Lompat ke isi

Pengecapan: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28910320; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Pengecapan''' atau '''gustasi''' adalah merupakan [[sistem saraf]] yang sebagian berperan pada [[persepsi]] rasa, dan merupakan satu dari lima [[indra (fisiologi)|indra]] tradisional. Indra ini merujuk pada kemampuan mendeteksi rasa suatu [[zat]] seperti [[makanan]] atau [[racun]]. Persepsi rasa distimulasikan ketika sebuah zat di [[mulut]] bereaksi secara kimiawi dengan sel [[reseptor rasa]] pada [[kuncup pengecap]] di [[rongga mulut]], sebagian besar di [[lidah]]. Rasa, bersamaan dengan stimulasi [[penciuman]] dan [[saraf trigeminus]] (yang mengolah rangsangan tekstur, rasa sakit dan suhu), menentukan rasa makanan dan zat lainnya. Manusia memiliki reseptor rasa pada kuncup pengecap dan bagian-bagian lainnya, yaitu pada permukaan [[lidah]], [[lelangit|langit-langit lunak]], serta [[epitelium]] [[faring]] dan [[epiglotis]]. [[Korteks gustatori]] berperan dalam persepsi rasa.
'''Pengecapan''' atau '''gustasi''' adalah merupakan [[sistem saraf]] yang sebagian berperan pada [[persepsi]] rasa,<ref>Bijal P. Trivedi. ''Gustatory system: The finer points of taste''. ''Nature''. 2012. Vol. 486 (7403). hlm. S2–S3. doi:10.1038/486s2a.</ref> dan merupakan satu dari lima [[indra (fisiologi)|indra]] tradisional. Indra ini merujuk pada kemampuan mendeteksi rasa suatu [[zat]] seperti [[makanan]] atau [[racun]]. Persepsi rasa distimulasikan ketika sebuah zat di [[mulut]] bereaksi secara kimiawi dengan sel [[reseptor rasa]] pada [[kuncup pengecap]] di [[rongga mulut]], sebagian besar di [[lidah]]. Rasa, bersamaan dengan stimulasi [[penciuman]] dan [[saraf trigeminus]] (yang mengolah rangsangan tekstur, rasa sakit dan suhu), menentukan rasa makanan dan zat lainnya. Manusia memiliki reseptor rasa pada kuncup pengecap dan bagian-bagian lainnya, yaitu pada permukaan [[lidah]], [[lelangit|langit-langit lunak]], serta [[epitelium]] [[faring]] dan [[epiglotis]].<ref>Martin Witt. ''Smell and Taste''. 2019. Vol. 164. hlm. 147–171. doi:10.1016/b978-0-444-63855-7.00010-1. ISBN 978-0-444-63855-7.</ref><ref>[https://books.google.com/books?id=dNhFLnc6NRkC&dq=taste+bud+concentrated&pg=PA201 Human biology (Page 201/464)] Daniel D. Chiras. Jones & Bartlett Learning, 2005.</ref> [[Korteks gustatori]] berperan dalam persepsi rasa.


Pada [[manusia]] dan banyak hewan [[vertebrata]] lain, indra pengecapan terkait dengan indra [[penciuman]] pada [[persepsi]] otak terhadap [[rasa]]. Sensasi pengecapan klasik mencakup [[manis]], [[asin]], [[masam]], dan [[pahit]]. Belakangan, ahli-ahli [[psikofisik]] dan [[neurosains]] mengusulkan untuk menambahkan kategori lain, terutama rasa [[gurih]] (umami) dan [[asam lemak]].
Pada [[manusia]] dan banyak hewan [[vertebrata]] lain, indra pengecapan terkait dengan indra [[penciuman]] pada [[persepsi]] otak terhadap [[rasa]]. Sensasi pengecapan klasik mencakup [[manis]], [[asin]], [[masam]], dan [[pahit]]. Belakangan, ahli-ahli [[psikofisik]] dan [[neurosains]] mengusulkan untuk menambahkan kategori lain, terutama rasa [[gurih]] (umami) dan [[asam lemak]].


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pengecapan&oldid=28910320 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28910320 (2026-01-30T09:56:35Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pengecapan&oldid=28910320 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28910320 (2026-01-30T09:56:35Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 04.11

Pengecapan atau gustasi adalah merupakan sistem saraf yang sebagian berperan pada persepsi rasa,[1] dan merupakan satu dari lima indra tradisional. Indra ini merujuk pada kemampuan mendeteksi rasa suatu zat seperti makanan atau racun. Persepsi rasa distimulasikan ketika sebuah zat di mulut bereaksi secara kimiawi dengan sel reseptor rasa pada kuncup pengecap di rongga mulut, sebagian besar di lidah. Rasa, bersamaan dengan stimulasi penciuman dan saraf trigeminus (yang mengolah rangsangan tekstur, rasa sakit dan suhu), menentukan rasa makanan dan zat lainnya. Manusia memiliki reseptor rasa pada kuncup pengecap dan bagian-bagian lainnya, yaitu pada permukaan lidah, langit-langit lunak, serta epitelium faring dan epiglotis.[2][3] Korteks gustatori berperan dalam persepsi rasa.

Pada manusia dan banyak hewan vertebrata lain, indra pengecapan terkait dengan indra penciuman pada persepsi otak terhadap rasa. Sensasi pengecapan klasik mencakup manis, asin, masam, dan pahit. Belakangan, ahli-ahli psikofisik dan neurosains mengusulkan untuk menambahkan kategori lain, terutama rasa gurih (umami) dan asam lemak.

Referensi

  1. Bijal P. Trivedi. Gustatory system: The finer points of taste. Nature. 2012. Vol. 486 (7403). hlm. S2–S3. doi:10.1038/486s2a.
  2. Martin Witt. Smell and Taste. 2019. Vol. 164. hlm. 147–171. doi:10.1016/b978-0-444-63855-7.00010-1. ISBN 978-0-444-63855-7.
  3. Human biology (Page 201/464) Daniel D. Chiras. Jones & Bartlett Learning, 2005.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28910320 (2026-01-30T09:56:35Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.