Lompat ke isi

Akar bilangan: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28472659; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:O_lok.jpg|thumb|right|280px|nirbing]]
Dalam [[matematika]], '''akar pangkat n''' dari [[bilangan]] ''x'' adalah suatu bilangan yang apabila [[Perpangkatan|dipangkatkan]] ''n'' hasilnya sama dengan ''x;'' yaitu suatu bilangan ''r'' sedemikian sehingga <math display="inline">r^n = x</math> terpenuhi.
Dalam [[matematika]], '''akar pangkat n''' dari [[bilangan]] ''x'' adalah suatu bilangan yang apabila [[Perpangkatan|dipangkatkan]] ''n'' hasilnya sama dengan ''x;'' yaitu suatu bilangan ''r'' sedemikian sehingga <math display="inline">r^n = x</math> terpenuhi.


Dengan lambang, akar pangkat ''n'' dari ''x'' sama dengan ''r'' dapat ditulis sebagai<math display="block">\sqrt[n]{x}=r.</math>Dalam hal ini, <math>\sqrt\right)^n = a^{\frac{n}{n}} = a^1 = a</math>
Dengan lambang, akar pangkat ''n'' dari ''x'' sama dengan ''r'' dapat ditulis sebagai<math display="block">\sqrt[n]{x}=r.</math>Dalam hal ini, <math>\sqrt\right)^n = a^{\frac{n}{n}} = a^1 = a</math>


Oleh karena itu akar kuadrat dengan eksponen akar ''n'' juga diartikan sebagai eksponen dengan eksponen 1/''n'':
Oleh karena itu akar kuadrat dengan eksponen akar ''n'' juga diartikan sebagai eksponen dengan eksponen 1/''n'':<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Akar+bilangan&oldid=28472659 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref>
: <math>\sqrt[n]{a} = a^{\frac{1}{n}}</math>
: <math>\sqrt[n]{a} = a^{\frac{1}{n}}</math>


=== Akar unik dari bilangan positif ===
=== Akar unik dari bilangan positif ===
 
Meskipun pertanyaan yang disebutkan diawal memiliki dua solusi dengan tanda yang berbeda untuk eksponen akar genap dan radikan positif, yang merupakan notasi dengan tanda akar <math> \sqrt[] </math> pada dasarnya untuk solusi positif.<ref>DIN 1302:1999 ''Allgemeine mathematische Zeichen und Begriffe''</ref><ref>EN ISO 80000-2:2020 ''Größen und Einheiten'' – Bagian 2: ''Mathematik''</ref> Misalnya, [[persamaan]] <math>x^2=4</math> memiliki dua solusi <math>x=+2</math> dan <math>x=-2</math>. Namun, istilah <math>\sqrt[2]{4}</math> memiliki nilai +2 dan ''yang bukan'' nilai −2.  Oleh karena itu, eksponen tersebut digunakan dalam akar genap
Meskipun pertanyaan yang disebutkan diawal memiliki dua solusi dengan tanda yang berbeda untuk eksponen akar genap dan radikan positif, yang merupakan notasi dengan tanda akar <math> \sqrt[] </math> pada dasarnya untuk solusi positif. Misalnya, [[persamaan]] <math>x^2=4</math> memiliki dua solusi <math>x=+2</math> dan <math>x=-2</math>. Namun, istilah <math>\sqrt[2]{4}</math> memiliki nilai +2 dan ''yang bukan'' nilai −2.  Oleh karena itu, eksponen tersebut digunakan dalam akar genap
: <math>\sqrt[2n]{x^{2n}} = |x|\,.</math>
: <math>\sqrt[2n]{x^{2n}} = |x|\,.</math>


=== Akar bilangan negatif ===
=== Akar bilangan negatif ===
Definisi akar dari bilangan negatif bukan seragam. Maka berlaku, yaitu
Definisi akar dari bilangan negatif bukan seragam. Maka berlaku, yaitu
: <math>(-2)^3=-8\,,</math>
: <math>(-2)^3=-8\,,</math>
Baris 25: Baris 25:
: Definisi ini juga tidak melakukan persamaan <math>\sqrt[k]{a} = a^{\frac 1k} = \exp\left(\tfrac 1k \ln(a)\right)</math>, karena logaritma (secara alamiah) dari bilangan negatif yang tidak didefinisikan (maka, <math>a</math> tetaplah negatif).
: Definisi ini juga tidak melakukan persamaan <math>\sqrt[k]{a} = a^{\frac 1k} = \exp\left(\tfrac 1k \ln(a)\right)</math>, karena logaritma (secara alamiah) dari bilangan negatif yang tidak didefinisikan (maka, <math>a</math> tetaplah negatif).


Akar kuasa genap dari bilangan negatif tidak berupa bilangan real karena kuasa bilangan real bukanlah negatif. Tidak ada bilangan real <math>x</math>, jadi <math>x^2=-1</math> tidak dapat menemukan akar <math>x=\sqrt[2]{-1}</math> yang terletak pada bilangan real. Dibutuhkan akan akar bilangan negatif disebabkan karena pengenalan [[bilangan kompleks]]; tetapi, dengan konsep akar pada area bilangan kompleks, terdapat kesulitan tertentu dengan identifikasi yang jelas dari salah satu akar, [[#Akar bilangan kompleks|lihat dibawah]].
Akar kuasa genap dari bilangan negatif tidak berupa bilangan real karena kuasa bilangan real bukanlah negatif. Tidak ada bilangan real <math>x</math>, jadi <math>x^2=-1</math> tidak dapat menemukan akar <math>x=\sqrt[2]{-1}</math> yang terletak pada bilangan real. Dibutuhkan akan akar bilangan negatif disebabkan karena pengenalan [[bilangan kompleks]];<ref>T. Arens, F. Hettlich et al.: ''Mathematik''. 2008, S. 122.</ref> tetapi, dengan konsep akar pada area bilangan kompleks, terdapat kesulitan tertentu dengan identifikasi yang jelas dari salah satu akar, [[#Akar bilangan kompleks|lihat dibawah]].


