmuran. [[Kartu pembayaran|Kartu kredit dan debit]] "''Platinum''" memiliki keistimewaan lebih besar daripada kartu "[[Emas|''gold'']]". "[[Penghargaan platinum]]" adalah rangking kedua tertinggi di atas "emas", "[[perak]]" dan "[[perunggu]]", tetapi berada di bawah "''[[Intan|diamond]]''". Misalnya, di Amerika Serikat, album musik yang terjual lebih dari 1 juta kopi akan diberi penghargaan "platinum", sementara albuh yang terjual lebih dari 10 juta kopi mendapat penghargaan "''diamond''". Beberapa produk, seperti blender dan kendaraan, dengan aksen warna putih keperakan diidentifikasi sebagai "platinum". Platina dianggap sebagai logam berharga, meskipun pemanfaatannya tidak selumrah penggunaan emas atau perak. Bingkai [[Mahkota Ratu Elizabeth The Queen Mother|Mahkota Ratu Elizabeth ''The Queen Mother'']], yang dibuat untuk penobatan dirinya sebagai Permaisuri [[George VI dari Britania Raya|Raja George VI]], terbuat dari platina. Itu merupakan mahkota pertama kerajaan Inggris yang terbuat dari logam ini. | |||
== Masalah kesehatan == | == Masalah kesehatan == | ||
Menurut [[Centers for Disease Control and Prevention|''Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit'']], paparan jangka pendek pada garam-garam platina dapat menyebabkan iritasi mata, hidung, dan tenggorokan, sementara paparan jangka panjang akan menyebabkan alergi pada saluran pernapasan dan kulit. Standar [[Kesehatan dan keselamatan kerja|K3]] saat ini adalah 2 mikrogram per meter kubik udara rata-rata selama 8 jam kerja per hari. [[National Institute for Occupational Safety and Health]] telah menetapkan [[batas paparan yang direkomendasikan]] untuk platina adalah 1 mg/m<sup>3</sup> selama 8 jam kerja. | Menurut [[Centers for Disease Control and Prevention|''Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit'']], paparan jangka pendek pada garam-garam platina dapat menyebabkan iritasi mata, hidung, dan tenggorokan, sementara paparan jangka panjang akan menyebabkan alergi pada saluran pernapasan dan kulit. Standar [[Kesehatan dan keselamatan kerja|K3]] saat ini adalah 2 mikrogram per meter kubik udara rata-rata selama 8 jam kerja per hari.<ref>[http://www.cdc.gov/niosh/docs/81-123/pdfs/0520.pdf Occupational Health Guideline for Soluble Platinum Salts (as Platinum)]. Centers for Disease Control and Prevention.</ref> [[National Institute for Occupational Safety and Health]] telah menetapkan [[batas paparan yang direkomendasikan]] untuk platina adalah 1 mg/m<sup>3</sup> selama 8 jam kerja.<ref>[http://www.cdc.gov/niosh/npg/npgd0519.html CDC - NIOSH Pocket Guide to Chemical Hazards - Platinum]. ''www.cdc.gov''.</ref> | ||
Zat [[antineoplastik berbasis platina]] digunakan dalam [[kemoterapi]], dan menunjukkan aktivitas yang baik melawan beberapa tumor. | Zat [[antineoplastik berbasis platina]] digunakan dalam [[kemoterapi]], dan menunjukkan aktivitas yang baik melawan beberapa tumor. | ||
Oleh karena platina adalah [[katalis]] dalam pembuatan [[karet silikon]] dan komponen gel beberapa jenis [[Implan|implan medis]] (implan payudara, prostetik pengganti sendi, cakram lumbar buatan, port akses vaskular, dll.), kemungkinan platina dapat masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan efek kesehatan menjadi penelitian serius. [[Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat]] dan institusi lainnya telah meninjau isu dan menemukan tidak ada bukti yang mengarah pada keracunan [[in vivo]]. | Oleh karena platina adalah [[katalis]] dalam pembuatan [[karet silikon]] dan komponen gel beberapa jenis [[Implan|implan medis]] (implan payudara, prostetik pengganti sendi, cakram lumbar buatan, port akses vaskular, dll.), kemungkinan platina dapat masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan efek kesehatan menjadi penelitian serius. [[Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat]] dan institusi lainnya telah meninjau isu dan menemukan tidak ada bukti yang mengarah pada keracunan [[in vivo]].<ref>[http://www.fda.gov/cdrh/breastimplants/platinum.html FDA Backgrounder on Platinum in Silicone Breast Implants]. U.S. Food and Drug Administration.</ref><ref>Michael Brook. [https://archive.org/details/sim_biomaterials_2006-06_27_17/page/3274 Platinum in silicone breast implants]. ''Biomaterials''. 2006. Vol. 27 (17). hlm. 3274–3286. doi:10.1016/j.biomaterials.2006.01.027.</ref> | ||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
| Baris 146: | Baris 130: | ||
* [[Platina nanopartikel]] | * [[Platina nanopartikel]] | ||
* [[Cetak platina]] | * [[Cetak platina]] | ||
* [[Ledakan komoditas tahun 200an]] | * [[Ledakan komoditas tahun 200an]] | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
* [http://www.periodicvideos.com/videos/078.htm Platinum] at ''[[The Periodic Table of Videos]]'' (University of Nottingham) | * [http://www.periodicvideos.com/videos/078.htm Platinum] at ''[[The Periodic Table of Videos]]'' (University of Nottingham) | ||
* ''[http://chartofthenuclides.com/default.html Nuclides and Isotopes] Fourteenth Edition: Chart of the Nuclides'', General Electric Company, 1989. | * ''[http://chartofthenuclides.com/default.html Nuclides and Isotopes] Fourteenth Edition: Chart of the Nuclides'', General Electric Company, 1989. | ||
* [http://www.cdc.gov/niosh/npg/npgd0519.html NIOSH Pocket Guide to Chemical Hazards – Platinum] Centers for Disease Control and Prevention | * [http://www.cdc.gov/niosh/npg/npgd0519.html NIOSH Pocket Guide to Chemical Hazards – Platinum] Centers for Disease Control and Prevention | ||
* | * | ||
* | * | ||
* | * | ||
* | * | ||
* [https://www.quora.com/Whats-the-difference-between-bar-bullion-and-ingot What's the difference between bar, bullion, and ingot?] from Quora | * [https://www.quora.com/Whats-the-difference-between-bar-bullion-and-ingot What's the difference between bar, bullion, and ingot?] from Quora | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Platina&oldid=29345558 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29345558 (2026-06-14T12:09:42Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 22.58

Logam transisi putih abu-abu ini padat, lunak, ulet, sangat tidak reaktif, dan berharga. Namanya berasal dari istilah Spanyol platina, yang jika diterjemahkan secara harfiah berarti "perak kecil".[1][2]
Platina adalah anggota unsur golongan platina dan unsur dalam golongan 10 pada tabel periodik. Ia memiliki enam isotop alami. Logam ini adalah salah satu unsur langka di kerak bumi dengan kelimpahan rata-rata sekitar 5 μg/kg. Ia terdapat dalam beberapa bijih nikel dan tembaga bersama dengan beberapa deposit alami, sebagian besar di Afrika Selatan, yang menyumbang 80% dari produksi dunia. Karena kelangkaan dalam kerak bumi, hanya beberapa ratus ton yang diproduksi setiap tahun, dan memberikan manfaat penting, logam ini menjadi sangat berharga dan merupakan komoditas logam mulia[3] utama.
