Lompat ke isi

Klorin monoksida: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27534420; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Klorin monoksida''' adalah suatu spesi [[radikal (kimia)|radikal]] dengan [[rumus kimia]] ClO. Senyawa ini adalah gas berwarna merah-kuning, sangat reaktif dan tidak stabil. Senyawa ini biasanya disimpan dalam bentuk [[hidrat]]nya pada bentuk beku. Senyawa ini digunakan sebagai [[pemutih]] kayu, biosida dan pembersihan air [[kolam renang]].
'''Klorin monoksida''' adalah suatu spesi [[radikal (kimia)|radikal]] dengan [[rumus kimia]] ClO. Senyawa ini adalah gas berwarna merah-kuning, sangat reaktif dan tidak stabil. Senyawa ini biasanya disimpan dalam bentuk [[hidrat]]nya pada bentuk beku. Senyawa ini digunakan sebagai [[pemutih]] kayu,<ref>Kolar, J.J., Lindgren, B.O. & Pettersson, B. ''Chemical reactions in chlorine dioxide stages of pulp bleaching''. ''Wood Sci.Technol''. 1983. Vol. 17 (2). hlm. 117–128. doi:10.1007/BF00369129.</ref> biosida<ref>Lynn A. Mayack. ''Comparative effectiveness of chlorine and chlorine dioxide biocide regimes for biofouling control''. ''Water Research''. 1984. Vol. 18 (5). hlm. 593-599. doi:10.1016/0043-1354(84)90209-4.</ref> dan pembersihan air [[kolam renang]].<ref>[https://cameochemicals.noaa.gov/chemical/18051 CHLORINE MONOXIDE]. ''CAMEO Chemicals''. National Oceanic and Atmospheric Administration.</ref>


== Reaksi dan reaktivitas ==
== Reaksi dan reaktivitas ==
Senyawa ini meluruh dalam [[air]], membentuk gas [[klorin]] dan [[oksigen]].
Senyawa ini meluruh dalam [[air]], membentuk gas [[klorin]] dan [[oksigen]].<ref>[https://cameochemicals.noaa.gov/chemical/18051 CHLORINE MONOXIDE]. ''CAMEO Chemicals''. National Oceanic and Atmospheric Administration.</ref>


Senyawa ini meledak apabila dipanaskan atau apabila bereaksi dengan bahan organik, termasuk: [[karbon]], [[karbon disulfida]], [[eter]], [[hidrokarbon]], disianogen, bahan yang mudah teroksidasi ([[amonia]], [[kalium]], [[arsen]], [[antimon]], [[belerang]], kalsium fosfida, [[fosfina]], [[fosforus]], [[hidrogen sulfida]], antimon sulfida, [[barium]] sulfida, raksa sulfida, dan timah sulfida). Senyawa ini larut dalam [[basa]], membentuk campuran [[klorit]] dan [[klorat]]. Konsentrasi gas dari senyawa ini harus dibatasi hingga kurang dari 10% untuk mengurangi bahaya ledakan.
Senyawa ini meledak apabila dipanaskan atau apabila bereaksi dengan bahan organik, termasuk: [[karbon]], [[karbon disulfida]], [[eter]], [[hidrokarbon]], disianogen, bahan yang mudah teroksidasi ([[amonia]], [[kalium]], [[arsen]], [[antimon]], [[belerang]], kalsium fosfida, [[fosfina]], [[fosforus]], [[hidrogen sulfida]], antimon sulfida, [[barium]] sulfida, raksa sulfida, dan timah sulfida). Senyawa ini larut dalam [[basa]], membentuk campuran [[klorit]] dan [[klorat]].<ref>[https://cameochemicals.noaa.gov/chemical/18051 CHLORINE MONOXIDE]. ''CAMEO Chemicals''. National Oceanic and Atmospheric Administration.</ref> Konsentrasi gas dari senyawa ini harus dibatasi hingga kurang dari 10% untuk mengurangi bahaya ledakan.


== Peran dalam penipisan ozon ==
== Peran dalam penipisan ozon ==
Zat ini berperan penting dalam proses [[penipisan ozon]]. Di [[stratosfer]], atom [[klor]] bereaksi dengan molekul [[ozon]] untuk membentuk klorin monoksida dan [[oksigen]].
Zat ini berperan penting dalam proses [[penipisan ozon]].<ref>Anderson, J. G., Brune, W. H., dan Profitt, M. H. ''Kinetics of O 3 destruction by ClO and BrO within the Antarctic vortex: An analysis based on in situ ER-2 data''. ''J. Geophys. Res''. 1989. Vol. 94 (D9). hlm. 11480–11520. doi:10.1029/JD094iD09p11480.</ref> Di [[stratosfer]], atom [[klor]] bereaksi dengan molekul [[ozon]] untuk membentuk klorin monoksida dan [[oksigen]].<ref>Brune, W. H., Anderson, J. G. ''In situ observations of midlatitude stratospheric ClO and BrO''. ''Geophys. Res. Lett''. 1986. Vol. 13 (13). hlm. 1391–1394. doi:10.1029/GL013i013p01391.</ref>