=== Akar irasional dari bilangan bulat ===
=== Akar irasional dari bilangan bulat ===
Jika <math>n</math> adalah bilangan bulat tidak negatif dan <math>k</math> adalah bilangan bulat positif, jadi <math>\sqrt [k]{n}</math> adalah bilangan bulat atau bilangan irasional. Hal ini dibuktikan dengan menerapkan keunikan [[faktorisasi prima]]:
Jika <math>n</math> adalah bilangan bulat tidak negatif dan <math>k</math> adalah bilangan bulat positif, jadi <math>\sqrt [k]{n}</math> adalah bilangan bulat atau bilangan irasional. Hal ini dibuktikan dengan menerapkan keunikan [[faktorisasi prima]]:


Baris 45: Baris 44:


=== Hukum Akar ===
=== Hukum Akar ===
Aturan perhitungan untuk akar dihasilkan dari aturan untuk [[kuasa (matematika)|kuasa]].
Aturan perhitungan untuk akar dihasilkan dari aturan untuk [[kuasa (matematika)|kuasa]].


Baris 59: Baris 57:


=== Barisan ===
=== Barisan ===
[[Limit barisan]] berikut ini berlaku:
[[Limit barisan]] berikut ini berlaku:


Baris 95: Baris 92:


==Bentuk sederhana dari ekspresi radikal==
==Bentuk sederhana dari ekspresi radikal==
Ekspresi radikal tak bersarang dikatakan dalam '''bentuk sederhana''' jika
Ekspresi radikal tak bersarang dikatakan dalam '''bentuk sederhana''' jika<ref>Charles P. McKeague. [https://books.google.com/books?id=etTbP0rItQ4C&q=editions:q0hGn6PkOxsC Elementary algebra]. 2011. hlm. 470. ISBN 978-0-8400-6421-9.</ref>
# Tidak ada faktor radikan yang ditulis sebagai kuasa besar atau sama dengan indeks.
# Tidak ada faktor radikan yang ditulis sebagai kuasa besar atau sama dengan indeks.
# Tidak ada pecahan di bawah tanda radikal.
# Tidak ada pecahan di bawah tanda radikal.
Baris 107: Baris 104:
:<math>\frac{4 \sqrt{2}}{\sqrt{5}} = \frac{4 \sqrt{2}}{\sqrt{5}} \cdot \frac{\sqrt{5}}{\sqrt{5}} = \frac{4 \sqrt{10}}{5} = \frac{4}{5}\sqrt{10}</math>
:<math>\frac{4 \sqrt{2}}{\sqrt{5}} = \frac{4 \sqrt{2}}{\sqrt{5}} \cdot \frac{\sqrt{5}}{\sqrt{5}} = \frac{4 \sqrt{10}}{5} = \frac{4}{5}\sqrt{10}</math>


Ketika ada penyebut yang melibatkan surd, mungkin menemukan faktor untuk mengalikan pembilang dan penyebut dengan cara menyederhanakan ekspresi. Misalnya menggunakan [[Faktorisasi#Jumlah/selisih dua kubus|faktorisasi jumlah dua kubus]]:
Ketika ada penyebut yang melibatkan surd, mungkin menemukan faktor untuk mengalikan pembilang dan penyebut dengan cara menyederhanakan ekspresi.<ref>B.F. Caviness, R.J. Fateman, [http://www.eecs.berkeley.edu/~fateman/papers/radcan.pdf "Simplification of Radical Expressions"], ''Proceedings of the 1976 ACM Symposium on Symbolic and Algebraic Computation'', hal. 329.</ref><ref>Richard Zippel, "Simplification of Expressions Involving Radicals", ''Journal of Symbolic Computation'' '''1''':189–210 (1985) .</ref> Misalnya menggunakan [[Faktorisasi#Jumlah/selisih dua kubus|faktorisasi jumlah dua kubus]]:


:<math>
:<math>
Baris 132: Baris 129:


==Menghitung akar utama==
==Menghitung akar utama==
===Menggunakan metode Newton===
===Menggunakan metode Newton===
Akar ke-''n'' dari bilangan ''A'' dihitung dengan [[metode Newton]]. Mulailah dengan tebakan awal ''x''<sub>0</sub> dan kemudian ulangi menggunakan [[relasi perulangan]]
Akar ke-''n'' dari bilangan ''A'' dihitung dengan [[metode Newton]]. Mulailah dengan tebakan awal ''x''<sub>0</sub> dan kemudian ulangi menggunakan [[relasi perulangan]]
:<math>x_{k+1} = \frac{n-1}{n}x_k+\frac{A}{nx_k^{n-1}}</math>
:<math>x_{k+1} = \frac{n-1}{n}x_k+\frac{A}{nx_k^{n-1}}</math>
Baris 157: Baris 152:


=== Perhitungan digit-kali-digit dari akar utama bilangan desimal (basis 10) ===
=== Perhitungan digit-kali-digit dari akar utama bilangan desimal (basis 10) ===
 