Platina adalah logam yang paling kurang reaktif. Daya tahannya yang mengagumkan terhadap korosi, bahkan pada suhu tinggi, membuatnya dinobatkan sebagai logam mulia. Konsekuensinya, platina sering ditemukan sebagai unsur platina alami. Oleh karena ia terdapat secara alami dalam pasir aluvium di berbagai sungai, maka ia digunakan pertama kali oleh penduduk asli Amerika Selatan pra-Kolombia untuk membuat artefak. Tulisan Eropa merujuk pada abad ke-16, tetapi laporan Antonio de Ulloa yang memublikasikan logam baru di Kolombia pada tahun 1748 menjadi objek penelitian para ilmuwan.
Platina digunakan dalam pengubah katalitik, peralatan laboratorium, kontak listrik dan elektrode, termometer resistensi platina, peralatan kedokteran gigi, dan perhiasan. Oleh karena termasuk logam berat, platina memiliki masalah kesehatan jika terpapar garamnya, tetapi karena ketahanannya terhadap korosi, platina tidak beracun seperti beberapa logam lainnya.[4] Senyawa yang mengandung platina, seperti sisplatin, oksaliplatin dan karboplatin, digunakan dalam kemoterapi untuk melawan kanker jenis tertentu.[5]
Karakteristik
Sifat fisika
Platina murni adalah logam putih keperakan yang berkilau, ulet, dan dapat ditempa.[6] Platina lebih ulet daripada emas, perak atau tembaga, sehingga paling ulet dibandingkan kebanyakan logam murni lainnya, tetapi kurang lunak daripada emas.[7][8] Logam ini memiliki ketahanan yang sangat baik terhadap korosi, stabil pada suhu tinggi dan memiliki sifat listrik yang stabil. Platinum bereaksi lambat dengan oksigen pada suhu yang sangat tinggi.[9] Logam ini bereaksi hebat dengan fluor pada membentuk tetrafluorida.[10] Logam ini juga diserang oleh klor, brom, iodin, dan belerang. Platina tidak larut dalam asam klorida dan asam nitrat, tetapi larut dalam aqua regia panas membentuk asam kloroplatinat, .[11]
Karakter fisika serta kestabilan kimianya menjadikannya berguna untuk aplikasi industri.[12] Ketahanannya terhadap keausan dan noda cocok untuk digunakan sebagai perhiasan.
Sifat kimia
Tingkat oksidasi platina yang paling umum adalah +2 dan +4. Tingkat oksidasi +1 dan +3 kurang umum, dan kadang distabilkan oleh ikatan logam dalam spesies bimetalik (atau polimetalik). Sesuai perkiraan, senyawa platina(II) tetrakoordinasi cenderung mengadopsi geometri segiempat planar 16 elektron. Meskipun unsur platina biasanya tak reaktif, ia larut dalam aqua regia panas membentuk asam kloroplatinat ():[13]
Sebagai suatu asam lemah, platina mempunyai afinitas besar terhadap belerang, seperti terhadap dimetil sulfoksida (DMSO); sejumlah kompleks DMSO telah dilaporkan dan pemilihan pelarut reaksi harus dilakukan dengan sangat hati-hati.[14]
Isotop
Platina mempunyai enam isotop alami: 190Pt, 192Pt, 194Pt, 195Pt, 196Pt, dan 198Pt. Isotop yang paling melimpah adalah 195Pt, menyusun 33,83% dari seluruh platina. Itu adalah satu-satunya isotop stabil tanpa spin nol; dengan spin , puncak satelit 195Pt sering teramati dalam spektroskopi NMR 1H dan 31P (yaitu, Pt-fosfin dan kompleks Pt-alkil).190Pt adalah yang paling sedikit, hanya 0,01%. Di antara isotop alami, hanya 190Pt yang tidak stabil, meskipun meluruh dengan waktu paruh 6,5 tahun, menyebabkan aktivitas menjadi 15 Bq/kg dari platina alami.198Pt dapat mengalami peluruhan alfa, tetapi peluruhannya tidak pernah teramati (waktu paruh diketahui lebih dari 3,2 tahun); oleh karena itu, ia dianggap stabil. Platina juga memiliki 31 isotop sintetis dalam rentang massa atom dari 166 hingga 202, sehingga total jumlah isotop yang diketahui sebanyak 37. Di antara ini, yang paling tidak stabil adalah 166Pt, dengan waktu paruh 300 µs, sementara yang paling stabil adalah 193Pt dengan waktu paruh 50 tahun. Sebagian besar isotop platina meluruh dengan beberapa kombinasi peluruhan beta dan alfa.188Pt, 191Pt, dan 193Pt meluruh dengan (terutama) tangkapan elektron.190Pt dan 198Pt mengalami jalur peluruhan beta berganda.[15]
Keberadaan
Platina adalah suatu logam yang sangat langka,[16] hanya terdapat dengan konsentrasi 0,005 ppm pada kerak Bumi.[17][18] Ia kadang keliru dengan perak (Ag). Platina sering dijumpai tersendiri secara kimia sebagai platina alami dan sebagai alloy dengan logam golongan platina lainnya serta dengan besi. Platina paling sering dijumpai sebagai deposit sekunder pada deposit aluvial. Deposit aluvial yang digunakan oleh bangsa pra-Kolombia di Chocó Department, Kolombia masih merupakan sumber logam golongan platina hingga sekarang. Deposit aluvial besar lainnya adalah di Pegunungan Ural, Rusia, dan masih ditambang hingga sekarang.[19]
Pada deposit nikel dan tembaga, logam golongan platina terdapat sebagai sulfida (misalnya, (Pt,Pd)S), telurida (misalnya, PtBiTe), antimonida (PdSb), dan arsenida (misalnya, PtAs2), dan sebagai alloy dengan nikel atau tembaga. Platina arsenida, sperrylite (PtAs2), adalah sumber platina utama yang terkait dengan bijih nikel dalam deposit Sudbury Basin di Ontario, Canada. Di Platinum, Alaska, sekitar telah ditambang antara tahun 1927 dan 1975. Tambang tersebut berhenti beroperasi pada tahun 1990.[20] Mineral sulfida yang langka, cooperite, (Pt,Pd,Ni)S, mengandung platina bersama dengan paladium dan nikel. Cooperite terdapat di Merensky Reef di sekitar kompleks Bushveld, Gauteng, South Africa.[21]
