Radium-223: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29579035; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Radium-223 ''' ('''<sup>223</sup>Ra''' atau '''Ra-223''') adalah sebuah [[Isotop radium|isotop]] [[radium]] dengan [[waktu paruh]] 11,4 hari. Ia ditemukan pada tahun 1905 oleh T. Godlewski, seorang ahli kimia [[Polandia]] dari [[Kraków]], dan secara historis dikenal sebagai [[Deret radioaktif#Deret aktinium|aktinium X]] (AcX). Radium-223 diklorida adalah obat radioterapi pemancar partikel alfa yang meniru kalsium dan membentuk kompleks dengan hidroksiapatit pada area dengan pergantian tulang yang meningkat. Penggunaan utama radium-223, sebagai [[radiofarmasi]] untuk mengobati kanker [[Metastasis|metastatik]] pada [[tulang]], memanfaatkan kemiripan kimiawinya dengan [[kalsium]], dan jarak pendek dari [[Peluruhan alfa|radiasi alfa]] yang dipancarkannya. | '''Radium-223 ''' ('''<sup>223</sup>Ra''' atau '''Ra-223''') adalah sebuah [[Isotop radium|isotop]] [[radium]] dengan [[waktu paruh]] 11,4 hari. Ia ditemukan pada tahun 1905 oleh T. Godlewski,<ref>[https://zenodo.org/record/2115992 A new radio-active product from actinium]. ''Nature''. 1905. Vol. 71 (1839). hlm. 294–295. doi:10.1038/071294b0.</ref><ref>[https://zenodo.org/record/2216022 V. Actinium and its successive products]. ''The London, Edinburgh, and Dublin Philosophical Magazine and Journal of Science''. 1905. Vol. 10 (55). hlm. 35–45. doi:10.1080/14786440509463342.</ref><ref>Otto Hahn. [https://zenodo.org/record/1705916 A new product of actinium]. ''Nature''. 1906. Vol. 73 (1902). hlm. 559–560. doi:10.1038/073559b0.</ref> seorang ahli kimia [[Polandia]] dari [[Kraków]], dan secara historis dikenal sebagai [[Deret radioaktif#Deret aktinium|aktinium X]] (AcX).<ref>Harold W. Kirby. ''The discovery of actinium''. ''Isis''. 1971. Vol. 62 (3). hlm. 290–308. doi:10.1086/350760.</ref><ref>''Discovery of actinium, thorium, protactinium, and uranium isotopes''. ''Atomic Data and Nuclear Data Tables''. 2013. Vol. 99 (3). hlm. 345–364. doi:10.1016/j.adt.2012.03.002.</ref> Radium-223 diklorida adalah obat radioterapi pemancar partikel alfa yang meniru kalsium dan membentuk kompleks dengan hidroksiapatit pada area dengan pergantian tulang yang meningkat.<ref>[https://archive.org/details/medicalsurgicaln0010lewi Medical-Surgical Nursing: Assessment and Management of Clinical Problems]. Elsevier. 2017. ISBN 978-0-323-32852-4.</ref> Penggunaan utama radium-223, sebagai [[radiofarmasi]] untuk mengobati kanker [[Metastasis|metastatik]] pada [[tulang]], memanfaatkan kemiripan kimiawinya dengan [[kalsium]], dan jarak pendek dari [[Peluruhan alfa|radiasi alfa]] yang dipancarkannya.<ref>''Targeted alpha therapy using Radium-223: From physics to biological effects''. ''Cancer Treatment Reviews''. July 2018. Vol. 68. hlm. 47–54. doi:10.1016/j.ctrv.2018.05.011.</ref> | ||
== Asal dan persiapan == | == Asal dan persiapan == | ||
Meskipun radium-223 secara alami terbentuk dalam jumlah kecil oleh [[Deret radioaktif#Deret aktinium|peluruhan uranium-235]], ia umumnya dibuat secara artifisial, dengan memaparkan [[Isotop radium|radium-226]] alami ke [[neutron]] untuk menghasilkan [[Isotop radium|radium-227]], yang meluruh dengan waktu paruh 42 menit menjadi [[Isotop aktinium|aktinium-227]]. Aktinium-227 (waktu paruh 21,8 tahun) meluruh melalui [[Isotop torium|torium-227]] (waktu paruh 18,7 hari) menjadi radium-223. Jalur peluruhan ini memudahkan persiapan radium-223 dengan "memerahnya" dari generator yang mengandung aktinium-227 atau "sapi", mirip dengan [[Generator teknesium-99m|sapi moly]] yang banyak digunakan untuk menyiapkan isotop [[teknesium-99m]] yang penting secara medis. | Meskipun radium-223 secara alami terbentuk dalam jumlah kecil oleh [[Deret radioaktif#Deret aktinium|peluruhan uranium-235]], ia umumnya dibuat secara artifisial,<ref>Bruland O.S., Larsen R.H. (2003). Radium revisited. In: Bruland O.S., Flgstad T., editors. Targeted cancer therapies: An odyssey. University Library of Tromso, Ravnetrykk No. 29. , hlm. 195–202. [http://www.bruland.info/PDF/195-202.pdf]</ref> dengan memaparkan [[Isotop radium|radium-226]] alami ke [[neutron]] untuk menghasilkan [[Isotop radium|radium-227]], yang meluruh dengan waktu paruh 42 menit menjadi [[Isotop aktinium|aktinium-227]]. Aktinium-227 (waktu paruh 21,8 tahun) meluruh melalui [[Isotop torium|torium-227]] (waktu paruh 18,7 hari) menjadi radium-223. Jalur peluruhan ini memudahkan persiapan radium-223 dengan "memerahnya" dari generator yang mengandung aktinium-227 atau "sapi", mirip dengan [[Generator teknesium-99m|sapi moly]] yang banyak digunakan untuk menyiapkan isotop [[teknesium-99m]] yang penting secara medis.