[[Gambar:PascalForDecimalRoots.svg|right|thumb|[[Segitiga Pascal]] menunjukkan <math>P(4,1) = 4</math>.]]
Membangun [[Metode komputasi akar kuadrat#Desimal (basis 10)|perhitungan digit-kali-digit dari akar kuadrat]], dapat dilihat bahwa rumus yang digunakan di sana, <math>x(20p + x) \le c</math>, atau <math>x^2 + 20xp \le c</math>, mengikuti pola yang melibatkan segitiga Pascal. Untuk akar pangkat n suatu bilangan <math>P(n,i)</math> didefinisikan sebagai nilai elemen <math>i</math> pada baris <math>n</math> dari Segitiga Pascal sehingga <math>P(4,1) = 4</math> dapat ditulis ulang ekspresi sebagai <math>\sum_{i=0}^{n-1}10^i P(n,i)p^i x^{n-i}</math>. Untuk kenyamanan, seruan hasil dari ekspresi ini <math>y</math>. Menggunakan ekspresi yang lebih umum ini, setiap akar utama positif dapat dihitung, digit-kali-digit, sebagai berikut.
Membangun [[Metode komputasi akar kuadrat#Desimal (basis 10)|perhitungan digit-kali-digit dari akar kuadrat]], dapat dilihat bahwa rumus yang digunakan di sana, <math>x(20p + x) \le c</math>, atau <math>x^2 + 20xp \le c</math>, mengikuti pola yang melibatkan segitiga Pascal. Untuk akar pangkat n suatu bilangan <math>P(n,i)</math> didefinisikan sebagai nilai elemen <math>i</math> pada baris <math>n</math> dari Segitiga Pascal sehingga <math>P(4,1) = 4</math> dapat ditulis ulang ekspresi sebagai <math>\sum_{i=0}^{n-1}10^i P(n,i)p^i x^{n-i}</math>. Untuk kenyamanan, seruan hasil dari ekspresi ini <math>y</math>. Menggunakan ekspresi yang lebih umum ini, setiap akar utama positif dapat dihitung, digit-kali-digit, sebagai berikut.


Baris 208: Baris 203:


===Perhitungan logaritma===
===Perhitungan logaritma===
Akar ke-n utama dari bilangan positif dihitung menggunakan [[logaritma]]. Dimulai dari persamaan yang mendefinisikan ''r'' sebagai akar pangkat n, yaitu <math>r^n=x,</math> dengan ''x'' positif dan oleh karena itu akar utamanya ''r'' juga positif, satu mengambil logaritma dari kedua sisi ([[logaritma#basis penyelesaian|basis logaritma]] akan dilakukan) untuk mendapatkan
Akar ke-n utama dari bilangan positif dihitung menggunakan [[logaritma]]. Dimulai dari persamaan yang mendefinisikan ''r'' sebagai akar pangkat n, yaitu <math>r^n=x,</math> dengan ''x'' positif dan oleh karena itu akar utamanya ''r'' juga positif, satu mengambil logaritma dari kedua sisi ([[logaritma#basis penyelesaian|basis logaritma]] akan dilakukan) untuk mendapatkan


Baris 222: Baris 216:


==Konstrukbilitas geometris==
==Konstrukbilitas geometris==
 
[[Matematikawan Yunani kuno]] tahu bagaimana [[konstruksi kompas-dan-lurus|menggunakan kompas dan penggaris]] untuk membangun panjang yang sama dengan akar kuadrat dari panjang tertentu, ketika garis [[satuan panjang]] diberikan. Pada tahun 1837 [[Pierre Wantzel]] membuktikan bahwa akar pangkat n dari panjang tertentu tidak dapat dibangun jika ''n'' bukanlah kuasa 2.<ref>M. L. Wantzel. [http://visualiseur.bnf.fr/ConsulterElementNum?O=NUMM-16381&Deb=374&Fin=380&E=PDF Recherches sur les moyens de reconnaître si un Problème de Géométrie peut se résoudre avec la règle et le compas]. ''Journal de Mathématiques Pures et Appliquées''. 1837. Vol. 1 (2). hlm. 366–372..</ref>
[[Matematikawan Yunani kuno]] tahu bagaimana [[konstruksi kompas-dan-lurus|menggunakan kompas dan penggaris]] untuk membangun panjang yang sama dengan akar kuadrat dari panjang tertentu, ketika garis [[satuan panjang]] diberikan. Pada tahun 1837 [[Pierre Wantzel]] membuktikan bahwa akar pangkat n dari panjang tertentu tidak dapat dibangun jika ''n'' bukanlah kuasa 2.


==Akar kompleks==
==Akar kompleks==
Setiap [[bilangan kompleks]] selain 0 memiliki ''n'' akar pangkat n yang berbeda.
Setiap [[bilangan kompleks]] selain 0 memiliki ''n'' akar pangkat n yang berbeda.