Pada tahun 1865, chromite diidentifikasi di region Bushveld, Afrika Selatan, diikuti dengan penemuan platina pada tahun 1906.[22] Cadangan primer terbesar yang diketahui berada di kompleks Bushveld di Afrika Selatan.[23] Deposit tembaga–nikel yang besar di dekat Norilsk, Russia, dan Sudbury Basin, Canada, adalah dua lokasi deposit besar lainnya. Di Sudbury Basin, jumlah bijih nikel yang sangat besar yang diproses membuktikan fakta bahwa platina hanya ada sekitar 0,5 ppm di dalam bijih. Cadangan yang lebih kecil dapat dijumpai di Amerika Serikat,[24] misalnya di Absaroka Range, Montana.[25] Pada tahun 2010, Afrika Selatan adalah produsen puncak platina, dengan pangsa pasar hampir 77%, diikuti oleh Rusia dengan 13%; produksi dunia pada tahun 2010 adalah .[26]
Deposit platina terdapat di negara bagian Tamil Nadu, India.[27] dan sebuah MOU telah ditandatangani antara Geological Survey of India dengan TAMIN – Tamil Nadu Minerals Ltd.[28]
Platina dengan kelimpahan yang lebih tinggi terdapat di Bulan dan meteorit. Sejalan dengan itu, platina ditemukan sedikit lebih melimpah di situs benturan bolide dengan Bumi yang terkait dengan hasil vulkanisme pasca-benturan, dan dapat ditambang secara ekonomis; Sudbury Basin adalah salah satu contohnya.[29]
Senyawa
Halida
Asam heksakloroplatinat yang disebut di atas kemungkinan adalah senyawa platina paling penting, karena ia bertindak selaku prekursor untuk banyak senyawa platina lainnya. Asam heksakloroplatinat sendiri memiliki beragam aplikasi dalam fotografi, seng etsa (), tinta yang tak dapat dihapus, pelapisan, cermin, porselin, pewarna, dan katalis.[30]
Perlakuan asam heksakloroplatinat dengan garam amonium, seperti amonium klorida, menghasilkan amonium heksakloroplatinat,[31] yang relatif tak larut dalam larutan amonium. Pemanasan garam amonium ini dengan adanya hidrogen mereduksinya menjadi unsur platina. Kalium heksakloroplatinat juga tak larut, dan asam heksakloroplatinat telah digunaka dalam penentuan ion kalium dengan cara gravimetri.[32]
Ketika asam heksakloroplatinat dipanaskan, ia terdekomposisi menjadi unsur platina melalui tahapan pembentukan platina(IV) klorida dan platina(II) klorida terlebih dahulu, meskipun reaksinya tidak terjadi secara bertahap:[33]
Ketiga reaksi di atas adalah reaksi bolak-balik. Platina(II) dan platina(IV) bromida juga telah dikenal. Platina heksafluorida adalah oksidator kuat yang mampu mengoksidasi oksigen.
Oksida
Platina(IV) oksida, PtO2, dikenal juga sebagai katalis Adams, adalah suatu serbuk hitam yang larut dalam larutan KOH dan asam pekat.[34] PtO2 dan PtO, yang kurang umum, keduanya terdekomposisi pada pemanasan.[35] Platina(II,IV) oksida, Pt3O4, terbentuk melalui reaksi berikut:
Senyawa lain
Tidak seperti paladium asetat, platina(II) asetat tidak tersedia secara komersial. Jika diinginkan dalam bentuk basa, halida ini telah digunakan dalam gabungan dengan natrium asetat.[36] Penggunaan platina(II) asetilasetonat telah pula dilaporkan.[37]
Beberapa barium platinida telah disintesis di mana platina menunjukkan tingkat oksidasi negatif antara −1 hingga −2. Ini termasuk BaPt, , dan .[38] Sesium platinida, , suatu senyawa kristal transparan berwarna merah gelap[39] menunjukkan mengandung anion Pt.[40] Platina juga menunjukkan tingkat oksidasi negatif pada permukaan yang direduksi secara elektrokimia.[41] Tingkat oksidasi negatif yang ditunjukkan oleh platina tidak biasa untuk unsur-unsur logam, dan mereka teratribusi dengan stabilisasi relatif orbital 6s.[42]
Garam Zeise, mengandung ligan etilena, adalah salah satu dari first senyawa organologam pertama yang ditemukan. Dikloro(siklookta-1,5-diena)platina(II) adalah kompleks olefin yang tersedia secara komersial, yang mengandung ligan cod yang dapat diganti (cod singkatan dari 1,5-cyclooctadiene). Kompleks cod dan halidanya cocok sebagai titik awal menuju kimia platina.[43]
Cisplatin, atau cis-diaminadikloroplatina(II) adalah senyawa pertama dalam deret platina(II) segiempat planar yang mengandung obat kemoterapi, termasuk carboplatin dan oxaliplatin. Senyawa-senyawa ini mampu membentuk ikatan silang dengan DNA, dan membunuh sel-sel dengan cara yang sama dengan zat kemoterapi pengalkilasi.[44]
Sejarah
Penggunaan awal
Para arkeolog telah menemukan jejak platina dalam emas yang digunakan dalam makam Mesir kuno dan huruf hieroglif berkalender awal 1200 SM. Namun, keberlanjutan pengetahuan Mesir tentang logam ini masih belum jelas. Cukup mungkin mereka tidak mengenali adanya platina dalam emas mereka.[45]
Logam ini digunakan oleh bangsa Amerika pra-Kolombia di dekat Esmeraldas, Ekuador saat ini untuk membuat artefak berbahan aloy emas putih-platina. Mereka menerapkan sistem metalurgi serbuk yang relatif canggih. Platina yang digunakan dalam objek-objek semacam ini bukanlah unsur murni, tetapi merupakan campuran alami logam-logam golongan platina, dengan sejumlah kecil paladium, rodium, dan iridium.[46]
Penemuan di Eropa
