Kasus khusus: Perbedaan antara revisi
Tampilan
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28421790; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
Dalam [[logika]], terutama yang diterapkan dalam [[matematika]], konsep <math>A</math> disebut sebagai '''kasus khusus''', '''kasus spesial''', atau '''kasus istimewa''' () dari konsep <math>B</math> jika setiap contoh dari <math>A</math> juga merupakan contoh dari <math>B</math> namun tidak berlaku sebaliknya, atau secara ekuivalen, jika <math>B</math> merupakan [[generalisasi]] dari <math>A</math>. | Dalam [[logika]], terutama yang diterapkan dalam [[matematika]], konsep <math>A</math> disebut sebagai '''kasus khusus''', '''kasus spesial''', atau '''kasus istimewa''' () dari konsep <math>B</math> jika setiap contoh dari <math>A</math> juga merupakan contoh dari <math>B</math> namun tidak berlaku sebaliknya, atau secara ekuivalen, jika <math>B</math> merupakan [[generalisasi]] dari <math>A</math>.<ref>James Robert Brown. [https://books.google.com/books?id=9jASBwAAQBAJ&pg=PA183 Philosophy of Mathematics: An Introduction to a World of Proofs and Pictures]. hlm. 27. ISBN 9781134806430.</ref> | ||
== Contoh == | == Contoh == | ||
| Baris 10: | Baris 10: | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kasus+khusus&oldid=28421790 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28421790 (2025-11-12T07:11:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kasus+khusus&oldid=28421790 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28421790 (2025-11-12T07:11:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 25 Agustus 2026 04.11
Dalam logika, terutama yang diterapkan dalam matematika, konsep disebut sebagai kasus khusus, kasus spesial, atau kasus istimewa () dari konsep jika setiap contoh dari juga merupakan contoh dari namun tidak berlaku sebaliknya, atau secara ekuivalen, jika merupakan generalisasi dari .[1]
Contoh
Beberapa contoh dari kasus khusus diantaranya:
- Setiap persegi merupakan persegi panjang (namun tidak semua persegi panjang merupakan persegi); sehingga persegi merupakan kasus khusus dari persegi panjang.
- Teorema Terakhir Fermat, yang menyatakan bahwa "persamaan tidak memiliki penyelesaian bilangan asli apabila " merupakan kasus khusus dari konjektur Beal, yang menyatakan bahwa "persamaan tidak memiliki penyelesaian primitif dalam bilangan asli apabila , , dan lebih dari 2", yaitu kasus di mana .
- Hipotesis Riemann merupakan kasus khusus dari Perumuman hipotesis Riemann, yaitu kasus untuk setiap .
- Teorema kecil Fermat, yang menyatakan bahwa "Jika merupakan bilangan prima, maka untuk setiap bilangan bulat , berlaku " merupakan kasus khusus dari teorema Euler, yang menyatakan bahwa "jika dan adalah bilangan bulat positif yang relatif prima, dan menyatakan fungsi phi Euler, maka berlaku ", dengan kasus merupakan bilangan prima.
- Identitas Euler merupakan kasus khusus dari rumus Euler, yang menyatakan bahwa "untuk setiap bilangan riil , berlaku ", dengan kasus .
Referensi
- ↑ James Robert Brown. Philosophy of Mathematics: An Introduction to a World of Proofs and Pictures. hlm. 27. ISBN 9781134806430.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28421790 (2025-11-12T07:11:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.