===Akar kuadrat===
===Akar kuadrat===
 
[[Gambar:Imaginary2Root.svg|thumb|right|Akar kuadrat dari '''''i''''']]
Dua akar kuadrat dari bilangan kompleks tetap negatif satu sama lain. Misalnya, akar kuadrat dari  adalah  dan , dan akar kuadrat dari  adalah
Dua akar kuadrat dari bilangan kompleks tetap negatif satu sama lain. Misalnya, akar kuadrat dari  adalah  dan , dan akar kuadrat dari  adalah
:<math>\tfrac{1}{\sqrt{2}}(1 + i) \quad\text{dan}\quad -\tfrac{1}{\sqrt{2}}(1 + i).</math>
:<math>\tfrac{1}{\sqrt{2}}(1 + i) \quad\text{dan}\quad -\tfrac{1}{\sqrt{2}}(1 + i).</math>
Baris 243: Baris 234:


===Akar satuan===
===Akar satuan===
Bilangan 1 memiliki ''n'' akar ''n'' yang berbeda pada medan kompleks, yaitu
Bilangan 1 memiliki ''n'' akar ''n'' yang berbeda pada medan kompleks, yaitu
:<math>1,\;\omega,\;\omega^2,\;\ldots,\;\omega^{n-1},</math>
:<math>1,\;\omega,\;\omega^2,\;\ldots,\;\omega^{n-1},</math>
Baris 252: Baris 241:


=== Akar ke-''n'' ===
=== Akar ke-''n'' ===
Setiap bilangan kompleks memiliki ''n'' akar pangkat n yang berbeda pada medan kompleks. Maka, ini adalah
Setiap bilangan kompleks memiliki ''n'' akar pangkat n yang berbeda pada medan kompleks. Maka, ini adalah


Baris 274: Baris 262:


==Menyelesaikan polinomial==
==Menyelesaikan polinomial==
Salah satu [[konjektur]] bahwa semua [[persamaan polinomial]] sebagai [[Solusi aljabar|penyelesaian aljabar]] (yaitu, bahwa semua akar dari [[polinomial]] dinyatakan dalam jumlah hingga radikal dan [[aritmetika dasar|operasi dasar]]). Namun, sementara ini berlaku untuk polinomial derajat ketiga ([[fungsi kubik|kubik]]) dan polinomial derajat keempat ([[fungsi kuartik|kuartik]]), [[Teorema Abel–Ruffini]] (1824) menunjukkan bahwa ini tidak benar secara umum ketika derajatnya 5 atau lebih besar. Misalnya, solusi persamaan
Salah satu [[konjektur]] bahwa semua [[persamaan polinomial]] sebagai [[Solusi aljabar|penyelesaian aljabar]] (yaitu, bahwa semua akar dari [[polinomial]] dinyatakan dalam jumlah hingga radikal dan [[aritmetika dasar|operasi dasar]]). Namun, sementara ini berlaku untuk polinomial derajat ketiga ([[fungsi kubik|kubik]]) dan polinomial derajat keempat ([[fungsi kuartik|kuartik]]), [[Teorema Abel–Ruffini]] (1824) menunjukkan bahwa ini tidak benar secara umum ketika derajatnya 5 atau lebih besar. Misalnya, solusi persamaan


Baris 294: Baris 280:


==Sejarah==
==Sejarah==
 
Istilah kuno untuk operasi pengambilan akar ''n'' adalah ''radikasi''.<ref>[https://lektur.id/arti-radication/ Arti Radikasi]. ''www.lektur.id.com''.</ref>
 
Istilah kuno untuk operasi pengambilan akar ''n'' adalah ''radikasi''.


==Lihat pula==
==Lihat pula==
Baris 306: Baris 290:
* [[Akar kedua belas dari dua]]
* [[Akar kedua belas dari dua]]
* [[Superakar]]
* [[Superakar]]
==Referensi==


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Akar+bilangan&oldid=28472659 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28472659 (2025-11-14T03:27:36Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Akar+bilangan&oldid=28472659 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28472659 (2025-11-14T03:27:36Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 25 Agustus 2026 18.03

Berkas:O lok.jpg
nirbing

Dalam matematika, akar pangkat n dari bilangan x adalah suatu bilangan yang apabila dipangkatkan n hasilnya sama dengan x; yaitu suatu bilangan r sedemikian sehingga rn=x terpenuhi.

Dengan lambang, akar pangkat n dari x sama dengan r dapat ditulis sebagaixn=r.Dalam hal ini, Gagal mengurai (kesalahan sintaks): {\displaystyle \sqrt\right)^n = a^{\frac{n}{n}} = a^1 = a}

Oleh karena itu akar kuadrat dengan eksponen akar n juga diartikan sebagai eksponen dengan eksponen 1/n:[1]

an=a1n

Akar unik dari bilangan positif

Meskipun pertanyaan yang disebutkan diawal memiliki dua solusi dengan tanda yang berbeda untuk eksponen akar genap dan radikan positif, yang merupakan notasi dengan tanda akar [] pada dasarnya untuk solusi positif.[2][3] Misalnya, persamaan x2=4 memiliki dua solusi x=+2 dan x=2. Namun, istilah 42 memiliki nilai +2 dan yang bukan nilai −2. Oleh karena itu, eksponen tersebut digunakan dalam akar genap

x2n2n=|x|.

Akar bilangan negatif

Definisi akar dari bilangan negatif bukan seragam. Maka berlaku, yaitu

(2)3=8,

dan 2 adalah satu-satunya bilangan real kuasa ketiga 8. Secara umum, bilangan negatif menghasilkan kuasa ganjil dari bilangan negatif.

Berkenaan dengan akar ganjil dari bilangan negatif, berikut ini diambil:

  • Akar dari bilangan negatif umumnya tidak didefinisikan. Misalnya, 83 tidak didefinisikan. Solusi dari persamaan x3=8 ditulis sebagai x=83.
  • Akar dari bilangan negatif didefinisikan jika eksponen akar adalah bilangan ganjil (3, 5, 7, ...). Untuk bilangan ganjil 2n+1 adalah
a2n+1=a2n+1.
Definisi ini tidak sesuai dengan beberapa sifat akar yang digunakan untuk radikan positif. Contohnya adalah
2=83(8)26=646=+2.
Definisi ini juga tidak melakukan persamaan ak=a1k=exp(1kln(a)), karena logaritma (secara alamiah) dari bilangan negatif yang tidak didefinisikan (maka, a tetaplah negatif).