Referensi Eropa pertama tentang platina muncul pada 1557 dalam tulisan-tulisan humanis Italia Julius Caesar Scaliger yang dideskripsikan sebagai logam mulia yang tidak diketahui ditemukan di antara Darién dan Meksiko, "belum ada api maupun kecerdasan Spanyol yang mampu mencairkannya".[47] Sejak penemuan pertama mereka dengan platina, bangsa Spanyol umumnya melihat logam ini sebagai semacam pengotor dalam emas, dan diperlakukan seperti itu. Logam itu sering hanya dibuang, dan ada keputusan resmi yang melarang pemalsuan emas dengan pengotor platina.[48]
Pada tahun 1741, Charles Wood,[49] seorang ilmuwan metalurgi berkebangsaan Inggris, menemukan beragam berbagai sampel platina Kolombia di Jamaika, sehingga mengirim William Brownrigg untuk penyelidikan lebih lanjut. Antonio de Ulloa, yang juga berjasa dengan penemuan platina, kembali ke Spanyol dari French Geodesic Mission pada tahun 1746 setelah berada di lokasi misi selama delapan tahun. Catatan sejarahnya tentang ekspedisi termasuk deskripsi platina sebagai tidak dapat dipisahkan maupun dikalsinasi. Ulloa juga mengantisipasi penemuan tambang platina. Setelah memublikasikan penelitiannya pada tahun 1748, Ulloa tidak melanjutkan penyelidikan logam baru tersebut. Pada tahun 1758, ia dikirim untuk memimpin operasi tambang raksa di Huancavelica.[50]
Pada tahun 1750, setelah meneliti platina yang dikirim oleh Wood, Brownrigg mempresentasikan detail penelitian logam ini kepada Royal Society, dan menyatakan bahwa ia belum melihat penelitian sebelumnya, tentang mineral-mineral yang telah diketahui, yang menyebutkan logam hasil temuannya itu.[51] Brownrigg juga mencatat tentang titik lebur platina yang sangat tinggi. Kimiawan lain seantero Eropa segera mulai meneliti platina, termasuk Andreas Sigismund Marggraf,[52] Torbern Bergman, Jöns Jakob Berzelius, William Lewis, dan Pierre Macquer. Pada tahun 1752, Henrik Scheffer memublikasikan sebuah deskripsi ilmiah terperinci tentang logam ini, yang ia rujuk sebagai "emas putih", termasuk sebuah penelitian tentang keberhasilannya melebur bijih platina dengan bantuan arsen. Scheffer menjelaskan platina sebagai logam yang lebih sulit dipotong daripada emas, tetapi memiliki ketahanan yang sama terhadap korosi.[53]
Upaya pelenturan
Carl von Sickingen meneliti platina lebih mendalam pada tahun 1772. Ia berhasil membuat platina lentur dengan memadukannya dengan emas, melarutkan aloy tersebut dengan aqua regia, mengendapkan platina dengan amonium klorida, menyalakan amonium kloroplatinat, dan memalu platina yang terpisah untuk membuatnya menyatu. Franz Karl Achard membuat krus platina pertama pada tahun 1784. Ia menggunakan platina dengan cara meleburnya menggunakan arsen, kemudian menguapkan arsennya.[54]
Oleh karena anggota keluarga platina lainnya belum diketemukan (platina adalah yang pertama), Scheffer dan Sickingen membuat asumsi yang keliru tentang kekerasannya—yang lebih disebabkan oleh besi murni—platina menjadi bahan yang relatif keras, bahkan rapuh, ketika kelenturan dan elastisitasnya mendekati emas. Asumsi mereka tidak dapat dihindari karena platina yang digunakan dalam percobaan mereka sangat terkontaminasi dengan unsur-unsur keluarga platina lainnya seperti osmium dan iridium, yang menyebabkan aloy platina menjadi rapuh. Perpaduan residu platina tak murni ini, disebut "plyoksen", dengan emas merupakan satu-satunya cara pada saat itu untuk mendapatkan senyawa yang lunak, tetapi sekarang, platina dengan tingkat kemurnian tinggi telah tersedia dan kabel yang sangat panjang dapat dibuat dari platina murni, sangat mudah karena struktur kristalnya yang sama dengan kebanyakan logam lunak lainnya.[55]
Pada tahun 1786, Charles III dari Spanyol menyediakan sebuah perpustakaan dan laboratorium kepada Pierre-François Chabaneau untuk membantu penelitiannya pada platina. Chabaneau berhasil menghilangkan sejumlah ketakmurnian dari bijih, termasuk emas, raksa, timbal, tembaga, dan besi. Ini membuatnya meyakini bahwa ia tengah bekerja dengan sebuat logam tunggal, tetapi pada kenyataannya bijih tersebut masih mengandung logam-logam golongan platina yang belum diketahui. Hal ini mengakibatkan hasil percobaannya tidak konsisten. Suatu saat, platina tampak lunak, tetapi ketika dipadu dengan iridium, ia menjadi sangat rapuh. Kadang-kadang logamnya tidak dapat terbakar, tetapi ketika dipadu dengan osmium, menjadi menguap. Setelah beberapa bulan, Chabaneau berhasil memproduksi platina murni serta lunak dengan cara memalu dan menekan sponsnya ketika masih putih membara. Chabeneau menyadari platina akan berharga dalam pembuatan berbagai objek, sehingga ia segera memulai bisnis dengan Joaquin Cabezas untuk memproduksi platina ingot dan perkakas platina. Ini merupakan dimulainya "abad platina" di Spanyol.[56]
Pada tahun 2007, Gerhard Ertl memenangkan Nobel Kimia untuk penentuan detail mekanisme molekular oksidasi katalitik karbon monoksida menggunakan platina (sebagai pengubah katalitik).[57]
Produksi
Platina, bersama dengan logam golongan platina sisanya, secara komersial diperoleh sebagai produk samping dari penambangan dan pemrosesan nikel dan tembaga. Selama elektrorefining tembaga, logam mulia seperti perak, emas dan logam golongan platina serta selenium dan telurium mengendap di dasar sel sebagai "lumpur anode", yang merupakan titik tolak ekstraksi logam golongan platina.[58]
