Lompat ke isi

Skopolamina: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29345925; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Skopolamina''', dikenal pula sebagai '''hiosin''', atau '''Devil's Breath''', adalah obat yang digunakan untuk [[mabuk gerak]] serta [[mual]] dan [[muntah]] pascaoperasi. Obat ini juga kadang digunakan sebelum operasi untuk mengurangi produksi [[air liur]]. Bila digunakan melalui injeksi, efeknya mulai dirasakan sekitar 20 menit dan bertahan hingga 8 jam. Obat ini juga dapat digunakan secara oral maupun sebagai [[plester transdermal]] karena telah lama diketahui memiliki [[bioavailabilitas]] transdermal.
[[File:L-Scopolamin.svg|thumb|right|280px|L-Scopolamin]]


Skopolamina termasuk dalam keluarga obat [[antimuntah]] dan bekerja dengan memblokir beberapa efek [[asetilkolina]] di dalam [[sistem saraf]].
'''Skopolamina''', dikenal pula sebagai '''hiosin''',<ref>[https://books.google.com/books?id=Y4DLBQAAQBAJ&pg=PA570 Concise Dictionary of Biomedicine and Molecular Biology]. CRC Press. 2001. hlm. 570. ISBN 978-1-4200-4130-9.</ref> atau '''Devil's Breath''',<ref>[https://www.vice.com/en/article/colombian-devil-s-breath-1-of-2/ Colombian Devil's Breath]. ''Vice''. 23 July 2007.</ref> adalah obat yang digunakan untuk [[mabuk gerak]]<ref>[https://www.nhs.uk/medicines/hyoscine-hydrobromide/about-hyoscine-hydrobromide/ About hyoscine hydrobromide]. ''nhs.uk''. 24 Oktober 2022.</ref> serta [[mual]] dan [[muntah]] pascaoperasi.<ref>[https://books.google.com/books?id=Y8SpVXEng4QC&pg=PA6 Plant-derived Natural Products: Synthesis, Function, and Application]. Springer Science & Business Media. 2009. hlm. 5. ISBN 978-0-387-85498-4.</ref><ref>[https://www.drugs.com/monograph/scopolamine.html Scopolamine]. The American Society of Health-System Pharmacists.</ref> Obat ini juga kadang digunakan sebelum operasi untuk mengurangi produksi [[air liur]].<ref>[https://www.drugs.com/monograph/scopolamine.html Scopolamine]. The American Society of Health-System Pharmacists.</ref> Bila digunakan melalui injeksi, efeknya mulai dirasakan sekitar 20 menit dan bertahan hingga 8 jam.<ref>[https://www.drugs.com/monograph/scopolamine.html Scopolamine]. The American Society of Health-System Pharmacists.</ref> Obat ini juga dapat digunakan secara oral maupun sebagai [[plester transdermal]] karena telah lama diketahui memiliki [[bioavailabilitas]] transdermal.<ref>[https://www.drugs.com/monograph/scopolamine.html Scopolamine]. The American Society of Health-System Pharmacists.</ref><ref>''A Manual of Pharmacology and Its Applications to Therapeutics and Toxicology''. W.B. Saunders. 1957.</ref>
 
Skopolamina termasuk dalam keluarga obat [[antimuntah]] dan bekerja dengan memblokir beberapa efek [[asetilkolina]] di dalam [[sistem saraf]].<ref>[https://www.drugs.com/monograph/scopolamine.html Scopolamine]. The American Society of Health-System Pharmacists.</ref>


== Rute pemberian ==
== Rute pemberian ==
Skopolamina dapat diberikan [[Oral (rute pemberian obat)|melalui mulut]], [[suntikan subkutan|secara subkutan]], [[pemberian obat mata|melalui mata]], dan secara [[intravena]], serta melalui [[plester transdermal]].
Skopolamina dapat diberikan [[Oral (rute pemberian obat)|melalui mulut]], [[suntikan subkutan|secara subkutan]], [[pemberian obat mata|melalui mata]], dan secara [[intravena]], serta melalui [[plester transdermal]].<ref>[https://archive.org/details/sim_anesthesia-and-analgesia_2007-01_104_1/page/92 Transdermal scopolamine: an alternative to ondansetron and droperidol for the prevention of postoperative and postdischarge emetic symptoms]. ''Anesthesia and Analgesia''. January 2007. Vol. 104 (1). hlm. 92–96. doi:10.1213/01.ane.0000250364.91567.72.</ref>


