Lompat ke isi

Karbon dioksida superkritis

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 28 Agustus 2026 08.31 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 25195130; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Karbon dioksida superkritis (s) adalah kondisi fluida dari karbon dioksida yang berada pada atau di atas suhu kritis dan tekanan kritisnya.

Karbon dioksida biasanya berperilaku sebagai gas di udara pada suhu dan tekanan standar (STP), atau sebagai padatan yang disebut es kering ketika didinginkan dan/atau diberi tekanan yang cukup. Jika suhu dan tekanan dinaikkan dari STP menjadi pada atau di atas titik kritis untuk karbon dioksida, maka karbon dioksida dapat memiliki sifat di tengah-tengah antara gas dan cairan. Lebih khusus lagi, ia berperilaku sebagai fluida superkritis di atas suhu kritis () dan tekanan kritisnya (), mengembang untuk mengisi wadahnya seperti gas tetapi dengan kerapatan seperti cairan.

superkritis menjadi pelarut komersial dan industri yang penting karena perannya dalam ekstraksi kimia, selain karena toksisitas dan dampak lingkungannya yang relatif rendah. Suhu proses yang relatif rendah dan stabilitas  juga memungkinkan senyawa diekstraksi dengan sedikit kerusakan atau denaturasi. Selain itu, kelarutan banyak senyawa yang diekstraksi dalam  bervariasi dengan tekanan, memungkinkan ekstraksi selektif.


Lihat pula

Referensi

Bacaan lebih lanjut


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 25195130 (2024-01-20T10:14:21Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.