Jika platina murni ditemukan dalam placer deposit atau bijih lainnya, ia dapat diisolasi dari mereka dengan berbagai metode pengurangan ketakmurnian. Karena platina secara signifikan lebih padat daripada banyak ketakmurnian, ketakmurnian yang lebih ringan dapat dihilangkan dengan hanya mengapungsingkirkan mereka dalam cairan. Platina bersifat paramagnetik, sedangkan nikel dan besi keduanya feromagnetik. Kedua ketakmurnian ini kemudian dihilangkan dengan mengalirkan elektromagnet di atas campuran. Oleh karena platina mempunyai titik leleh lebih tinggi daripada sebagian besar zat lainnya, banyak ketakmurnian yang dapat dibakar atau dilebur tanpa melelehkan platina. Terakhir, platina tahan terhadap asam klorida dan asam sulfat, sementara zat lain mudah diserang oleh kedua asam ini. Ketakmurnian logam dapat dihilangkan dengan mengaduk campuran dalam salah satu dari kedua asam ini, dan memulihkan platina yang tertinggal.[59]
Satu metode yang mudah untuk pemurnian platina kasar, yang mengandung platina, emas, dan logam golongan platina lainnya, adalah dengan mengolahnya menggunakan aqua regia, yang dapat melarutkan paladium, emas dan platina, sementara osmium, iridium, rutenium dan rodium tidak bereaksi. Emas diendapkan dengan penambahan besi(II) klorida dan setelah emas dipisahkan dengan cara penyaringan, platina diendapkan sebagai amonium kloroplatinat dengan penambahan amonium klorida. Amonium kloroplatinat dapat dikonversi menjadi platina dengan pemanasan.[60] Heksakloroplatinat(IV) yang tak mengendap dapat direduksi dengan seng unsur, dan platina diperoleh dengan metode yang sama seperti yang dilakukan dalam pemulihan residu platina skala laboratorium.[61]
Aplikasi
Dari 224 ton platina yang dijual pada tahun 2013, 101 ton digunakan untuk peralatan pengendali emisi kendaraan (45%), 66,3 ton untuk perhiasan (30%), 19,4 ton untuk produksi bahan kimia dan pengolahan minyak bumi (8,7%), dan 5.88 ton untuk aplikasi elektronik seperti hard disk drive (2,6%). Sebanyak 31,4 ton sisanya digunakan untuk beragam aplikasi minor lainnya, seperti obat-obatan dan biomedis, pembuatan peralatan gelas, investasi, elektrode, obat antikanker, sensor oksigen, busi dan mesin turbin.[62]
Katalis
Platina paling banyak digunakan sebagai katalis dalam reaksi kimia, sering kali sebagai platina hitam. Unsur ini telah digunakan sebagai katalis sejak awal abad ke-19, ketika serbuk platina digunakan untuk mengkatalisis pengapian hidrogen. Aplikasi paling penting adalah dalam otomotif sebagai pengubah katalitik (catalytic converter), yang memungkinkan pembakaran lengkap hidrokarbon yang tak terbakar berkonsentrasi rendah dari knalpot menjadi karbon dioksida dan uap air. Platina juga digunakan dalam industri minyak bumi sebagai katalis dalam sejumlah proses pemisahan, tetapi terutama dalam pembentukan ulang berkatalisis (catalytic reforming) nafta rantai lurus menjadi bensin berkadar oktana yang lebih tinggi sehingga menjadi kaya senyawa aromatik. PtO2, yang juga dikenal sebagai katalis Adams, digunakan sebagai katalis hidrogenasi, terutama untuk minyak sayur.[63] Platina juga mengkatalisis dekomposisi hidrogen peroksida menjadi air dan oksigen[64] dan digunakan dalam sel bahan bakar[65] sebagai katalis untuk mereduksi oksigen.[66]
Standar
Mulai 1889 hingga 1960, meter didefinisikan sebagai panjang batang logam paduan platina-iridium (90:10), dikenal sebagai batang Meter Prototipe Internasional. Batang sebelumnya dibuat dari platina pada tahun 1799. Kilogram Prototipe Internasional tetap didefinisikan dengan tabung logam paduan platina-iridium yang dibuat pada tahun 1879.[67]
Elektrode hidrogen standar juga menggunakan elektrode platina berlapis platina mengingat ketahanannya terhadap korosi serta sifat-sifat lainnya.[68]
Sebagai investasi
Platina adalah komoditas logam berharga; bulionnya mempunyai kode mata uang ISO XPT. Koin, batangan, dan ingot diperdagangkan atau dikoleksi. Platina juga digunakan dalam perhiasan, biasanya sebagai logam paduan 90–95%, karena sifat inertnya. Ia digunakan untuk investasi sebagai prestise dan nilai bulionnya yang inheren. Publikasi perdagangan perhiasan menyarankan para perajin perhiasan untuk menunjukkan goresan-goresan kecil pada permukaan (yang mereka sebut patina) sebagai fitur yang diinginkan dalam percobaan untuk mendongkrak nilai produk platina.[69][70]
Dalam industri arloji, Vacheron Constantin, Patek Philippe, Rolex, Breitling, dan perusahaan lainnya menggunakan platina untuk memproduksi seri limited edition arloji mereka. Para perajin arloji mengapresiasi sifat-sifat unik platina, karena tidak mudah bernoda maupun aus (yang disebut terakhir relatif terhadap emas).[71]
Harga platina, seperti komoditas industri lainnya, lebih volatil daripada emas. Pada tahun 2008, harga platina terpuruh dari $2.252 ke $774 per oz,[72] kerugian hampir dari nilainya. Sebaliknya, harga emas jatuh dari ~$1,000 ke ~$700/oz pada periode yang sama, hanya kehilangan dari nilainya.