:Cl· +  → ClO· +
:Cl· +  → ClO· +  


Reaksi ini menyebabkan penipisan [[lapisan ozon]]. Reaksi ini terus berlangsung dan radikal ClO· dapat bereaksi lebih lanjut:
Reaksi ini menyebabkan penipisan [[lapisan ozon]].<ref>Egon Wiberg. ''Inorganic chemistry''. Academic Press. 2001. hlm. 462. ISBN 0-12-352651-5.</ref> Reaksi ini terus berlangsung dan radikal ClO· dapat bereaksi lebih lanjut:


:ClO· + O· → Cl· +
:ClO· + O· → Cl· +  


menghasilkan radikal klor. Dalam reaksi tersebut, keseluruhan reaksi peluruhan ozon dikatalisis oleh klor, karena klor pada akhirnya tidak mengalami perubahan. [[Persamaan reaksi]] secara keseluruhan adalah:
menghasilkan radikal klor. Dalam reaksi tersebut, keseluruhan reaksi peluruhan ozon dikatalisis oleh klor, karena klor pada akhirnya tidak mengalami perubahan. [[Persamaan reaksi]] secara keseluruhan adalah:
Baris 19: Baris 19:
:O· +  → + 2
:O· +  → + 2


Penipisan ozon tersebut diakibatkan oleh penggunaan [[klorofluorokarbon|CFC]] yang meningkat. Karenanya, banyak negara menyetujui penggunaan CFC. Keadaan CFC yang nonreaktif membuatnya dapat melewati stratosfer, yang membuatnya mengalami fotodisosiasi untuk membentuk radikal Cl. Senyawa ini kemudian membentuk klorin monoksida, dan siklus ini terus berlanjut hingga dua [[radikal (kimia)|radikal]] bereaksi untuk membentuk [[diklorin monoksida]], yang mengakhiri reaksi radikal. Karena konsentrasi CFC di atmosfer sangat rendah, kemungkinan berakhirnya reaksi tersebut sangat rendah, berarti setiap radikal dapat meluruhkan ribuan molekul ozon.
Penipisan ozon tersebut diakibatkan oleh penggunaan [[klorofluorokarbon|CFC]] yang meningkat. Karenanya, banyak negara menyetujui penggunaan CFC. Keadaan CFC yang nonreaktif membuatnya dapat melewati stratosfer, yang membuatnya mengalami fotodisosiasi untuk membentuk radikal Cl. Senyawa ini kemudian membentuk klorin monoksida, dan siklus ini terus berlanjut hingga dua [[radikal (kimia)|radikal]] bereaksi untuk membentuk [[diklorin monoksida]], yang mengakhiri reaksi radikal. Karena konsentrasi CFC di atmosfer sangat rendah, kemungkinan berakhirnya reaksi tersebut sangat rendah, berarti setiap radikal dapat meluruhkan ribuan molekul ozon.<ref>Mumma, M. J., Rogers, J. D., Kostiuk, T., Deming, D., Hillman, J. J., Zipoy, D. ''Is there any chlorine monoxide in the stratosphere?''. ''Science''. 1983. Vol. 221 (4607). hlm. 268-271. doi:10.1126/science.221.4607.268.</ref>


Walaupun penggunaan CFC telah dilarang di beberapa negara, CFC dapat berada di atmosfer hingga sekitar 50-500 tahun. Hal ini menyebabkan banyak radikal klor yang dihasilkan dan karenanya sejumlah molekul ozon mengalami peluruhan sebelum radikal klor mampu bereaksi dengan klorin monoksida untuk menghasilkan [[diklorin monoksida]].
Walaupun penggunaan CFC telah dilarang di beberapa negara, CFC dapat berada di atmosfer hingga sekitar 50-500 tahun. Hal ini menyebabkan banyak radikal klor yang dihasilkan dan karenanya sejumlah molekul ozon mengalami peluruhan sebelum radikal klor mampu bereaksi dengan klorin monoksida untuk menghasilkan [[diklorin monoksida]].


