Lompat ke isi

Sinkonina

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 29 Agustus 2026 17.56 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28533586; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Sinkonina adalah alkaloid yang berasal dari kulit Cinchona. Secara struktural, senyawa ini termasuk dalam alkaloid kuinolina dan merupakan alkaloid minor terpenting dari kuinina. Senyawa ini berupa bubuk kristal dan tidak berbau. Senyawa ini merupakan diastereomer dari sinkonidina.

Ketersedian di alam

Sinkonina ditemukan di banyak spesies Cinchona(famili Rubiaceae), seperti pada pohon Cinchona pubescens dan Cinchona officinalis dan diisolasi dari kulit pohon. Dokter dan farmakolog Skotlandia, yakni Andrew Duncan, adalah orang pertama yang mengisolasi zat murni ini.

Sifat

Sinkonina efektif melawan malaria, namun tidak sekuat kuinina.

Kegunaan

Sinkonina dapat digunakan untuk resolusi rasemat dan untuk presipitasi bismut, kadmium, germanium, molibdenum, dan wolfram.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28533586 (2025-11-18T10:59:07Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.