Selama periode ekonomi stabil dan tumbuh secara berkelanjutan, harga platina cenderung dua kali harga emas, sementara selama periode ekonomi tak menentu,[73] harga platina cenderung turun karena berkurangnya permintaan industri, jatuh di bawah harga emas. Harga emas lebih stabil dalam periode ekonomi yang melambat, karena emas dianggap sebagai perlindungan yang aman. Meskipun emas digunakan dalam aplikasi industri, permintaannya tidak terlalu terpengaruh oleh penggunaan industri, Pada abad ke-18, kelangkaan platina membuat Raja Louis XV dari Prancis menitahkan bahwa platina adalah satu-satunya logam yang cocok bagi raja.[74]
Penggunaan lain
Dalam laboratorium, kawat platina digunakan sebagai elektrode, cawan dan penyangga platina digunakan dalam analisis termogravimetri karena persyaratan ketat tentang keinertan bahan kimia pada pemanasan temperatur tinggi (~1000 °C). Platina digunakan sebagai logam pemadu dalam beragam produk logam, termasuk kabel berkualitas tinggi, wadah laboratorium tahan korosi, peralatan medis, prostesis gigi, kontak listrik, dan termokopel. Platina-kobalt, suatu logam paduan dengan komposisi tiga bagian platina dan satu bagian kobalt, digunakan untuk membuat magnet permanen yang relatif kuat.[75] Anode berbasis platina digunakan pada kapal, pipa, dan dermaga baja.[76]
Simbol prestise
Langkanya platina sebagai logam menyebabkan marketing mengasosiasikannya dengan eksklusivitas dan kemakmuran. Kartu kredit dan debit "Platinum" memiliki keistimewaan lebih besar daripada kartu "gold".[77] "Penghargaan platinum" adalah rangking kedua tertinggi di atas "emas", "perak" dan "perunggu", tetapi berada di bawah "diamond". Misalnya, di Amerika Serikat, album musik yang terjual lebih dari 1 juta kopi akan diberi penghargaan "platinum", sementara albuh yang terjual lebih dari 10 juta kopi mendapat penghargaan "diamond".[78] Beberapa produk, seperti blender dan kendaraan, dengan aksen warna putih keperakan diidentifikasi sebagai "platinum". Platina dianggap sebagai logam berharga, meskipun pemanfaatannya tidak selumrah penggunaan emas atau perak. Bingkai Mahkota Ratu Elizabeth The Queen Mother, yang dibuat untuk penobatan dirinya sebagai Permaisuri Raja George VI, terbuat dari platina. Itu merupakan mahkota pertama kerajaan Inggris yang terbuat dari logam ini.[79]
Masalah kesehatan
Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit, paparan jangka pendek pada garam-garam platina dapat menyebabkan iritasi mata, hidung, dan tenggorokan, sementara paparan jangka panjang akan menyebabkan alergi pada saluran pernapasan dan kulit. Standar K3 saat ini adalah 2 mikrogram per meter kubik udara rata-rata selama 8 jam kerja per hari.[80] National Institute for Occupational Safety and Health telah menetapkan batas paparan yang direkomendasikan untuk platina adalah 1 mg/m3 selama 8 jam kerja.[81]
Zat antineoplastik berbasis platina digunakan dalam kemoterapi, dan menunjukkan aktivitas yang baik melawan beberapa tumor.
Oleh karena platina adalah katalis dalam pembuatan karet silikon dan komponen gel beberapa jenis implan medis (implan payudara, prostetik pengganti sendi, cakram lumbar buatan, port akses vaskular, dll.), kemungkinan platina dapat masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan efek kesehatan menjadi penelitian serius. Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat dan institusi lainnya telah meninjau isu dan menemukan tidak ada bukti yang mengarah pada keracunan in vivo.[82][83]
Lihat pula
- Elektrode campuran oksida logam
- Platina di Afrika
- Platina nanopartikel
- Cetak platina
- Ledakan komoditas tahun 200an
Pranala luar
- Platinum at The Periodic Table of Videos (University of Nottingham)
- Nuclides and Isotopes Fourteenth Edition: Chart of the Nuclides, General Electric Company, 1989.
- NIOSH Pocket Guide to Chemical Hazards – Platinum Centers for Disease Control and Prevention
- What's the difference between bar, bullion, and ingot? from Quora
Referensi
- ↑ "platinum (Pt)." Encyclopædia Britannica Online. Encyclopædia Britannica Inc., 2012. Web. 24 April 2012
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ Istilah logam mulia di Indonesia memiliki makna yang berbeda menurut bidang kimia/fisika dan bidang ekonomi. Logam mulia menurut kimia/fisika diturunkan dari yang merujuk pada sifat inert golongan logam ini. Sedangkan meurut ilmu ekonomi, logam mulia yang diturunkan dari lebih cocok jika dimaknai sebagai Logam berharga karena merujuk pada kelangkaan dan nilai ekonominya yang tinggi. Namun demikian, seluruh unsur logam berharga (ekonomi) secara kimia masuk dalam golongan logam mulia (kimia)
- ↑ Air Quality Guidelines. WHO Regional Office for Europe, Copenhagen, Denmark. 2000.
- ↑ NJ Wheate. The status of platinum anticancer drugs in the clinic and in clinical trials. Dalton transactions (Cambridge, England : 2003). 2010. Vol. 39 (35). hlm. 8113–27. doi:10.1039/C0DT00292E.
- ↑ Chemistry Foundations and Applications. Thomson Gale. 2004. Vol. 3. hlm. 267–268. ISBN 0-02-865724-1.
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ Salinan arsip.
- ↑ Sir Norman Lockyer. Nature. Macmillan Journals Limited. 1891. hlm. 625–.
- ↑ CRC contributors. CRC Handbook of Chemistry and Physics. CRC Press. 2007–2008. Vol. 4. hlm. 26. ISBN 978-0-8493-0488-0.