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Klorin+monoksida&oldid=27534420 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27534420 (2025-07-12T10:11:17Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Klorin+monoksida&oldid=27534420 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27534420 (2025-07-12T10:11:17Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 04.01

Klorin monoksida adalah suatu spesi radikal dengan rumus kimia ClO. Senyawa ini adalah gas berwarna merah-kuning, sangat reaktif dan tidak stabil. Senyawa ini biasanya disimpan dalam bentuk hidratnya pada bentuk beku. Senyawa ini digunakan sebagai pemutih kayu,[1] biosida[2] dan pembersihan air kolam renang.[3]

Reaksi dan reaktivitas

Senyawa ini meluruh dalam air, membentuk gas klorin dan oksigen.[4]

Senyawa ini meledak apabila dipanaskan atau apabila bereaksi dengan bahan organik, termasuk: karbon, karbon disulfida, eter, hidrokarbon, disianogen, bahan yang mudah teroksidasi (amonia, kalium, arsen, antimon, belerang, kalsium fosfida, fosfina, fosforus, hidrogen sulfida, antimon sulfida, barium sulfida, raksa sulfida, dan timah sulfida). Senyawa ini larut dalam basa, membentuk campuran klorit dan klorat.[5] Konsentrasi gas dari senyawa ini harus dibatasi hingga kurang dari 10% untuk mengurangi bahaya ledakan.

Peran dalam penipisan ozon

Zat ini berperan penting dalam proses penipisan ozon.[6] Di stratosfer, atom klor bereaksi dengan molekul ozon untuk membentuk klorin monoksida dan oksigen.[7]

Cl· + → ClO· +

Reaksi ini menyebabkan penipisan lapisan ozon.[8] Reaksi ini terus berlangsung dan radikal ClO· dapat bereaksi lebih lanjut:

ClO· + O· → Cl· +

menghasilkan radikal klor. Dalam reaksi tersebut, keseluruhan reaksi peluruhan ozon dikatalisis oleh klor, karena klor pada akhirnya tidak mengalami perubahan. Persamaan reaksi secara keseluruhan adalah:

O· + → + 2

Penipisan ozon tersebut diakibatkan oleh penggunaan CFC yang meningkat. Karenanya, banyak negara menyetujui penggunaan CFC. Keadaan CFC yang nonreaktif membuatnya dapat melewati stratosfer, yang membuatnya mengalami fotodisosiasi untuk membentuk radikal Cl. Senyawa ini kemudian membentuk klorin monoksida, dan siklus ini terus berlanjut hingga dua radikal bereaksi untuk membentuk diklorin monoksida, yang mengakhiri reaksi radikal. Karena konsentrasi CFC di atmosfer sangat rendah, kemungkinan berakhirnya reaksi tersebut sangat rendah, berarti setiap radikal dapat meluruhkan ribuan molekul ozon.[9]

Walaupun penggunaan CFC telah dilarang di beberapa negara, CFC dapat berada di atmosfer hingga sekitar 50-500 tahun. Hal ini menyebabkan banyak radikal klor yang dihasilkan dan karenanya sejumlah molekul ozon mengalami peluruhan sebelum radikal klor mampu bereaksi dengan klorin monoksida untuk menghasilkan diklorin monoksida.

Referensi

  1. Kolar, J.J., Lindgren, B.O. & Pettersson, B. Chemical reactions in chlorine dioxide stages of pulp bleaching. Wood Sci.Technol. 1983. Vol. 17 (2). hlm. 117–128. doi:10.1007/BF00369129.
  2. Lynn A. Mayack. Comparative effectiveness of chlorine and chlorine dioxide biocide regimes for biofouling control. Water Research. 1984. Vol. 18 (5). hlm. 593-599. doi:10.1016/0043-1354(84)90209-4.
  3. CHLORINE MONOXIDE. CAMEO Chemicals. National Oceanic and Atmospheric Administration.
  4. CHLORINE MONOXIDE. CAMEO Chemicals. National Oceanic and Atmospheric Administration.
  5. CHLORINE MONOXIDE. CAMEO Chemicals. National Oceanic and Atmospheric Administration.
  6. Anderson, J. G., Brune, W. H., dan Profitt, M. H. Kinetics of O 3 destruction by ClO and BrO within the Antarctic vortex: An analysis based on in situ ER-2 data. J. Geophys. Res. 1989. Vol. 94 (D9). hlm. 11480–11520. doi:10.1029/JD094iD09p11480.
  7. Brune, W. H., Anderson, J. G. In situ observations of midlatitude stratospheric ClO and BrO. Geophys. Res. Lett. 1986. Vol. 13 (13). hlm. 1391–1394. doi:10.1029/GL013i013p01391.
  8. Egon Wiberg. Inorganic chemistry. Academic Press. 2001. hlm. 462. ISBN 0-12-352651-5.
  9. Mumma, M. J., Rogers, J. D., Kostiuk, T., Deming, D., Hillman, J. J., Zipoy, D. Is there any chlorine monoxide in the stratosphere?. Science. 1983. Vol. 221 (4607). hlm. 268-271. doi:10.1126/science.221.4607.268.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27534420 (2025-07-12T10:11:17Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.