<ref>Bruland O.S., Larsen R.H. (2003). Radium revisited. In: Bruland O.S., Flgstad T., editors. Targeted cancer therapies: An odyssey. University Library of Tromso, Ravnetrykk No. 29. , hlm. 195–202. [http://www.bruland.info/PDF/195-202.pdf]</ref> | ||
<sup>223</sup>Ra sendiri meluruh menjadi [[Isotop radon|<sup>219</sup>Rn]] (waktu paruh 3,96 detik) melalui [[peluruhan alfa]], sebuah isotop [[radon]] berbentuk gas yang berumur pendek, dengan memancarkan [[partikel alfa]] sebesar 5,979 [[Elektronvolt|MeV]]. | <sup>223</sup>Ra sendiri meluruh menjadi [[Isotop radon|<sup>219</sup>Rn]] (waktu paruh 3,96 detik) melalui [[peluruhan alfa]], sebuah isotop [[radon]] berbentuk gas yang berumur pendek, dengan memancarkan [[partikel alfa]] sebesar 5,979 [[Elektronvolt|MeV]]. | ||
== Penggunaan medis == | == Penggunaan medis == | ||
Produk farmasi dan penggunaan medis radium-223 melawan metastasis tulang ditemukan oleh Roy H. Larsen, Gjermund Henriksen dan Øyvind S. Bruland<ref>"Preparation and use of radium-223 to target calcified tissues for pain palliation, bone cancer therapy, and bone surface conditioning" US 6635234</ref> dan telah dikembangkan oleh mantan perusahaan [[Algeta]] ASA, dalam kemitraan dengan [[Bayer]], di bawah nama dagang '''Xofigo''' (sebelumnya '''Alpharadin'''), dan didistribusikan sebagai larutan yang mengandung radium-223 klorida (1100 kBq/ml), [[natrium klorida]], dan bahan lain untuk injeksi intravena. Algeta ASA kemudian diakuisisi oleh Bayer yang kini menjadi pemilik tunggal Xofigo. Regimen yang direkomendasikan adalah enam pengobatan 55 [[Becquerel|kBq]]/kg (1,5 [[Curie (satuan)|μCi]]/kg), diulang dengan interval 4 minggu.<ref>[https://www.ema.europa.eu/en/documents/product-information/xofigo-epar-product-information_en.pdf Xofigo Summary of Product Characteristics]. ''European Medicines Authority''. Bayer. 11 Oktober 2018.</ref> | |||
Produk farmasi dan penggunaan medis radium-223 melawan metastasis tulang ditemukan oleh Roy H. Larsen, Gjermund Henriksen dan Øyvind S. Bruland dan telah dikembangkan oleh mantan perusahaan [[Algeta]] ASA, dalam kemitraan dengan [[Bayer]], di bawah nama dagang '''Xofigo''' (sebelumnya '''Alpharadin'''), dan didistribusikan sebagai larutan yang mengandung radium-223 klorida (1100 kBq/ml), [[natrium klorida]], dan bahan lain untuk injeksi intravena. Algeta ASA kemudian diakuisisi oleh Bayer yang kini menjadi pemilik tunggal Xofigo. Regimen yang direkomendasikan adalah enam pengobatan 55 [[Becquerel|kBq]]/kg (1,5 [[Curie (satuan)|μCi]]/kg), diulang dengan interval 4 minggu. | |||
=== Mekanisme aksi === | === Mekanisme aksi === | ||
Penggunaan radium-223 untuk mengobati kanker tulang metastatik bergantung pada kemampuan [[Peluruhan alfa|radiasi alfa]] dari radium-223 dan produk peluruhannya yang berumur pendek untuk membunuh sel-sel kanker. Radium lebih mudah diserap oleh tulang karena kemiripan kimiawinya dengan kalsium, dengan sebagian besar radium-223 yang tidak diserap oleh tulang akan dibersihkan, terutama melalui usus, dan diekskresikan.<ref>''First clinical experience with alpha-emitting radium-223 in the treatment of skeletal metastases''. ''Clinical Cancer Research''. Juni 2005. Vol. 11 (12). hlm. 4451–9. doi:10.1158/1078-0432.CCR-04-2244.</ref> Meskipun radium-223 dan produk peluruhannya juga memancarkan [[Partikel beta|radiasi beta]] dan [[Sinar gama|gama]], lebih dari 95% energi peluruhan ini berbentuk radiasi alfa.<ref>''High-linear energy transfer irradiation targeted to skeletal metastases by the alpha-emitter 223Ra: adjuvant or alternative to conventional modalities?''. ''Clinical Cancer Research''. Oktober 2006. Vol. 12 (20 Pt 2). hlm. 6250s–6257s. doi:10.1158/1078-0432.CCR-06-0841.