- ↑ Craig, Bruce D. Handbook of corrosion data. January 1995. hlm. 8–9. ISBN 978-0-87170-518-1.
- ↑ George B. Kauffman. Ammonium Hexachloroplatinate(IV). Inorganic Syntheses. 1967. Vol. 9. hlm. 182–185. doi:10.1002/9780470132401.ch51. ISBN 978-0-470-13240-1.
- ↑ Y. Han. Mono- vs Bis(carbene) Complexes: A Detailed Study on Platinum(II)−Benzimidazolin-2-ylidenes. Organometallics. 2007. Vol. 26 (18). hlm. 4612. doi:10.1021/om700543p.
- ↑ G. Audi. The NUBASE Evaluation of Nuclear and Decay Properties. Nuclear Physics A. Atomic Mass Data Center. 2003. Vol. 729. hlm. 3–128. doi:10.1016/j.nuclphysa.2003.11.001.
- ↑ Earth's natural wealth: an audit. New Scientist. 23 May 2007.
- ↑ Stellman, Jeanne Mager. Encyclopaedia of Occupational Health and Safety: Chemical, industries and occupations. International Labour Organization. 1998. hlm. 141. ISBN 92-2-109816-8.
- ↑ Murata, K. J. in Symposium on Spectrocemical Analysis for Trace Elements. ASTM International. 1958. hlm. 71.
- ↑ CRC contributors. CRC Handbook of Chemistry and Physics. CRC Press. 2007–2008. Vol. 4. hlm. 26. ISBN 978-0-8493-0488-0.
- ↑ The History of Platinum. Alaska Community Database Online. ExploreNorth.
- ↑ Z. Xiao. Characterizing and recovering the platinum group minerals—a review. Minerals Engineering. 2004. Vol. 17 (9–10). hlm. 961–979. doi:10.1016/j.mineng.2004.04.001.
- ↑ Dan Oancea Platinum In South Africa. MINING.com. September 2008
- ↑ R. J. Seymour. Kirk Othmer Encyclopedia of Chemical Technology. Wiley. 2001. doi:10.1002/0471238961.1612012019052513.a01.pub2.
- ↑ R. J. Seymour. Kirk Othmer Encyclopedia of Chemical Technology. Wiley. 2001. doi:10.1002/0471238961.1612012019052513.a01.pub2.
- ↑ Mining Platinum in Montana. New York Times. 13 August 1998.
- ↑ Loferski, P. J. Platinum–Group Metals. USGS Mineral Resources Program. July 2012.
- ↑ Evidence of huge deposits of platinum in State. The Hindu. 2 July 2010.
- ↑ MOU for platinum exploration in Tamil Nadu signed . thaindian.com. 1 July 2010
- ↑ Christian Koeberl. Meteorites: flux with time and impact effects. 1998. hlm. 133–155. ISBN 978-1-86239-017-1.
- ↑ Krebs, Robert E. The History and Use of our Earth's Chemical Elements. Greenwood Press. 1998. hlm. 124–127. ISBN 0-313-30123-9.
- ↑ George B. Kauffman. Ammonium Hexachloroplatinate(IV). Inorganic Syntheses. 1967. Vol. 9. hlm. 182–185. doi:10.1002/9780470132401.ch51. ISBN 978-0-470-13240-1.
- ↑ G. F. Smith. The Separation and Determination of the Alkali Metals Using Perchloric Acid. V. Perchloric Acid and Chloroplatinic Acid in the Determination of Small Amounts of Potassium in the Presence of Large Amounts of Sodium. Journal of the American Chemical Society. 1933. Vol. 55 (10). hlm. 3957–3961. doi:10.1021/ja01337a007.
- ↑ A. E. Schweizer. Thermal Decomposition of Hexachloroplatinic Acid. Inorganic Chemistry. 1978. Vol. 17 (8). hlm. 2326–2327. doi:10.1021/ic50186a067.
- ↑ D. L. Perry. Handbook of Inorganic Compounds. CRC Press. 1995. hlm. 296–298. ISBN 0-8493-8671-3.
- ↑ Chemistry Foundations and Applications. Thomson Gale. 2004. Vol. 3. hlm. 267–268. ISBN 0-02-865724-1.
- ↑ Y. Han. Mono- vs Bis(carbene) Complexes: A Detailed Study on Platinum(II)−Benzimidazolin-2-ylidenes. Organometallics. 2007. Vol. 26 (18). hlm. 4612. doi:10.1021/om700543p.
- ↑ Sebastian Ahrens. Detour-free synthesis of platinum-bis-NHC chloride complexes, their structure and catalytic activity in the CH activation of methane. Inorganica Chimica Acta. 2006. Vol. 359 (15). hlm. 4789. doi:10.1016/j.ica.2006.05.042.
- ↑ Andrey Karpov. An experimental proof for negative oxidation states of platinum: ESCA-measurements on barium platinides. Chemical Communications. 2006. hlm. 838–840. doi:10.1039/b514631c.
- ↑ Andrey Karpov. Cs2Pt: A Platinide(-II) Exhibiting Complete Charge Separation. Angewandte Chemie International Edition. 2003. Vol. 42 (39). hlm. 4818. doi:10.1002/anie.200352314.
- ↑ Martin Jansen. Effects of relativistic motion of electrons on the chemistry of gold and platinum. Solid State Sciences. 2005. Vol. 7 (12). hlm. 1464. doi:10.1016/j.solidstatesciences.2005.06.015.
- ↑ J. Ghilane. Spectroscopic Evidence of Platinum Negative Oxidation States at Electrochemically Reduced Surfaces. Journal of Physical Chemistry C. 2007. Vol. 111 (15). hlm. 5701. doi:10.1021/jp068879d.
- ↑ Martin Jansen. Effects of relativistic motion of electrons on the chemistry of gold and platinum. Solid State Sciences. 2005. Vol. 7 (12). hlm. 1464. doi:10.1016/j.solidstatesciences.2005.06.015.
- ↑ Y. Han. Mono- vs Bis(carbene) Complexes: A Detailed Study on Platinum(II)−Benzimidazolin-2-ylidenes. Organometallics. 2007. Vol. 26 (18). hlm. 4612. doi:10.1021/om700543p.