== Kimia ==
== Kimia ==
=== Biosintesis pada tumbuhan ===
=== Biosintesis pada tumbuhan ===
Skopolamina termasuk di antara [[metabolit sekunder]] pada tumbuhan dari famili [[Solanaceae]] (''nightshade''), termasuk ''[[Hyoscyamus niger]]'', [[kecubung pendek]] (''[[Datura]]''), terompet malaikat (''[[Brugmansia]]''), ''[[Atropa belladonna|Belladonna]]'', mandrake (''[[Mandragora officinarum]]''), dan kayu gabus (''[[Duboisia]]'').
Skopolamina termasuk di antara [[metabolit sekunder]] pada tumbuhan dari famili [[Solanaceae]] (''nightshade''), termasuk ''[[Hyoscyamus niger]]'', [[kecubung pendek]] (''[[Datura]]''), terompet malaikat (''[[Brugmansia]]''), ''[[Atropa belladonna|Belladonna]]'', mandrake (''[[Mandragora officinarum]]''), dan kayu gabus (''[[Duboisia]]'').<ref>[https://archive.org/details/sim_applied-microbiology-and-biotechnology_1993-11_40_2-3/page/219 Continuous Production of Scopolamine by a Culture of ''Duboisia leichhardtii'' Hairy Root Clone in a Bioreactor System]. ''Applied Microbiology and Biotechnology''. 1993. Vol. 40 (2–3). hlm. 219–223. doi:10.1007/BF00170370.</ref><ref>''The Chambers Dictionary''. Allied Publishers. 1998. hlm. 788, 1480. ISBN 978-81-86062-25-8.</ref>


Biosintesis skopolamina dimulai dengan [[dekarboksilasi]] [[L-ornitin]] menjadi [[putresin]] oleh [[ornitin dekarboksilase]]. Putresin kemudian mengalami [[metilasi]] menjadi N-metilputresin oleh [[putresin N-metiltransferase]].
Biosintesis skopolamina dimulai dengan [[dekarboksilasi]] [[L-ornitin]] menjadi [[putresin]] oleh [[ornitin dekarboksilase]]. Putresin kemudian mengalami [[metilasi]] menjadi N-metilputresin oleh [[putresin N-metiltransferase]].<ref>''Alkaloid biosynthesis: metabolism and trafficking''. ''Annual Review of Plant Biology''. 2008. Vol. 59 (1). hlm. 735–769. doi:10.1146/annurev.arplant.59.032607.092730.</ref>


Sebuah [[putresin oksidase]] yang secara spesifik mengenali putresin termetilasi mengatalisis [[deaminasi]] senyawa ini menjadi 4-metilaminobutanal, yang kemudian mengalami pembentukan cincin secara spontan menjadi kation N-[[metil]]-[[pirola|pirolium]]. Pada langkah berikutnya, kation pirolium berkondensasi dengan [[asam asetoasetat]] menghasilkan [[higrina]]. Tidak ada aktivitas [[enzim|enzimatik]] yang dapat dibuktikan mengatalisis reaksi ini. Higrina selanjutnya mengalami penataan ulang menjadi [[tropinon]].
Sebuah [[putresin oksidase]] yang secara spesifik mengenali putresin termetilasi mengatalisis [[deaminasi]] senyawa ini menjadi 4-metilaminobutanal, yang kemudian mengalami pembentukan cincin secara spontan menjadi kation N-[[metil]]-[[pirola|pirolium]]. Pada langkah berikutnya, kation pirolium berkondensasi dengan [[asam asetoasetat]] menghasilkan [[higrina]]. Tidak ada aktivitas [[enzim|enzimatik]] yang dapat dibuktikan mengatalisis reaksi ini. Higrina selanjutnya mengalami penataan ulang menjadi [[tropinon]].<ref>''Alkaloid biosynthesis: metabolism and trafficking''. ''Annual Review of Plant Biology''. 2008. Vol. 59 (1). hlm. 735–769. doi:10.1146/annurev.arplant.59.032607.092730.</ref>
 
Selanjutnya, [[tropinon reduktase I]] mengonversi [[tropinon]] menjadi [[tropin]], yang kemudian berkondensasi dengan fenillaktat yang berasal dari [[fenilalanina]] membentuk [[litorin]]. Sebuah [[sitokrom P450]] yang diklasifikasikan sebagai Cyp80F1 teroksidasi dan menataulang litorin menjadi hiosiamin [[aldehida]]. Pada tahap akhir, [[hiosiamin]] mengalami [[epoksidasi]] yang dikatalisis oleh [[6beta-hidroksihiosiamin epoksidase|6β-hidroksihiosiamin epoksidase]] yielding scopolamine.