</ref> Radiasi alfa memiliki jangkauan yang sangat pendek dalam jaringan dibandingkan dengan radiasi beta atau gama: sekitar 2-10 sel. Hal ini mengurangi kerusakan pada jaringan sehat di sekitarnya, menghasilkan efek yang lebih terlokalisasi daripada pemancar beta [[stronsium-89]], yang juga digunakan untuk mengobati kanker tulang.<ref>[http://jnm.snmjournals.org/cgi/pmidlookup?view=long&pmid=12571218 Targeting of osseous sites with alpha-emitting 223Ra: comparison with the beta-emitter 89Sr in mice]. ''Journal of Nuclear Medicine''. Februari 2003. Vol. 44 (2). hlm. 252–9.</ref> Mempertimbangkan kemudahan penyerapannya oleh tulang dan jarak pendek partikel alfa, radium-223 diperkirakan memberi [[Osifikasi|sel osteogenik]] yang ditargetkan sebuah dosis radiasi setidaknya delapan kali lebih tinggi daripada jaringan non-target lainnya.<ref>[http://www.accessdata.fda.gov/drugsatfda_docs/label/2013/203971lbl.pdf FDA Access Data on Xofigo (Radium-223 dichloride)]</ref> | |||
Penggunaan radium-223 untuk mengobati kanker tulang metastatik bergantung pada kemampuan [[Peluruhan alfa|radiasi alfa]] dari radium-223 dan produk peluruhannya yang berumur pendek untuk membunuh sel-sel kanker. Radium lebih mudah diserap oleh tulang karena kemiripan kimiawinya dengan kalsium, dengan sebagian besar radium-223 yang tidak diserap oleh tulang akan dibersihkan, terutama melalui usus, dan diekskresikan. Meskipun radium-223 dan produk peluruhannya juga memancarkan [[Partikel beta|radiasi beta]] dan [[Sinar gama|gama]], lebih dari 95% energi peluruhan ini berbentuk radiasi alfa. Radiasi alfa memiliki jangkauan yang sangat pendek dalam jaringan dibandingkan dengan radiasi beta atau gama: sekitar 2-10 sel. Hal ini mengurangi kerusakan pada jaringan sehat di sekitarnya, menghasilkan efek yang lebih terlokalisasi daripada pemancar beta [[stronsium-89]], yang juga digunakan untuk mengobati kanker tulang. Mempertimbangkan kemudahan penyerapannya oleh tulang dan jarak pendek partikel alfa, radium-223 diperkirakan memberi [[Osifikasi|sel osteogenik]] yang ditargetkan sebuah dosis radiasi setidaknya delapan kali lebih tinggi daripada jaringan non-target lainnya. | |||
=== Uji klinis dan persetujuan FDA dan EMA === | === Uji klinis dan persetujuan FDA dan EMA === | ||
Studi fase II radium-223 pada pasien [[Kanker prostat|kanker prostat resisten-kebiri]] (''castration-resistant prostate cancer'', CRPC) dengan [[metastasis tulang]] menunjukkan [[Supresi sumsum tulang|mielotoksisitas]] minimum dan toleransi yang baik untuk pengobatan. | Studi fase II radium-223 pada pasien [[Kanker prostat|kanker prostat resisten-kebiri]] (''castration-resistant prostate cancer'', CRPC) dengan [[metastasis tulang]] menunjukkan [[Supresi sumsum tulang|mielotoksisitas]] minimum dan toleransi yang baik untuk pengobatan.<ref>''Bone-targeted radium-223 in symptomatic, hormone-refractory prostate cancer: a randomised, multicentre, placebo-controlled phase II study''. ''The Lancet. Oncology''. Juli 2007. Vol. 8 (7). hlm. 587–94. doi:10.1016/S1470-2045(07)70147-X.</ref> | ||
<sup>223</sup>Ra berhasil memenuhi titik akhir utama dari [[Sintasan|sintasan keseluruhan]] dalam studi [[Tahap-tahap penelitian klinis|fase III]] ALSYMPCA (ALpharadin in SYMptomatic Prostate CAncer patients) untuk metastasis tulang yang dihasilkan dari CRPC pada 922 pasien. | <sup>223</sup>Ra berhasil memenuhi titik akhir utama dari [[Sintasan|sintasan keseluruhan]] dalam studi [[Tahap-tahap penelitian klinis|fase III]] ALSYMPCA (ALpharadin in SYMptomatic Prostate CAncer patients) untuk metastasis tulang yang dihasilkan dari CRPC pada 922 pasien.<ref>[http://prostatecancerinfolink.net/2011/09/26/full-data-report-from-the-alsympca-trial-of-radium-223-presented/ Full data report from the ALSYMPCA trial of radium-223 presented]</ref> | ||