Akar kuasa genap dari bilangan negatif tidak berupa bilangan real karena kuasa bilangan real bukanlah negatif. Tidak ada bilangan real x, jadi x2=1 tidak dapat menemukan akar x=12 yang terletak pada bilangan real. Dibutuhkan akan akar bilangan negatif disebabkan karena pengenalan bilangan kompleks;[4] tetapi, dengan konsep akar pada area bilangan kompleks, terdapat kesulitan tertentu dengan identifikasi yang jelas dari salah satu akar, lihat dibawah.

Akar irasional dari bilangan bulat

Jika n adalah bilangan bulat tidak negatif dan k adalah bilangan bulat positif, jadi nk adalah bilangan bulat atau bilangan irasional. Hal ini dibuktikan dengan menerapkan keunikan faktorisasi prima:

Jika n1, maka nk=n, yaitu bilangan bulat. Jika tidak, faktorisasi prima unik kecuali urutan faktor n=p1e1prer dengan urutan bilangan prima yang berbeda p1,,pr dan bilangan bulat positif e1,,er. Apakah semua ej untuk 1jr habis dibagi k, jadi nk=p1e1/kprer/k adalah bilangan bulat.

Untuk menunjukkannya adalah: Apakah ada setidaknya satu j dengan 1jr, sehingga ej tidak habis dibagi k, maka nk adalah irasional. Bukti irasionalitas tak langsung, juga menyangkal asumsi berlawanan seperti dalam bukti irasional akar 2 dalam Euklides, yang pada dasarnya adalah kasus khusus n=k=2 dari pembuktian ini.

Misalkan nk adalah rasional. Kemudian Anda menulis bilangan tersebut sebagai pecahan dari dua bilangan asli a dan b:

nk=ab.

Dengan menaikkan persamaan ke kuasa

n=akbk

dan mengikuti

nbk=ak.

Faktorisasi prima pj muncul pada ak atau bk, k lebih digunakan daripada a atau b, setidaknya dalam perkalian yang dibagi dengan k, di mana kemunculan 0 tentu saja diizinkan. Pada n disesuaikan dengan prasyarat pada perkalian ej yang tidak habis dibagi k. Jadi itu tidaklah muncul pada sisi kiri persamaan yang digunakan dalam perkalian yang habis dibagi k, tetapi pada bagian sebelah kanannya, dan mendapatkan kontradiksi dengan keunikan faktorisasi prima. Oleh karena itu, nk adalah irasional.

Hukum Akar

Aturan perhitungan untuk akar dihasilkan dari aturan untuk kuasa.

Hukum matematika berikut ini berlaku untuk bilangan positif a dan b dan n,m,k:

  • Darab: anbn=abn
  • Pembagian/Hasil bagi: anbn=abn
  • Iterasi: anm=amn
  • Definisi eksponen pecahan: akn=akn=(an)k
  • Definisi eksponen negatif: akn=1akn
  • Dengan radikan yang sama, berikut ini berlaku: aman=a1m+1n=am+nmn

Dengan bilangan negatif a dan b, hukum aritmetika ini hanya dapat digunakan, jika m dan n adalah bilangan ganjil. Dalam kasus bilangan kompleks, ia harus dihindari sepenuhnya, atau ekuivalen hanya berlaku dengan pilihan saham sekunder yang sesuai. Dengan kata lain: dalam contoh, akar apa pun (misalnya, nilai utama) dipilih pada sisi kiri, untuk sisi kanan terdapat bilangan sekunder yang sesuai yang memenuhi persamaan—sisi kiri dan kanan berbeda satu akar satuan.

Barisan

Limit barisan berikut ini berlaku:

  • limnan=1 untuk a>0
  • limnnn=1
Ini mengikuti dari pertidaksamaan n<(1+2n2)n, yang ditunjukkan dengan bantuan teorema binomial.
  • limnnkn=1, di mana k adalah bilangan asli tetap.
  • limnln(n)n=0,
seperti dilihat dari representasi eksponensial dari nn.

Fungsi akar

Fungsi berikut ini berlaku dalam bentuk

f:0+0+,xxn atau xxmn

yang disebut juga sebagai fungsi akar. Maka ia adalah fungsi kuasa, yang berlaku xmn=xmn.

Identitas dan sifat

Mengekspresikan derajat akar pangkat n dalam bentuk eksponen, seperti dalam x1/n, mempermudah manipulasi kuasa dan akar. Jika a adalah bilangan real non-negatif,

amn=(am)1/n=am/n=(a1/n)m=(an)m.

Setiap bilangan non-negatif memiliki tepat satu akar pangkat n real non-negatif, jadi kaidah untuk operasi dengan surd yang melibatkan radikan non-negatif a dan b langsung dalam bilangan real:

abn=anbnabn=anbn

Kehalusan dapat terjadi saat mengambil akar pangkat n dari negatif atau bilangan kompleks. Misalnya:

1×11×1=1,, namun, lebih tepatnya adalah 1×1=i×i=i2=1.

Karena kaidah an×bn=abn hanya berlaku untuk radikan real non-negatif saja, penerapannya mengarah pada ketaksamaan pada langkah pertama diatas.

Bentuk sederhana dari ekspresi radikal

Ekspresi radikal tak bersarang dikatakan dalam bentuk sederhana jika[5]

  1. Tidak ada faktor radikan yang ditulis sebagai kuasa besar atau sama dengan indeks.
  2. Tidak ada pecahan di bawah tanda radikal.
  3. Tidak ada radikal dalam penyebutnya.