Selanjutnya, [[tropinon reduktase I]] mengonversi [[tropinon]] menjadi [[tropin]], yang kemudian berkondensasi dengan fenillaktat yang berasal dari [[fenilalanina]] membentuk [[litorin]]. Sebuah [[sitokrom P450]] yang diklasifikasikan sebagai Cyp80F1<ref>''Functional genomic analysis of alkaloid biosynthesis in Hyoscyamus niger reveals a cytochrome P450 involved in littorine rearrangement''. ''Chemistry & Biology''. May 2006. Vol. 13 (5). hlm. 513–520. doi:10.1016/j.chembiol.2006.03.005.</ref> teroksidasi dan menataulang litorin menjadi hiosiamin [[aldehida]]. Pada tahap akhir, [[hiosiamin]] mengalami [[epoksidasi]] yang dikatalisis oleh [[6beta-hidroksihiosiamin epoksidase|6β-hidroksihiosiamin epoksidase]] yielding scopolamine.<ref>''Alkaloid biosynthesis: metabolism and trafficking''. ''Annual Review of Plant Biology''. 2008. Vol. 59 (1). hlm. 735–769. doi:10.1146/annurev.arplant.59.032607.092730.</ref>


== Manfaat ==
== Manfaat ==
Skopolamina memiliki sejumlah kegunaan resmi dalam dunia kedokteran modern, di mana obat ini digunakan dalam bentuk terisolasi dan pada dosis rendah untuk mengobati:
Skopolamina memiliki sejumlah kegunaan resmi dalam dunia kedokteran modern, di mana obat ini digunakan dalam bentuk terisolasi dan pada dosis rendah untuk mengobati:<ref>Joint Formulary Committee. [https://archive.org/details/bnf65britishnati0000unse/page/49 British National Formulary (BNF)]. Pharmaceutical Press. 2013. hlm. [https://archive.org/details/bnf65britishnati0000unse/page/49 49, 266, 822, 823]. ISBN 978-0-85711-084-8.</ref><ref>''Australian Medicines Handbook''. The Australian Medicines Handbook Unit Trust. 2013. ISBN 978-0-9805790-9-3.</ref>


* [[Mual]] dan [[muntah]] pascaoperasi
* [[Mual]] dan [[muntah]] pascaoperasi
* [[Mabuk gerak]], termasuk [[mabuk laut]], sehingga digunakan oleh para [[Selam skuba|penyelam skuba]] (sering diaplikasikan sebagai plester transdermal di belakang telinga)
* [[Mabuk gerak]], termasuk [[mabuk laut]], sehingga digunakan oleh para [[Selam skuba|penyelam skuba]] (sering diaplikasikan sebagai plester transdermal di belakang telinga)<ref>[http://archive.rubicon-foundation.org/2573 Hyperbaric oxygen and scopolamine]. ''Undersea Biomedical Research''. Mei 1991. Vol. 18 (3). hlm. 167–174.</ref><ref>[http://archive.rubicon-foundation.org/2495 Effects of transcutaneous scopolamine and depth on diver performance]. ''Undersea Biomedical Research''. Maret 1988. Vol. 15 (2). hlm. 89–98.</ref><ref>[https://dan.org/health-medicine/health-resources/diseases-conditions/motion-sickness/ Motion Sickness]. ''Divers Alert Network''.</ref>
* [[Saluran pencernaan|Kejang saluran cerna]]
* [[Saluran pencernaan|Kejang saluran cerna]]
* [[Sistem perkemihan|Kejang ginjal]] atau [[Saluran empedu|kejang saluran empedu]]
* [[Sistem perkemihan|Kejang ginjal]] atau [[Saluran empedu|kejang saluran empedu]]
Baris 29: Baris 29:
* [[Hipersalivasi]] akibat [[klozapin]]
* [[Hipersalivasi]] akibat [[klozapin]]
* [[Kolik]] [[usus]]
* [[Kolik]] [[usus]]
* [[Radang]] pada mata
* [[Radang]] pada mata<ref>[https://www.medicinenet.com/scopolamine_drops-ophthalmic/article.htm scopolamine solution - ophthalmic, Isopto]. ''MedicineNet.com''.</ref>


