Lompat ke isi

Garam (kimia): Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29618148; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:Selpologne.jpg|thumb|right|280px|Natrium klorida (NaCl) adalah bahan utama garam dapur]]
Dalam ilmu kimia, '''garam''' adalah [[senyawa kimia|senyawa]] [[ion]]ik yang terdiri dari ion positif ([[kation]]) dan ion negatif ([[anion]]), sehingga membentuk senyawa [[netral]] (tanpa bermuatan). Garam terbentuk dari hasil [[reaksi kimia|reaksi]] [[asam]] dan [[basa]]. Komponen kation dan anion ini dapat berupa [[senyawa anorganik]] seperti klorida (Cl<sup>−</sup>), dan bisa juga berupa [[kimia organik|senyawa organik]] seperti [[asetat]] (CH<sub>3</sub>COO<sup>−</sup>) dan [[ion monoatomik]] seperti fluorida (F<sup>−</sup>), serta [[ion poliatomik]] seperti [[sulfat]] (SO<sub>4</sub><sup>2−</sup>). [[Natrium klorida]] (NaCl), bahan utama [[garam dapur]] adalah suatu garam.
Dalam ilmu kimia, '''garam''' adalah [[senyawa kimia|senyawa]] [[ion]]ik yang terdiri dari ion positif ([[kation]]) dan ion negatif ([[anion]]), sehingga membentuk senyawa [[netral]] (tanpa bermuatan). Garam terbentuk dari hasil [[reaksi kimia|reaksi]] [[asam]] dan [[basa]]. Komponen kation dan anion ini dapat berupa [[senyawa anorganik]] seperti klorida (Cl<sup>−</sup>), dan bisa juga berupa [[kimia organik|senyawa organik]] seperti [[asetat]] (CH<sub>3</sub>COO<sup>−</sup>) dan [[ion monoatomik]] seperti fluorida (F<sup>−</sup>), serta [[ion poliatomik]] seperti [[sulfat]] (SO<sub>4</sub><sup>2−</sup>). [[Natrium klorida]] (NaCl), bahan utama [[garam dapur]] adalah suatu garam.


Baris 7: Baris 9:
== Ciri-ciri ==
== Ciri-ciri ==
=== Warna ===
=== Warna ===
Garam dapat berwarna cerah dan [[Transparan dan tembus cahaya|transparan]] (contohnya [[natrium klorida]]), [[Buram]], dan kadang juga berwarna metalik dan berkilau ([[Besi disulfida]]).
Garam dapat berwarna cerah dan [[Transparan dan tembus cahaya|transparan]] (contohnya [[natrium klorida]]), [[Buram]], dan kadang juga berwarna metalik dan berkilau ([[Besi disulfida]]).


Baris 30: Baris 30:


== Ion ==
== Ion ==
Nama-nama garam diawali dengan nama ion kation (contohnya, ''natrium'' atau ''amonium'') diikuti dengan nama ion anion (contohnya, ''klorida'' atau ''asetat'').
Nama-nama garam diawali dengan nama ion kation (contohnya, ''natrium'' atau ''amonium'') diikuti dengan nama ion anion (contohnya, ''klorida'' atau ''asetat'').


Ion yang termasuk kation diantaranya:
Ion yang termasuk kation diantaranya:


* [[Amonium]] NH<sub>4</sub><sup>+</sup>
* [[Amonium]] NH<sub>4</sub><sup>+</sup>
Baris 60: Baris 58:


== Pembentukan garam ==
== Pembentukan garam ==
[[Reaksi kimia]] untuk menghasilkan garam antara lain:
[[Reaksi kimia]] untuk menghasilkan garam antara lain:
# Reaksi antara [[asam]] dan [[basa]], misalnya [[asam klorida]] (HCl) + [[amoniak]] (NH<sub>3</sub>) → [[amonium klorida]] (NH<sub>4</sub>Cl).
# Reaksi antara [[asam]] dan [[basa]], misalnya [[asam klorida]] (HCl) + [[amoniak]] (NH<sub>3</sub>) → [[amonium klorida]] (NH<sub>4</sub>Cl).
Baris 71: Baris 68:


== Lihat juga ==
== Lihat juga ==
* [[Garam asam]] ''juga dikenal sebagai'' garam hidrogen.
* [[Garam asam]] ''juga dikenal sebagai'' garam hidrogen.
* [[Garam alkali]] ''juga dikenal sebagai'' garam basa.
* [[Garam alkali]] ''juga dikenal sebagai'' garam basa.
Baris 91: Baris 87:
* [[Metode Bresle]]'' (Metode yang digunakan untuk mengetahui apakah ada kandungan garam selagi pelapisan.)''
* [[Metode Bresle]]'' (Metode yang digunakan untuk mengetahui apakah ada kandungan garam selagi pelapisan.)''