Studi ALSYMPCA dihentikan lebih awal setelah analisis kemanjuran sementara yang telah direncanakan sebelumnya, mengikuti rekomendasi dari Komite Pemantau Data Independen, berdasarkan pencapaian peningkatan yang signifikan secara statistik dalam sintasan keseluruhan (nilai p dua sisi = 0,0022, HR = 0,699, sintasan keseluruhan rata-rata adalah 14,0 bulan untuk <sup>223</sup>Ra dan 11,2 bulan untuk plasebo). Uji coba fase II sebelumnya menunjukkan peningkatan sintasan rata-rata 18,9 minggu (sekitar 4,4 bulan). Angka yang lebih rendah dari 2,8 bulan peningkatan sintasan pada hasil sementara fase III adalah kemungkinan hasil dari penghentian percobaan; waktu sintasan rata-rata untuk pasien yang masih hidup tidak dapat dihitung. Pembaruan 2014 menunjukkan peningkatan sintasan rata-rata 3,6 bulan. | Studi ALSYMPCA dihentikan lebih awal setelah analisis kemanjuran sementara yang telah direncanakan sebelumnya, mengikuti rekomendasi dari Komite Pemantau Data Independen, berdasarkan pencapaian peningkatan yang signifikan secara statistik dalam sintasan keseluruhan (nilai p dua sisi = 0,0022, HR = 0,699, sintasan keseluruhan rata-rata adalah 14,0 bulan untuk <sup>223</sup>Ra dan 11,2 bulan untuk plasebo).<ref>[http://prostatecancerinfolink.net/2011/09/26/full-data-report-from-the-alsympca-trial-of-radium-223-presented/ Full data report from the ALSYMPCA trial of radium-223 presented]</ref> Uji coba fase II sebelumnya menunjukkan peningkatan sintasan rata-rata 18,9 minggu (sekitar 4,4 bulan).<ref>''Bone-targeted radium-223 in symptomatic, hormone-refractory prostate cancer: a randomised, multicentre, placebo-controlled phase II study''. ''The Lancet. Oncology''. Juli 2007. Vol. 8 (7). hlm. 587–94. doi:10.1016/S1470-2045(07)70147-X.</ref> Angka yang lebih rendah dari 2,8 bulan peningkatan sintasan pada hasil sementara fase III adalah kemungkinan hasil dari penghentian percobaan; waktu sintasan rata-rata untuk pasien yang masih hidup tidak dapat dihitung. Pembaruan 2014 menunjukkan peningkatan sintasan rata-rata 3,6 bulan.<ref>''Alpha Emitter Radium-223 and Survival in Metastatic Prostate Cancer''. ''New England Journal of Medicine''. 18 Juli 2013. Vol. 369 (3). hlm. 213–223. doi:10.1056/NEJMoa1213755.</ref> | ||
Pada Mei 2013, <sup>223</sup>Ra menerima persetujuan pemasaran dari [[Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat]] (Food and Drug Administration, FDA) sebagai pengobatan untuk CRPC dengan metastasis tulang pada pasien dengan metastasis tulang bergejala dan tanpa penyakit viseral yang diketahui. <sup>223</sup>Ra menerima tinjauan prioritas sebagai pengobatan untuk kebutuhan medis yang tidak terpenuhi, berdasarkan kemampuannya untuk memperpanjang sintasan secara keseluruhan seperti yang ditunjukkan uji coba Fase III. | Pada Mei 2013, <sup>223</sup>Ra menerima persetujuan pemasaran dari [[Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat]] (Food and Drug Administration, FDA)<ref>[http://www.fiercebiotech.com/story/breaking-fda-oks-pinpoint-prostate-cancer-radiation-drug-xofigo-bayer-alget/2013-05-15 FDA OKs pinpoint prostate cancer radiation drug Xofigo from Bayer, Algeta].</ref> sebagai pengobatan untuk CRPC dengan metastasis tulang pada pasien dengan metastasis tulang bergejala dan tanpa penyakit viseral yang diketahui. <sup>223</sup>Ra menerima tinjauan prioritas sebagai pengobatan untuk kebutuhan medis yang tidak terpenuhi, berdasarkan kemampuannya untuk memperpanjang sintasan secara keseluruhan seperti yang ditunjukkan uji coba Fase III.<ref>[https://www.thepharmaletter.com/article/fast-fda-approval-for-bayer-s-new-drug-for-advanced-prostate-cancer-xofigo Fast FDA approval for Bayer's new drug for advanced prostate cancer, Xofigo]. ''The Pharma Letter''. 16 Mei 2013.</ref> | ||
Studi ini juga mendapat persetujuan di [[Uni Eropa]] pada 19 September 2013 [[Badan Pengawas Obat Eropa]] (European Medicines Agency, EMA) kemudian merekomendasikan pembatasan penggunaannya pada pasien yang telah menjalani dua perawatan sebelumnya untuk kanker prostat metastatik atau yang tidak dapat menerima perawatan lain. Obat tersebut juga tidak boleh digunakan dengan [[abirateron asetat]], prednison atau prednisolon dan penggunaannya tidak dianjurkan pada pasien dengan jumlah metastasis tulang osteoblastik yang rendah. | Studi ini juga mendapat persetujuan di [[Uni Eropa]] pada 19 September 2013<ref>[http://www.ema.europa.eu/ema/index.jsp?curl=pages/medicines/human/medicines/002653/human_med_001692.jsp&mid=WC0b01ac058001d124 Xofigo]. 17 September 2018.</ref> [[Badan Pengawas Obat Eropa]] (European Medicines Agency, EMA) kemudian merekomendasikan pembatasan penggunaannya pada pasien yang telah menjalani dua perawatan sebelumnya untuk kanker prostat metastatik atau yang tidak dapat menerima perawatan lain. Obat tersebut juga tidak boleh digunakan dengan [[abirateron asetat]], prednison atau prednisolon dan penggunaannya tidak dianjurkan pada pasien dengan jumlah metastasis tulang osteoblastik yang rendah.<ref>[https://www.ema.europa.eu/en/medicines/human/referrals/xofigo EMA restricts use of prostate cancer medicine Xofigo]. ''Badan Pengawas Obat Eropa''. 28 September 2018.</ref> | ||