Obat ini kadang digunakan sebagai [[pramedikasi]], terutama untuk mengurangi [[sekresi]] [[saluran pernapasan]] pada [[operasi]], paling umum diberikan melalui [[injeksi]].
Obat ini kadang digunakan sebagai [[pramedikasi]], terutama untuk mengurangi [[sekresi]] [[saluran pernapasan]] pada [[operasi]], paling umum diberikan melalui [[injeksi]].<ref>Joint Formulary Committee. [https://archive.org/details/bnf65britishnati0000unse/page/49 British National Formulary (BNF)]. Pharmaceutical Press. 2013. hlm. [https://archive.org/details/bnf65britishnati0000unse/page/49 49, 266, 822, 823]. ISBN 978-0-85711-084-8.</ref><ref>''Australian Medicines Handbook''. The Australian Medicines Handbook Unit Trust. 2013. ISBN 978-0-9805790-9-3.</ref>


Efek samping umum termasuk rasa mengantuk, [[penglihatan kabur]], [[pupil]] melebar, dan [[mulut kering]]. Obat ini tidak direkomendasikan untuk orang dengan [[Glaukoma|glaukoma sudut tertutup]] atau [[sumbatan usus]].
Efek samping umum termasuk rasa mengantuk, [[penglihatan kabur]], [[pupil]] melebar, dan [[mulut kering]].<ref>[https://www.drugs.com/monograph/scopolamine.html Scopolamine]. The American Society of Health-System Pharmacists.</ref> Obat ini tidak direkomendasikan untuk orang dengan [[Glaukoma|glaukoma sudut tertutup]] atau [[sumbatan usus]].<ref>[https://www.drugs.com/monograph/scopolamine.html Scopolamine]. The American Society of Health-System Pharmacists.</ref>


Keamanan penggunaannya selama kehamilan masih belum jelas, dan penggunaan saat [[menyusui]] masih mendapat peringatan dari tenaga kesehatan serta produsen obat.
Keamanan penggunaannya selama kehamilan masih belum jelas, dan penggunaan saat [[menyusui]] masih mendapat peringatan dari tenaga kesehatan serta produsen obat.<ref>[https://archive.org/details/drugsinpregnancy00gera/page/777 Drugs in Pregnancy and Lactation]. Williams and Wilkins. 1994. hlm. 777–778. ISBN 978-0-683-01060-2.</ref>


== Efek samping ==
== Efek samping ==
Kejadian efek samping yang umum ditemukan antara lain:
Kejadian efek samping yang umum ditemukan antara lain:<ref>[https://dailymed.nlm.nih.gov/dailymed/drugInfo.cfm?setid=b877a694-a1d0-4280-937a-a06820b12a88 Transderm Scop - scopolamine patch, extended-release]. ''DailyMed''. 14 Maret 2024.</ref><ref>[https://www.ebs.tga.gov.au/ebs/picmi/picmirepository.nsf/pdf?OpenAgent&id=CP-2009-PI-00398-3 DBL HYOSCINE INJECTION BP]. ''TGA eBusiness Services''. Hospira Australia Pty Ltd. 30 January 2012.</ref><ref>[http://www.medicines.org.uk/emc/medicine/282/SPC/Buscopan+Tablets/ Buscopan Tablets - Summary of Product Characteristics (SPC)]. ''electronic Medicines Compendium''. Boehringer Ingelheim Limited. 11 September 2013.</ref><ref>[http://www.medicines.org.uk/emc/medicine/18845/SPC/Kwells+300+microgram+tablets/ Kwells 300 microgram tablets - Summary of Product Characteristics]. ''electronic Medicines Compendium''. Bayer plc. 7 January 2008.</ref>


Efek samping tidak umum (insidensi 0,1–1%) meliputi:
Efek samping tidak umum (insidensi 0,1–1%) meliputi:
Baris 71: Baris 71:
* [[Simetropium bromida]] (dibuat dari skopolamina)
* [[Simetropium bromida]] (dibuat dari skopolamina)
* [[Oksitropium]] (dibuat dari [[norskopolamina]])
* [[Oksitropium]] (dibuat dari [[norskopolamina]])
== Referensi ==