Misalnya, untuk menulis ekspresi akar 325 dalam bentuk sederhana, kita melanjutkannya sebagai berikut. Pertama, cari kuadrat sempurna di bawah tanda akar kuadrat dan hapus:

325=16×25=425

Selanjutnya, ada pecahan di bawah tanda radikal, yang kita ubah sebagai berikut:

425=425

Akhirnya, kita menghapus akar dari penyebut sebagai berikut:

425=42555=4105=4510

Ketika ada penyebut yang melibatkan surd, mungkin menemukan faktor untuk mengalikan pembilang dan penyebut dengan cara menyederhanakan ekspresi.[6][7] Misalnya menggunakan faktorisasi jumlah dua kubus:

1a3+b3=a23ab3+b23(a3+b3)(a23ab3+b23)=a23ab3+b23a+b.

Menyederhanakan ekspresi radikal yang melibatkan radikal tersarang bisa sangat sulit. Misalnya bahwa:

3+22=1+2

Di atas dapat diturunkan melalui:

3+22=1+22+2=12+22+22=(1+2)2=1+2

Misalkan r=p/q, dengan dan berkoprima dan bilangan bulat positif. Maka rn=pn/qn adalah rasional jika dan hanya jika keduanya pn dan qn adalah bilangan bulat, yang berarti bahwa baik dan adalah kuasa ke-n dari beberapa bilangan bulat.

Deret tak hingga

Radikal atau akar yang diwakili oleh deret tak hingga:

(1+x)st=n=0k=0n1(skt)n!tnxn

dengan |x|<1. Ekspresi ini diturunkan dari deret binomial.

Menghitung akar utama

Menggunakan metode Newton

Akar ke-n dari bilangan A dihitung dengan metode Newton. Mulailah dengan tebakan awal x0 dan kemudian ulangi menggunakan relasi perulangan

xk+1=n1nxk+Anxkn1

until the desired precision is reached. Misalnya, untuk mencari akar kelima dari 34, kita masukkan n = 5, A = 34 dan x0 = 2 (tebakan awal). 5 iterasi pertama adalah, kira-kira:
x0 = 2
x1 = 2.025
x2 = 2.024397817
x3 = 2.024397458
x4 = 2.024397458
Perkiraan x4 adalah nilai akurat hingga 25 tempat desimal.

Metode Newton dapat dimodifikasi untuk menghasilkan berbagai pecahan kontinu umum untuk akar pangkat n. Misalnya,

zn=xn+yn=x+ynxn1+(n1)y2x+(n+1)y3nxn1+(2n1)y2x+(2n+1)y5nxn1+(3n1)y2x+.

Perhitungan digit-kali-digit dari akar utama bilangan desimal (basis 10)

Berkas:PascalForDecimalRoots.svg
Segitiga Pascal menunjukkan P(4,1)=4.

Membangun perhitungan digit-kali-digit dari akar kuadrat, dapat dilihat bahwa rumus yang digunakan di sana, x(20p+x)c, atau x2+20xpc, mengikuti pola yang melibatkan segitiga Pascal. Untuk akar pangkat n suatu bilangan P(n,i) didefinisikan sebagai nilai elemen i pada baris n dari Segitiga Pascal sehingga P(4,1)=4 dapat ditulis ulang ekspresi sebagai i=0n110iP(n,i)pixni. Untuk kenyamanan, seruan hasil dari ekspresi ini y. Menggunakan ekspresi yang lebih umum ini, setiap akar utama positif dapat dihitung, digit-kali-digit, sebagai berikut.

Tulis bilangan asli dalam bentuk desimal. Bilangan-bilangan ditulis dengan algoritma pembagian panjang, dan, seperti pada pembagian panjang, akarnya akan ditulis pada baris diatas. Sekarang pisahkan bilangan-bilangan menjadi grup bilangan yang sama dengan akar yang diambil, mulai dari titik desimal dan ke kiri dan kanan. Titik desimal dari akar akan berada diatas titik desimal dari radikan. Satu digit akar akan muncul diatas pada setiap grup digit dari bilangan aslinya.

Dimulai dengan grup digit paling kiri, lakukan prosedur berikut untuk setiap gru0:

  1. Mulai dari kiri, turunkan grup bilangan paling signifikan (paling kiri) yang belum digunakan (jika semua digit telah digunakan, tulis "0" berapa kali untuk membuat grup) dan tuliskan dibagian kanan sisa dari langkah sebelumnya (pada langkah pertama, tidak akan ada sisa). Dengan kata lain, kalikan sisanya dengan 10n dan tambahkan digit dari grup berikutnya. Ini akan menjadi nilai saat c.
  2. Temukan p dan x, sebagai berikut:
    • Maka p sebagai bagian dari akar yang ditemukan sejauh ini, dengan tidak menggunakan titik desimal apa pun. (Untuk langkah pertama, p=0).
    • Tentukan bilangan terbesar x sehingga yc.
    • Tempatkan digit x sebagai digit berikutnya dari akar, yaitu, bagian atas grup digit yang baru saja Anda turunkan. Jadi p berikutnya akan menjadi p lama dikalikan 10 ditambah x.
  3. Kurangi y dari c untuk membentuk sisa baru.
  4. Jika sisanya adalah nol dan tidak ada lagi bilangan yang harus diturunkan, maka algoritma telah dihentikan. Jika tidak, kembali ke langkah 1 untuk iterasi lain.