<sup>223</sup>Ra juga menunjukkan hasil awal yang menjanjikan dalam uji coba fase IIa yang mendaftarkan 23 wanita dengan metastasis tulang akibat [[kanker payudara]] yang tidak lagi merespons [[Terapi hormon (onkologi)|terapi endokrin]]. Pengobatan <sup>223</sup>Ra mengurangi tingkat [[fosfatase alkali]] tulang (''bone alkaline phosphatase'', bALP) dan [[Telopeptida terminal-N|telopeptida-N]] urin (''urine N-telopeptide'', uNTX), penanda kunci pergantian tulang yang terkait dengan metastasis tulang pada kanker payudara, mengurangi nyeri tulang sedikit meskipun konsisten, dan dapat ditoleransi dengan baik. Uji coba Fase II lengan tunggal dan label terbuka lainnya melaporkan kemungkinan kemanjuran <sup>223</sup>Ra dikombinasikan dengan terapi endokrin pada metastasis kanker payudara reseptor-hormon-positif, tulang-dominan. | <sup>223</sup>Ra juga menunjukkan hasil awal yang menjanjikan dalam uji coba fase IIa yang mendaftarkan 23 wanita dengan metastasis tulang akibat [[kanker payudara]] yang tidak lagi merespons [[Terapi hormon (onkologi)|terapi endokrin]].<ref>R Coleman. ''A phase IIa, nonrandomized study of radium-223 dichloride in advanced breast cancer patients with bone-dominant disease''. ''Breast Cancer Research and Treatment''. 13 April 2014. Vol. 145 (2). hlm. 411–418. doi:10.1007/s10549-014-2939-1.</ref> Pengobatan <sup>223</sup>Ra mengurangi tingkat [[fosfatase alkali]] tulang (''bone alkaline phosphatase'', bALP) dan [[Telopeptida terminal-N|telopeptida-N]] urin (''urine N-telopeptide'', uNTX), penanda kunci pergantian tulang yang terkait dengan metastasis tulang pada kanker payudara, mengurangi nyeri tulang sedikit meskipun konsisten, dan dapat ditoleransi dengan baik. Uji coba Fase II lengan tunggal dan label terbuka lainnya melaporkan kemungkinan kemanjuran <sup>223</sup>Ra dikombinasikan dengan terapi endokrin pada metastasis kanker payudara reseptor-hormon-positif, tulang-dominan.<ref>NT Ueno. ''Phase II study of Radium-223 dichloride combined with hormonal therapy for hormone receptor-positive, bone-dominant metastatic breast cancer''. ''Cancer Medicine''. 2 December 2019. Vol. 9 (3). hlm. 1025–1032. doi:10.1002/cam4.2780.</ref> | ||
=== Efek samping === | === Efek samping === | ||
Efek samping yang paling umum dilaporkan selama uji klinis pada pria yang menerima <sup>223</sup>Ra adalah [[mual]], [[muntah]], [[diare]], dan pembengkakan pada pergelangan kaki atau kaki. Kelainan yang paling umum terdeteksi selama tes darah adalah [[anemia]], [[limfositopenia]], [[leukopenia]], [[trombositopenia]] dan [[neutropenia]].<ref>[https://www.fda.gov/NewsEvents/Newsroom/PressAnnouncements/ucm352363.htm FDA approves new drug for advanced prostate cancer]. US FDA.</ref> | |||
Efek samping yang paling umum dilaporkan selama uji klinis pada pria yang menerima <sup>223</sup>Ra adalah [[mual]], [[muntah]], [[diare]], dan pembengkakan pada pergelangan kaki atau kaki. Kelainan yang paling umum terdeteksi selama tes darah adalah [[anemia]], [[limfositopenia]], [[leukopenia]], [[trombositopenia]] dan [[neutropenia]]. | |||
=== Senyawa radium-223 lainnya === | === Senyawa radium-223 lainnya === | ||
Meskipun radium tidak mudah membentuk kompleks molekul yang stabil, data telah disajikan tentang metode untuk meningkatkan dan menyesuaikan spesifisitasnya untuk kanker tertentu dengan menghubungkannya dengan [[antibodi monoklonal]], dengan melampirkan <sup>223</sup>Ra dalam [[liposom]] yang mengandung antibodi pada permukaannya. | Meskipun radium tidak mudah membentuk kompleks molekul yang stabil,<ref>[https://archive.org/details/sim_applied-radiation-and-isotopes_2002-05_56_5/page/667 Evaluation of potential chelating agents for radium]. ''Applied Radiation and Isotopes''. Mei 2002. Vol. 56 (5). hlm. 667–71. doi:10.1016/s0969-8043(01)00282-2.</ref> data telah disajikan tentang metode untuk meningkatkan dan menyesuaikan spesifisitasnya untuk kanker tertentu dengan menghubungkannya dengan [[antibodi monoklonal]], dengan melampirkan <sup>223</sup>Ra dalam [[liposom]] yang mengandung antibodi pada permukaannya.<ref>''Sterically stabilized liposomes as a carrier for alpha-emitting radium and actinium radionuclides''. ''Nuclear Medicine and Biology''. Mei 2004. Vol. 31 (4). hlm. 441–9. doi:10.1016/j.nucmedbio.2003.11.004.</ref> | ||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