- ↑ A.D. Richards. Synthetic metallomolecules as agents for the control of DNA structure. Chemical Society Reviews. 2007. Vol. 36 (3). hlm. 471–483. doi:10.1039/b609495c.
- ↑ Rayner W. Hesse. Jewelrymaking Through History: An Encyclopedia. Greenwood Publishing Group. 2007. hlm. 155–156. ISBN 0-313-33507-9.
- ↑ Donald McDonald, Leslie B. Hunt. A History of Platinum and its Allied Metals. Johnson Matthey Plc. 1982. hlm. 7–8. ISBN 0-905118-83-9.
- ↑ Weeks, M. E. Discovery of the Elements. Journal of Chemical Education. 1968. hlm. 385–407. ISBN 0-8486-8579-2.
- ↑ Donald McDonald, Leslie B. Hunt. A History of Platinum and its Allied Metals. Johnson Matthey Plc. 1982. hlm. 7–8. ISBN 0-905118-83-9.
- ↑ Dixon. The literary life of William Brownrigg. To which are added an account of the coal mines near Whitehaven: And Observations on the means of preventing epidemic fevers. 1801. hlm. 52.
- ↑ Weeks, M. E. Discovery of the Elements. Journal of Chemical Education. 1968. hlm. 385–407. ISBN 0-8486-8579-2.
- ↑ Wm Watson. Several Papers concerning a New Semi-Metal, Called Platina; Communicated to the Royal Society by Mr. Wm. Watson F. R. S. Philosophical Transactions. 1749. Vol. 46 (491–496). hlm. 584–596. doi:10.1098/rstl.1749.0110.
- ↑ Marggraf. Versuche mit dem neuen mineralischen Körper Platina del pinto genannt. 1760.
- ↑ Weeks, M. E. Discovery of the Elements. Journal of Chemical Education. 1968. hlm. 385–407. ISBN 0-8486-8579-2.
- ↑ Weeks, M. E. Discovery of the Elements. Journal of Chemical Education. 1968. hlm. 385–407. ISBN 0-8486-8579-2.
- ↑ Platinum. mysite.du.edu
- ↑ Weeks, M. E. Discovery of the Elements. Journal of Chemical Education. 1968. hlm. 385–407. ISBN 0-8486-8579-2.
- ↑ Gerhard Ertl. Reactions at Surfaces: From Atoms to Complexity (Nobel Lecture). Angewandte Chemie International Edition. 2008. Vol. 47 (19). hlm. 385–407. doi:10.1002/anie.200800480.
- ↑ Loferski, P. J. 2010 Minerals Yearbook; Platinum-group metals. USGS Mineral Resources Program. October 2011.
- ↑ David L. Heiserman. Exploring Chemical Elements and their Compounds. TAB Books. 1992. hlm. 272–274. ISBN 0-8306-3018-X.
- ↑ L. B. Hunt. Platinum Metals: A Survey of Productive Resources to industrial Uses. Platinum Metals Review. 1969. Vol. 13 (4). hlm. 126–138.
- ↑ Kauffman, George B. Recovery of Platinum from Laboratory Residues. Inorg. Synth. 1963. Vol. 7. hlm. 232. doi:10.1002/9780470132388.ch61. ISBN 978-0-470-13238-8.
- ↑ Loferski, P. J. 2013 Minerals Yearbook; Platinum-group metals. USGS Mineral Resources Program. August 2015.
- ↑ Krebs, Robert E. The History and Use of our Earth's Chemical Elements. Greenwood Press. 1998. hlm. 124–127. ISBN 0-313-30123-9.
- ↑ Petrucci, Ralph H. General Chemistry: Principles & Modern Applications. Prentice Hall. 2007. hlm. 606. ISBN 0-13-149330-2.
- ↑ James Laramie. Fuel Cell System Explained. John Wiley & Sons Ltd. 2003. ISBN 0-470-84857-X.
- ↑ C. Wang. A general approach to the size- and shape-controlled synthesis of platinum nanoparticles and their catalytic reduction of oxygen. Angewandte Chemie - International Edition. 2008. Vol. 47 (19). hlm. 3588–3591. doi:10.1002/anie.200800073.
- ↑ S. V. Gupta. Springer Series in Materials Science, Volume 122. 2010. hlm. 47. doi:10.1007/978-3-642-00738-5_4.
- ↑ A. M. Feltham. Platinized platinum electrodes. Chemical Reviews. 1971. Vol. 71 (2). hlm. 177. doi:10.1021/cr60270a002.
- ↑ Professional Jeweler's Magazine Archives, issue of August 2004.
- ↑ Platinum primer. Diamond Cutters International.
- ↑ Unknown Facts about Platinum. watches.infoniac.com.
- ↑ One Year Platinum. Kitco.
- ↑ Platinum versus Gold. The Speculative Invertor. 14 April 2002.
- ↑ Platinum. Minerals Zone.
- ↑ Krebs, Robert E. The History and Use of our Earth's Chemical Elements. Greenwood Press. 1998. hlm. 124–127. ISBN 0-313-30123-9.
- ↑ CRC contributors. CRC Handbook of Chemistry and Physics. CRC Press. 2007–2008. Vol. 4. hlm. 26. ISBN 978-0-8493-0488-0.
- ↑ John Gwin. Pricing Financial Institution Products. Journal of Professional Services Marketing. 1986. Vol. 1 (3). hlm. 91. doi:10.1300/J090v01n03_07.
- ↑ Crouse, Richard. Big Bang Baby: The Rock Trivia Book. 1 May 2000. hlm. 126. ISBN 978-0-88882-219-2.
- ↑ Gauding, Madonna. The Signs and Symbols Bible: The Definitive Guide to Mysterious Markings. 6 October 2009. ISBN 978-1-4027-7004-3.
- ↑ Occupational Health Guideline for Soluble Platinum Salts (as Platinum). Centers for Disease Control and Prevention.
- ↑ CDC - NIOSH Pocket Guide to Chemical Hazards - Platinum. www.cdc.gov.
- ↑ FDA Backgrounder on Platinum in Silicone Breast Implants. U.S. Food and Drug Administration.
- ↑ Michael Brook. Platinum in silicone breast implants. Biomaterials. 2006. Vol. 27 (17). hlm. 3274–3286. doi:10.1016/j.biomaterials.2006.01.027.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29345558 (2026-06-14T12:09:42Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.