Contoh

Temukan akar kuadrat dari 152,2756.

          1  2. 3  4 
       /
     \/  01 52.27 56
         01                   10·1·0·1 + 10·2·0·1     ≤      1   <   10·1·0·2   + 10·2·0·2         x = 1
         01                      y = 10·1·0·1   + 10·2·0·1   =  1 +    0   =     1
         00 52                10·1·1·2 + 10·2·1·2     ≤     52   <   10·1·1·3   + 10·2·1·3         x = 2
         00 44                   y = 10·1·1·2   + 10·2·1·2   =  4 +   40   =    44
            08 27             10·1·12·3 + 10·2·12·3   ≤    827   <   10·1·12·4  + 10·2·12·4        x = 3
            07 29                y = 10·1·12·3  + 10·2·12·3  =  9 +  720   =   729
               98 56          10·1·123·4 + 10·2·123·4 ≤   9856   <   10·1·123·5 + 10·2·123·5       x = 4
               98 56             y = 10·1·123·4 + 10·2·123·4 = 16 + 9840   =  9856
               00 00          Perhitungan algoritma terakhir: Jawabannya adalah 12.34

Cari akar pangkat tiga dari 4192 ke perseratusan terdekat.

        1   6.  1   2   4
 3  /
  \/  004 192.000 000 000
      004                      10·1·0·1    +  10·3·0·1   + 10·3·0·1    ≤          4  <  10·1·0·2     + 10·3·0·2    + 10·3·0·2     x = 1
      001                         y = 10·1·0·1   + 10·3·0·1   + 10·3·0·1   =   1 +      0 +          0   =          1
      003 192                  10·1·1·6    +  10·3·1·6   + 10·3·1·6    ≤       3192  <  10·1·1·7     + 10·3·1·7    + 10·3·1·7     x = 6
      003 096                     y = 10·1·1·6   + 10·3·1·6   + 10·3·1·6   = 216 +  1,080 +      1,800   =      3,096
          096 000              10·1·16·1   + 10·3·16·1   + 10·3·16·1   ≤      96000  <  10·1·16·2   + 10·3·16·2   + 10·3·16·2    x = 1
          077 281                 y = 10·1·16·1  + 10·3·16·1  + 10·3·16·1  =   1 +    480 +     76,800   =     77,281
          018 719 000          10·1·161·2  + 10·3·161·2  + 10·3·161·2  ≤   18719000  <  10·1·161·3  + 10·3·161·3  + 10·3·161·3   x = 2
              015 571 928         y = 10·1·161·2 + 10·3·161·2 + 10·3·161·2 =   8 + 19,320 + 15,552,600   = 15,571,928
              003 147 072 000  10·1·1612·4 + 10·3·1612·4 + 10·3·1612·4 ≤ 3147072000  <  10·1·1612·5 + 10·3·1612·5 + 10·3·1612·5  x = 4
                               Presisi yang diinginkan tercapai:
                               Akar pangkat tiga dari 4192 adalah sekitar 16,12

Perhitungan logaritma

Akar ke-n utama dari bilangan positif dihitung menggunakan logaritma. Dimulai dari persamaan yang mendefinisikan r sebagai akar pangkat n, yaitu rn=x, dengan x positif dan oleh karena itu akar utamanya r juga positif, satu mengambil logaritma dari kedua sisi (basis logaritma akan dilakukan) untuk mendapatkan

nlogbr=logbxoleh karena itulogbr=logbxn.

Akar r dengan mengambil antilog:

r=b1nlogbx.

(Catatan: Rumus tersebut menunjukkan kuasa b dengan hasil pembagian, bukan b dikalikan dengan hasil pembagian.)

Untuk kasus di mana x negatif dan n ganjil, ada satu akar real r yang juga negatif. Ini ditemukan dengan mengalikan kedua sisi persamaan yang mendefinisikan dengan 1 untuk mendapatkan |r|n=|x|, kemudian dilanjutkan sebelumnya untuk menemukan |r|, dan menggunakan .

Konstrukbilitas geometris

Matematikawan Yunani kuno tahu bagaimana menggunakan kompas dan penggaris untuk membangun panjang yang sama dengan akar kuadrat dari panjang tertentu, ketika garis satuan panjang diberikan. Pada tahun 1837 Pierre Wantzel membuktikan bahwa akar pangkat n dari panjang tertentu tidak dapat dibangun jika n bukanlah kuasa 2.[8]

Akar kompleks

Setiap bilangan kompleks selain 0 memiliki n akar pangkat n yang berbeda.

Akar kuadrat

Berkas:Imaginary2Root.svg
Akar kuadrat dari i

Dua akar kuadrat dari bilangan kompleks tetap negatif satu sama lain. Misalnya, akar kuadrat dari adalah dan , dan akar kuadrat dari adalah

12(1+i)dan12(1+i).

Apabila kita menyatakan bilangan kompleks dalam bentuk polar, maka akar kuadrat memperoleh dengan mengambil akar kuadrat dari jari-jari dan membagi dua sudut:

reiθ=±reiθ/2.

Akar utama dari bilangan kompleks dapat dipilih dengan berbagai cara, misalnya

reiθ=reiθ/2

yang memperkenalkan cabang potong pafa medan kompleks sepanjang sumbu real positif dengan kondisi , atau sepanjang sumbu real negatif dengan .

Dengan menggunakan cabang pertama(terakhir) potong akar kuadrat utama z memetakan z ke setengah medan dengan bagian imajiner (real) non-negatif. Cabang potong terakhir diandaikan dalam perangkat lunak matematika seperti Matlab atau Scilab.