| Baris 41: | Baris 37: | ||
* [[Isotop radium]] | * [[Isotop radium]] | ||
* [[Radium klorida]] | * [[Radium klorida]] | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
* | * | ||
* | * | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Radium-223&oldid=29579035 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29579035 (2026-08-14T22:47:38Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Radium-223&oldid=29579035 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29579035 (2026-08-14T22:47:38Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 08.56
Radium-223 (223Ra atau Ra-223) adalah sebuah isotop radium dengan waktu paruh 11,4 hari. Ia ditemukan pada tahun 1905 oleh T. Godlewski,[1][2][3] seorang ahli kimia Polandia dari Kraków, dan secara historis dikenal sebagai aktinium X (AcX).[4][5] Radium-223 diklorida adalah obat radioterapi pemancar partikel alfa yang meniru kalsium dan membentuk kompleks dengan hidroksiapatit pada area dengan pergantian tulang yang meningkat.[6] Penggunaan utama radium-223, sebagai radiofarmasi untuk mengobati kanker metastatik pada tulang, memanfaatkan kemiripan kimiawinya dengan kalsium, dan jarak pendek dari radiasi alfa yang dipancarkannya.[7]
Asal dan persiapan
Meskipun radium-223 secara alami terbentuk dalam jumlah kecil oleh peluruhan uranium-235, ia umumnya dibuat secara artifisial,[8] dengan memaparkan radium-226 alami ke neutron untuk menghasilkan radium-227, yang meluruh dengan waktu paruh 42 menit menjadi aktinium-227. Aktinium-227 (waktu paruh 21,8 tahun) meluruh melalui torium-227 (waktu paruh 18,7 hari) menjadi radium-223. Jalur peluruhan ini memudahkan persiapan radium-223 dengan "memerahnya" dari generator yang mengandung aktinium-227 atau "sapi", mirip dengan sapi moly yang banyak digunakan untuk menyiapkan isotop teknesium-99m yang penting secara medis.[9]
223Ra sendiri meluruh menjadi 219Rn (waktu paruh 3,96 detik) melalui peluruhan alfa, sebuah isotop radon berbentuk gas yang berumur pendek, dengan memancarkan partikel alfa sebesar 5,979 MeV.
Penggunaan medis
Produk farmasi dan penggunaan medis radium-223 melawan metastasis tulang ditemukan oleh Roy H. Larsen, Gjermund Henriksen dan Øyvind S. Bruland[10] dan telah dikembangkan oleh mantan perusahaan Algeta ASA, dalam kemitraan dengan Bayer, di bawah nama dagang Xofigo (sebelumnya Alpharadin), dan didistribusikan sebagai larutan yang mengandung radium-223 klorida (1100 kBq/ml), natrium klorida, dan bahan lain untuk injeksi intravena. Algeta ASA kemudian diakuisisi oleh Bayer yang kini menjadi pemilik tunggal Xofigo. Regimen yang direkomendasikan adalah enam pengobatan 55 kBq/kg (1,5 μCi/kg), diulang dengan interval 4 minggu.[11]
Mekanisme aksi
Penggunaan radium-223 untuk mengobati kanker tulang metastatik bergantung pada kemampuan radiasi alfa dari radium-223 dan produk peluruhannya yang berumur pendek untuk membunuh sel-sel kanker. Radium lebih mudah diserap oleh tulang karena kemiripan kimiawinya dengan kalsium, dengan sebagian besar radium-223 yang tidak diserap oleh tulang akan dibersihkan, terutama melalui usus, dan diekskresikan.[12] Meskipun radium-223 dan produk peluruhannya juga memancarkan radiasi beta dan gama, lebih dari 95% energi peluruhan ini berbentuk radiasi alfa.[13] Radiasi alfa memiliki jangkauan yang sangat pendek dalam jaringan dibandingkan dengan radiasi beta atau gama: sekitar 2-10 sel. Hal ini mengurangi kerusakan pada jaringan sehat di sekitarnya, menghasilkan efek yang lebih terlokalisasi daripada pemancar beta stronsium-89, yang juga digunakan untuk mengobati kanker tulang.[14] Mempertimbangkan kemudahan penyerapannya oleh tulang dan jarak pendek partikel alfa, radium-223 diperkirakan memberi sel osteogenik yang ditargetkan sebuah dosis radiasi setidaknya delapan kali lebih tinggi daripada jaringan non-target lainnya.[15]