== Referensi ==
== Sumber dan atribusi ==
 
* [[Mark Kurlansky]] (2002). ''Salt: A World History''. Walker Publishing Company. ISBN 0-14-200161-9.
 


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Garam+%28kimia%29&oldid=29618148 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29618148 (2026-08-23T00:28:39Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Garam+%28kimia%29&oldid=29618148 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29618148 (2026-08-23T00:28:39Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 23.05

Natrium klorida (NaCl) adalah bahan utama garam dapur

Dalam ilmu kimia, garam adalah senyawa ionik yang terdiri dari ion positif (kation) dan ion negatif (anion), sehingga membentuk senyawa netral (tanpa bermuatan). Garam terbentuk dari hasil reaksi asam dan basa. Komponen kation dan anion ini dapat berupa senyawa anorganik seperti klorida (Cl), dan bisa juga berupa senyawa organik seperti asetat (CH3COO) dan ion monoatomik seperti fluorida (F), serta ion poliatomik seperti sulfat (SO42−). Natrium klorida (NaCl), bahan utama garam dapur adalah suatu garam.

Ada banyak macam-macam garam. Garam yang terhidrolisa dan membentuk ion hidroksida ketika dilarutkan dalam air maka dinamakan garam basa. Garam yang terhidrolisa dan membentuk ion hidronium di air disebut sebagai garam asam. Garam netral adalah garam yang bukan garam asam maupun garam basa. Larutan Zwitterion mempunyai sebuah anionik dan kationik di tengah di molekul yang sama, tetapi tidak disebut sebagai garam. Contohnya adalah asam amino, metabolit, peptida, dan protein.

Larutan garam dalam air (Misalnya natrium klorida dalam air) merupakan larutan elektrolit, yaitu larutan yang dapat menghantarkan arus listrik. Cairan dalam tubuh makhluk hidup mengandung larutan garam, misalnya sitoplasma dan darah. Tapi, karena cairan dalam benda ini juga mengandung banyak ion-ion lainnya, maka tidak akan membentuk garam setelah airnya diuapkan.

Ciri-ciri

Warna

Garam dapat berwarna cerah dan transparan (contohnya natrium klorida), Buram, dan kadang juga berwarna metalik dan berkilau (Besi disulfida).

Garam dapat berwarna macam-macam, seperti misalnya di bawah ini:

Rasa

Di semua garam, ada 5 rasa berbeda, yaitu: asin (natrium klorida), manis (timbal (II) asetat, beracun kalau sampai tertelan), asam (kalium bitartrat), pahit (magnesium sulfat), dan gurih (monosodium glutamat).

Bau

Garam yang berasal dari asam kuat dan basa kuat ("garam kuat") biasanya stabil dan tidak berbau, sedangkan garam yang terbentuk dari asam lemah maupun basa lemah ("garam lemah") lebih berbau karena disebabkan oleh asam konjugasi nya (contohnya asetat (asam asetat) pada (cuka) dan sianida seperti hidrogen sianida) atau bisa juga karena basa konjugasinya (contohnya garam amonium seperti amonia). Dekomposisi parsial ini bisa dipercepat dengan penambahan air, karena hidrolisis merupakan setengah bagian lain dari reaksi reversibel yang membentuk garam lemah.

Ion

Nama-nama garam diawali dengan nama ion kation (contohnya, natrium atau amonium) diikuti dengan nama ion anion (contohnya, klorida atau asetat).

Ion yang termasuk kation diantaranya:

Ion yang termasuk anion termasuk:

Pembentukan garam

Reaksi kimia untuk menghasilkan garam antara lain:

  1. Reaksi antara asam dan basa, misalnya asam klorida (HCl) + amoniak (NH3) → amonium klorida (NH4Cl).
  2. Reaksi antara logam dan asam kuat encer, misalnya Mg + 2 HCl → MgCl2 + H2. Keterangan: logam mulia umumnya tidak bereaksi dengan cara ini.
  3. Reaksi antara logam dan nonlogam, misalnya, Ca + Cl2CaCl2
  4. Reaksi antara basa dan oksida asam, misalnya, 2 NaOH + Cl2O → 2 NaClO + H2O
  5. Reaksi antara asam dengan oksida basa, misalnya, 2 HNO3 + Na2O → 2 NaNO3 + H2O
  6. Garam juga dapat dibentuk apabila 2 garam yang berbeda dicampur. Ion-ion mereka akan membentuk campuran baru, misalnya:
Pb(NO3)2(aq) + Na2SO4(aq) → PbSO4(s) + 2 NaNO3(aq)

Lihat juga

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29618148 (2026-08-23T00:28:39Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.