Akar satuan

Bilangan 1 memiliki n akar n yang berbeda pada medan kompleks, yaitu

1,ω,ω2,,ωn1,

di mana

ω=e2πin=cos(2πn)+isin(2πn)

Akar-akar ini ditempatkan secara merata di sekitar lingkaran satuan pada medan kompleks, sudut yang merupakan kelipatan dari 2π/n. Misalnya, akar kuadrat dari satuan adalah 1 dan −1, dan akar keempat dari satuan adalah 1, i, −1, dan i.

Akar ke-n

Setiap bilangan kompleks memiliki n akar pangkat n yang berbeda pada medan kompleks. Maka, ini adalah

η,ηω,ηω2,,ηωn1,

di mana η adalah akar tunggal ke-n, dan 1, ωω, ... ω adalah akar akar satuan ke-n. Misalnya, empat akar keempat yang berbeda dari 2 adalah

24,i24,24,dani24.

Dalam bentuk polar, akar pangkat n tunggal dapat ditemukan dengan rumus

reiθn=rneiθ/n.

Di sini r adalah magnitudo (modulus, juga disebut nilai absolut) dari bilangan yang akarnya akan diambil; jika bilangan tersebut dapat ditulis sebagai a+bi maka r=a2+b2. Juga, θ adalah sudut yang dibentuk sebagai salah satu poros pada titik asal berlawanan arah jarum jam dari sumbu horizontal positif ke sinar dari titik asal ke bilangan; yang memiliki sifat cosθ=a/r,, sinθ=b/r,, dan tanθ=b/a.

Dengan demikian, menemukan akar pangkat n pada medan kompleks dibagi menjadi dua langkah. Pertama, besar semua akar pangkat n adalah akar pangkat n dari besaran bilangan asli. Kedua, sudut antara sumbu horizontal positif dan sinar dari titik asal ke salah satu akar pangkat n adalah θ/n, di mana θ adalah sudut yang didefinisikan dengan cara yang sama untuk bilangan akar yang akan diambil. Selanjutnya, semua n dari akar pangkat n berada pada sudut yang sama jarak satu sama lain.

Jika n adalah genap, akar pangkat n adalah bilangan kompleks, di mana terdapat bilangan genap, datanglah berpasangan aditif invers, sehingga jika suatu bilangan r1 adalah salah satu akar pangkat n maka r2 = –r1 adalah lainnya. Ini karena menaikkan koefisien yang terakhir -1 ke kuasa ke-n untuk genap n menghasilkan 1: yaitu, (–r1) = (–1) × r1 = r1.

Seperti halnya akar kuadrat, rumus atas tidak mendefinisikan fungsi kontinu untuk seluruh medan kompleks, tetapi memiliki cabang potong pada titik di mana θ / n adalah takkontinu.

Menyelesaikan polinomial

Salah satu konjektur bahwa semua persamaan polinomial sebagai penyelesaian aljabar (yaitu, bahwa semua akar dari polinomial dinyatakan dalam jumlah hingga radikal dan operasi dasar). Namun, sementara ini berlaku untuk polinomial derajat ketiga (kubik) dan polinomial derajat keempat (kuartik), Teorema Abel–Ruffini (1824) menunjukkan bahwa ini tidak benar secara umum ketika derajatnya 5 atau lebih besar. Misalnya, solusi persamaan

x5=x+1

tidak dinyatakan dalam bentuk radikal. (cf. persamaan kuintik)

Bukti irasionalitas untuk kuasa ke-n taksempurna x

Asumsikan bahwa xn adalah rasional. Artinya, mereduksi menjadi pecahan ab, di mana dan adalah bilangan bulat tanpa faktor persekutuan.

Ini berarti bahwa x=anbn.

Karena x adalah bilangan bulat, an dan bn harus memiliki faktor persekutuan jika b1. Ini berarti jika b1, anbn tidak dalam bentuk sederhana. Jadi b harus sama dengan 1.

Karena 1n=1 dan n1=n, anbn=an.

Ini berarti x=an dan dengan demikian, xn=a. Maka, ini menyatakan bahwa xn adalah bilangan bulat. Karena x bukanlah kuasa ke-n sempurna, kemungkinan tidak. Jadi xn adalah irasional.

Sejarah

Istilah kuno untuk operasi pengambilan akar n adalah radikasi.[9]

Lihat pula

Pranala luar

Referensi

  1. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  2. DIN 1302:1999 Allgemeine mathematische Zeichen und Begriffe
  3. EN ISO 80000-2:2020 Größen und Einheiten – Bagian 2: Mathematik
  4. T. Arens, F. Hettlich et al.: Mathematik. 2008, S. 122.
  5. Charles P. McKeague. Elementary algebra. 2011. hlm. 470. ISBN 978-0-8400-6421-9.
  6. B.F. Caviness, R.J. Fateman, "Simplification of Radical Expressions", Proceedings of the 1976 ACM Symposium on Symbolic and Algebraic Computation, hal. 329.
  7. Richard Zippel, "Simplification of Expressions Involving Radicals", Journal of Symbolic Computation 1:189–210 (1985) .
  8. M. L. Wantzel. Recherches sur les moyens de reconnaître si un Problème de Géométrie peut se résoudre avec la règle et le compas. Journal de Mathématiques Pures et Appliquées. 1837. Vol. 1 (2). hlm. 366–372..
  9. Arti Radikasi. www.lektur.id.com.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28472659 (2025-11-14T03:27:36Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.