Uji klinis dan persetujuan FDA dan EMA
Studi fase II radium-223 pada pasien kanker prostat resisten-kebiri (castration-resistant prostate cancer, CRPC) dengan metastasis tulang menunjukkan mielotoksisitas minimum dan toleransi yang baik untuk pengobatan.[16]
223Ra berhasil memenuhi titik akhir utama dari sintasan keseluruhan dalam studi fase III ALSYMPCA (ALpharadin in SYMptomatic Prostate CAncer patients) untuk metastasis tulang yang dihasilkan dari CRPC pada 922 pasien.[17]
Studi ALSYMPCA dihentikan lebih awal setelah analisis kemanjuran sementara yang telah direncanakan sebelumnya, mengikuti rekomendasi dari Komite Pemantau Data Independen, berdasarkan pencapaian peningkatan yang signifikan secara statistik dalam sintasan keseluruhan (nilai p dua sisi = 0,0022, HR = 0,699, sintasan keseluruhan rata-rata adalah 14,0 bulan untuk 223Ra dan 11,2 bulan untuk plasebo).[18] Uji coba fase II sebelumnya menunjukkan peningkatan sintasan rata-rata 18,9 minggu (sekitar 4,4 bulan).[19] Angka yang lebih rendah dari 2,8 bulan peningkatan sintasan pada hasil sementara fase III adalah kemungkinan hasil dari penghentian percobaan; waktu sintasan rata-rata untuk pasien yang masih hidup tidak dapat dihitung. Pembaruan 2014 menunjukkan peningkatan sintasan rata-rata 3,6 bulan.[20]
Pada Mei 2013, 223Ra menerima persetujuan pemasaran dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (Food and Drug Administration, FDA)[21] sebagai pengobatan untuk CRPC dengan metastasis tulang pada pasien dengan metastasis tulang bergejala dan tanpa penyakit viseral yang diketahui. 223Ra menerima tinjauan prioritas sebagai pengobatan untuk kebutuhan medis yang tidak terpenuhi, berdasarkan kemampuannya untuk memperpanjang sintasan secara keseluruhan seperti yang ditunjukkan uji coba Fase III.[22]
Studi ini juga mendapat persetujuan di Uni Eropa pada 19 September 2013[23] Badan Pengawas Obat Eropa (European Medicines Agency, EMA) kemudian merekomendasikan pembatasan penggunaannya pada pasien yang telah menjalani dua perawatan sebelumnya untuk kanker prostat metastatik atau yang tidak dapat menerima perawatan lain. Obat tersebut juga tidak boleh digunakan dengan abirateron asetat, prednison atau prednisolon dan penggunaannya tidak dianjurkan pada pasien dengan jumlah metastasis tulang osteoblastik yang rendah.[24]
223Ra juga menunjukkan hasil awal yang menjanjikan dalam uji coba fase IIa yang mendaftarkan 23 wanita dengan metastasis tulang akibat kanker payudara yang tidak lagi merespons terapi endokrin.[25] Pengobatan 223Ra mengurangi tingkat fosfatase alkali tulang (bone alkaline phosphatase, bALP) dan telopeptida-N urin (urine N-telopeptide, uNTX), penanda kunci pergantian tulang yang terkait dengan metastasis tulang pada kanker payudara, mengurangi nyeri tulang sedikit meskipun konsisten, dan dapat ditoleransi dengan baik. Uji coba Fase II lengan tunggal dan label terbuka lainnya melaporkan kemungkinan kemanjuran 223Ra dikombinasikan dengan terapi endokrin pada metastasis kanker payudara reseptor-hormon-positif, tulang-dominan.[26]
Efek samping
Efek samping yang paling umum dilaporkan selama uji klinis pada pria yang menerima 223Ra adalah mual, muntah, diare, dan pembengkakan pada pergelangan kaki atau kaki. Kelainan yang paling umum terdeteksi selama tes darah adalah anemia, limfositopenia, leukopenia, trombositopenia dan neutropenia.[27]
Senyawa radium-223 lainnya
Meskipun radium tidak mudah membentuk kompleks molekul yang stabil,[28] data telah disajikan tentang metode untuk meningkatkan dan menyesuaikan spesifisitasnya untuk kanker tertentu dengan menghubungkannya dengan antibodi monoklonal, dengan melampirkan 223Ra dalam liposom yang mengandung antibodi pada permukaannya.[29]
Lihat pula
Pranala luar
Referensi
- ↑ A new radio-active product from actinium. Nature. 1905. Vol. 71 (1839). hlm. 294–295. doi:10.1038/071294b0.
- ↑ V. Actinium and its successive products. The London, Edinburgh, and Dublin Philosophical Magazine and Journal of Science. 1905. Vol. 10 (55). hlm. 35–45. doi:10.1080/14786440509463342.
- ↑ Otto Hahn. A new product of actinium. Nature. 1906. Vol. 73 (1902). hlm. 559–560. doi:10.1038/073559b0.