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
*
*


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Skopolamina&oldid=29345925 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29345925 (2026-06-14T14:26:10Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Skopolamina&oldid=29345925 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29345925 (2026-06-14T14:26:10Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 18.06

Berkas:L-Scopolamin.svg
L-Scopolamin

Skopolamina, dikenal pula sebagai hiosin,[1] atau Devil's Breath,[2] adalah obat yang digunakan untuk mabuk gerak[3] serta mual dan muntah pascaoperasi.[4][5] Obat ini juga kadang digunakan sebelum operasi untuk mengurangi produksi air liur.[6] Bila digunakan melalui injeksi, efeknya mulai dirasakan sekitar 20 menit dan bertahan hingga 8 jam.[7] Obat ini juga dapat digunakan secara oral maupun sebagai plester transdermal karena telah lama diketahui memiliki bioavailabilitas transdermal.[8][9]

Skopolamina termasuk dalam keluarga obat antimuntah dan bekerja dengan memblokir beberapa efek asetilkolina di dalam sistem saraf.[10]

Rute pemberian

Skopolamina dapat diberikan melalui mulut, secara subkutan, melalui mata, dan secara intravena, serta melalui plester transdermal.[11]

Kimia

Biosintesis pada tumbuhan

Skopolamina termasuk di antara metabolit sekunder pada tumbuhan dari famili Solanaceae (nightshade), termasuk Hyoscyamus niger, kecubung pendek (Datura), terompet malaikat (Brugmansia), Belladonna, mandrake (Mandragora officinarum), dan kayu gabus (Duboisia).[12][13]

Biosintesis skopolamina dimulai dengan dekarboksilasi L-ornitin menjadi putresin oleh ornitin dekarboksilase. Putresin kemudian mengalami metilasi menjadi N-metilputresin oleh putresin N-metiltransferase.[14]

Sebuah putresin oksidase yang secara spesifik mengenali putresin termetilasi mengatalisis deaminasi senyawa ini menjadi 4-metilaminobutanal, yang kemudian mengalami pembentukan cincin secara spontan menjadi kation N-metil-pirolium. Pada langkah berikutnya, kation pirolium berkondensasi dengan asam asetoasetat menghasilkan higrina. Tidak ada aktivitas enzimatik yang dapat dibuktikan mengatalisis reaksi ini. Higrina selanjutnya mengalami penataan ulang menjadi tropinon.[15]

Selanjutnya, tropinon reduktase I mengonversi tropinon menjadi tropin, yang kemudian berkondensasi dengan fenillaktat yang berasal dari fenilalanina membentuk litorin. Sebuah sitokrom P450 yang diklasifikasikan sebagai Cyp80F1[16] teroksidasi dan menataulang litorin menjadi hiosiamin aldehida. Pada tahap akhir, hiosiamin mengalami epoksidasi yang dikatalisis oleh 6β-hidroksihiosiamin epoksidase yielding scopolamine.[17]

Manfaat

Skopolamina memiliki sejumlah kegunaan resmi dalam dunia kedokteran modern, di mana obat ini digunakan dalam bentuk terisolasi dan pada dosis rendah untuk mengobati:[18][19]

Obat ini kadang digunakan sebagai pramedikasi, terutama untuk mengurangi sekresi saluran pernapasan pada operasi, paling umum diberikan melalui injeksi.[24][25]

Efek samping umum termasuk rasa mengantuk, penglihatan kabur, pupil melebar, dan mulut kering.[26] Obat ini tidak direkomendasikan untuk orang dengan glaukoma sudut tertutup atau sumbatan usus.[27]

Keamanan penggunaannya selama kehamilan masih belum jelas, dan penggunaan saat menyusui masih mendapat peringatan dari tenaga kesehatan serta produsen obat.[28]

Efek samping

Kejadian efek samping yang umum ditemukan antara lain:[29][30][31][32]

Efek samping tidak umum (insidensi 0,1–1%) meliputi:

Efek samping jarang (insidensi <0,1%) meliputi:

Efek samping dengan frekuensi tidak diketahui meliputi:

Lihat pula

Pranala luar

Referensi

  1. Concise Dictionary of Biomedicine and Molecular Biology. CRC Press. 2001. hlm. 570. ISBN 978-1-4200-4130-9.
  2. Colombian Devil's Breath. Vice. 23 July 2007.
  3. About hyoscine hydrobromide. nhs.uk. 24 Oktober 2022.
  4. Plant-derived Natural Products: Synthesis, Function, and Application. Springer Science & Business Media. 2009. hlm. 5. ISBN 978-0-387-85498-4.
  5. Scopolamine. The American Society of Health-System Pharmacists.
  6. Scopolamine. The American Society of Health-System Pharmacists.
  7. Scopolamine. The American Society of Health-System Pharmacists.
  8. Scopolamine. The American Society of Health-System Pharmacists.
  9. A Manual of Pharmacology and Its Applications to Therapeutics and Toxicology. W.B. Saunders. 1957.
  10. Scopolamine. The American Society of Health-System Pharmacists.
  11. Transdermal scopolamine: an alternative to ondansetron and droperidol for the prevention of postoperative and postdischarge emetic symptoms. Anesthesia and Analgesia. January 2007. Vol. 104 (1). hlm. 92–96. doi:10.1213/01.ane.0000250364.91567.72.
  12. Continuous Production of Scopolamine by a Culture of Duboisia leichhardtii Hairy Root Clone in a Bioreactor System. Applied Microbiology and Biotechnology. 1993. Vol. 40 (2–3). hlm. 219–223. doi:10.1007/BF00170370.
  13. The Chambers Dictionary. Allied Publishers. 1998. hlm. 788, 1480. ISBN 978-81-86062-25-8.
  14. Alkaloid biosynthesis: metabolism and trafficking. Annual Review of Plant Biology. 2008. Vol. 59 (1). hlm. 735–769. doi:10.1146/annurev.arplant.59.032607.092730.
  15. Alkaloid biosynthesis: metabolism and trafficking. Annual Review of Plant Biology. 2008. Vol. 59 (1). hlm. 735–769. doi:10.1146/annurev.arplant.59.032607.092730.
  16. Functional genomic analysis of alkaloid biosynthesis in Hyoscyamus niger reveals a cytochrome P450 involved in littorine rearrangement. Chemistry & Biology. May 2006. Vol. 13 (5). hlm. 513–520. doi:10.1016/j.chembiol.2006.03.005.
  17. Alkaloid biosynthesis: metabolism and trafficking. Annual Review of Plant Biology. 2008. Vol. 59 (1). hlm. 735–769. doi:10.1146/annurev.arplant.59.032607.092730.
  18. Joint Formulary Committee. British National Formulary (BNF). Pharmaceutical Press. 2013. hlm. 49, 266, 822, 823. ISBN 978-0-85711-084-8.
  19. Australian Medicines Handbook. The Australian Medicines Handbook Unit Trust. 2013. ISBN 978-0-9805790-9-3.
  20. Hyperbaric oxygen and scopolamine. Undersea Biomedical Research. Mei 1991. Vol. 18 (3). hlm. 167–174.
  21. Effects of transcutaneous scopolamine and depth on diver performance. Undersea Biomedical Research. Maret 1988. Vol. 15 (2). hlm. 89–98.
  22. Motion Sickness. Divers Alert Network.
  23. scopolamine solution - ophthalmic, Isopto. MedicineNet.com.
  24. Joint Formulary Committee. British National Formulary (BNF). Pharmaceutical Press. 2013. hlm. 49, 266, 822, 823. ISBN 978-0-85711-084-8.
  25. Australian Medicines Handbook. The Australian Medicines Handbook Unit Trust. 2013. ISBN 978-0-9805790-9-3.
  26. Scopolamine. The American Society of Health-System Pharmacists.
  27. Scopolamine. The American Society of Health-System Pharmacists.
  28. Drugs in Pregnancy and Lactation. Williams and Wilkins. 1994. hlm. 777–778. ISBN 978-0-683-01060-2.
  29. Transderm Scop - scopolamine patch, extended-release. DailyMed. 14 Maret 2024.
  30. DBL HYOSCINE INJECTION BP. TGA eBusiness Services. Hospira Australia Pty Ltd. 30 January 2012.
  31. Buscopan Tablets - Summary of Product Characteristics (SPC). electronic Medicines Compendium. Boehringer Ingelheim Limited. 11 September 2013.
  32. Kwells 300 microgram tablets - Summary of Product Characteristics. electronic Medicines Compendium. Bayer plc. 7 January 2008.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29345925 (2026-06-14T14:26:10Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.