- ↑ Harold W. Kirby. The discovery of actinium. Isis. 1971. Vol. 62 (3). hlm. 290–308. doi:10.1086/350760.
- ↑ Discovery of actinium, thorium, protactinium, and uranium isotopes. Atomic Data and Nuclear Data Tables. 2013. Vol. 99 (3). hlm. 345–364. doi:10.1016/j.adt.2012.03.002.
- ↑ Medical-Surgical Nursing: Assessment and Management of Clinical Problems. Elsevier. 2017. ISBN 978-0-323-32852-4.
- ↑ Targeted alpha therapy using Radium-223: From physics to biological effects. Cancer Treatment Reviews. July 2018. Vol. 68. hlm. 47–54. doi:10.1016/j.ctrv.2018.05.011.
- ↑ Bruland O.S., Larsen R.H. (2003). Radium revisited. In: Bruland O.S., Flgstad T., editors. Targeted cancer therapies: An odyssey. University Library of Tromso, Ravnetrykk No. 29. , hlm. 195–202. [1]
- ↑ Bruland O.S., Larsen R.H. (2003). Radium revisited. In: Bruland O.S., Flgstad T., editors. Targeted cancer therapies: An odyssey. University Library of Tromso, Ravnetrykk No. 29. , hlm. 195–202. [2]
- ↑ "Preparation and use of radium-223 to target calcified tissues for pain palliation, bone cancer therapy, and bone surface conditioning" US 6635234
- ↑ Xofigo Summary of Product Characteristics. European Medicines Authority. Bayer. 11 Oktober 2018.
- ↑ First clinical experience with alpha-emitting radium-223 in the treatment of skeletal metastases. Clinical Cancer Research. Juni 2005. Vol. 11 (12). hlm. 4451–9. doi:10.1158/1078-0432.CCR-04-2244.
- ↑ High-linear energy transfer irradiation targeted to skeletal metastases by the alpha-emitter 223Ra: adjuvant or alternative to conventional modalities?. Clinical Cancer Research. Oktober 2006. Vol. 12 (20 Pt 2). hlm. 6250s–6257s. doi:10.1158/1078-0432.CCR-06-0841.
- ↑ Targeting of osseous sites with alpha-emitting 223Ra: comparison with the beta-emitter 89Sr in mice. Journal of Nuclear Medicine. Februari 2003. Vol. 44 (2). hlm. 252–9.
- ↑ FDA Access Data on Xofigo (Radium-223 dichloride)
- ↑ Bone-targeted radium-223 in symptomatic, hormone-refractory prostate cancer: a randomised, multicentre, placebo-controlled phase II study. The Lancet. Oncology. Juli 2007. Vol. 8 (7). hlm. 587–94. doi:10.1016/S1470-2045(07)70147-X.
- ↑ Full data report from the ALSYMPCA trial of radium-223 presented
- ↑ Full data report from the ALSYMPCA trial of radium-223 presented
- ↑ Bone-targeted radium-223 in symptomatic, hormone-refractory prostate cancer: a randomised, multicentre, placebo-controlled phase II study. The Lancet. Oncology. Juli 2007. Vol. 8 (7). hlm. 587–94. doi:10.1016/S1470-2045(07)70147-X.
- ↑ Alpha Emitter Radium-223 and Survival in Metastatic Prostate Cancer. New England Journal of Medicine. 18 Juli 2013. Vol. 369 (3). hlm. 213–223. doi:10.1056/NEJMoa1213755.
- ↑ FDA OKs pinpoint prostate cancer radiation drug Xofigo from Bayer, Algeta.
- ↑ Fast FDA approval for Bayer's new drug for advanced prostate cancer, Xofigo. The Pharma Letter. 16 Mei 2013.
- ↑ Xofigo. 17 September 2018.
- ↑ EMA restricts use of prostate cancer medicine Xofigo. Badan Pengawas Obat Eropa. 28 September 2018.
- ↑ R Coleman. A phase IIa, nonrandomized study of radium-223 dichloride in advanced breast cancer patients with bone-dominant disease. Breast Cancer Research and Treatment. 13 April 2014. Vol. 145 (2). hlm. 411–418. doi:10.1007/s10549-014-2939-1.
- ↑ NT Ueno. Phase II study of Radium-223 dichloride combined with hormonal therapy for hormone receptor-positive, bone-dominant metastatic breast cancer. Cancer Medicine. 2 December 2019. Vol. 9 (3). hlm. 1025–1032. doi:10.1002/cam4.2780.
- ↑ FDA approves new drug for advanced prostate cancer. US FDA.
- ↑ Evaluation of potential chelating agents for radium. Applied Radiation and Isotopes. Mei 2002. Vol. 56 (5). hlm. 667–71. doi:10.1016/s0969-8043(01)00282-2.
- ↑ Sterically stabilized liposomes as a carrier for alpha-emitting radium and actinium radionuclides. Nuclear Medicine and Biology. Mei 2004. Vol. 31 (4). hlm. 441–9. doi:10.1016/j.nucmedbio.2003.11.004.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29579035 (2026-08-14T22:47:38Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.